Makasih buat reviewnya : April jung, Dramione Lover Always,Nong,Lilyan Florence,Luluk Minam Cullen,Azriel,Nisa Malfoy


Cast : Hermione.G / Draco.M./ Litle OC

Genre : Romance

Disclaimer : All Characters Belongs To J. ®

Warning : Typo Dimana - mana hatiku senang (?), OOC,GeJe,Alur Kecepetan


HAH !

.

.

.

"Draco apakah orang tuamu serius tentang ini ?" ucap Hermione yang masih terbengong-bengong. "yang mana maksudmu ?" ucap Draco pura-pura tak tau. "ini,yang ini" ucap Hermione seraya menunjuk ke tulisan 'ajak juga pacar kamu,Hermione ' "mungkin" ucap Draco sambil menaikkan sebelah alisnya. "tapi kalau yang ini,aku harap itu tak serius" ucap Hermione menunjuk tulisan 'apakah kau tak keberatan apabila kukurimkan gaun bewarna Hijau?'. "Hermione,kau taukan orang tuaku,mana mungkin mereka tak serius dengan perkataan mereka,tapi tak apa hijau-eh,Hermione?" ucap Draco sambil menyeringai. "oh,Tidak! Reputasiku sebagai seorang Gryffindor akan tercoreng" ucap hermine sambil mengacar acak rambut semaknya. "STOP!" teriak Draco sambil memegang pipi Hermione. "yang jelas,pertanyaan yang pasti akan lebih heboh adalah… BAGAIMANA MEREKA TAU KALAU KITA BERPACARAN ?". "oh,tidak ini pasti Pansy yang membocorkan semuanya !" ucap Hermione sambil berteriak.

Tok…Tok…Tok…

"oh,tidak! Ada yang masuk cepat sembunyi,Ah!di kamar mandiku cepat masuk" ucap Draco sambil mengantar Hermione ke kamar mandi. Setelah Hermione masuk ke kamar mandi,Draco segera membuka pintu kamarnya dan Ia mendapati perempuan dengan surai hitan lumayan pendek dan suaranya yang ‒‒‒. "sepertinya aku tadi mendengar suara seorang perempuan disini dan sedang ‒‒ memanggil namaku" ucap gadis itu. "oh,mungkin kau salah dengar,Pansy. Tak ada siapa‒ siapa disini" ucap Draco berusaha dingin supaya tak terllihat mencurigakan. "baiklah" ucap Pansy sambil membalikkan badannya.

"huh" ucap Draco sambil menutup pintu. Draco berjalan menuju kamar mandi tempat ia meninggalkan membuka pintu kamar mandi dan mendapati Hermione sedang berkacak pinggang. "siapa tadi ? aku dengar ada seorang perempuan sedang berbicara denganmu". "tenanglah,itu tadi hanya burung gagak,kau taukan siapa yang ku maksud" ucap Draco. "si Pansy itu?" ucap Hermione sambil mengepakkan tangannya selebar mungkin. "ah,sudah jangan main‒main lagi cepat balas surat dari ibumu itu" ucap Hermione menepuk keningnya. "baiklah,baiklah. Aku akan membalas surat mereka" ucap Draco.

Dear mom and Dad

Mom,dad. Aku disini baik baik saja. Ya,kami akan menghadiri jamuan makan malam tidak keberatan kalau baju yang mom berikan berwarna hijau.

Ps : Bagaimana kalian tau kalau Hermione itu pacarku ?

Draco Malfoy

"eh,tunggu dulu memangnya aku mengatakan kalau aku memilih baju hijau?" ucap Hermione menghentikan aktifitas Draco yang sedang memasukkan surat ke amplop. "sudahlah,jangan menggerutu,nanti kau bisa cepat tua kaya . sudah,kau tak menghormati orang tuaku kalau seperti itu,Mione" ucap Draco manyun. "baiklah" ucap Hermione pasrah. Draco segera menyuruh burung hantunya untuk mengantarkan surat itu kepada orang tuanya. Tak lama setelah itu, burung hantunya pulang dengan surat di paruhnya. Segera burung itu bertengger di lengan pria bersurai perak tersebut. "terima kasih" ucap Draco mengambil kertas diparuh burung hantunya sambil mengelus bagian bawah kepala burung hantunya. Burung hantu Draco mematukkan paruhnya ke tangan Draco dengan halus. "bukalah" ucap Hermione yang belum juga keluar dari kamar Draco. "iya,ini juga lagi masih buka,bawell" ucah Draco sambil menyubit hidung Hermione.

