Pairing [Naruto NxRias G, Hinata H]
Rate : K
Genre : Romance, Humor
Disclaimer :
Naruto Masashi Kishimoto
Warning : Kalau tidak suka tidak usah baca dan maaf kalau saya salah karena saya baru pertama kali buat fic
Summary : Naruto pergi dari kota Konoha menuju kota Kuoh untuk melupakan masa lalunya berupa Cinta kepada Hinata
.
.
.
.
Chapter 4
Pukul 06.00
Dirumah Naruto
Terlihatlah Naruto sedang tertidur diruang tengah atau lebih tepatnya diatas sofa, yah diatas sofa dikarenakan kamarnya sedang diisi oleh dua gadis cantik, tapi kalau dilihat-lihat ternyata tidak ada dua gadis cantik tersebut dikamar Naruto.
'Aneh kenapa badanku terasa berat yah' Batin Naruto saat dia merasakan badannya sulit bergerak sambil belum membuka matanya
'Benda kenyal apa ini, ko terasa enak yah saat disentuh' Batin Naruto saat kedua tangannya meraba dan menekan sesuatu yang kenyal tersebut
"aaahhhh"
'Suara apa itu?' Batin Naruto penasaran
"UWAAAAAAA!!!" Teriak Naruto saat dia membukakan matanya dan terlihatlah dua gadis tersebut sedang menindihnya
"Ada apa sih ribut-ribut" Ucap Gadis berambut merah sambil mengucek matanya
"Ohayou Naruto-kun" Ucap Gadis berambut hitam saat dia terbangun akibat teriakan Naruto
"Ohayou endasmu!!!, ke-kenapa kalian bisa tidur disini, dan Astaga! ka-kalian telanjang!" Ucap Naruto panik, yah panik dikarenakan ada dua gadis cantik sedang menindihnya
"Bukannya, kau Naruto yang membawa kami kesini?" Ucap Rias sambil terus menempel didada kanan Naruto
"bu-bukan itu maksudku, Ka-kaliankan tadi tidur di kamarku, ke-kenapa kalian bisa tertidur disini?" Ucap Naruto tergagap
"Habisnya tadi di kamarmu gerah, dan soal telanjang kami tidak bisa tertidur kalau pake pakaian" Ucap Rias
"Bi-bisakah Ka-kalian menyingkir" Ucap Naruto sambil mencoba mendorong mereka berdua, Tapi Naruto salah saat mendorongnya
"Ahhhhh" Ucap mereka berdua saat Naruto mendorong dada mereka
"ara ara ternyata kau nakal juga yah Naruto-kun" Ucap Akeno dengan senyumnya
Yah saat seseorang berada diposisi Naruto. Pasti kebanyakan dari mereka langsung menerkam dua gadis cantik tersebut.
'Aku tidak mesum aku tidak mesum, Kau tidak sama Naruto dengan Kakekmu atau temanmu si Issei itu. Aku tidak mesum aku tidak mesum' Batin Naruto sambil menggeleng-gelengkan kepalanya
Rias dan Akeno yang melihat tingkah laku Naruto berniat ingin menjahilinya
"Apa yang kau pikirkan Naruto?. ah Apakah kau berfikiran bahwa kau ingin menyentuh kami?" Ucap Rias menggoda
"Ara ara kalau begitu sentuhlah kami" Ucap Akeno sambil menggoyangkan gunung kembarnya
Glek
Naruto yang mendengar itu langsung menegak ludahnya sendiri
' Tahan Naruto tahan, kau pasti bisa melewatinya' Batin Naruto agar tidak tergoda oleh Kedua Gadis tersebut
"Se-sebaiknya Ka-kalian menyingkir dari tubuhku?" Ucap Naruto gugup
"ara ara memangnya kenapa?" Ucap Akeno sambil terus menempel didada kiri Naruto
"Ka-karena a-ku ku-kurang nyaman dengan posisi be-be-begini" Ucap Naruto masih tergagap
"Kurang nyaman yah. Ternyata kau ingin lebih yah Naruto" Ucap Rias, lalu dia menggesekkan kakinya di selangkangan Naruto
"UWAA!!, a-apa yang ka-kau la-lakukan Senpai!!!?" Teriak Naruto panik saat Rias menggesekkan betisnya diselangkangan Naruto
Dan pingsanlah Naruto
"ara ara kau membuatnya pingsan Rias" Ucap Akeno sambil mencoba untuk berdiri "Sebaiknya kita segera mandi dan berpakaian Rias, karena kita akan kesekolah sekarang" Lanjutnya saat sudah berdiri
"Kau lupa yah Akeno, sekarangkan tanggal merah" Ucap Rias sambil terus mendekap tubuh Naruto
"oh Iyah aku lupa" Lupa Akeno "Kalau gitu, aku juga mau tidur lagi ah. Tapi sebelum itu, aku punya ide Rias" Lanjutnya sambil tersenyum mencurigakan
"Ide apa?" Tanya Rias penasaran
.
