Teacher's Problem 2
Ch 4: Let's Have fun!
.
.
.
.
Warning & Desclaimer: lihat di Ch 1.
1p!side
Bus yang akan membawa X-2 sedang melaju ke pedalaman Bengkulu. Sementara di belakangnya, ada 2 Bus. Yang satu Bus para pemberontak 8-19, dan yang satu lagi membawa kelas 8-19 asli. Di Bus X-2, Reivan lagi mainin Inf*nity Bl*de, dengan wajah kesal. "kenapa lo Van? Mendung gitu muka lo."kata Pacil. "kalo ada masalah cerita dong! Kan, kita temen!"kata Abi dengan suara kebapakan. "masalahnya, tadi pagi, gue, sama Mikado kena amuk si Hanny."kata Reivan. "terus?"Tanya Pacil kepo. "ya, elo bayangin aja. Adek gue yang paling kecil, ngamuk pake Cosplay pedangnya si King of Misfortune dari S*ngoku Bas*ra yang setiap hari dia asah sampai tajem, terus ngamuknya di bad mood lagi."jawab Reivan. "terus? Elo mati gak?"Tanya Abi yang tak sadar kalau dia telah menyerahkan nyawanya pada Russia versi Indonesia. "kalo gue mati" Reivan nyiapin tongkat pramukanya, "GUE GAK BAKAL ADA DISINI, BEGOO!"seru Reivan sambil ngamuk dengan aura ungu, serta tongkat keramatnya. "Ampun, Van! Pak Ivan, tolongin pak!"seru Abi yang disiksa oleh Reivan yang sedang Russia mode On. "da, Reivan, lepaskan dia."kata Ivan yang mau nggak mau harus melerai murid-muridnya. "там погибнем! Ini masalah saya, dengan orang ini!"kata Reivan sambil mendeath glare Ivan. "kamu ngelawan guru?"Tanya Ivan sambil menebar aura ungu, dan menyiapkan pipanya. "saya nggak bilang begitu lho, pak."jawab Reivan. Satu detik kemuian, terjadilah perang antara Ivan, dan Reivan dengan senjata masing-masing. Pipa beradu dengan Tongkat (?), dan entah darimana ada BGM sewaktu Ieyasu ngelawan Mitsunari di S*ngoku B*sara. Seluruh X-2 menonton pertarungan dua orang yang wajahnya kayak kembar, dan sayangnya, pertarungan di hentikan oleh sebuah seruan. "Hentikan!"seru Kiku. Mebuat Reivan, dan Ivan menghentikan pertarungan mereka.
"kita sekarang masih didalam bis, dan jika kalian banyak gerak, kalian bisa terjatuh!"omel Kiku. Sayangnya, Reivan nggak dengerin omelan gurunya, tetapi malah memperhatikan wajahnya Kiku, dan langsung disikut oleh Pacil. "maaf bu."kata Reivan terang-terangan, dan langsung duduk di kursinya. "Reivan-san, saya laki-laki."kata Kiku. "saya maunya Ibu cewek!"kata Reivan. "saya laki-laki, dan tidak mungkin saya perempuan."kata Kiku. "gimana kalau kita lempar koin saja? Kepala, bu Kiku itu cewek, ekor, Bu Kiku harus jadi cewek."kata Reivan yang diikuti seruan setuju dari teman-temannya. "da, bukannya itu sama saja?"Tanya Ivan. "beda."jawab Reivan. "sama"bantah Ivan. "beda bapak!"kata Reivan ngotot.
"Sama!"
"Beda!"
"Sama!"
"Beda!"
Dan Bus itupun dipenuhi dengan seruan Sama, dan Beda dari Ivan, dan Reivan.