Draco

Syukurlah kau baik ‒baik saja. Baiklah acara jamuannya akan diselenggarakan nanti malam. Nanti ibumu akan mengirimkan baju Hermione lewat Dobby.

Ps : Kami tau karena kau anak kami.

Lucius Malfoy

Tak lama setelah mereka membacar surat. Dobby datang dengan cara ber dissaparate. "Dobby kesini untuk mengantarkan ini, dari " ucap Dobby sambil memberikan sebuah kotak berpita dan rapi kepada Hermione. Bisa ditebak itu apa. "terima kasih,sir" ucap Hermione mengelus kepala Dobby. "oh,aku suka dia" ucap Dobby menatap kearah Draco. Draco hanya bisa mengedipkan sebelah matanya kearah Dobby,Dobby hanya membalasnya dengan senyuman yang berarti senyuman terimakasih. Dobby kembali ber‒dissaparate kembali ke Malfoy Manor.

Hermione mengeluarkan baju itu dari kotaknya,baju hijau zamrud dengan berbagai macam manik‒manik yang menghiasi baju itu. "oh,indah sekali baju ini" puji Hermione. " ini dibuat khusus oleh desainer langganan keluarga Malfoy dan desainer itu terkenal di abad ini" ucap Draco menyombongkan diri. "huh,iyaiya memang kuakui baju ini sangat indah tapi memangnya siapa nama desainer itu ?" Tanya Hermione. "yah,kau tau Stopant Akshon" . "wow,benarkah itu?" decak kagum Hermione mulai men Jdor-Jdor. "ah,sudahlah yang penting kau dandan yang cantik malam ini,ok ? sekarang beristirahatlah kau pasti capek" suruh Draco. "baiklah" ucap Hermione sambil membuka pintu kamar Draco. "sampai ketemu nanti malam,My Sweet Heart "ucap Draco sambil melambaikan tangan ke arah Hermione yang masih 2 meter berdiri menghadapnya.

Sore harinya Hermione berlari tergesa-gesa dari ruang ketua murid ke ruang Gryffindor sambil memanggil-manggil nama Ginny. "Ginny…Ginny… aku butuh bantuanmu" Ginny yang sedang tidur sore lebih tepatnya berjalan terhuyung menuju ruang rekreasi Gryffindor, tempat para murid Gryffindor berkumpul. "hm… ada apa?" ucap Ginny sambil menggaruk rambutnya yang sebenarnya tidak gatal dan tambahkan dengan mata yang menyipit. "huh… huh… sebentar ijinkan aku menarik nafas terlebih dahulu" ucap Hermione. "he'em" ucap Ginny malas. "nah,aku perlu bantuanmu" ucap Hermione yang sudah tidak mengengap-engap lagi. "memangnya apa yang bisa Ginny lakukan untukmu ?" ucap seseorang yang tak lain adalah kakak Ginny dan juga mantan Hermione,Ron Weasley. "aku diundang oleh keluarga Malfoy untuk menghadiri makan malam di Malfoy Manor,aku sudah dikirimi baju yang indah oleh Narcissa,ibu Draco dan oh…aku benci mengatakan ini… gaunnya berwarna HIJAU ZAMRUD" ucap Hermione sambil menatap Ron. "aku butuh Ginny untuk mendandaniku dan ingat tanpa mantra, tapi make-up-nya natural jangan menor-menor,ok ?" ucap Hermione sambil menaptap Ginny. Ginny yang belum sadar akan perkataan Hermione segera dibangunkan oleh Ron. Ya,Ginny tidur dengan berdiri. "AH! SIAPA DISANA ?" ucap Ginny sambil mengeluarkan tongkatnya dari jubah tidurnya*bayangkan gayanya seperti Ginny sedang menyerang Bellatrix di tahun ke 7*. Ah,ternyata Ginny mengigau. "oh,Ginny sepertinya kau sangat capek sekali sehingga kau mengantuk,tapi aku punya kabar baik/buruk lebih tepatnya" ucap Hermione mengasihani Ginny. "ok,ada apa ?" ucap Ginny yang sudah sadar 99 %. "oh,aku tak percaya akan mengulangi semua kata-kataku tadi, aku diundang‒‒" kata kata Hermione diputuskan oleh Ron. "dia diundang oleh keluarga Malfoy untuk makan malam,malam ini!, Ginny mengapa kau tadi tak mendengarkannya berbicara?" putus Ron. "jangan salahkan aku,aku tadi tertidur karena jadwal Quidditch pagi ini sangat padat,aku kecapekan" ucap Ginny berkacak pinggang. "tak ada waktu untuk debat " ucap Hermione sambil berdiri diantara Ginny dan Ron. "Ginny,bisakah kau membantuku make‒up sore ini juga" Tanya Hermione penuh harap.

