Hai minna, maaf baru bisa updated.. wkwkkwk selamat menikmati
Chapter 4
Decitan burung yang bernyanyi di pagi hari mau tak mau membangunkan sang pria tampan berkharisma dari tidur panjangnya. Tak dapat di pungkiri badannya begitu pegal karena rapat yang panjang kemarin, seketika saat sasuke mencoba untuk bangun dari tempat tidurnya tiba-tiba pintu kamarnya terketuk dan masuklah sakura ke dalam kamarnya.
Sasuke pun mengurungkan niatnya untuk beranjak dari tempat tidurnya dan bersikap seolah-olah masih tertidur lelap. Sakura melangkahkan kakinya dengan ragu-ragu namun tak ada niat untuk mundur, dia harus dan benar-benar butuh melakukan interaksi secara langsung dengan sasuke. Seberapa dingin orang itu sakura harus terus mencoba untuk mengenalnya.
Langkah kakinya terhenti tepat didepan tempat tidur sasuke, tepat di hadapan wajah terlelap sasuke yang begitu tenang dan damai, bibir sasuke begitu tipis dan err.. seksi, sakura tak mampu mengalihkan pandangannya dari setiap garis muka dan setiap lekuk indah ciptaan Tuhan yang di anugrahkan pada sasuke.
Dan secara tiba tiba,
PRANGGGG
Sasuke menarik lengan sakura hingga sakura terjatuh di atas kasurnya, Nampan yang sakura bawa beserta isinya berhamburan ke lantai.. jantung sakura berdegup kencang. Bagaimana seorang yang sedang tidur dapat menariknya secepat itu.
Kini sakura berada di atas tubuh sasuke, sasuke telah membuka matanya dan menyeringai.
"apa yang kau lakukan brengsek!" ucap sakura kesal
Sasuke tetap dalam diamnya. Sementara sakura masih sibuk mencari celah untuk melepaskan diri dari genggaman sasuke.
Alih-alih menjawab pertanyaan sakura, sasuke justru membalikkan posisi, hingga kini sakura berada di bawahnya. Sakura mati rasa, apa yang harus ia lakukan disaat tubuh mereka begitu dekat. Disaat sasuke hanya memandangnya dengan pandangan aneh yang tak dapat ia artikan.
"apa maumu?! Lepaskan aku kumohon! Aku hanya membawakan makanan untukmu" sela sakura memecah keheningan diantara keduanya. Keheningan yang sasuke ciptakan atas diamnya. Keheningan yang membuat tubuh sakura panas dengan cara yang aneh. Tubuhnya terasa aneh, gelisah tak beraturan.
Sasuke hanya membalas dengan tatapan tajam yang masih sama namun pandanganya beralih ke arah leher jenjang sakura. Harum semerbak sakura menyelimuti relung pernafasannya. Pergulatan antara batin dan hasrat yang menggebu kini harus ia hadapi. Apa yang harus ia lakukan ketika tak mampu lagi menahan hasrat tak wajar ketika berada di dekat sakura.
Sakura masih meronta dan melawan sekuat tenaga, namun apa daya tenaganya sama sekali tak berarti jika di bandingkan dengan cekraman kuat sasuke dan tindihan badan tinggi tegap sasuke.
"apa kau tahu, kamarku terlarang untuk siapapun" ucap sasuke datar
"ehm soal itu.. aku tak tahu, niatku kan hanya membawakan sarapan untukmu" bela sakura dengan segenap keberanian yang ia punya
"sarapan? Maksudmu benda yang berceceran di lantai itu sarapanku?" jawab sasuke sinis
Sakura panic sambil mengarahkan pandaganya ke arah makanan yang kini naas di lantai sasuke. Apa yang harus ia lakukan, pamit sebentar kepada sasuke yang masih dengan tanpa dosanya mengekapnya dengan seluruh tubuhnya.. tidak hal itu konyol. Mana mungkin sasuke akan mempersilahkan ia untuk pergi..
"apa yang kau lamunkan" ucap sasuke masih dengan nada datar
Tatapan sasuke kini penuh gairah yang tak tertahankan, bagaimana ia dapat menahan seluruh hasrat yang ada di tubuhnya selama sakura begitu harum dan kenyal di bawahnya, kulitnya sangat lembut bergesekan dengan kulitnya.. begitu padat pada setiap bagian yang pas.. padat dan menggairahkan "fuck" umpat sasuke dan tanpa seizing sakura bibir sasuke sudah berada di bibirnya dengan penuh gairah mengulum bibir sakura.
"hmmm, wepaskan bwengsek! Wpa yg kau lawkukan?" ucap sakura di sela ciuman panas sasuke.
Sasuke tak berhenti mustahil untuknya menahan badai gairah yang kini tubuhnya rasakan. Tak sampai disitu sasuke terus mengulum tanpa ampun, tak rela melepaskan setiap jengkal bibir ranum sakura yang begitu lembut dan memabukan.
