Genre : romance & friendship

Disclamer: Masashi Kishimoto

Pairing : sasusaku

Ranting: Teens


SUNA AKADEMIK

Hari ini seperti biasa cerah di konoha selepas Sakura keluar dari rumah sakit, Misa jadi semakin tenang kembali hari ini Misa berada di kantor Tsunade sama, ia mendapat panggilan bahwa ia harus ke Suna karna sebuah permasalahan selama seminggu di Suna tapi masalahnya, Sakura bagaimana, tim basket putri dan Konoha Hospital Internasional .

"Kau cari orang yang tepat untuk menjaga dan melatih Sakura dalam tim basket." ucap Kakashi yang saat itu juga hadir di ruang kepala sekolah

"Untuk masalah rumah sakit Itachi juga tak bisa ikut mengelolah beberapa hari kedepan jadi ia meminta Obito dan Rin untuk menggantikan dirinya dan kau," ucap Tsunade

"Kalau begitu permasalahannya sekarang selesai , hanya tinggal mencari orang yang tepat untuk melatih Sakura dalam basket." ucap Misa

"Dan aku tau orangnya, permisi Kakashi sensei, Tsunade sensei." ucap Misa

"Ia gadis yang dapat diandalkan ya Kakashi." ucap Tsunade, Kakashi menoleh dan mengangguk

"Ia punya pemikiran yang terarah jika sedang tenang seperti ini, apa aku harus membantunya?" Tanya Kakashi

"Tidak perlu sekarang tugasmu hanya harus mengawasi adik kesayangannya agar Misa tak khawatir!" ucap Tsunade, Kakashi mengangguk paham .

DI LAIN TEMPAT

Misa mencari seseorang dan terlihat orang yang ia cari sedang bermain basket bersama teman–temannya di lapangan

"Hey Uchiha Sasuke!" panggil Misa, Sasuke menoleh dan mengangkat sebelah alisnya

"Aku ada perlu denganmu." ucap Misa, Sasuke mengangguk sekali dan berjalan mengikuti Misa

"Ada perlu apa?" Tanyanya

"Aku harus pergi ke luar kota, kau bilang kau tak ingin Sakura menjadi kapten karna ia masih baru di dunia basketkan?" Tanya Misa, Sasuke mengangguk

"Atas jabatanku sebagai kapten putri, aku memintamu melatih Sakura Haruno sebagai kapten baru selama aku pergi hingga pertandingan Suna diadakan bagaimana?" Tanya Misa

"Kenapa harus aku masih banyak yang dapat melatih Jidat itu selain aku , Naruto , Kiba , Neji atau mungkin pacarmu si Sabaku itu?" Tanya Sasuke heran

"Pertama kau orang yang kupercaya dapat melatih Sakura hingga menjadi berwibawa sepertimu."

"Yang kedua kau bilang ia masih baru di dunia basket, kenapa tidak kau kenalkan ia, dibawah bimbinganmu kupastikan Sakura dapat memimpin tim putri menjadi sukses saat di Suna." Sasuke menyeringai mendengarnya.

"Dan yang ketiga Sabaku Gaara bukan pacarku !" ucap Misa mengakhirinya

"Baik aku terima tapi apa untungnya aku mengajarkan dia, sepertinya tidak ada untungnya." ucap Sasuke

"Kau ini perhitungan sekali Sasuke, baiklah apa yang kaumau dariku , tapi jangan libatkan Sakura dalam hal ini?" ucap Misa , Sasuke menyeringai mendengarnya

"Maafkan anikiku dan kau pacaran dengannya," ujar Sasuke dengan ringannya

"Apa pacaran dengan Itachi itu tidak bisa mana bisa seperti itu?" Tanya Misa

"Lagipula memang ia berminat dengan gadis jelek sepertiku?" Tanya Misa lagi

"Aniki punya pilihannya sendiri , kau itu salah satu tipe yang ia sukai sana pergi dan minta jadi pacarnya" ucap Sasuke

"Jika kau menyuruhku menjadi pacar dari Itachi bagaimana jika kuminta kau untuk menjaga Sakura sekalian saja , ia gadis yang kuat di luar berbeda di dalam nya?" ucap Misa dan Sasuke menyanggupinya .

"Huh kau akan menyesal Sasuke Uchiha " ujar Misa lalu pergi ke kelas nya saat ia sedang seru– serunya menghitung berbagai rumus Gaara datang dan mengobrol dengan dirinya.

"Tadi kau berbicara apa dengan si bungsu Uchiha?" Tanya Gaara

"Hanya sedikit urusan kapten , tolong jaga Sakura ya , jangan sampai ia sakit atau sebagainya" ucap Misa sambil tersenyum Gaara mengangguk pasti .

Saat Pulang sekolah di lapangan basket Indoor

Sasuke , Neji , Tenten,Shikamaru ,Temari , Ino , sai , naruto , kiba dan Sakura berkumpul

"kenapa Nee–Chan yang menyuruhmu?" ucap Sakura dengan heran mendengar ucapan Sasuke bahwa Sasuke yang akan melatihnya

"Itu resikomu pokoknya mulai hari ini kau akan kulatih maka bersiaplah Jidat!" ucap Sasuke dengan santainya.

"Hey senpai Ayam setidaknya jangan panggil aku Jidat tapi panggil aku Sakura Haruno itu namaku!" ucap Sakura dengan sebal

"Lalu kau ingin kupanggil apa Sakura chan , lebih tepat Jidat saja cocok untuk gadis sepertimu yang mempunyai Jidat diatas rata –rata " ujar Sasuke

"Senpai jahat ayo Ino, Temari, Tenten senpai kita pulang."ajak Sakura

"Kau mau pulang sekarang jidat , sekarang Hujan bagaimana kau pulang langsung pulang berjalan kaki gitu besoknya sakit lagi nanti bisa–bisa tak ikut tanding dengan Suna" ucap Sasuke

"Daripada hanya menunggu saja sebaiknya kita makan yuk di kantin aku pengen makan ramen!" ajak Naruto

"Aku juga mulai lapar " ucap kiba sambil memegang perutnya.

