.

.

.

Life (Kyumin family)

Drabble singkat tentang kehidupan Kyumin berserta si kecil Sandeul

Written by heyjinpark2015

Disclaimer: original by hyejinpark present

Warning: GS|OOC|Married life_Family|don't like don't read|plagiat not allowed|

Rate : T++

Happy reading

.

.

.

|Kissue|

Pagi diakhir pekan yang mendung, Sungmin sudah kedatangan tamu spesialnya di rumah. Kim Baro, anak laki-laki dari pasangan kim yang sudah ia anggap sebagai keponakannya sendiri atau lebih tepatnya, yang Sandeul anggap sebagai suami masa depannya.

Baro datang pagi-pagi sekali diantar oleh Yesung ayahnya karena ibunya harus mengawal para murid yang sedang study tour di Jeju-do dan ayahnya yang harus menghadiri rapat penting jadilah bocah lucu itu dititipakan ke rumah.

Baro membungkuk memberi salam saat Sungmin menyambutnya dengan senyum sumeringah.

"Anyeonghaseyo imo" ucapnya manis dan sopan,

"aigoo, uri Baro sudah datang" balas Sungmin mencubit pipinya yang memerah karena cuaca dingin. Bergegas ia pun menyuruh Yesung untuk masuk sebentar namun tampaknya pengidola Moon Gae yeong itu tengah diburu waktu.

Yesung membungkuk mensejajarkan tingginya dengan Baro, ia mencubit sekilas pipi anaknya, " appa kerja dulu nde jangan nakal dan jadilah anak baik" nasehatnya,

Namun…

Baro tampaknya enggan untuk melepaskan tangan sang ayah, "appa" cicitnya takut-takut

"hmm, wae?" tanya Yesung kembali berjongkok di depan Baro,

"Baro ikut appa saja ya, jebal appa!" rengeknya, "nanti Sandeul nakal lagi dengan Baro appa, hiks, Baro takut nanti Sandeul mengejar Baro dan memaksa untuk bermain rumah-rumahan lagi" rajuk bocah lelaki itu lagi.

Mendengar hal itu membuat Yesung malah melepaskan tawanya, "bukankah bagus itu artinya uri Baro sangat digilaikan! Cha, appa sudah terlambat, nanti omma dan appa akan menelpon jangan nakal arachi!" Yesung mengusap rambut anaknya yang masih betah menunduk, berpamitan sebentar pada Sungmin,

"Loh, oppa tidak mau sekalian sarapan dulu? Kyuhyun masih mandi" ucap Sungmin

"ani, salam saja" putus Yesung dan langsung meninggalkan Baro dengan gerakan menyemangati. Tidak tahukah jika sang putranya kini sedang mengatur nafas gugup.

"Baro-a kkaja" ajak Sungmin masuk.

"OPPA!" terdengar pekikan dari arah lantai atas, "Hei Cho Sandeul jangan berlari seperti itu, kau bahkan belum menyisir rambutmu!" itu Kyuhyun yang sedang kewalahan dengan tingkat keaktifan puterinya.

'deg'

Bagai sebuah radar, insting Baro menyiratkan jika ia sedang dalam zona bahaya sekarang sekarang, dan langsung saja, bocah jiplakan Yesung itupun langsung bersembunyi di punggung Sungmin.

"Imo" rengeknya meminta tolong.

" eh?" Sungmin hanya mengerjap saja saja melihat puterinya yang berlari di kejar Kyuhyun dengan membawa sisir.

"Jangan berlari-lari didalam rumah, aigoo coba omma lihat rambut Sandeul kenapa belum disisir begini oh?" dengan sigap entah bagaimana sekarang Sandeul ada di pangkuannya dan menyisir rambutnya. Kyuhyun yang tampak lelah lalu bersandar pada meja makan, dan menuju kulkas untuk mengambil air namun tiba-tiba saja,

"aigoo! Baro-a! kau mengagetkanku" ucap Kyuhyun terkejut saat melihat bocah itu bersembunyi dibalik kulkas,

"sssttt!samchon jangan bilang-bilang Sandeul aku disini" lirihnya berbisik

"Kenapa Baro-a?" tanya Kyuhyun dengan sengaja menguatkan suaranya, sedikit bersemirik juga rupanya ayah satu puteri ini.

