Ice Cream
Warning : Typo and miss typo, alur membingungkan, ejaan tidak sesuai EYD.
BoySLove, Yaoi,BoyXBoy.
NO COPAS AND PLAGIARISM...
sorry for OOC!
Happy Reading^^
"Hyukkie, aku ingin makan ice cream.." Donghae merengek pada Lee Hyukjae, namja manis yang sialnya harus mempunyai namja chingu childish yang berkebalikan dengan visual dan otot di tubuhnya.
"Hae-ah, kau ingin makan ice cream, eoh?" Tanya namja manis itu pada Donghae, dan di balas oleh anggukan dari Donghae. "Hm, tunggu ne.." Hyukjae segera meninggalkan Donghae untuk mengabulkan permintaanya.
beberapa menit kemudian...
" Taraa~~" Ucap eunhyuk sambil berputar-putar, menunjukkan dirinya pada donghae. Melihat tingkah Hyukjae, Donghae menautkan alisnya bingung. "Hm, waeyo Hyuk? Mana ice cream ku?"
Hyukjae cemberut, dia melipat tangannya di dadanya "Yak, haek! Kau tak lihat? Aku sudah seperti ice cream, taukk! lihat, manis kann?" Hyukjae mengedip-ngedipkan matanya genit ke arah Donghae.
"Hee, Ice cream?" Donghae masih bingung tentang ucapan kekasih manisnya ini. Ia memperhatikan Hyukjae dari atas sampai bawah. Hyukjae-nya kini tengah memakai kemeja berwana merah muda dan rambutnya yang blonde itu ia tata rapih dan menyelipkan pita berwarna senada dengan kemeja yang ia pakai di rambutnya. kalau di lihat-lihat Hyukkie-ku memang seperti Ice cream, manis.. apalagi bibir plumnya itu, kkkk.. Donghae membatin, tiba-tiba smirk evil pun muncul di bibir Donghae.
"Hyukkie, kau ini Ice cream,eoh? " Donghae bertanya pada Hyukjae, dan dia segera merengkuh pinggang ramping Hyukjae, membawanya dalam dekapan hangatnya.
"Eung, tentu. Bukankah aku terlihat manis seperti Ice cream? " Hyukjae mengangguk cepat, meyakinkan pada kekasihnya. "Lalu, buat siapa? "
"Eh?" Hyukjae sedikit bingung, di fikirannya, bukankah tadi Donghae yang meminta Ice cream, sekarang kenapa ia malah menanyakan untuk siapa. Dia berpikir jika Donghae-nya ini aneh! "Tentu untukmu Hae, bukankah tadi kau meminta Ice cream?"
"Untukku ya? Baiklah, jadi aku boleh memakan ice creamku, kan?" Donghae berbisik di telinga Hyukjae dan mengecup cuping Hyukjae, dan itu berhasil membuat tubuh Hyukjae bergetar. "Ah~ Hae.." Hyukjae memejamkan matanya saat Donghae dengan sengaja memilin nipple Hyukjae dan menyelipkan satu tangannya kedalam celana Hyukjae, meremas bongkahan kenyal milik Hyukjae.
"Bukan itu maksudku, mesum!" Donghae tak mendengar Hyukjae dan kembali mengerjai nipple Hyukjae, dimana itu titik tersensitif kekasihnya. "Eungh, Haek.. di situ, akhh~" Tubuh Hyukjae melemas saat Donghae tak hentinya memilin tonjolan kecil di dadanya.
Donghae mengangkat Hyukjae ala bridal dan membawanya ke kamar. Donghae menindih Hyukjae dan memagut bibir plum Hyukjae, melesakkan lidahnya dan mengajak sang tuan rumah untuk beradu. Ciumannya perlahan turun, kini lidah Donghae tengah meng-ekspose leher jenjang Hyukjae dan meninggalkan tanda kepemilikkan yang mungkin akan hilang sekitar tiga minggu.
