Pembuat karakter di Naruto adalah om MK
Saya cuman minjem, minna!
Dan sebetulnya ini bentuk asalnya adalah sebuah permainan roleplay gw ama patner rp yaoi gw, Syari Putri Haliyani.
Namun dengan alasan coba-coba #SLAP – gw edit ini roleplay ke bentuk FF yang bisa dibaca dengan nyaman.
Wokeih minna, langsung aja daripada author dikepret karena banyak bacot!
=0=0=0=0=0=0=0=0=0=0=0=
||0||
||0||
DARE TO LOVE YOU
Genre : YAOI - ROMANCE - MATURE - 18+ - AU
Pair : Uchiha Itachi x Kurama Kyuubi human ver.
Warning : bahasa abal, gaje, humor garing, berbahaya untuk imajinasi
||0||
||0||
=0=0=0=0=0=0=0=0=0=0=0=
||0||
||0||
Kyuubi 'Kurama' Namikaze rasanya sedang menemui kesialannya. Ia yang sudah menyandang status mahasiswa di univ blabla musti takluk mendapat DARE dari si adek semata wayang yang sering ia bully /pfftt/
Dare itu amat sangat anjay. Ia HARUS menempel pada Uchiha Itachi selama SEBULAN lamanya. U know lah, namanya menempel itu yah tinggal bersama, tidur bersama, pipis bersa-ahh itu bisa dirundingkan mereka nantinya.
||0||
||0||
||0||
What the-
Tunggu, tunggu, parfum Itachi - dia - gunakan - utk menyemprot - kamar ini? Pilihan yang buruk, bahkan sangat buruk dari yang tadi, mengingat ini aroma Itachi yang biasa ia cium kala berada di kampus /uhuk/
Bukan artinya Kyuubi doyan, tapi- tentu saja aromanya menguar sampai kemana-mana apalagi hidung si rubah itu agak sensitif (?)
''I-Itu tidak mungkiiiiinn! ARGGHHH! Keluarkan aku dari kamar ini!'' teriak si merah membabi buta dan lempar si parfum sembarang arah hingga nyantol di dinding. Wajah Kyuubi keruan memerah mendengar penuturan salah paham /ehem!/ Itachi baru saja,- padahal niatnya cuman pingin hapuskan bau tubuh si babang pada kasurnya kok.
''Jangan bercanda keriput! Aku mana sudi diberi parfum murahan begitu!'' Kyuu membentak bagai seorang uke yang matrealistis, ia langsung saja jalan ke arah kamar mandi dan tutup pintunya, berpikir jika ia musti tidur di sana saja, bebas aroma si babang.
Padahal jika dipikirkan lagi, tinggal di apartemen Itachi harusnya siap sedia dengan bebauan khas sang Uchiha sulung te-es-be. /:"3/
''Naru sialan, tega sekali dia melakukan ini pada kakaknya sendiri,'' gerutu Kyuu yang agak geram akan kelakuan si adik, apalagi bayangan Naru sedang di ohok Sasu nemplok secara anjay di kepalanya.
Dan biadabnya /heh/, suasananya malah dingin, mengingat ia hanya memakai kaos dan boxer tipis.
SNIFF..SNIFF..
Dan Kyuu suram seketika.
Itachi yang mulai tersadar /td pengsan kah?/ bangun dan mengetuk pintu kamar mandi, membukanya. Well, tak ada bunyi KLIK tanda pintu dikunci dari dalam, kan? /:'3/
"Kyuu?" Itachi mendekat ke Kyuu yang sepertinya sedang- terisak? ANJAY! Kyuubi bisa mewek juga! Oke babang, kokoro mu gak perlu seheboh itu lah bang. Kyuu kan juga makluk ciptaan kami-sama yang bebas nangis kalo lagi kepingin.
EHEM! Kemudian, Itachi dengan sikap welas asihnya, ia duduk menjejeri Kyuu yang sedang anteng di pojokan bathub.
