Empty Heart 4
(The Truth)
WARNIG: CHAPTER INI AGAK SADIS, ALUR GAK JELAS, HAMBAR N MEMBOSANKAN
Don't Like Don't Read
TYPO
Inspirasi dari mana-mana bahkan semua FF yang pernah saya baca. Ada banyak. Banyak sekali sampai ratusan FF bahkan inspirasi datang dari yang Review. Tapi Ide murni dari otak saya yang sedang dilanda kejenuhan.
.
Enjoy Reading
Previous
"Nu.. nu.. guseyo.. ap.. apa yang ingin.. kau lakukan pa.. daku?" tanya Kyuhyun dengan nafas yang tercekat. Kyuhyun takut sekarang. Ia tidak akan bisa melawan orang itu dengan kondisinya sekarang. Saat ini ia hanya berharap Donghae atau siapapun datang untuk menyelamatkannya. Pandangan Kyuhyun mengabur akibat rasa pusing yang menyerang kepalanya. Dengan sekuat tenaga Kyuhyun mencoba menepisnya dan mempertahankan kesadaran yang ia miliki.
Next
Orang tersebut menyeringai sinis dibalik masker yang menutupi mukanya dan menatap Kyuhyun dengan tatapan yang tajam. Mendekat kearah Kyuhyun secara perlahan. Hal itu tentu saja membuat Kyuhyun mengundurkan langkahnya dengan menyeret tubuhnya ke belakang.
"Apa yang akan kulakukan?" kata orang tersebut sambil terus mendekat kearah Kyuhyun dan mematikan saklar lampu sehingga ruangan tersebut menjadi gelap dan hanya terdapat cahaya dari luar jendela namun cukup membuat seisi ruangan tersebut masih terlihat jelas dan membuat suasana menjadi mencekam untuk Kyuhyun.
"tentu saja membunuhmu bocah... seperti... aku membunuh Eomma dan hyungmu." Kata orang itu lagi dengan suara serak dan beratnya.
"MWO...?" hal itu membuat Kyuhyun terbelalak kaget dan tidak percaya dengan apa yang didengarnya barusan. Jadi selama ini kedua orang tuanya meninggal karena sabotase kecelakaan itu.
"hahaha... kau kaget. Rasanya senang melihatmu merasa bersalah selama enam bulan ini Kyuhyun ah." Kata orang tersebut yang sekarang tepat berada dihadapan Kyuhyun dan Kyuhyun yang sudah terpojok dalam dinding ruangan tersebut.
"ke.. ke..napa kau me..lakukan ini semua?" tanya Kyuhyun dengan nada bergetarnya tapi juga rasa penasarannya. Sungguh ia sudah tidak bisa bernapas dengan normal sekarang. Matanya mulai berair. Orang itu seperti sosok monster hitam besar yang siap menerkamnya kapan saja. Mata kyuhyun semakin terbelalak kaget saat orang itu mengeluarkan benda putih berkilau tajam yang diambil dari saku celananya.
"perlukah aku menjelaskannya karena kau harus mati sekarang." Kata orang tersebut sambil mengarahkan pisau lipatnya dan menggores dagu Kyuhyun. Dan hal itu membuat Kyuhyun mengerang kesakitan. Sungguh Kyuhyun bahkan sudah tidak memiliki tenaga sama sekali dengan kondisinya sekarang.
Orang tersebut siap menancapkan pisaunya ke jantung Kyuhyun tapi Kyuhyun dengan sigap berguling kesamping namun tetap saja pisau tersebut tetap menggores lengannya. Darah sudah mengalir deras dari lengan Kyuhyun. Kyuhyun ketakutan sekaligus merasakan kesakitan yang membuat seluruh tubuhnya menggigil. Hal itu membuat orang yang berpakaian serba hitam itu tampak menggeram marah karena gagal menusuk Kyuhyun.
Kyuhyun ingin berteriak meminta tolong sekarang tapi hal itu entah mengapa tidak bisa ia lakukan. Kyuhyun mencoba bangkit dengan memegang lengannya yang berdarah dan mendorong orang tersebut dengan kakinya sehingga orang bepakaian hitam tersebut kehilangan keseimbangan dan pisau yang dipegangnya terlepas dari genggamannya. Memanfaatkan kelengahan tersebut Kyuhyun berusaha dengan sekuat tenaga berlari kearah pintu dan membuka pintu tersebut. Tapi belum sempat ia lakukan orang tersebut memegang kaki Kyuhyun dan membuat Kyuhyun jatuh tersungkur lagi.
Kyuhyun sekarang sudah terbaring lemah dilantai yang dingin dengan pandangan yang kabur. Orang tersebut menyeringai tajam melihat keadaan Kyuhyun sekarang. Orang tersebut menjambak rambut Kyuhyun dengan kerasnya hingga membuatnya kesakitan lagi.
