Author:

SYPark

Cast :

Do Kyungsoo (GS)

Kim Jongin

Park Chanyeol

Byun Baekhyun (GS)

Kim Jongdae

Xi Luhan (GS)

Oh Sehun

Xiumin (GS)

Pairing:

KaiSoo / ChanBaek/ HunBaek (GenderSwitch [GS}

Genre:

Hurt, Sad, Romance, Friendship, Love One Side, School Life

Rated:

T

Summary :

..Jika bukan aku tujuan pulangmu, jangan singgah walau sedetik, jangan datang walau hanya sekedar menyapa.

~Complicated~

Kyungsoo yang basah kuyub akibat hujan itu, berlari memasuki halte bus.

"Ah dingin sekali"

Kyungsoo menggigil. Tiba- tiba ada mobil yang melintas begitu cepat dan mengenai genangan air kotor didepan halte. Hampir Kyungsoo terkena cipratan genangan air kotor itu. Tetapi, ada sosok yang berdiri di depan Kyungsoo dan memeluknya.

"NEO?"

Ya. Kyungsoo berhasil terhindar dari air kotor itu karena...

.

.

.

.

"JONGIN?"

"Neo gwaenchana?" Tanya Jongin yang basah kuyub karena air hujan dan kotor karena air genangan itu.

"Ne.. "

"Omo.. nae maeumi…"

Kyungsoo masih terpaku ditempatnya. Ia bisa merasa kan getaran di hatinya.

"Aniya.. Andwae Kyungsoo ya! Kau tidak boleh jatuh cinta dengannya!"

"Aku akan mengantarmu pulang!"

"Tidak. Kau tidak perlu. Aku akan pulang sendiri naik bus. Terimakasih Jongin ah"

Kyungsoo berusaha menyembunyikan rasa deg-deg an nya.

"Jangan menolak. Aku tidak bisa membiarkanmu pulang dengan keadaan seperti itu. Janmkkanman."

Kali ini Kyungsoo tidak bisa menyembunyikan wajah meronanya.

"Annyeong.. Leeteuk ajusshi.. Ne.. Tolomg kirimkan satu mobilku dan satu supir untukku. Posisi ku sekarang ada di halte dekat sekolah. Gamsahamnida. "

Jongin menutup panggilannya. Tak lama kemudian, ia membuka handphone, menekan kontak Leeteuk Ajusshi , dan mengirimnya pesan singkat.

"Tolong bawakan sweaterku yang paling hangat."

Jongin melihat Kyungsoo yang kedinginan, menggigil. Kyungsoo meniup telapak tanganya dan menggosokkan satu sama lain. Tapi sepertinya, itu tidak menghasilkan kehangatan apa-apa.

Tiba-tiba, Jongin menarik tangan Kyungsoo agar mendekat padanya, lalu Jongin memeluk Kyungsoo.

"Setidaknya terlalu dingin" Ucap Jongin memeluk Kyungsoo.. erat.

Tak bisa berbohong lagi, detang jantung Kyungsoo berdegup lebih cepat dari biasanya. Wajahnya merona merah. Kyungsoo bahagia,

"Gomawo Kim Jongin"

.

.

.

.

.

"Jadi Sehun ah, appamu meminta eomma hadir di hari ulang tahunnya. Dan ia akan sangat senang jika kau juga hadir disana"

"Arasseo eomma "

"Eomma akan mengajak adik tirimu juga"

"Aku tidak yakin ia akan ikut dengan kita."

Wanita yang cukup tua itu menghela napasnya.

"Ia pasti ikut."

~Complicated~

Kyungsoo dan Jongin sudah berada di dalam mobil Jongin. Terheningan masih terjadi diantara mereka, sehingga Jonginlah yang memulainya.

"Alamat rumahmu dimana Soo?"

"Aku akan mengarahkannya. Nanti pertigaan sebelah sana ajusshi bisa belok ke kanan."