"ok,untuk kakakku,apa yang tak bisa ku lakukan" ucap Ginny menyilangkan tangannya di dada. "sebentar, Accio Narcissa's Gown". Kotak berwarna hijau zamrud melayang-layang dari ruang ketua murid menuju ruang rekreasi Gryffindor. "apa yang ada didalam kotak itu ?" ucap Ginny penasaran. Hermione mengeluarkan gaun yang berwarna hijau zamrud. "wow,indah sekali baju itu" ucap Ginny terperangah sambil menunjuk-nunjuk baju hijau zamrud yang sedang di pegang Hermione. "kau tau baju ini dibuat oleh siapa?" ucap Hermione. "memang siapa yang membuat baju ini ? Narcissa sendiri ?" Tanya Ginny penuh heran. "jelas,jelas salah baju ini dibuat oleh desainer langganan keluarga Malfoy dan desainer itu terkenal di abad ini,Stopant Akshon,Desainer favoritmu". "sto…Stopant Akhson ?" Tanya Ginny tak percaya. "ya". "aku akan membantumu,kapan kita bisa menghiasi mukamu yang cantik ini ?" ucap Ginny bersemangat. "secepatnya" ucap Hermione menaikkan sebelah alisnya* tiru-tiru Draco nih ye :P *. "ok,kau ikut ke kamarku" ucap ginny menunjuk Hermione. "dan untuk kau kau tak boleh" ucap Ginny sambil menunjuk kearah Ron yang masih berdiri disana. "aku ? memangnya aku mau ke kamarmu ih ogah" ucap Ron jijik "jangan hiraukan dia,terima kasih,Ginny" ucap Hermione sambil memalinggkan wajah dai Ron. "baiklah,sepertinya kita harus segera ke kamarku untuk mengejar kita,ayo !" ucap Ginny penuh semangat. Hermione tak menyadari kalau tangannya ditarik oleh Ginny. Sesampainya dikamar Ginny Hermione disuruh duduk oleh Ginny. "oke,mula-mula kita memakai bedak dulu" ucap Ginny sambil mengambil bedak lalu mengaplikasikannya ke wajah Hermione.

Setelah 2 menit memakai bedak…

"lalu,pejamkan shadows warna coklat" ucap Ginny menaruh polesan eye shadows di kelopak mata Hermione. "ingat Ginny,jangan menor-menor" ucap Hermione mengingatkan Ginny. "iya Hermione,aku tidak pikun,lagi pula aku juga tak suka dengan meke-up yang tebal-tebal " ucap Ginny yang belum selesai mengaplikasikan eye shadows-nya. "blush on, sedikit saja" ucap Ginny sambil mengambil blush on-nya. "ok,aku bisa,aku siap" ucap Hermione yang belum siap ke Malfoy Manor. "sentuhan terakhir lipstick warna pink soft dan… Selesai" teriak Ginny. "lihatlah dirimu Hermione kau sangat sempurna" puji Ginny. Hermione yang sedanga melihat bayangannya langsung berteriak bahagia."Aaaaa… terima kasih Ginny kau memang adikku yang terbaik" teriak Hermione sambil loncat-loncat nggak jelas. "STOP!" teriak Ginny "aku tak mau kau merusak karyaku itu" ucap Ginny. "oh,iya dan satu lagi,aku minta bantuan darimu 1 kali lagi bolehkan ?" ucap Hermione seraya memohon kepada Ginny. "apapun itu" ucap Ginny. "bisakah aku minta tolong untuk kau menata rambutku" ucap Hermione. "itu bisa diatur" ucap Ginny sambil menyilangkan tangannya didada. "duduklah kembali dan jangan banyak bergerak" suruh Ginny mengingat Hermione masih berdiri di depannya. "baiklah" ucap Hermione sambil duduk pasrah seperti anak kecil yang habis dimarahi oleh ibunya. Rambut semak Hermione perlahan tapi pasti berubah menjadi lurus karena dicatok olhe Ginny. Ginny membuat model keriting gantung dengan catokannya. Simple…tapi indah dan cantik itu intinya. "selesai" pegik Ginny. "WOW! Ginny kau sangat berbakat,bagu sekali" sanjung Hermione. "su...su..dah lah cepat ganti bajumu itu dengan gaun yang diberikan narcissa cepat!" ucap Ginny terbata-bata. "oh,tidak sekarang jam 6 ayah Draco mengirimkan bawahannya untuk menjemputku dan Draco jam 7 di dekat Whomping Willows"