"Kau berani melawanku? Akan aku buat akhir hidupmu mengerikan Kyuhyun ah." Katanya penuh penakanan dan melepaskan jambakan rambutnya. "bahkan dengan tangan kosongpun aku mampu membunuhmu Kyuhyun ah." Kata orang tersebut dan kedua tangannya beralih keleher Kyuhyun dan mencekiknya dengan sangat kuat. Hal itu membuat Kyuhyun tidak bisa bernafas dan mencoba melepaskan tangan orang tersebut dari lehernya dengan tangannya.
Kyuhyun merasa sudah tidak bisa bernafas sekarang. Dia tidak bisa merasakan oksigen yang mengalir keotaknya. Kesulitan untuk menghirup udara disekitarnya. Inikah akhir dari hidupnya. Rasanya sakit sekali. Paru-parunya sudah tidak bisa memasok oksigen karena cekikan tangan orang itu. Kenapa belum ada orang yang menolongnya. Mulut Kyuhyun terbuka bermaksud meminta tolong dan mencari udara.
'Hyung Jebal tolong aku' mata Kyuhyun sudah berair. Ia menangis sekarang. Haruskah ia mati dengan cara seperti ini. Mengenaskan. Mati ditangan seseorang yang bahkan ia tak tahu siapa. Mati dibunuh seperti Eomma dan Hyung-nya. Matanya benar-benar memancarkan sinar yang redup dan siap akan tertutup kapan saja.
Samar-samar ia mendengar ada orang yang mengetuk pintu. 'Donghae hyung, tolong.' Kyuhyun berharap orang yang datang itu adalah Donghae. Ia merasa dengan tenaga yang tersisa masih ada secelah harapan untuknya menyelamatkan diri.
Kyuhyun mencoba mencari sesuatu dan ia menemukan pisau yang tergeletak disampingnya dengan tenaga yang tersisa Kyuhyun mengarahkan pisau tersebut ketangan orang yang mencekiknya dan hal itu membuat orang tersebut melepaskan tangannya dari leher Kyuhyun.
"ARRRGH..." Kata orang tersebut mengerang kesakitan.
Hal tersebut dimanfaatkan Kyuhyun untuk meraup oksigen sebanyak-banyaknya. Nafas Kyuhyun sudah tersenggal-sengal dan tidak bisa bernafas dengan teratur sekarang.
"Hae hyung tolong." Kata Kyuhyun sebeleum ia menutup matanya. Rasanya sudah sangat berat untuk Kyuhyun jika ia ingin mempertahankan kesadarannya. Semua dunia Kyuhyun berubah menjadi kegelapan yang sempurna.
Tok tok tok
Tok tok tok
"Kyu.. Kyuhyun ah. Kau ada didalam? Kenapa gelap? Bukalah pintunya." Kata Donghae yang baru sampai dirumah Kyuhyun.
Tok tok tok
Tok tok tok
Donghae masih terus mencoba mengetok pintunya. Tapi tidak ada respon yang ia terima. Apa Kyuhyun tidak ada dirumahnya. Tapi Donghae berpikir itu tidak mungkin karena Kyuhyun sebelumnya menelponnya bahwa ia akan menunggunya dirumahnya.
Tok tok tok
"KYU..." Donghae berteriak agak keras. Mungkin Kyuhyun tidak mendengarnya.
Sampai...
"ARGGHHH.."
Donghae mendengar suara orang kesakitan dari luar pintu rumah Kyuhyun.
"Hae hyung tolong.." samar-samar ia juga mendengar suara Kyuhyun minta tolong padanya. Tanpa berpikir lebih lama lagi Donghae langsung mendobrak pintu rumah tersebut.
BRAAKK
Setelah pntu yang didobraknya terbuka, alangkah terkejutnya Donghae melihat Kyuhyun yang tergeletak tak sadarkan diri di lantai rumahnya sendiri dengan darah yang menghiasi lantai. Donghae mendekat kearah Kyuhyun yang sudah tidak sadarkan diri. Mata Donghae berair mendapati keadaan Kyuhyun yang mengenaskan dan jauh dari kata baik-baik saja sekarang. Ia melihat luka tusukan diperut Kyuhyun. Donghae segera menutup luka itu dengan melepaskan jaketnya dan menekan lukanya agar tak banyak lagi darah yang keluar.
Donghae mengecek nafas Kyuhyun dan nafasnya terdengar berat dan sangat lemah. Donghae melihat sekitar sudah tidak ada orang lagi diruangan ini tetapi terdapat jendela yang terbuka lebar. Donghae marah siapa yang tega melakukan ini pada dongseanyanya. Tanpa berpikir panjang lagi donghae memanngil 119 dan tak lama setelah itu ambulance datang dan membawa Kyuhyun ke rumah sakit.
'Jebal bertahanlah Kyuhyun ah' lirih Donghae. Perasaannya sungguh kalut melihat Kyuhyun seperti ini.