2p!side
Hanny sedang membaca novel Heri Potretnya, Atir tidur, Raisa bengong, Mikado berkali-kali mengusap lengannya, Yuki asik main game di Hpnya, Fyro makan, Girl baca komik, Kevin ngeliatin Atir tidur, Arya ngeliat keluar jendela sambil nunjuk-nunjuk dengan sangat norak, Haikal lagi nyantet Yusuf karena mengkhianati cintanya#plakk. Maksudnya, karena nggak ngasih sesajen ke dia.*lo kira dia apaan?* "kenapa sih lo, Mike?"Tanya Fyro. "nih! Gara-gara ada orang yang bilang ke Hanny kalo gue sebarin aib kalo dia diopname di Rs, terus dia bakal nikah sama 2p!Japan."jawab Mikado sambil ngelirik Yuki yang cekikikkan mendengar jawaban Mikado. "salah sendiri nyebarin aib! Bang Ievan (panggilan Reivan bagi Hanny &Mikado) juga ikut-ikutan lagi!"gerutu Hanny sambil menatap Safa yang sedang asik minum darah. "Oi! Saf! Barangnya mana?!"seru Hanny. "mampus lu! Eh..Mampus lu.."Safa latah. "Sial lo Ny! Tapi, barangnya ada sama gue kok."lanjutnya sambil mangeluarkan beberapa tongkat, dan senjata sihir lainnya. "wuiss! Dah dateng nih! Gak sia-sia kita belajar sihir buat ngelawan Safanah, dan Puput."kata Atir yang langsung bangun secepat cahaya. "nih, buat Hanny gue kasih Kartu sihir, Atir, Kevin, dan Arya pake tongkat sihir, Haikal pake ini aja, Raisa pake Magical Bracelet (MB), dan Girl pake Magical Chakram (MC) aja ya."kata Safa sambil membagi-bagikan barang-barang sihirnya. "kok Chakramku mirip punyanya si Motonari ya?"Tanya Girl. "kok ada 4 jenis Kartu kosong?"Tanya Hanny. "OI! KOK GUE PAKE BONEKA VOODO?"seru Haikal. Atir, Kevin, dan Arya cuman bengong ngeliatin tongkat mereka.
"yahh, terima aja Girl, adanya cuman itu. Hanny, elo bebas ngedesain 4 jenis kartu itu sesuka lo, dan terserah kekuatannya apa. Dan, Haikal, elokan dukun kayak eyang subur."kata Safa enteng. "sebenarnya ada apaan sih?"Tanya Yuki bingung. "itu, ada Pemberontak. Dan, 2 orang dari pemberontak itu adalah penyihir. Jadi, kami telah bersiap dengan berlatih sihir."jelas Hanny yang tiba-tiba ngedenger suara aneh. "eh! Kok ada suara aneh dari kamar mandi?"Tanya Hanny. "mana aku tahu."jawab Fyro. "pak Kuro, sama pak Luci mana lagi?"Tanya Mikado. Semua saling berpandangan, dan segera berlari menuju toilet bus. Tapi sebelum mereka mendobrak pintu, pintu sudah dibuka oleh Luciano dengan senyuman aneh, dan langsung duduk di kursi untuk guru, sementara mereka melihat Kuro yang terduduk lemes dengan baju berantakan di toilet. "Bapak nggak ngelakuin…"Yuki speechless. "nggak bisa diterima!"seru Raisa, dan Hanny bersamaan. "emang kenapa Ny? Cemburu?"Tanya Kevin. "bukan, lagi ada adegan Yaoi kok nggak direkam sih? Kan bisa buat narik Icha balik kekita!"jawab Hanny, padahal cemburu dikit. "atau, untuk di jual ke Hungary."tambah Raisa.
"pak, gimana rasanya pak?"Tanya Fyro. "seperti melayang ke surga!"jawab Luciano. "emang bapak ngapain sama pak Kuro?"Tanya Haikal. "Oh, kami tadi sehabis-Ouch!"seru Luciano yang terkena lemparan sepatu dari Kuro. "jangan ngomongin itu ke anak-anak! Dan, ini fic yang berated T!"seru Kuro sambil Blushing. "biarkan saja. Lagipula, kau menikmatinyakan?"Tanya Luciano enteng. "kau memaksaku!"jawab Kuro. "tetap saja."kata Luciano dengan senyuman ala Francis. "Rated-M terdeteksi!"seru Atir. Dan, bus itupun segera diisi dengan teriakan heboh oleh Hanny dkk.