Jemari Donghae perlahan membuka kancing kemeja Hyukjae, dan saat kancing kemeja itu telah tanggal semua, Donghae memperhatikan tubuh indah di hadapannya. Tubuh ramping yang berbalutkan kulit lembut dan dua tonjolan merah muda yang menegang. Bagi Donghae, tubuh Hyukjae adalah karya terindah tuhan untuknya.
"Haek~ jangan melihatku seperti itu, mesum!" Donghae terkekeh kecil melihat wajah Hyukjae yang merah merona "Aku mesum karna mu, Hyuk"
"Enggyah~~" Hyukjae tak bisa menahan desahannya saat Donghae dengan keras meyedot nipplenya secara tiba-tiba. Ditambah adik Hyukjae yang tengah Donghae usap lembut, semakin membuat tubuh Hyukjae bergetar hebat.
Donghae membuka zipper milik kekasihnya, dan mengeluarkan penis kecil Hyukjae yang mulai basah. Donghae mulai memasukkan penis Hyukjae dalam mulutnya, melakukan blowjob. sementara dia mekakukan blowjob, Donghae membuka paha Hyukjae dan memasukan beberapa jarinya kedalam lubang Hyukjae. Tubuh Hyukjae melengkung seperti busur saat dia menerima rangsangan di dua titik sekaligus.
Tangannya bergerak gusar di helai rambut Donghae saat ia ingin keluar "Hae, eungh.. aku-aku inguin keluarr, akhh!" Tubuh Hyukjae semakin lemas, dia terengah saat mengali klimaks pertamanya.
"Hyuk, aku tak tahan, aku akan masuk.." Donghae mengeluarkan peniasnya yang tengah ereksi, mengocoknya sebentar sebelum akhirnya memasukan miliknya ke lubang Hyukjae.
"AKHH!"
Tubuh Hyukjae bergetar saat milik Donghae langsung menumbuk tepat sesuatu di dalam dirinya..
THRUST..
THRUST..
Donghae menggerakkan penisnya keluar masuk lubang Hyukjae. "akhh~ Hae! ugh" Hyukjae merasa kepalanya terasa pening dan perutnya terasa terkocok dan akhirnya Hyukjae Klimas untuk yang kedua kalinya.
"HAEE~"
Donghae merasa lubang Hyukjae menyempit saat Hyukjae klimas, membuat penisnya terasa seperti di remas. Dan membuat Donghae menyusul Klimas Hyukjae..
Keduanya masih terengah sehabis melakukan kegiatan intim tadi. Donghae berbaring di sebelah Hyukjae dan memeluk Hyukjae dari belakang. "Gomawoyo, Ice cream terlezat ku.."
Chu~
Donghae menaikan selimut, dan menutupi tubuh telanjang mereka dengan selimut dan mereka pun terlelap.
.
.
END
Maaf karna jarang update, maaf juga dengan cerita yang masih belom ada lanjutannya.
jeongmal mianhae..
*Bow^^
Omake
Dongek merengek pada Eunhyuk "Aku ingin makan ice cream, Hyukk" Eunhyuk mengeleng dan berjalan ke arah dapur dan dia membawakan Donghae semangkuk Ice cream. "Ini!" Donghae menolak dengan mentah ice cream yang Eunhyuk berikan. Dia memasang wajah cemberut dan menggeleng. "Bukan Ice cream yang ini~"
"Aku ingin Ice cream manisku yang ada di depankuu!" Hyukjae membelalakkan matanya, baru kemarin mereka melakukan ikeh-ikeh.. masa sekarang ikan mesum itu sudah mengingunkan lubangnya kembali. Bokongnya saja saat ini masih terasa sakit, dasar! "Tidak! jatah Ice cream mu sudah habis, kau sudah memakannya kemarin bukan? jadi lupakan!"
"Tapi, Hyukk.."
"Aku tak pedulii~" Hyukjae meninggalkan Donghae, dia masuk ke dalam kamar dan menguncinya.
"Ice cream kuhhh~ bukaa~"