.
At Hospital
Donghae menunggu harap-harap cemas dengan perasaan yang sangat khawatir tentunya menunggu Kyuhyun yang sedang melakukan Operasi diruangan Instalasi Bedah darurat di Rumah sakit Busan. Donghae tidak habis pikir siapa yang berniat mencelakai dongsaengnya dan menghilangkan nyawanya. Sebenarnya apa motif orang tersebut melakukan itu. Apakah dia ingin merampok? Tapi Donghae pikir rasanya itu tidak mungkin. Tidak ada barang yang hilang dari Rumah Kyuhyun.
Derap langkah terdengar dilorong Rumah sakit bertanda ada dua orang yang datang menghampirinya. Donghae menyerngit melihat dua orang yang tidak dikenalinya tersebut. Orang tersebut berjalan kearahnya dan membuatnya semakin heran. Tapi salah satu orang tersebut memakai seragam sama dengan Seragam sekolah Kyuhyun. Apa dia temannya Kyuhyun?
"Chogiyo.. Apa benar yang didalam adalah Kyuhyun?" tanya orang yang berpakaian seragam sama dengan Kyuhyun kepada Donghae.
"Nde.. kamu benar, tapi apakah kau teman Kyuhyun? Seragam kalian sama." Tanya Donghae.
"Nde, aku hyungnya Kyuhyun. Kibum, Kim Kibum imnida." Sambil mengenalkan dirinya dihadapan Donghae.
"hyung? Tapi kalian seumuran sepertinya?" Donghae masih tidak percaya.
"Mianhamnida tuan. Pasien Kyuhyun ssi sekarang dalam keadaan kritis ditengah operasinya dan sekarang Pasien membutuhkan tranfusi darah apakah ada saudaranya yang dapat memberikan tranfusi darah secara langsung? Akan sangat lama jika menunggu Kiriman darah dari pusat karena persediaan Rumah sakit mungkin tidak cukup." Kata salah satu perawat yang keluar dari ruang Operasi dan menyela perkataan Donghae.
"Ambil darah saja suster. Mungkin darahku sama dengan Kyuhyun saya saudara kembarnya." Kata Kibum cepat.
Tidak lama setelah itu Kibum masuk ruang pemeriksaan untuk mengecek darah dan untungnya walaupun mereka kembar tidak identik tapi golongan darah mereka sama. Kibum memasuki ruang operasi dan melihat Kyuhyun yang menutup matanya sedang menjalankan Operasi karena tusukan pisau yang diterimanya.
'Bertahanlah saeng.. hyung akan meyelamatkanmu'
Didalam ruangan tersebut terdapat sepasang saudara kembar yang salah satunya mungkin berjuang melawan kematiannya dan mencoba bertahan hidup dan yang satunya berusaha menyelamatkan saudaranya dari kemungkinan terburuk yang terjadi melalui darahnya.
.
Di luar Ruang Operasi
"Saudara kembar?" tanya Donghae kepada orang yang saat ini sedang duduk disebelahnya. Dia sungguh tidak mengerti dengan situasi sekarang ini. Kyuhyun yang mengalami kejadian buruk ini dan ada orang yang datang mengaku sebagai saudara kembar Kyuhyun. Pasalnya Donghae memang tidak tahu jika Kyuhyun memiliki saudara selain Jungsoo. Dan lagipula Donghae berpikir wajah mereka sama sekali tidak mirip.
"ne, mereka kembar non identik dan aku juga hyung mereka berdua" Kata Heechul yang tidak bisa menghilangkan raut cemasnya sambil memberikan penjelasan ke Donghae.
"Hyung? Jadi Kyuhyun memiliki hyung lain selain Jungsoo?" Kata Donghae lirih. Ah setidaknya Donghae berpikir tidak terlalu khawatir lagi dengan Kyuhyun karena memiliki keluarga yang lain. Tapi entah kenapa Donghae merasa sedih. 'apa Kyuhyun tidak membutuhkan kehadiranku lagi setelah kedatangan mereka?'. Tapi Donghae tidak mau berpikir macam-macam dan menjauhkan pikiran tersebut. Karena yang paling terpenting sekarang adalah kondisi kesehatan Kyuhyun yang sudah ia anggap sebagai dongseng-nya sendiri.
"orang tua kami bercerai ketika kita masih kecil itulah yang membuat kami terpisah. Aku tidak tau apa yang dialami Kyuhyun selama kami tidak bersama. Apa ia hidup dengan baik? Kenapa Jungsoo Hyung dan Eomma meninggal? Banyak hal yang sudah aku lewatkan bahkan kami tidak sempat bertemu." Kata Heechul dengan tatapan sendu.
"Ini semua terlalu berat untuk Kyuhyun. Dia selalu menyalahkan dirinya sendiri karena kecelakaan itu. Aku bahkan sudah meghiburnya jika yang terjadi bukan kesalahannya." Kata Donghae.