"Kyuu apakah kau sangat amat membenciku? Begitu bencinya sampai tak ingin berdekatan denganku?" mendadak ada bebunyian biola imajiner yang digesek menyayat sukma pendengarnya. Ohh~ ternyata tetangga sebelah sedang latihan biola. Buset! latian kok tengah malem gini. Emank siapa gurunya? Kunti?
"Balik ke tempat tidur ya Kyuu." bujuk Itachi kalem. Pokoknya, si babang satu ini sering disalah-paham dengan sosok nan dingin, tak pedulian, tipe susah , dll.
Padahal babang Itachi ini sosok penuh welas asih, hangat, kalem dan selalu peduli pada siapapun. Catet tuh, gais.
Kyuu yang mendengar pertanyaan si babang langsung saja menatap wajah berkerivut tampan tersebut dan berdiri segera.
Ia tarik nafas dengan perlahan kemudian hembuskan, siap menyemburkan rentetan dari mulutnya. ''Tentu saja aku membencimu dan itu benar-benar dalam, keriput!'' bentaknya kasar sambil tunjuk-tunjuk muka si babang tamvan.
Manik sewarna ruby itu menatap onix di depannya dan memilih membuang muka kesamping, berdecih pelan dan menghela nafas berat. Entah kenapa tatkala menatap mata tadi, Kyuu agak menyesal telah membentak Itachi /ehemm/
''Apa?! J-Jangan menatapku begitu. Aku tak suka ditatap olehmu!'' Kyuubi segera duduk membelakangi Itachi dengan muka ditekuk kesal. Oke - jujur saja kalimat tadi keluar begitu saja dengan mulusnya.
Jadi- alasan sebenarnya ia tak suka Itachi itu karena apa? Karena sifat yang sok cool? Sok pintar? -oke, golongan Uchiha kebanyakan memang pintar. Sok berkuasa? Halah! Dusta itu, babang kan welas asih.
''Karena kau punya keriput, makanya aku membencimu..''
Buhah! Alasan macam apalah itu Kyuu... Tak nyambung sama sekali.
Babang paham dengan sepaham-pahamnya bahwa ia pasti bakal mendapat semburan gaje dari si merah yang sebenarnya telah mencuri hatinya sedari dulu mula. /eaaa~ puitis/
Namun sulung Uchiha ini tau, perjuangannya bakal panjang untuk mendapatkan hati -dan tubuh- Kyuubi. Ahh tenang saja. Babang kan tsuyoi /:'v/ Kyuubi itu bukan manusia yang jahat kok, dia hanya butuh belaian agar bisa lebih jinak. /:'3/
Itachi menahan gelinya dan menjawab, "Jadi-kalau aku bisa menghilangkan keriput di dekat hidungku, maka kau bakal mau mencintaiku, Kyuu?" eaaaa~ pertanyaan yang susuanu bingits.
"Ayo Kyuu, katakan, apakah kau bakal mencintaiku kalau keriput ini bisa aku hilangkan lewat jalur operasi?" nah lo Kyuu, jaman canggih loh Kyuu. Operasi gitu mah keciiiil.
=0=0=0=0=0=0=0=0=0=0=0=
||0||
||0||
DARE TO LOVE YOU
Genre : YAOI - ROMANCE - MATURE - 18+ - AU
Pair : Uchiha Itachi x Kurama Kyuubi human ver.
Warning : bahasa abal, gaje, humor garing, berbahaya untuk imajinasi
||0||
||0||
=0=0=0=0=0=0=0=0=0=0=0=
||0||
||0||
Whutt?! Mendengarnya membuat Kyuubi tersentak. Jujur saja ia tadi cuma spontan, tak ada maksud mengatakan soal- tanda lahir si babang tersebut. Yah jujur lagi nih ya, ia suka kok keriput punya si babang taman tersebut, menambah kesan sek- maksudnya maskulin Itachi. Ditakutkannya kalau tuh keriput hilang, Kyuu bakal gak bisa memalingkan wajah meski hanya semenit dari wajah baru babang yang tambah...ppfttt! ganthenk.
''Itu tak akan berpengaruh, keriput! Lebih baik keriputmu itu tetap menempel di wajahmu agar aku tetap bisa membencimu,'' ucapnya ketus. Padahal maknanya itu ya kayak di atas tadi,- ia tak mau kalau babang sampai makin gantenk. Yang sekarang saja udah ganthenk.