Skip
Pukul 06.30
Dirumah Issei
Terlihat Issei sedang berkaca sambil terus bergaya memamerkan ototnya yang kurus itu. dan setelah itupun dia mulai berpakaian seragam. lalu dia keluar dari kamarnya. dan Terlihatlah Ibu Issei sedang memasak lalu ibunya melihat dia yang mengenakan baju seragam
"Issei anakku, kenapa kau mengenakan pakaian seragam?" Ucap Ibunya Issei
"Ibu ibuku, Yah tentulah aku mau berangkat sekolah" Ucap Issei sambil meniru ucapan ibunya
"Issei anakku yang ibu sayang, sekarang kan tanggal merah nak" Ucap Ibu Issei
"Ibu ibuku yang, APA SEKARANG TANGGAL MERAH!!?" Teriak Issei saat dia tersadar dari ke tidak sadarannya :v
Duaakk
"Jangan berteriak didepan ibu Issei!!!" Ucap Ibu Issei setelah menjitak anak yang disayanginya
"Ittaiiiii Ibu, apakah kau ingin anakmu ini jadi bodoh?" Ucap Issei kesakitan
"Kau itu sudah bodoh Issei, mungkin kalau ibu menjitakmu mungkin kau akan pintar" Ucap Ibu Issei watados
Issei yang mendengar itu langsung sweatdrop berat, bagaimana ibunya bisa berfikiran seperti itu. Setelah itu Issei pun bergegas ganti pakaian dan dia ingin membuat pelajaran dengan Naruto karena berani membohonginya. Saat sudah sampai dirumah Naruto
tok tok tok
"Narutooo" Panggil Issei sambil meniru suara anak kecil saat memanggil seseorang didalam rumahnya :v
1 menit berlalu
'Ko tidak dijawab yah. Sebaiknya aku masuk saja' Batin Isseikeheranan 'Rupanya tidak dikunci' Lanjutnya saat membuka pintu rumah Naruto
"Naruto apakah kau didalam" Ucap Issei saat dia memasuki rumah Naruto dan saat Issei sampai diruang tengah
"UWAAAAAAA!!!" Teriak Issei panik saat dia melihat temannya sedang tidur ditindih oleh dua gadis cantik
"Siapa lagi sih yang mengganggu tidur kami?" Ucap Kedua gadis tersebut sambil mencoba untuk bangun dari sofa yang di tiduri oleh mereka bertiga
"Aduh siapa sih yang berteriak?" Ucap Naruto mulai bangun dari sofa
"NARUTO KAU KAU KAU!!!" Teriak Issei Ga jelas sambil menunjuk-nunjuk Naruto
"oh Issei ada apa?" Tanya Naruto yang belum sadar
"Kau! kau!! KAU!!!, Menghianatiku NARUTO!!!" Teriak Issei
"Maksudmu?" Ucap Naruto yang masih belum sadar
"Kau beraninya memperkosa MEREKA!!!" Ucap Issei sambil menunjuk Rias dan Akeno yang masih telanjang
"Memperkosa apa?. UWAAAAAAA!!! ke-kenapa Ka-kalian masih te-telanjang. UWAAA!! Dan ke-kenapa juga aku telanjang!!!" Panik Naruto saat sadar dari ke tidak sadarannya :v
"Seharunya aku yang bertanya seperti itu bodoh!, Apakah kau berani menghianatiku Hah!!!" Ucap Issei kesal
"Menghianati apa Issei, Aku tidak mengerti" Ucap Naruto bingung
"Waktu itu kau mengatakan bahwa kau tidak akan menyentuh wanita, sebelum aku menyentuhnya!!!" Ucap Issei asal
"Apa-apaan kau itu Issei. Aku belum pernah mengatakannya bodoh!!!. dan aku juga tidak memperkosa mereka!!!" Jelas Naruto sambil menunjuk Rias dan Akeno
Rias dan Akeno yang mendengar perdebatan mereka berniat untuk memperkeruh keadaan.
"Hiks Issei-kun, Naruto berbohong padamu hiks sebenarnya hiks Naruto itu memperkosa kami berdua secara bergantian hiks" Dusta Rias sambil menangis palsu untuk mengerjai Naruto
"hiks bahkan saat kami kelelahan hiks Naruto terus memaksa kami hiks untuk melakukan itu hiks dengannya" Ucap Akeno dan sedikit melebih-lebihkan.
cuuuuttt
Issei yang mendengar itu langsung mengeluarkan darah dari kedua lubang hidungnya. Tetapi Issei langsung tersadar akan kelakuan Naruto
"Naruto!!!, Kau beraninya memperkosa mereka!!!" Ucap Issei marah sambil berjalan mendekati Naruto
"Tu-tu-tunggu Issei, ini tidak seperti kau bayangkan" Ucap Naruto sambil melangkah mundur
"Jangan banyak bacot Naruto!!!, Kenapa! kenapa!! KENAPA!!!" Teriak Issei marah saat didepan Naruto lalu dia memegang kedua bahu Naruto
"ke-kenapa apa nya Issei?" Gugup Naruto, karena Issei kalau sedang marah menyeramkan juga
"Kenapa kau tidak mengajakku"
Gubrakkk
Semuanya terjatuh atas Ucapan Issei. Mereka pikir Issei akan menghajar Naruto, malah jawaban itu yang mereka dapatkan.