"Sebenarnya apa yang terjadi Donghae ssi? Bisakah kau menceritakan semua yang kau ketahui padaku?" Pinta Heechul kepada Donghae.
Hari itu sambil menunggu Kyuhyun operasi dia menceritakan semua yang ia ketahui kepada Heechul. Ia rasa sebagai Hyung-nya, Heechul harus tahu apa yang dialamai dongsaengnya. Karena ia yakin bahwa Kyuhyun tidak akan sanggup menceritakan sendiri kepada saudaranya.
Heechul cukup terkejut dengan penjelasan yang diberikan Donghae. Ia juga berusaha untuk tidak menyalahkan Kyuhyun dalam keadaan ini. Tapi ia juga tidak memungkiri kejadian ini membuatnya terpukul kehilangan orang yang ia rindukan selama ini. Entah benar atau tidaknya bahwa kecelakaan yang dialami Kedua keluarganya dan Kyuhyun adalah sebuah kesengajaan dan saling berhubungan.
"oh Hyung, bolehkah aku memanggilmu seperti itu? Kenapa kalian berdua bisa berada disini?" tanya Donghae.
"Ah itu...
Flashback
Heechul dan Kibum sekarang berada dalam mobil mencoba mencari penginapan di daerah Busan. Tetapi sebelum itu mereka juga sedang mencari sebuah restoran untuk makan malam. Karena Heechul tahu pasti Kibum tidak sempat makan karena terlalu memikirkan keadaan Kyuhyun.
Akhirnya mereka sampai di restoran sederhana yang menjual beraneka ragam makanan Korea. Mereka cukup tertarik dengan desain restoran yang sederhana tapi dengan suasana yang membuat hangat dan nyaman. Restoran yang bernama 'Little Family' nama yang unik dan sering di sebutkan Eomma mereka dulu bahwa mereka adalah 'Little Family' yang bahagia.
Mereka memesan samgyetang dan bibimbap untuk dimakan. Makanan yang disajikanoun juga sangat enak dan membuat mereka makan dengan lahap padahal sebelumnya Kibum tidak bernafsu makan sama sekali.
Ketika mereka sudah hampir habis memakan makanannya ada seorang datang dengan tergesa-gesa dan dengan nafas yang kelelahan dan menarik perhatian seluruh pengunjung yang ada direstoran tersebut.
"yak Ajumma kim, kenapa kau datang seperti ini? Ada apa?" tanya pemilik restoran kepada orang tersebut.
"Apa kau tahu Cho hanna mantan pemilik restoran ini yang beberapa bulan lalu meninggal bersama anak pertamanya?" tanya Ajumma Kim.
"tentu saja. wae?" tanya Ajumma Lee.
TLING..
Kibum dan Heechul menjatuhkan sumpit mereka dan menhentikan aktivitas makan mereka. Dua orang yang duduk bersama dan mendengarkan percakapan kedua ajumma itu membuat jantung mereka berdetak lebih cepat. Mereka sadar dengan apa yang dibicarakan oleh dua orang tersebut. Jadi dulu ini adalah restoran Eomma mereka.
"tadi anak yang terakhirnya berkunjung di rumah lama mereka. Siapa.. Cho kyu.. kyu.." kata Ajumma Kim sambil mengingat-ingat nama 'Cho Kyuhyun'.
"Cho Kyuhyun. Apa yang aneh jika Kyuhyun berkunjung dirumahnya sendiri. Mungkin ia sedang rindu dengan mereka makannya berkunjung." Jawab Ajumma Lee.
"Bukan itu masalahnya. Tadi ada Ambulance datang ke rumah mereka dan Cho Kyuhyun anak dari Hanna ditemukan oleh tetangga sekaligus Hyung-nya Donghae sudah tidak sadarkan diri dan sekarang dibawa ke Rumah Sakit."
"MWO?" jawab tiga orang yang ada diruangan tersebut yaitu Ajumma Lee, Heechul dan Kibum.
"Apa yang terjadi dengan Kyuhyun Ajumma?" tanya Kibum panik yang sekarang sudah beranjak dari tempat duduknya dan berdiri didepan Ajumma Kim yang memberikan informasi tersebut.
"Nuguseyo?" Tanya Ajumma Kim kepada Kibum karena ia kaget ada yang menyimak pembicaraan mereka.
"Aku Kibum Ajumma hyung-nya Kyuhyun. Sekarang tolong Ajumma jelaskan kepada kami apa yang terjadi terhadap Kyuhyun Dongsaeng kami." Tanya Kibum cepat dan sudah tidak sabar menunggu penjelasan dari Ajumma tersebut.