Hermione meng‒accio‒kan gaun yang diberikan Narcissa untuknya untuk dia pakai.

3 menit berlalu…

Hermione tampak sempurna dengan semua itu. "cepat,Hermione kita harus menemui Harry" ucap Ginny sambil menarik tangan Hermione. "untuk apa ?" Tanya Hermione heran.. "untuk mengantarmu menuju Whomping Willows tentunya dengan sapu terbang" Hermione yang sedang melangkah tadi seketika berhenti "ta…tapi aku tak berani terbang apalagi menaiki sapu terbang" ucap Hermione yang sepertinya mengeluarkan keringat dingin. "tapi ini juga demi kebaikanmu memangnya kau mau berjalan mengelilingi Hogwarts dengan baju seperti itu dan juga kau kau akan membuang buang waktu,Hermione" ucap Ginny. "baiklah" "ouch…" tiba-tiba Hermione merasakan sakit dibagian perutnya. "kau kenapa?" ucap Ginny khawatir. "tak apa aku sudah sering kayak gini,mungkin karena aku telalu capek" ucap Hermione memegangi perutnya. "benar kau tidak apa-apa?" ucap Ginny. "ya,aku tak apa-apa sebaiknya kita harus segera ke Harry waktu kita tak banyak dan aku tak ingin membuat draco menungguku" ucap Hermione yang sepertinya sakit perutnya belum mereda. "baiklah" ucap Ginny pasrah. Sasampainya didepan kamar Harry,Hermione merasakan lagi sakit perut yang teramat parah. Hermione berusaha menahan rasa sakit itu untuk tidak membuat Ginny panik. Ginny mengetuk pintu kamar kekasihnya tersebut lalu muncul,sebuah lelaki bertubuh kurus dengan kacamata khasnya dan tanda petir di keningnya. "hey,ada apa?"Tanya lelaki itu. "Harry,aku ingin titip sahabat terbaikku ini,oh maksudku sahabat terbaik mu tolong antarkan ke Whomping Willows dengan Firebolt tentunya" ucap Ginny. "Ginny,dia sahabat kita berdua,baiklah. Tapi Hermione mengapa kau harus memakai baju itu,dan itu bewarna…hijau ?" Tanya Harry penasaran. "Harry,aku diundang untuk menghadiri makan malam di Malfoy Manor,aku sudah dikirimi baju yang indah oleh Narcissa,ibu Draco dan ini bajunya…hijau " ucap Hermione sambil memasang mimik wajah sedih dibuat-buat. "sudah,ayo cepat kita segera berangkat menemui Draco,dia pasti sudah menunggumu disana" ucap Ginny. Harry segera mengeluarkan fireboltnya dari lemarinya,oh tidak sapu itu... sapu tercepat abad ini Hermione mengeluarkan keringkat dingin ketika melihat Harry mengeluarkan fireboltnya. "ayo,mione" ucap Ginny sambil mendorong sedikit Hermione. "iya,sebentar aku agak sedikit takut…terbang apalagi dengan firebolt" ucap Hermione menggerutu. "sudahlah,mione kalahkan rasa takutmu itu" ucap Harry sambil berjalan mendekati jendela. "baiklah" ucap Hermione pasrah. "ayo" ucap Harry yang sudah menaiki firebolt-nya terlebih dahulu. Hermione segera duduk menyamping di sapu terbang