"anghhhh" lenguh sakura nikmat disaat tangan sasuke ternyata telah menyelinap ke dalam bajunya, tangan sasuke begitu lincah hingga tanpa sadar sakura kini sudah tak memakai penutup gunung kembarnya. Bibirnya yang terus beraksi dengan sangat lihai mengecup, mengulum dan..
"argh" sakura terkaget saat sasuke menggigit bibit bawahnya dan lidahnya langsung menyelinap ke dalam rongga mulut sakura.
"angghhhh, shhhhh saskehh anghhh" lenguh panjang sakura saat tangan jahil sasuke tak bisa berhenti meremas dan memainkan kedua pucuk dadanya. Tanga sasuke memijit dan meremas denag penuh nafsu yang begitu kental. Hingga sakura tak sadar kini seluruh tubuh bagian atasnya telah polos tanpa sehelai benangpun.
Beranjak dari bibir ranum sakura, kini sasuke mengulum kedua pucuk merah muda sakura, diciumnya dengan lembut dan penuh gairah,
"anghh kumohon hentikan shhh saske" teriak sakura namun tangannya seakan mengkhianati sakura dengan menahan kepala sasuke agar tetap menghisap kedua pucuk dadanya..
" ehmmm asshh sasukee anghh haaa" sakura terengah engah
Tangan sasuke kembali beraksi, kini tangannya menyelinap masuk ke dalam daerah yang sangat sakura jaga.. seketika itu sakura terkaget dan terdiam. Sasuke yang meyadari hal itu langsung mengalihkan perhatian sakura dengan mengulum putting sakura semakin dalam dan penuh hasrat.. sakura kehilangan akal sehat. Tubuhnya begitu nikmat merasakan sentuhan sentuhan dan kelihaian bibir ahli sasuke..
Tangan sasuke kembali menyelinap ke dalam surge dunia sasuke, tak tinggal diam kini tanganya dengan asik bermain dengan klitoris sakura dan menyelinap masuk ke dalam lorong surge itu.
"ANGGHHHHH HAAAH NIKMAT ANGGH" teriak sakura sambal melengkungkang badannya keatas sangking nikmatnya setiap gerakan tangan sasuke yang tak ayal mampu membuatnya merasakan geli bercampur peningkatan gairah yang begitu tajam
"ahhh ahh" teriak erotis sakura setiap jari jari sasuke masuk dan keluar dengan ritme yang begitu indah dan memabukan
Jari jari sasuke tak ayal seperti mesin yang begiu cepat dan berpengalaman, meremas masuk dan keluar dengan sangat lincah. "anghhh kumohonn lanjutkann" ungkap sakura seketika merasakan jari sasuke yang tiba tiba berhenti bermain di bawah sana.
Bibir sasuke yang masih dengan nikmatnya menyusu pada sakurapun berhenti
Sasuke menyeringai.
"dengan satu syarat"
Ucap sasuke otoriter
Wajah sakura yang lemas dan wajah sayu yang dikuasai gairah tak mampu berkata-kata. Hanya isyarat yang mampu wajahnya tampilkan sekarang
"Jadilah budakku, budak atas semua yang kumau."
"Budak gairahku ini" lanjut sasuke sambal membuka reseleting celananya..
Sakura menangis dalam hati, serendah itukah dirinya. Ingin sekali ia berkata tidak dan pergi dari ranjang ini, tapi tubuhnya mengkhianatinya untuk kesekian kalinya.. dan sakurapun mengangguk pelan
Mendapat lampu hijau sasuke dengan sergap melanjutkan kegiatan yang tertunda. Dikulumnya putting sakura dengan sangat keras dan bergairah tangannya pun kembali memainkan vagina sakura yang kini sangat basah..
"dan jangan pernah kau berharap lebih padaku, karena aku.. Tuanmu" ucap sasuke sarkastik
Seketika itu penis sasuke yang sedari tadi menegang dengan tak sabar mencari tempat untuk menghangatkan diri di bawah tubuh sakura.
"ANGGHHHHH AAHHH AHHH" ujung penis sasuke kini bermain di ujung lubang kenikmatan sakura, menggesek setiap jengkal vagina merah merekah yang kini basah dengan lender kenikmatan sakura..
"ANGHH saskeh shhh nikmat" ucap sakura kegirangan mendapat ujung penis sasuke menyapa lubang surganya.
"shh" begitu nikmat, desahan sasuke yang tak mampu ia pendam lagi ketika merasakan benda lembut dan kenyal yang kini adik kecilnya coba masuki. Untuk pertama kali dalam hidupnya, seks terasa begitu menyenangkan.. untuk pertama kali dala hidupnya seks begitu nikmat. Namun wajahnya tetap datar..
Kuluman sasuke pada kedua pucul dada sakura makin mengganas
"ahhh ahhhhh ahhh" ketika pucuk sakura tak ayal mendapat serangan bertubi tubi dari sasuke, gigittan kuluman dan hisapan bersatu padu/
Sakura terengah engah, hal yang dulu ia anggap tabu kini terasa menyenangkan dan terasa nikmat serta erotis… disaat sakura tengah terengah-engah nikmat.. adik kecil sasuke terus mencari lubang masuk dan
"AKH" teriak sakura ketika penyatuan itu terjadi.