Jongin menatap Kyungoo dari sisi samping. Tidak berkedip. Seakan akan ia ingin memberhentikan waktunya demi untuk bersama Kyungsoo.

Tetapi, saat itu juga munculah bayangan sosok seorang Krystal. Ia masih mengunci hatinya untuk Krystal, meski sosok Kyungsoo mungkin sudah berdiri di depan - hati - nya.

" Soo ya.. Pakailah ini! Ku tahu kau masih sangat kedinginan"

"Aniya.. Nan gwaen.."

Perkataan Kyungsoo harus terhenti saat Jongin nekad untuk memakaikan sweater miliknya ke Kyungsoo.

"Gomawo" Kyungsoo tersenyum.

" Hari yang indah.. Gomawo Kim Jongin "

.

.

.

.

.

"Kyungsoo ya! Ah jinjjaa.."

"Wae?" Jawab Kyungsoo dari sebrang sana.

"Tadi, Jongdae meneleponku yaa walaupun hanya untuk membahas tentang tugas kelompok, setidaknya aku bahagia sekali.."

"Cukhae.."

"Aishh.. "

" Ah Baekhyun ah.. Berbicara tentang tugas kelompok, apakah kau tau aku sekelompok dengan siapa?"

"Ah.. Itu.. Apakah kau yakin ingin tahu dariku Kyung?"

"Ppali malhaebwa.."

"Seperti biasa Kyungsoo yaa, kau sekelompok dengan Park Chanyeol.."

" Dashi? " Kyungsoo menghela napasnya.

" Siapa lagi?"

"Tao -sshi rang…. Kim Jongin"

"MWOOO?"

"Cukhae Kyungsoo ya.. Kau harus berhati-hati dengan salah satu namja itu.."

"Nugu…"

".….."

Sambungan terputus.

"Annyeong Baekhyun ah.. Ck.. Neo jinjja.."

TOK..

TOK..

TOK..

"Kyungsoo yaa?"

"Ne eomma? Masuklah.. Tidak ku kunci"

Eomma Do masuk kedalam kamar Kyungsoo, Ia pun duduk di pinggir tempat tidur Kyungsoo.

"Soo ya.. Eomma dengar, tadi di sekolah kau pingsan? Apa sakit itu datang lagi?"

Kyungsoo terkejut dengan pertanyaan eomma nya, sejujurnya, Kyungsoo sangat benci jika eommanya membahas tentang apa yang terjadi pada nya.

"Eomma dengar kabar itu dari mana? Baekhyun kah ? "

"Ani. Wae? Eomma salah dengar sepertinya ya?"

"Malhaebwa eomma! Kau dengar kabar itu darimana?

Nada berbicara Kyungsoo sedikit meninggi.

"Mian. Sehun memberitahu eomma"

"Sehun? Aish Oh Sehun jeongmal…"

"Jadi.. Itu benar Kyungsoo ya?"

Mata wanita separuh baya itu sudah merah berair.

"Kundae.. Nan gwaen.."

"NEO GWAENCHANA ANIYA DO KYUNGSOO!"

Tangis Eomma Do pecah. Ia sangat khawatir dengan keadaan anak sematawayangnya.

"Kajja kita kerumah sakit"

"Shireo eomma"

"Jika kau seperti ini terus, kau tidak akan sembuh Soo ya. Jebal, lakukanlah demi eomma.."

Kyungsoo membalas tatapan khawatir eommanya kini, tak bisa menahan lagi, air mata Kyungsoo menetes. Kyungsoo menunduk.

"Eomma.."

Akhirnya Kyungsoo menuruti permintaan eommanya. Kyungsoo sangat mencintai eommanya. Satu-satunya pahlawan yang ia miliki sekarang. Kyungsoo telah kehilangan Appa nya sejak ia duduk di tingkat Junior High School, dan Kyungsoo pun menyetujui dengan pilihan eommanya untuk menikah lagi, Kyungsoo mendukung apapun kebahagiaan eommanya, walaupun dengan orang yang salah. Orang yang sangat Kyungsoo benci. Walau seperti itu, Kyungsoo tetap membiarkan kebahagian eommanya karena Kyungsoo tahu dirinya hanya menyusahkan eommanya dengan penyakit yang di deritanya.