"Harry,aku bersumpah kalau kau ngebut kau bukan temanku lagi" ancam Hermione. "hahaha… aku tau kau tak akan melakukan itu 1…2…3…" ucap Harry sambil menancap gas-kan fireboltnya. "Aaaaaaaa…." Teriak Hermione. "ini dia kita sudah hampir sampai dan rambutmu,semuanya masih rapi" ucap Harry sambil menoleh kebelakang. "sudahlah,jangan lihat kebelakang perhatikan jalanannya" ucap Hermione marah. hanya butuh 2 menit untuk menuju Whomping willows dengan firebolt. Hermione dapat melihat surai perak dari kejauhan. Draco melambaikan tangan kearah Harry dan Hermione yang akan terbang merendah. "hey" sapa Harry saat sudah mendarat. "hey" Ucap Draco sambil melambakan tangan kearah Harry dan Hermione. Draco tampak elegan dibalut dengan tuxedo bewarna hitam. "Hey,sayang" ucap Hermione sambil mengecup singkat bibir Draco yang bewarna merah. Harry yang hanya jadi penonton hanya bisa diam saja,lagi pula ini kejadian yang sangat sering terjadi. "um,Harry apakah aku boleh titip Sharkbus ku ini ?" ucap Draco sambil menyerahkan sapu terbangnya, Sharkbus. Sapu terbang paling terbaru tetapi untuk soal kecepatan sapu terbang Harry masih bisa mengalahkannya. "oh,tentu mate" ucap Harry sambil mengambil Sharkbus dari tangan Draco. "tapi,aku titip sahabt terbaikku jangan sampai dia kenapa-napa" sambung Harry. "pastinya,aku tak akan membuat Hermione terluka" ucap Draco sambil mencubit pipi Hermione. "baiklah kalau begitu,kalian memintaku pulang atau aku akan menunggu kalian sampai di jemput oleh bawahan ayahmu,Malfoy ?" ucap Harry yang kedua tangannya penuh dengan sapu terbang. "pulanglah saja,Harry Ginny mungkin sudah menunggumu dikamarmu" ucap Hermione *hayo jangan mikir yg nggak-enggak*. "oh,iya Ginny" ucap Harry. "aku pergi dulu,Bye" ucap Harry yang sudah melayang itu dan salah satu tangannya memegang Sharkbus. "Dah…" ucap Hermione dan Draco bersamaan sambil melambaikan tangan. "well,sekarang tinggal kita berdua dan kalau aku boleh jujur kau sangat cantik malam ini" ucap Draco melihat Hermione dari bawah sampai atas. "dan kau juga,kau tampak tampan dari pada biasannya"puji Hermione.

Tiba-tiba terdengar suara langkah kaki dan itu sepertinya bukan suara langkah kaki manusia. Melainkan suara kaki kuda. "Draco,apakah itu Centaurus yang menerobos masuk ke Hogwarts ?" ucap Hermione merangkul lengan kekasihnya tersebut. "tenanglah,mungkin itu bawahan ayahku yang ia kirimkan untuk menjemput kita" tiba-tiba siluet kuda putih terlihat dari kejauhan "tuh betulkan" ucap Draco sambil menunjuk kereta kuda berlabelkan 'M'. "selamat malam,Tuan Malfoy" ucap seseorang yang mengendarai kereta tersebut. "selamat malam, " sahut Draco. Draco membiarkan Hermione naik ke atas kereta terlebih dahulu sementara Draco naik setelah Hermione.

"Apakah kau gugup eh,mione?" ucap Draco sambil menyunggingkan seringaian jahilnya.

"Gugup ? sejak kapan aku bisa gugup ?"

~o0o~

Jeng jeng…

Author kembali,author mau khilaf :'(

Setelah UKK yang menguras tenaga sama pikiran

Jadinya nggak bisa mikir

Terus ditambah laptop rusak

Author janji 1 atau 2 minggu lagi bakal update Impossible chap 5

Ceritanya nanti Endingnya di Chap 6 atau 7 ?

Tetap seperti dulu, silahkan tuliskan kritik dan saran di kotak review bawah ini

Tapi jangan flame ya -_-