Akhirnya, Kyuubi mendengus kasar dan berbalik menghadap Itachi.
''Kenapa denganmu? Kau berkata seolah kau menyukaiku dari kalimatmu tadi,'' ujar si rubah dengan muka datar namun super duper kepo. ''Huh? Bahkan berniat ingin menghilangkan keriput,'' gumamnya sarkastik, tak menyadari susuanu dari hal tersebut.
Errrr...Tunggu! Menghilangkan agar Kyuubi mencintainya?
WHUTT?!
''H-HAH?!''
Itachi hanya menaikkan alisnya dengan tampang santai seakan mo bilang, 'lihat, kau ini sungguh lamban menganalisa, Kyuu. Jangan katakan kau dan adikmu itu sama pentium 2 nya.'
Pfftt! Panjang nian arti makna dari sebuah –ehh- sepasang alis yang terangkat beserta mukpol woles.
"Aku harus mengatakannya dengan bahasa apalagi, Kyuu? Kau ingin dengan cara apalagi? Bersimpuh di hadapanmu bagai seorang pangeran sedang melamar tuan putri ?" goda si babang makin gaje.
Biar saja. Biarlah muka manis Kyuubi makin tambah manis dengan adanya blush blush yang tercipta akibat ucapan frontal si babang.
"Kyuubi Namikaze- aku mencintaimu.. sedari dulu. Shitteru nano ka?" ungkap Itachi dengan wajah super santai sambil terus pandangi si obyek penembakan.
Semoga saja merah cuncun itu tidak pengsan karena pengakuan Itachi. Atau babang bakal anu-anu dirimu bila pengsan, Kyuu. Hehe..
"Aku tak mengharap jawaban darimu sekarang juga, sebab aku tau watakmu, tuan merah. Aku akan mendapat jawabannya dari sikapmu setelah ini." Ia bangkit dari duduknya di tepi bathub. Bitplis, mo sampai kapan mereka nongkrong asoii di situ?
"Kyuu, ayo kembali ke kamar. Atau kau ingin aku menggendongmu?" ancaman halus dikeluarkan si babang. Tangannya sudah terulur di depan gaki cuncun, menunggu disambut.
''Menjijikkan,'' Kyuu meresponnya dengan super ketus mendengar kalimat tentang ia yang akan diperlakukan bak tuan puteri. Haha, mungkin jika hal itu terjadi - Itachi akan dapat kepretan mesra dari sang rubah.
Dan - sungguh ia baru sadar dari kalimat si babang. Apa jangan-jangan ia terlalu fokus pada rasa benci tanpa alasannya dan juga kemarahan hingga otak nya benar-benar meloading lambat bahkan kalah lambat dari pentium 2 nya Naru?
Kyuubi tatap tangan si babang Itachi dan mendengus pelan. Ditampik nya tangan yang terulur dan ia berdiri, melangkah lebih dulu dengan perasaan tak karuan. Oh ayolah, Itachi sudah mengakuinya, kenapa rubah cuncun ini tak menjawab apapun?
Sesungguhnya kebencian yang ia rasa ini pasti ada sebab musababnya. Mengapa ia hanya fokus pada Itachi. Kyuu teringat saja 'kenakalan' dirinya yang berniat membuat babang telat ke kampus dengan mempreteli sepeda motornya /anjirrrr :'u / atau - membuat si babang terkunci di toilet [buhah!].
Semua kelakuan kekanakannya tersebut tentu tak jauh dari ingin mendapatkan secuil perhatian dari Itachi. Yeah.. Menjadi musuhnya setiap saat bukankah artinya ia akan diperhatikan? /:"3/
Oh ayolah Kyuu, mumpung babang tadi -
''Dasar bodoh.'' Kyuu hentikan langkah dan berbalik, ia terjang tubuh Itachi dengan seenaknya tak perduli pemuda itu bakal nemplok keras bin mesra pada lantai.