"Ne,, Dongsaeng kalian tadi ditemukan sudah tidak sadarkan diri di rumahnya dengan luka tusuk diperutnya dan sekarang ia di larikan ke Rumah Sakit Busan dan Polisi sedang menyelidiki kasus tersebut sekarang." Kata Ajumma Kim menjelaskan.
Setelah mendengar kabar tersebut Heechul dan Kibum langsung kembali Ke Rumah sakit Busan untuk mengetahui keadaan Kyuhyun. Kibum paling kalut mendengar kejadian tersebut dan menangis sepanjang perjalanan sambil terus meminta Heechul menyetir dengan cepat agar sampai ke Rumah Sakit.
Flashback End
"Jadi begitu." Kata Donghae.
"Ne, Kamsahamnida Donghae ssi. karena sudah menyelamatkan uri Kyuhyunie, aku tidak tau apa yang akan terjadi jika kau tidak datang tepat waktu Donghae ssi."
"Nde hyung. Bisakah Hyung berbicara tidak formal padaku. Bagiku Kyuhyun sudah seperti Dongsaengku sendiri. Aku tetap bersalah karena tidak datang lebih cepat sehingga mungkin keadaan ini tidak terjadi Hyung." Kata Donghae sedih.
"Sudahlah hae-ah. Ini bukan salahmu. Aku yang paling bertanggung jawab disini. Sebagai hyung aku tidak bisa menjaga keluargaku dengan baik."
Donghae bersyukur paling tidak keluarga Kyuhyun, walaupun sudah lama tidak bertemu Kyuhyun, mereka masih menyayangi dan mengerti keadaan Kyuhyun. Oleh sebab itu, Donghae berdoa agar Kyuhyun kuat bertahan didalam sana.
Mereka masih cemas menunggu Kyuhyun sedang berjuang untuk tetap bertahan didalam ruang operasi. Ini sudah empat jam Kyuhyun berada di dalam sana. Membuat pikiran mereka tidak tenang dan tetap terjaga walaupun sesekali tanpa dipungkiri rasa mengantuk sudah menghampiri mereka. Ini sudah jam 2 pagi dan Kyuhyun belum keluar juga dari ruang operasi.
Tepat jam 3 pagi Kyuhyun keluar dari ruang operasi. Dia langsung dibawa ke Ruang Rawat VVIP bersama dengan Kibum. Donghae dan Heechul mendapat penjelasan kabar dari dokter bahwa Operasi yang dijalankan berhasil dan tinggal menunggu Kyuhyun untuk sadar. Kibum dibawa ke ruang perawatan untuk beristirahat memulihkan keadaannya karena mendonorkan darah untuk Kyuhyun selama operasi.
Donghae dan Heechul memutuskan untuk menunggu Kyuhyun dan Kibum diruang rawat tempat keduanya di rawat.
.
.
At Morning
Kedua mata itu tengah membuka kelopak matanya. Menyesuaikan sinar matahari yang masuk melalui celah jendela kamarnya. Mungkin dia orang pertama yang membuka matanya pagi itu. Ia memandangi Heechul hyung yang tertidur disofa dengan seseorang disampingnya yang ia yakini sebagai Donghae.
Ia menoleh kesamping dan mendapati Saudara kembarnya yang juga masih terbaring ditempatnya serta masih setia menutup kedua matanya. Kibum memandangi Kyuhyun yang masih terbaring lemah dengan masker oksigen dan infus ditangan kirinya. Rasanya Kibum merasa De Javu karena baru kemarin ia juga mendapati Kyuhyun dengan keadaan yang sama. Dan sekarang bahkan keadaan Kyuhyun lebih buruk dari kemarin.
Ia merasa bersalah dengan keadaan Kyuhyun saat ini. Jika saja ia bisa menjaga Kyuhyun lebih baik lagi mungkin kyuhyun tidak mengalami kejadian ini. Ia tidak berniat membangunkan Heechul maupun Donghae, karena ia tahu mereka pasti sangat lelah menunggu Kyuhyun operasi semalam. Kibum terus memandangi Kyuhyun yang terlelap dengan tidurnya. Seolah ia juga dapat merasakan apa yang Kyuhyun rasakan saat ini.
Hati Kibum sakit melihat Kyuhyun yang sekarang. Kyuhyun yang lemah dan tak berdaya. Jauh dengan apa yang ia harapkan ketika akan bertemu Kyuhyun, Eomma, dan Jungsoo hyung-nya. Kenapa semua ini harus terjadi pada keluarganya. Baru saja kemarin ia berjanji kepada dirinya sendiri untuk menjaga dan melindungi Kyuhyun. Bahkan belum sampai 24 jam hal yang buruk terjadi pada dongsaengnya. Kibum merutuki dirinya yang tidak pantas menjadi Hyung untuk Kyuhyun.
Jam delapan pagi salah satu ganosha memasuki ruangan Kibum dan Kyuhyun guna mengantarkan makanan untuk Kibum. Hal itu membuat Heechul dan Donghae bangun dari tidurnya.