" Aku benci rumah sakit! Itu tidak membuatku sembuh, tidak membuatku semakin kuat. Justru membuatku terlihat menjadi makhluk yang sangat lemah. Eomma, mian jika aku berbohong"

~Complicated~

"Have a nice day, Do Kyungsoo"

Seorang namja meletakkan sekotak makanan sehat untuk Kyungsoo, sebotol susu vanila, dan tak lupa sebatang lollylop Caramel. Ya, mantan namjachingu Kyungsoo lah yang meletakan semua itu di atas meja Kyungsoo.

.

.

.

.

.

Kyungsoo sedang jalan menuju ke kelasnya tumben sekali, pagi ini Kyungsoo hanya seorang diri tanpa Baekhyun yang biasa menemaninya.

"Kyung.."

"Mau apa kau Oh Sehun?"

Tanya Kyungsoo dengan nada yang ketus kepada Sehun yang berdiri tepat di depannya.

"Kau pulang dengan siapa kemarin?"

"Itu tidak penting bagimu!"

Kyungsoo berjalan melewati Sehun. Tiba-tiba, Sehun menahan Kyungsoo dengan memegang tangannya.

"Kita ke rumah sakit!"

"Shireo! Siapa memangnya kau mengajakku kerumah sakit huh ? aku tidak ada hubungan apa-apa denganmu, bodoh! Bikyeo!"

Kyungsoo berusaha melepaskan genggaman tangan Sehun, tetapi, tenaga Sehun lebih kuat daripada Kyungsoo.

"Kyungsoo ya.. Aku tidak akan membiarkanmu menderita dengan penyakit itu! Kajja kita kerumah sakit.. Aku ak…"

" DENGAN HADIRMU DI HIDUPKU SAJA SUDAH MEMBUATKU MENDERITA OH SEHUN!"

Kyungsoo berteriak, matanya memerah dan berair menatap Sehun yang hanya terdiam di tempatnya. Genggamannya pada Kyungsoo perlahan-lahan terlepas.

"Kyungsoo neo gwaenchana?" Tanya Baekhyun yang datang sambil tergesa-gesa karena mendengar teriakan Kyungsoo yang menggema di kooridor sekolah. Baekhyun datang bersama Chanyeol.

"Chanyeol ah, bawa dan tenangkan Kyungsoo ppali! Aku akan bersama Sehun" Kata Baekhyun yang langsung berdiri di antara Kyungsoo dan Sehun. Chanyeol hanya mengangguk dan membawa Kyungsoo pergi dari sana.

.

.

.

.

.

Baekhyun membawa Sehun menenangkan diri di rooftop sekolah. Tempat favoritenya.

"Sebenarnya, kau dan Kyungsoo kenapa eoh ?"

"Ani…"

"Heishhh jujur saja denganku Oh Sehun.. Mungkin saja aku bisa membantu.. "

"Neo andwae.."

"Dasar namja berdarah dingin!"

"Biga naerigo eumagi heureumyeon..Nan dangsineul saenggakhaeyo"

"Suara itu…"

"Omo! Luhan Sunbaenim!"

Tanpa basa-basi, Baekhyu berlari menuruni rooftop meninggalkan Sehun.

.

.

.

.

.

"Wae.. Dia kembali..?"

T.B.C

.

.

.

.

Kyaaa chingudeul… Masih penasaran kah tentang mantan Kyungsoo…

Mau cepet-cepet diungkapin, atau mau nanti aja?

Ini belum serumit chapter-chapter selanjutnya!

Enjoy! Review nya jangan lupa ya!

Gomawo

Page 7 of 7

Credit Application Form