"Baro Oppa" panggilan Sandeul barusan membuat kedua pria berbeda usia itu menoleh. Kyuhyun yang bersikap biasa saja dan tersenyum dan Baro yang sudah pucat setengah mati.

.

.

.

Beberapa saat kemudian…

"aigoo lihatlah mereka tampak sangat akrab Ming" decak Kyuhyun senang melihat puterinya tengah bermain di ruang tengah bersama Baro. Tanpa tahu jika bocah lelaki Yesung itu ingin cepat pulang.

"Oppa ini tehnya" Sandeul memberikan teh pada Baro dengan cangkir mainan berwarna pink lalu menyuapkan kue-kue lainnya kepada bocah itu.

"Sandeul ini terlaru banyak!"

"panggil Yeobo!" bentak Sandeul menyipitkan matanya memaksa, membuat Baro menghela nafas, miris…

"Yeo,yeobo" ucap Baro terbata-bata dan membuat Sandeul terpekik senang.

"Kau tahu, apa yang kau lihat tidak seperti yang kau fikirkan Sandeul appa" balas Sungmin membenarkan letak simpul dasi Kyuhyun dan merapihkan lagi jas Kyuhyun dari debu.

"cha tampan sekali uri Kyuhyun" cup, satu kecupan mendarat mulus di bibir sang kepala rumah tangga.

"cari uang banyak untukku dan Sandeul arachi" genit Sungmin dan langsung saja dibalas dengan jentikan di dahi mulusnya.

"Arachi Sandeul omma"

Sementara sang orang tua sedang berlovey dovey ria, Sandeul yang melihat adegan itupun langsung saja menyuruh Baro bangun.

"oppa bangun" pintanya,

"apa lagi" ucapnya pasrah,

'cup'

Manik sipit Baro terbelalak saat Sandeul dengan tiba-tiba mengecup bibirnya.

Manik sipitnya sudah memerah bibirnya juga sudah bergetar menahan tangis dan isakan.

Perlu diketahui Baro itu polos dan penurut semua yang ia dengar dan lihat selalu diingatnya baik-baik, termasuk saat neneknya Baro yang bilang padanya jika anak laki-laki mencium bibir wanita maka jantungnya akan copot, atau saat laki-laki melihat wanita telanjang maka laki-laki itu akan buta.

Dan pagi ini, Cho Sandeul mencium bibirnya.

Dan sekarang Baro merasakan jantungnya berdetak sangat kencang,

"eh tunggu dulu"

"Deg,deg, deg, deg,"

Tuh kan benar kencang sekali berdetaknya, jangan-jangan….

"HUweeeee ommma jantung Baro mau copot!"

'pyar'

Tangis Kim Baro pecah, menggema ke seluruh penjuru ruangan.

"hiks, hiks, oppa kenapa?" tanya Sandeul yang kaget dan ikut-ikutan menangis.

Ajhuma Byun seorang maid dirumah itupun datang menengok ke dua bocah yang sedang menangis riang itu.

.

.

.

"eugghhh Kyuhyunhh lepashhh" rengek Sungmin saat tangan-tangan jahil Kyuhyun meremas bagian tubuhnya.

Sesaat sebelum insiden Sandeul mencium Baro tadi, tanpa kedua anak itu sadari jika Kyuhyun sudah membawa Sungmn kembali mengunci kamar mereka, karena kamar mereka kedap suara jadilah sepasang insan yang tengah di mabuk asmara ini tidak menyadari hal yang terjadi diluar.

"Ming, kau ssangat cantik "

"ishh,cepat selasaikan Kyu babo kau harus bekerja kan, aigoo chakamanyo yeobo-aa"gertak Sungmin gelisah

"Yeobbo" desah Kyuhyun genit

.

.

.

"Huweee omma hiks,hiks,,,, jantung Baro copot, bunyinya tidak mau berhenti hiks hiks"

"oppa kenapa?"

"nde? apanya yang copot?" fikir ajhuma Byun bingung.

"HUWEEEEEEE"

.

.

.

Fin

.

Berminat? REVIEW juseyo ^^

Thanks for reading

.

Sign

-hyejinpark-

.