"oh Kibum ah kau sudah bangun?" Kata Heechul yang melihat Kibum sudah duduk di tempat tidurnya.
"Ne hyung." Kata Kibum singkat. Heechul mendekati Kibum dan duduk disampingnya.
"Makanlah, kau harus makan untuk memulihkan kondisimu." Kata Heechul sambil mengambil makanan Kibum dari samping nakas tempat tidur Kibum di rumah sakit tersebut.
"nanti saja Hyung, aku belum lapar." Kata Kibum yang memang saat ini ia sangat tidak nafsu untuk makan.
Heechul hanya bisa menuruti permintaan Kibum dan mengembalikan makanan tersebut kembali ketempatnya semula. Diantara mereka memang belum ada yang bernafsu untuk makan pagi ini. Melihat kondisi Kyuhyun yang terbaring lemah belum sadarkan diri.
Donghae yang sudah bangun juga langsung duduk disamping Kyuhyun menggenggam tangannya seolah ia ingin memberi kekuatan untuk dongsaengnya tersebut.
'mianhae kyuhyun ah. Aku tidak bisa datang lebih cepat untuk menyelamatkanmu' kata Donghae dalam hati.
Donghae terus memandang Kyuhyun sendu. Sudah cukup ia melihat Kyuhyun sedih selama enam bulan ini ditambah apa yang menimpa dongsaengnya tersebut. Sebenarnya siapa yang tega melakukan ini pada keluarga Kyuhyun. Apa ada yang menaruh dendam pada keluarga Kyuhyun.
Donghae bahkan hampir tidak pernah melihat Kyuhyun yang dulu lagi. Kyuhyun yang selalu datang ke rumahnya hanya untuk menjahilinya. Senyuman riangnya, tingkah usilnya dan manjanya yang ia lakukan kepada Eomma, jungsoo bahkan dirinya. Kyuhyun yang selalu membuat suasana menjadi lebih hangat dengan tingkahnya.
.
Semua berbanding terbalik sekarang. Tidak pernah ia lihat senyum tulus Kyuhyun lagi. Semua hanya kamuflase yang diciptakan Kyuhyun untuk menyembunyikan perasaannya yang sebenarnya. Tidak ada yang pernah tahu perasaan Kyuhyun sebenarnya. Perasaan bersalah Kyuhyun dan kesedihan yang Kyuhyun alami, Donghae tahu pasti itu terlalu berat untuk Kyuhyun. Dan seberapa besar perasaan terluka itu hanya Kyuhyun-lah yang tahu pasti.
.
Pagi telah berganti siang dan siang telah berganti dengan sore. Waktu telah berganti tapi belum ada tanda-tanda Kyuhyun membuka kedua matanya. Ia seperti terlarut dengan dunia mimpinya. Euisa yang berjaga memasuki ruangan tempat rawat Kyuhyun. Nyatanya keadaan Kibum kini sudah pulih tapi tidak dengan Kyuhyun. Euisa tersebut mengecek kondisi Kyuhyun.
"Euisa bagaimana keadaan dongsaeng saya?" tanya Donghae yang terlihat tampak Khawatir. 'dongsaeng saya?' kata itu membuat Heechul dan Kibum yang ada diruangan tersebut tertegun mendengarnya.
"Kondisinya sudah membaik dan tanda vitalnya juga sudah stabil, hanya perlu waktu untuk mengeringkan luka operasi diperutnya. Untungnya luka tusuknya tidak terlalu dalam sehingga tidak ada yang perlu dikhawatirkan tentang luka tersebut. Seharusnya dari pemeriksaan kondisi Kyuhyun ssi sudah bisa sadar mengingat pengaruh obat bius sudah hilang dari tubuhnya. Tapi keinginan untuk sadar sepenuhnya adalah keinginan dari pasien sendiri. Ada kalanya pasien memilih untuk menghilangkan kesadarannya dan tetap bertahan di alam bawah sadarnya. Kita hanya bisa berharap Kyuhyun ssi segera membuka matanya walaupun kondisi tubuhnya yang masih terlalu lemah. Saya sendiri tidak bisa memastikan kapan Kyuhyun ssi akan sadar." Jawab Euisa menerangkan.
"Apa mungkin Kyuhyun melakukan itu Euisa, bisakah Euisa jelaskan maksudnya?" tanya Donghae.
"Kondisi dimana seseorang tetap berada di alam bawah sadarnya adalah zona paling nyaman manusia dalam psikisnya. Ada alasan bahwa seseorang tidak ingin bangun misalnya karena ketidaksiapan seseorang menghadapi masalah ketika bangun nanti atau ada hal yang memberatkan hidupnya dan tidak sanggup mengatasinya. Hal tersebut bisa dijelaskan dalam dunia psikologi. Saya sendiri sebagai Euisa tidak tahu apa yang menyebabkan Kyuhyun ssi belum sadar setelah operasi. Semoga kalian bisa memberi semangat dan dukungan agar Kyuhyun ssi segera sadar." Tambah Euisa lagi.