"sakit.."
Sasuke tak perduli akan sakit yang sakura alami. Tubuhnya begitu nikmat, penisnya seakan berteriak kegirangan, dengan sergap ia memaju mundurkan pinggulnya dengan sangat keras
"AKH AKH AKH, sakit SASHH KUMOHON PELAN" teriak sakura "hiks'
Sasuke tak peduli dan justru mempercepat genjotanya
"anghh shhhh nikmat" lenguh sasuke ketika penisnya merasakan pijitan dinding dinding dan remasan nikmatnya..
"akh anghhh shhh" sakura kini yang melenguh nikmat
Sasuke bagai panther yang kehilangan arah
Gerakan sasuke bagai orang kesetanan, maju mundur "angghh angghh sash shhh nikmat"
"shh" sasuke melenguh untuk kesekian kalinya.
Ranjangpun berdecit sangking cepat dan kerasnya gerakan sasuke..
"anghh angghh lebih cepat anggghhh"
"shhh"
"ah ahh ahhh" gerakan sasuke semakin menggila, tak dapat dipungkiri sasuke begitu cepat dank eras. Adik sasuke mengeras semakin keras dan gerakan masuk dan keluarnya pun di luar kendai
"ANGGHHHH AKHHH AHHHH" sakura orgasme disusul kegilaan sasuke yang masih menggenjot sakura dengan sangat cepat.
"clop clop" kedua pangkal paha mereka bertemu dan
"angh" sasuke mengeluarkan benihnya, sangat banyak dan hangat memasuki sakura yang kini tak sadarkan diri karena orgaseme yang begitu dasyat.
Rahimnya begitu penuh hingga sperma sasuke tak mampu lagi terbendung di dalam, cairan itu mengintip keluar dari lubang kenikmatan sakura.
"hangat" gumam sakura asal. Sakura terlalu lelah hamper 3 jam ia melayani nafsu sasuke yang begitu besar. Ia begitu lelah.. hingga ingin memejamkan kedua matanya namun tiba tiba sakura digotong ala bridal style oleh sasuke menuju meja kerjanya. Jam kini menunjukan pukul 10 pagi, sakura masih di gendongan sasuke yang tanpa sehelai benangpun. Kedua insan yang bertelanjang bulay kini berada di ruang yang begitu kental dengan bau khas buku-buku tebal.
"apa yang kau lakukan" Tanya sakura takut
"berpeganglah pada sisi meja itu" perintah sasuke dengan datar
Sakura tak mampu menolah kini ia berpegang pada sisi meja dan menungging karena arahan sasuke yang memintanya untuk menungging.. "tidak, kumohon aku lelah sasuke. Bisakah kita menundanya?" Tanya sakura takut takut ketika menyadari apa yang akan sasuke lakukan
"tidak, kita belum selesai. Dan 'dia' masih lapar" kata sasuke seraya mengarahkan adik kecilnya ke dalam lorong kenikmatan milik sakura. Dan
"ANGHH" teriak sakura kaget karena dimasuki dengan begitu keras
Sakura begitu licin dan… nikmat. Begitu piker sasuke ketika kembali merasakan lubang sakura yang sempit hangat dan licin. "anghh anghh anghh ahh" sakura terus berteriak erotis menyingkirkan semua lelah yang ia rasakan
Sasuke terus saja menggenjot sakura ala doggy style, dengan posisi ini sasuke mengambil kesempatan meremas dua gunung kembar yang amat ia sukai. Genjotan sasuke makin gila tiada henti, irama dan ritmenya begitu memabukkan sakura.
" akh akngghhh anhhh"
"shh" desah nikmat yang tak mampu sasuke tahan
"anggghhh angghhh lebih cepat sash anghh" teriak erotis sakura ketika pangkal paha mereka terus bertemu dengan penis sasuke yang masuk begitu dalam hingga mampu membeah kedua tubuh sakura
"angh angh kau budakku"
"nikmat"
Lenguhan lenguhan kedua insan memenuhi ruang kerja sasuke hingga…
"ANGHHH SAS AKU KELUAR ANG AH AH AH" sakura menggila dengan teriakan penuh hasrat
"ANGH" sasuke memperdalam tusukannya dan mengeluarkan benihnya untuk kedua kalinya..
Sasuke terdiam,
Badannya begitu lelah, namun hasratnya masih menggebu pada tubuh yang tengah terlelap dihadapannya. Tanpa pikir panjang ia memilih untuk menahan hasratnya dan membiarkan sakura tertidur di sofa ruang kerjanya.
Sasuke pun pergi meninggalkan sakura yang terlelap.
Ada apa dengan tubuh ini, seakan haus akan sakura yang begitu menggairahkan. Setiap lekuk tubuh dan kulit halus sakura yang bagai porselen..
"argh aku pasti sudah gila" teriak sasuke frustasi.
TBC
GIMANA?! HOTZ GAK? Wkwkkwkwk di review yak makasih
