ini garing tingkat kriuk pake saos, oke gaje. bagaimana? siap baca? ne silahkan bacaaaaaa

Masih HunHan dan selalu HunHan :3

Warn! gaje, garing, ooc, au, typo dll


"Xiumiiiiin!" BRAK Luhan menutup lokernya atau lebih tepatnya membanting pintu lokernya saat melihat Xiumin tidak jauh darinya.

"Astaga Luhan, kau membuatku mati berdiri!" Xiumin terlonjak kaget memegangi dadanya yang bergemuruh. Ia mengutuk sahabatnya yang telah mengganggu acaranya—memandangi loker sang pujaan hati.

Luhan menghampirinya dengan cengengesan sembari menggaruk kepalanya yang memang tidak gatal. Xiumin bersumpah jika bukan Luhan yang berteriak tadi, ia jamin kepala itu tidak akan utuh sekarang. Menyeramkan.

"Kau menggangguku, Lu. Geez! Ada apa?" Tanya Xiumin ketus sambil melipat tangannya didepan dada.

"Eh? Kau sedang melakukan 'ritual' wajibmu ya? Hehehehe maaf." Luhan memang selalu merusak suasana hati Xiumin. Lihat saja sekarang, Xiumin mem-poutkan bibirnya yang sexy itu. For god sake! Author sekarat!

Xiumin mendengus kesal.

"Jika kau tahu, kenapa bertanya?"

"…" Luhan hanya menunduk memainkan ujung jaketnya.

"Baiklah-baiklah. Ada apa?" Xiumin mengalah. Seketika muncul lah senyum cerah di wajah Luhan. Astaga Luhan ckckckc.

"Kau tahu Kim Jongin kan? Kau melihatnya menari kan kemarin? Jangan bilang tidak." hanya dibalas anggukan kecil oleh Xiumin.

"Astaga! Kenapa dia begitu tampan sih? Dancenya pun indah, iya kan?" Luhan memegangi pipinya yang merona mengingat kemarin ia diajak naik kepanggung oleh Jongin dan diperlakukan istimewa bak putri.

Lagi-lagi Xiumin hanya mengangguk tanpa berkata.

"YA! Katakan sesuatu! Ish!" Luhan kesal seraya mempoutkan bibirnya.

"Aku hanya tidak ingin memotong ceritamu, Lu. Waaaaa kau menyukainya?" Smirk muncul di wajah Xiumin. Jika sudah begini Luhan akan kelabakan menyangkalnya—ups! Memangnya Luhan menyukai Kim Jongin? Bukannya dia dekat dengan Oh Sehun?

"Ti-tidak! Xiumin hentikan! A-aku hanya… fans… YA! Fans! Aku fansnya." Aish Luhan tidak mau mengaku juga.

"Huuummm, jadi kau sudah berpindah kelain hati eoh? Bagaimana dengan Oh Sehun? Hoobae kesayanganmu itu." Senang jika menggoda Luhan yang mati-matian menyangkal. Lihat saja sekarang mukanya memerah.

Ayo kita dengar apa sangkalannya kali ini.

"Sudah kubilang kan aku hanya fansnya!" Luhan mendengus.

"Memangnya Kim Jongin setampan apa sudah merebut perhatianmu, Lu?" Xiumin terkikik geli.

Tidak ada salahnya sih jika Luhan menyukai Kim Jongin, toh Xiumin juga mengakui bahwa ia tampan.

Luhan hanya mengangguk pelan.

"Lebih tampan mana, Kris kapten basket atau Kim Jongin?"

"Tentu saja Kim Jongin, dia itu manis."

"Suho ketua osis atau Kim Jongin?"

"KIM JONGIN!"

"Aku atau Kim Jongin?"

"Astaga Minseok, jelas Kim Jongin! Kim Jongin Kim Jongin Kim Jongiiiiiiiinnnn!"

Xiumin mendengus kesal. Ia merasa terkhianati oleh sahabatnya sendiri. Lalu selama ini dianggap apa dirinya dimata Luhan. Oke Xiumin kau terlihat berlebihan.

"Oh Sehun atau Kim Jongin?" Xiumin mengeluarkan kartu AS terakhirnya.

"TENTU SAJA OH SEHUN YANG PALING TAMPAN!" Ucap Luhan dengan pasti dan mengebu-gebu.

GREB!

"Kalau begitu kita pacaran saja, hyung." Sehun datang sembari memeluk Luhan dari belakang.

"Ups!" Luhan menutup mulutnya mendengar jawaban dari mulutnya sendiri. Sungguh ini refleks. Setidaknya ia sudah mengungkapkan yang sebenarnya, iya kan Xiumin? Xiumin? Ck dia sudah pergi ternyata.


hahahahahahahahaha ini gaje loh, yaaa iseng aja sih gada kerjaan jadi post fict ini. biasanya kalo posting selalu minta pendapat tmn sebagai editor dan khusus buat fict Hunhan Drabble(kecuali chap1) saya gak minta pendapat dia T.T ngerasa jahat bgt sih tapiiiiii pengen gitu posting tanpa editor berhubung ini drabble a.k.a pendek jadi ngerasa pede banget tanpa editor hahahahahaha but dont flame me guys /puppyeyes/ ._. gomen ne Mr.S-editor- tapi aku msh butuh km di fict lainnya ._.

oke cukup curhatnya. REVIEWnya qaqaaaaaaaaaaq. setelah review saya janji bakal nerusin fict disturbia dan guess what yes i like you, gak sadar judul panjang gini hahahahaha RIFIU WOY RIFIU! -A-