"mianhamnida masih ada pasien lain lagi yang harus saya periksa. Kalau begitu saya permisi dulu." Kata uisa mengakhiri pemeriksaannnya dan pergi ke ruang rawat lainnya.
Skip-
Setelah menerima penjelasan dari Euisa tentang keadaan Kyuhyun mereka tidak bisa berkata apa-apa lagi. Benarkah Kyuhyun memilih untuk menghilangkan kesadarannya sehingga ia tak ingin membuka kedua bola matanya.
"Kyuhyun ah apa mimpimu begitu indah?" tanya Donghae lirih yang sekarang duduk disamping tempat Kyuhyun terbaring. Donghae menggenggam tangan Kyuhyun dan merasakan tangan Kyuhyun yang begitu dingin berbanding terbalik dengan tangannya yang terasa hangat.
"Kyuhyun ah kau tidak ingin bertemu hyungdeumu dan Appamu huh?" kata Donghae lagi.
"bangunlah kyu. Bahkan hyung sudah sangat merindukanmu sekarang.?"
Donghae terus berkata tanpa henti. Sudah tidak terlukiskan lagi bagaimana hati Donghae dengan keadaan sekarang. Mereka bertiga sedih. Tentu saja.
Heechul hanya mampu diam tanpa berkata apapun sedangkan Kibum ia terus memandang Kyuhyun dan siap meluncurkan air matanya kapan saja. kenapa Kyuhyun tidak ingin bangun mungkin semua orang disini sudah bisa menduga-duga apa alasan Kyuhyun tidak ingin sadar dari tidurnya. Mereka bahkan lupa memikirkan siapa orang yang mencoba membunuh Kyuhyun karena terlalu fokus dengan keadaan Kyuhyun sekarang.
Kyuhyun's Dream
"Eomma disini sangat menyenangkan. Bolehkah aku disini bersama Eomma dan Jungsoo Hyung?" kata Kyuhyun dengan mata berbinar. Kyuhyun sedang tiduran dipangkuan ibunya dengan Jungsoo hyung yang juga berada disebelahnya.
"tentu.. suatu saat kau akan disini bersama kita sayang tapi tidak sekarang." Kata Eomma-nya sambil membelai lembut rambut ikal Kyuhyun.
"Wae Eomma?. Aku merindukan kalian. Hyung apa kau tidak merindukanku." Tanya Kyuhyun merajuk. Bahkan dalam mimpipun Kyuhyun masih bisa merajuk. Sosok Kyuhyun yang dulu tengah berada dalam mimpinya sendiri.
"Aku tidak merindukanmu." Kali ini Jungsoo yang menjawab pertanyaan Kyuhyun dan itu sukses membuat Kyuhyun cemberut dengan jawaban Jungsoo dan ia hanya bisa tertawa geli melihat tingkah Kyuhyun.
"Kau tahu Kyuhyun ah. Aku dan Eomma bahkan bisa melihatmu 24 jam dari sini. Semua yang kau lakukan kita selalu mengawasimu." Kata Jungsoo yang membawa keteduhan dan ketenangan dihati Kyuhyun.
"Kyuhyun ah.. berhentilah menyalahkan dirimu Chagi. Kita pergi karena memang semua sudah ditakdirkan Tuhan." Kata Eommanya.
"Arraseo Eomma hyung. Keunde Eomma.. Hyung... bisakah aku disini lebih lama. Sampai rinduku terhadap kalian berkurang... sampai...(...)"
"aku menyayangi kalian." Kata Kyuhyun bahagia.
Kyuhyun merasakan bahagia dimimpinya hingga ia tidak ingin terbangun dari mimpi indahnya. Kyuhyun ingin merasakan lebih lama kebahagiaan disini tanpa harus memikirkan masalahnya ketika ia harus terbangun dari mimpi indahnya nanti dan kembali ke dunia nyata.
.
.
Hari ini sudah tiga hari sejak kejadian yang menimpa Kyuhyun. Pihak kepolisian masih menyelidiki kasus penyerangan yang dialami Kyuhyun. Terdapat dua sampel darah dalam lokasi kejadian yaitu darah korban yang tak lain adalah Kyuhyun dan yang satunya diyakini sebagai darah dari pelaku penyerangan yang sekarang menjadi tersangka buronan. Tapi belum diketahui pasti siapa pelaku itu.
Polisi juga belum bisa meminta keterangan dari Kyuhyun karena hingga saat ini ia masih belum sadarkan diri. Kyuhyun seakan tak ingin membuka kedua matanya. Polisi tidak menemukan sidik jari pelaku yang memudahkan penyelidikan dan pisau yang digunakan pelakupun sudah menghilang dibawa pelaku percobaan pembunuhan Kyuhyun.