''Aku lelah menunggumu untuk mengatakannya, keriput! Arghh- kau ..benar-benar pria idiot!'' *GRAB * dengan biadab, Kyuu gigit bibir Itachi.
Untung saja babang orang yang kuat dan tangkas karena biasa nge-gym, maka ia bisa lekas tangkap tubuh cungkring Kyuubi.
"Ummcchh... " dan Itachi segera tahan kepala merah itu agar tak lekas menjauhkan wajah menempel mereka terlalu singkat. No Kyuu, Itachi ingin lebih lama menikmati bibirmu.
"Ummchh.. Kyuu.. hmmchh.." babang erat memeluk tubuh orang yang sedari dulu ia kasihi. Demi kami-sama, Kyuu, kau tak perlu meminta perhatian babang lewat cara aneh-aneh karena kau diam saja babang pasti bakal mendekat padamu.
(( damn, ini cocuit banget scene nya /:'v/ efek ngetik sambil dengerin lagu cintrong neh /:'v/ blame it to bruno mars xD talkin to the moooon /jgn nyanyi! ))
Mata merah Kyuubi melebar sempurna mendapati bibir sucinya kini telah kehilangan ke-virgin-annya di tangan Itachi. Whuuut?!
''Hmppttt-tikammppcch! Keri- mmchh..putt! ''
Tapi ya namanya si cuncun, mana mau dia pasrah usai mendapat kan bibir pria kesayangannya . Huehe~ Maafkan Kyuu, bang. Bukannya jual mahal, tapi settingnya emang begitu.
Diremasnya surai Itachi keras-keras agar ia bisa lepas dari ciuman mesra(?) tersebut sambil jauhkan tubuhnya dari tubuh si babang. Entah apa yang mau dilakukannya sesudah ini. Haha.
(dan adegan roman hancur keping-keping berkat ke-cuncun-an Kyuu :''3)
Wkwkwwk, babang dan authnya sudah paham kok dek Kyuu /:"v/ maka sang Uchiha pun hanya meringis geli mendapati sikap Kyuu yang amat unyu menurutnya. Duh bang, kayak gitu anarkisnya dibilang unyu. Yah namanya juga tjintah. /:'3/
"Ayo kita tidur lagi." Itachi dengan gerakan sedikit memaksa, membimbing Kyuubi keluar dari kamar mandi dan kembali ke kamar mereka.
"Kau ingin kutemani tidur bersama seranjang?" tanya Itachi maso /xD/ yeaahh iseng-iseng berhadiah kan?
Kyuubi mendengus pelan dan tanpa banyak bicara segera saja melivir ke atas ranjang, menidurkan tubuhnya disisi kasur membelakangi guling yang ia taruh ditengah-tengah.
Nah bang, paham kan apa maknanya? /ahooii/
''Jangan hanya berdiri saja, keriput. Cepat berbaring, tidur dan jangan menganggu ku lagi,'' ucapnya datar. Tapi betewe, kapan babang menganggu mu, Kyuu? Bukannya kau sibuk sendiri setelah scene tidur di tempat masing-masing tadi?
Kyuubi lirik jam dinding yang menggantung kemudian menyeringai tipis- entah apa yang terpikir- kemudian memejamkan mata. Kita lihat saja episode selanjutnya saat esok harinya :'V
=0=0=0=0=0=0=0=0=0=0=0=
||0||
||0||
DARE TO LOVE YOU
Genre : YAOI - ROMANCE - MATURE - 18+ - AU
Pair : Uchiha Itachi x Kurama Kyuubi human ver.
Warning : bahasa abal, gaje, humor garing, berbahaya untuk imajinasi
||0||
||0||
=0=0=0=0=0=0=0=0=0=0=0=
||0||
||0||
TO BE CONTINUE
||0||
||0||
Nah silahkan kalau mau ada yang bagi-bagi keripik nya.
Mo pedas mo sedengan, monggo aja, auth udah sedia es teh kok di sini siapa tau ntar bakal kepedesan :v
Dan gimana kira-kira nasib babang tamvan kita dalam menghadapi keanarkisan tuan cuncun kepala merah?
Baca kelanjutannya aja yak!
=RYUU=