"a-ano senpai, sebaiknya kalian berpakaian dulu dan soal pakaian kalian bisa pake pakaianku yang ada di dalam kamar" Ucap Naruto yang pertama kali sadar
Setelah itu merekapun mengenakan pakaian didalam kamar Naruto dan Naruto pun mengenakan pakaiannya yang ditinggalkan dibawah sofa.
"Naruto apakah memang benar kau mem~"
"Jangan lanjutkan Issei. Tentu saja tidak" Potong Naruto
"Dan bagaimana bisa kau dan mereka tidur bersamamu?"
Naruto langsung menjelaskan kepada Issei tentang kejadian bagaimana bisa mereka telanjang dan tidur bersamanya. Dan setelah dijelaskan Issei hanya mampu manggut-manggut saja.
Setelah berpakaian Rias dan Akeno pun langsung keluar dari kamar Naruto dan berjalan ke ruang tengah
cuuuuttt
Darah keluar dari hidung Naruto dan Issei ketika melihat Rias dan Akeno memakai pakaian yang kebesaran
'Sial, aku jadi tertular mesumnya' Batin Naruto
'Ternyata kalau dilihat-lihat mereka lebih seksi kalau pakai pakaian seperti itu' Batin Issei nista
"Naruto, Kami lapar!, cepat sediakan kami makanan!" Ucap Rias memerintah seolah dia raja di rumah ini
"Apa!, ini rumahku bukan rumahmu yang mewah itu, jadi jangan seenaknya!" Ucap Naruto kesal seolah tahu rumahnya Rias
"Kau berani menolak ku!!!" Ucap Rias dengan diaurai malaikat pencabut nyawa
"Ba-baiklah" Ucap Naruto ketakutan
"Astaga dia itu sungguh ganas" Bisik Naruto sambil berjalan menuju dapur
"Aku mendengarnya kuning!" Ucap Rias kesal
"Bagaimana kalau aku jadi suaminya pasti aku dihajarnya tiap hari" Bisik Naruto lebih pelan
"Memangnya siapa yang mau jadi istrimu Duren!" Ucap Rias mendengar apa yang tadi Naruto ucapkan
Setelah itu Naruto mulai memasak. Bahkan aromanya sampai di meja makan. Setelah selesai Naruto pun langsung membawakan hasil masakannya ke meja ya dituju.
"Ini nyonya masakannya mohon maaf kalau tidak enak" Ucap Naruto menekan kan kata enak sambil menaruh semua masakannya ke meja makan
Setelah semua masakannya ditaruh mereka langsung mulai menyantapnya dengan tentram dan penuh hikmat :v.
"Masakanmu enak" Ucap Rias setalah selesai makan
"Yah tentulah enak, kau kan singa yang lagi lapar" Ucap Naruto keceplosan
"Apa Kau Bilang!!!"
"Kau kan punya telinga, jadi tidak perlu aku katakan lagi dasar tomat" Ucap Naruto masih belum sadar akan keceplosannya
Sring
Terlihatlah Rias rambutnya berkibar sambil memegang sebuah pisau yang didapatkannya dari meja makan.
"Apa kau ingin mati Naruto-kun" Ucap Rias sambil tersenyum manis dan berjalan mendekati Naruto
"UWAAAAA!!!. Se-senpai apa yang ingin kau lakukan de-dengan pisau itu!" Ucap Naruto ketakutan saat sadar dan mencoba menjauh dari Rias
"Apa yah, Ahhh aku tahu bagaimana kalau aku memotong penismu ITU!!!!" Ucap Rias mulai berlari ka arah Naruto
"UWAAA!!!, Selamatkan Aku Issei!!!" Teriak Naruto mulai berlari
Issei yang melihat itupun tidak berani untuk menghentikannya. Sementara Akeno yang melihat itupun tersenyum.
"ara ara mereka romantis sekali yah Issei-kun" Ucap Akeno yang masih dimeja makan bersama Issei
"ehhh, i-iya"
Dan terlihatlah rumah Naruto yang penuh keceriaan
"Naruto!!!, Jangan BERLARI!!!!" Ucap Rias sambil terus mengejar Naruto
"UWAAAAA!!!"
.
.
.
.
.
.
.
.
.
TBC
Saya janji Chapter depan akan saya panjangkan wordnya mungkin sampai 3k kalau yang ini hanya 2k dan terima kasih untuk kalian yang sudah membacanya