Satu-satunya saksi yang bisa diharapkan polisi dan motif pelaku kejahatan melakukan ini adalah korbannya sendiri yaitu Kyuhyun. Anggota kepolisian juga sering mengutus detektif dan penjaga ke rumah sakit untuk melihat perkembangan korban dan mengintai pelaku yang siapa tahu ia akan mencoba melakukan aksi kejahatannya lagi.
.
Sekian dulu ya ceritanya...
Apa kyu akan segera sadar?
Apa yang dilakukan hyungdeul untuk membuatnya segera sadar?
Siapa pelaku itu dan apa motifnya?
Masih mau lanjut?
Silahkan sempetin Reviiew kalo perlu kasih masukan jalan ceritanya. Yang bagus aku masukin ke alur cerita FF ini.
Rencana secret Love Last chapter baru Proses
Happy birthday ya Maya Kyu yang ultahnya bertepatan dengan hari Wisudaku.. hehehe.. telat ya ngucapinnya :P ^^
Jihyunelf: Udah kejawab kan yang dateng siapa ^^
Makasih buat 3 Guest yang menghampiri FF ini ^^
Tyas1013, Abelkyu, okaocha, gyuyomi88, mmzzaa siapa yang dateng kerumah Kyu? Aku juga belum mikir itu siapa tokohnya dan apa mottifnya. Ada yang mau kasih ide?
Etiku, icha iya ini udah dilanjut. J
dewidossantosleite, hyunnie02 Btw tebakan kalian benar buat lanjutan ceritanya benar. Thanks udah sering review ^^
Kyuhae lama update? Hehe mian.. sebenernya ngetiknya agak lama. Tapi liat yang minat menurun jadi males mau diupload di FFN. :p
Rain itu bukan rampok. Hehe.
Guest diusahain ga berhenti tengah jalan tapi ga janji.
Dydy, kr, Masya25 iya ini sudah dilanjut.
Ladyelf11, nurani506 kalau kalian maksa buat lanjut aku juga maksa kalian buat review ya. Hahaha.. aduh jangan penasaran ini cerita udah pasaran. ^^
Diahretno kamu puas bacanya aku yang puyeng mikir ceritanya karena panjang.. hahaha.. gpp aku seneng kalo kamu seneng :p
Leni220, angelsparkyu, kimhaneul19, Guest pada penasaran lanjutannya? ini ceritanya udah pasaran bisa kalian tebak sendiri alurnya hehe. Thanks for Review. ^^
Iffahnur, Hyukrin67 makasih semangatnya. Semoga bisa bikin aku semangat and ga kapok update FF. Haha ^^
Kyuchoco13 makasih ucapan selamat Wisudanya.. hehe.. diusahakan akan terus lanjut dan ga bikin Kecewa. Semogaaaa... Aamiin J
Awaelfkyu13, Cuttiekyu94 duh kalian berdua antusias banget ya.. hehe seneng baca review kalian berdua. Gomawo ^^
Siskasparkyu0 aku pengennya juga udah selesai tp liat yang review membludak atau lebih banyak dari biasanya jd ya lanjutlah mumpung masih ada ide. Tp kadang males bgt mau ngetik cerita.
Annisah563, chosabil19 kalau kalian minta lanjut aku lanjut tapi kalo update cepet ga bisa janji. Hehe ^^
Liliakyu haha makasih yang udah bilang keren buat nih FF. Jadi ga sia-sia bikinnya, :p. Kalo Kyu mati yang jadi peran utama siapa dong. Tp kalo endingnya kyu mati gpp kali ya.
Cinya ia udah lanjut... makasih udah review stiap chapter ^^
Choding ya pokoknya begitulah ceritanya Kyu kabur malah ketemu org jahat.. emg agak gak jelas deh ni cerita.. aku yg bikin masih bingun n nerawang ga jelas
Anna505 iya Alhamdulillah udah Wisuda.. ni cerita sbenarnya udah ada berminggu yg lalu tp mau update ga ada paketan data.
Sparkyubum maaf ya ga bisa ASAP... hehe
Desviana407, Hyunhua iya ini lanjut,, makasih Reviewnya... hehe ya begitulah ceritanya ^^
Shin Ririn1013 Sumpah yang datang kerumah Kyu itu siapa aku juga belum tau... ngarang aja ddeh inti ceritanya,, enaknya itu siapa ya?
SparkyuNee13 iya hambar emang ni cerita,,, maklum bukan jiwa seorang penulis. Anggaplah ini karya orang iseng ga penting.. hehe.. btw thankyou ucapan wisudanya.
Chingu iya mereka semua siapa aku juga bingung... lah aku bahkan belum mikir yang jadi peran antagonis siapa. T.T
Hope you
Keep Reading Keep Review