Di kantin terlihat cukup sepi hanya ada para penjual makanan dan seorang gadis berambut hitam keunguan sedang sibuk di laptop nya .

"Hinata chan!" teriak Kiba dan Naruto dengan ceria

"Hay Hinata" sapa Neji , Sai dan Sasuke dengan ramah standar mereka.

"Hay aku Ino , Temari dan yang pink itu Sakura" sapa Ino

"Aku Hinata Hyuuga," sapanya dengan ramah

"Hay Hinata." ujar Tenten seperti biasanya

"Kau sedang mengerjakan apa?" Tanya Sasuke memandang laptop milik Hinata

Sasuke duduk dengan hinata dan mulai mengobrol sedang kiba dan naruto masih saja sibuk dengan Ramen milik mereka berdua, Neji sedang asyik berbincang dengan Tenten, Temari dan Shikamaru hanya mengobrol ringan, sai dan Ino sedang berdebat Sakura hanya menghambiskan Ramen nya "Sakura chan dari smp mana?" Tanya Naruto sedang kiba hanya menatapnya penuh minat

"aku dari Suna bersama Nee chan " ucap Sakura tersenyum ramah

"Memang siapa Nee chanmu Sakura?" Tanya Kiba sambil meminum kuah ramen

"Ia kelas XII–A namanya Misa Tateishi " ucap Sakura dengan rasa bangga

"APA?" Tanya naruto dengan kencang hingga tersedak sedang kiba menepuk punggung naruto

"Memang ada apa dengan Nee chan?" Tanya Sakura

"Uh tidak hanya saja Misa Tateishi terkenal dengan kepintarannya dan ia hebat sekali dalam pelajaran olahraga!" ucap Naruto

"Olahraga dan Music adalah pelajaran kesukaan Nee chan," ucap Sakura

"Um Naruto kun bisa bantu aku menghabiskan ramen ku, ini terlalu banyak?" Tanya Hinata

"Tentu." ucap Naruto dengan bersemangat lalu menghampiri hinata dan membantunya makan sedang Sasuke terlihat tidak suka membuat Sakura yang memandang nya heran

"Um aku pulang dulu semuanya," ucap Sakura

"Tapi Sakura , di luar masih hujan, " ucap Ino dengan khawatir

"Aku ingin cepat pulang dan membantu Nee chan bersiap untuk pergi ke Suna," ujar Sakura langsung bangkit.

"Hey tunggu dulu!" cegah Sasuke

"Lebih baik pulang bersama yang lain dari pada sendirian," ucap Sasuke

"Yang dikatakan oleh Sasuke benar Sakura" ucap Temari

"Tidak perlu aku duluan,"ucap Sakura lalu berlari

"PRANG" Hinata tanpa sengaja menjatuhkan sendok dan membuat tangan nya terkena kuah ramen yang panas

"Ya ampun Hinata biar kubantu," ucap Sasuke membantu Hinata membereskan keadaan nya tapi dalam hati ia merutuki Sakura yang langsung pergi begitu saja tanpa menunggunya.

Di rumah Sakura

Misa dan Gaara sedang sibuk membereskan beberapa proposal yang bertebaran karna angin yang bertiup terlalu kencang .

"Gaara cepat ambil yang di dekat jendela jangan sampai basah!" jerit Misa yang sedang menumpuk sejumlah kertas proposal milik nya di meja.

Akhirnya Gaara dan Misa bisa tenang .

"Aku pulang." ucap Sakura sambil melepas sepatunya

"Sakura kau sudah pulang kenapa basah kuyup, kau pasti hujan – hujanan sana cepat mandi nanti pusing." omel Misa

"Baik." ucap Sakura yang menjadi adik penurut

Selepas mandi di ruang keluarga

"Bagaimana jika kita pergi ke kedai dan makan di sana?" Tanya Gaara sambil memandang Misa dan Sakura bergantian

"Boleh kebetulan aku belum makan , ayo Sakura kau juga ikut," ucap Misa

Sampai di sebuah kedai mereka memesan 3 porsi yakiniku dan mulai memakannya

"Besok pagi Sakura tak usah sekolah ya," pintanya

"Memang kenapa, jangan bilang kau tak mau di latih oleh Sasuke?" Tanya sang kakak dengan pandangan menyelidik

"Bukan begitu aku mau mengantar kakak ke stasiun!" ucap Sakura puppy eyes andalannya

"Kau menyebalkan Sakura tak perlu , besok aku sendiri saja dan Gaara kau juga jangan coba–coba " ujar Misa ketika melihat Gaara mengangguk membetulkan perkataan Sakura

Handphone Misa bergetar tanda sms masuk

Temui aku sekarang di taman

Itachi U

Misa menghela nafas dan beranjak bangun "aku ke toilet dulu , kalian lanjutkan makan " ucap Misa menyambar handphonenya .

"Apa maumu Itachi?" Tanya Misa

"Aku hanya ingin bertemu denganmu di taman." ucap Itachi

"Sekarang aku tak bisa, kapan–kapan saja aku sedang berada bersama Sakura dan Gaara." ucap Misa

"Kalau begitu aku akan menghubungi mu nanti," ucap Itachi

Misa masih saja diam hingga membuat Sakura dan Gaara heran sekaligus khawatir .


senangnya bisa publish cerita ini lagi.

semoga berkenan untuk di baca :)

review, usahakan tidak ada flame.

LovelyMina