1p! & 2p! side
"nah, kita akan berjalan bersama dengan anak-anak X-2. Jadi dimohon tertib."kata Arthur. Kiku, yang sedari tadi memperhatikan Nii-sama kesayangannya, segera mendekati Kuro. "Nii-sama, Nii-sama kenapa? Kok megangin pinggang terus?"Tanya Kiku. "gara-gara Luciano!"jawab Kuro sambil mendeath glare Luciano. "pak! Bosen nih, pak!"seru Hanny setelah sekian lama berjalan. "kalau begitu kalian nyanyi aja, aru!"kata Yao. "nyanyi apa aja?"Tanya Girl. "tentu!"jawab Alfred yang segera disikut Christopher. "karena lagunya bebas, ayo kita menyanyikan lagu kelas kita, 'American Idiot' dari Gr*en day!"seru Hanny yang langsung menyanyikan lagu American Idiot. Setelah lagunya selesai, wajah Alfred, dan Christopher sudah mengandung amarah. "gimana kalo kita suruh Hanny nyanyi lagu Kagome Kagome ala Hatsune Miku dari V*caloid?"Tanya Atir. "ok!"jawab Hanny yang mulai bernyanyi.
hi no ataranu haikyo
mukishitsu na rouka
tsukiatari no heya ni
wasuraruru kodomotachi
(semua orang yang mendengar Hanny bernyanyi langsung merinding.)
anata ga kuru no wo
zutto mattetanda!
ureshii na! ureshii na!
nakayoku asobo?
(Mikado, dan Reivan menyesal karena lupa memperingatkan, bahwa nyanyian Kagome Kagome Hanny itu serem, karena Hanny menyanyikannya dengan emosi sesuai dengan lagunya)
kakome kakome
nigerarenu you ni
kakome kakome
nani shite asobu no?
yoake no ban ni
nakama ni nareru ne!
kagome kagome
"Ushiro no shoumen daare?"
fukaki mori no shisetsu
kinjirareta gijutsu
osanaki nouzui de
dekiru fushi no myouyaku
in no kodomotachi wa
sensei wo kakonde
warabeuta de asobu
"Kagome Kagome"
kakome kakome
maketa gakitachi wo
kakome kakome
nigerarenu you ni
yoake no ban ni
kubi wo kiriotose
kagome kagome
"Ushiro no shoumen daare?"
ude ga mogetemo atama ga tsuburetemo
shinenai kodomotachi
mujaki ni warau
kakome kakome
nigerarenu you ni
kakome kakome
anata mo nomou yo?
watashitachi to
eien ni asobou?
kagome kagome
"Ushiro no shoumen daare?"
Begitu Hanny selesai bernyanyi, Mikado, dan Reivan langsung berteriak, "Jangan Nyanyi lagu itu lagi!"
TBC
Hanny: okeh! Bales Review!
The Girl Writer: Halo! Yang soal UAS, saya ngarang. Soalnya saya nggak tahu soal UAS anak kelas 10 kayak mana. Iya, saya sudah baca kok, cerita Anda! BTW, apakah anda nge-Review lagi tanpa Log in? soalnya saya bingung ada 2 The Girl Writer.
Yuki Hiiro: Iya, saya sempat diOpname karena sakit. Terima kasih Infonya. Saya jadi bisa member pelajaran kekedua abang saya.
P.S: lanjutin Fic Jalan-Jalan di Indonesia, dan Indonesia School and the Nations dong!
Luciano Fyro: iya, anda masuk fic ini. Anda terkena penyakit males Review? Sama dong!#Plakk.
Cowboy-kun: trims atas Infonya! Dan, saya sudah baca cerita The Girl Writer kok!
Mikado: terima kasih sudah mereview! Semoga anda suka hint 2p!Itapan alias OTP saya!
Reivan: baiklah, dan pada akhir chapter ini, kami mengucapkan…
Trio Psyco (Hanny,Mikado, &Reivan): Please Review!
