WAITING FOR YOU(CHANBAEK VER)
Cast: Byun baekhyun . Park chanyeol . Do kyungsoo
Rate: M
Warning : YAOI/NC/TYPO bertebaran
Tentang kesabaran cinta seorang Byun Baekhyun untuk menunggu Chanyeol membalas perasaannya . Dapatkah ia bertahan walau chanyeol selalu bersikap acuh kepadanya ?
.
.
Ready
.
.
"Kyungsoo-ya, bogoshippoyo!" ujar chanyeol saat memeluk kyungsoo.
Baekhyun menatap nanar keduanya. Matanya memanas, hingga kemudian setetes air mata keluar dari sana.
'chanyeollie ... lalu apa artinya ciuman kita tadi dan semua sikap baikmu kepadaku?'Batin baekhyun. 'Tentu saja itu semua tidak berarti apa-apa bagimu' kemudian ia mengusap air matanya dan memasang senyum masam.
"kajja, kyungsoo-ya ,kita makan bersama dengan-" chanyeol terdiam melihat baekhyun.
Baekhyun segera berdiri dan membungkukan badannya. "Annyeong haseyo ,kyungsoo-ssi"
"A-annyeong haseyo, baekhyun-ssi. " Balas kyungsoo merasa tidak enak . ia melirik chanyeol dan baekhyun bergantian. "Apa tidak apa-apa, jika aku ikut makan bersama kalian?"
"Tentu". Baekhyun kembali duduk dan mulai melanjutkan makannya. Sebenarnya ia menjadi tidak nafsu, melihat pemandangan di hadapannya.
Yaitu chanyeol yang asik bersenda gurau dengan kyungsoo. Dan melupakan keberadaannya.
.
.
.
Mereka bertiga berjalan berkeliing taman. Dengan baekhyun yang bejalan di belakang chanyeol dan kyungsoo.
Hingga...
Baekhyun melihat sebuah truk yang berjalan cepat kearah chanyeol dan kyungsoo.
"Awas!" Teriak baekhyun menarik baju belakang chanyeol dan mendorong tubuh kyungsoo kedepan.
Namun saat menoleh kebelakang, truk itu sudah berada dibelakang baekhyun.
Dan...
Brak!
Benda besi itu menabrak tubuh kurus baekhyun.
"Aaarggh!" Tubuh baekhyun terpental dan kepalanya membentur aspal .
"Kyungsoo-ya!" Teriak chanyeol panik melihat kepala kyungsoo mengeluarkan darah. Karena membentur trotoar. Chanyeol langsung menggendong kyungsoo dan pergi.
"Ch-chayeollie ..." panggil baekhyun lirih. Ia merasakan perih dikepalanya dan baekhyun meremas perutnya merasakan sakit yang luar biasa disana. "Appo.. Ssssh-sakit sekali.. Hhh~"
Namun sebelum kesadarannya hilang. Ada kenyataan yang membuatnya sadar.
Chanyeol tidak menolongnya, tapi chanyeol malah menolong kyungsoo.
"Aku membencimu, park chanyeol. " Lirih baekhyun, sebelum tubuhnya mulai merasakan mati rasa dan semuanya gelap.
.
0
.
Kyungsoo mulai membuka kedua matanya. "Aku dimana?" Lirihnya, lalu memegang kepalanya yang terasa pening.
"Kyungsoo-ya. Jangan banyak bergerak dulu. " Ujar chanyeol memegangi tangan kyungsoo.
"Chanyeol hyung, kenapa kau disini? Seharusnya kau bersama baekhyun. "ujar kyungsoo. Chanyeol tersenyum kecut mendengar panggilan kyungsoo kepadanya.
"Aku sangat khawatir denganmu, kyungsoo"
"Tapi baekhyun itu istrimu, chanyeol hyung. Dan kumohon lupakanlah semua tentang kita dulu. Sebentar lagi aku akan menikah dengan Kris hyung" Tutur kyungsoo.
"M-mwo? Menikah? Tapi.. "
"Kembalilah dengan baekhyun, chanyeol hyung. Aku tahu kau sudah mulai mencintainya. Lagi pula, cinta baekhyun untukmu sangat tulus ." ucap kyungsoo
Chanyeol diam dan terlihat berfikir. "Ta... tapi kyung-"
"Bukankah sebentar lagi kalian akan mempunyai malakiat kecil eoh?" potong kyungsoo.
"Nae aegya. Ah kau benar kyungsoo. Aku harus kembali kepada baekhyun, karena hatiku mulai nyaman dengan kehadirannya."Gumam chanyeol.
Kyungsoo tersenyum lembut. "kalau begitu tunggu apalagi. Segeralah kembali pada baekhyun, chanyeol hyung fighting!"
"Nde kyungsoo, annyeong" pamit chanyeol meninggalkan kyungsoo.
Chanyeol terus memikirkan baekhyun dan aegyanya, saat berlari menuju rumah sakit baekhyun.
.
.
..
"Mmmmmhh~" Rintihan keluar dari mulut baekhyun.
"Bekhyun hyung ?ireona.. " jongin, menepuk-nepuk lembut pipi baekhyun .
"Nnnggh... " Perlahan baekhyun membuka matanya, ia melirik sekitar. Hingga pandangannya jatuh kepada dua orang namja.
"Jo-jongin-ah, Sehun-ah.. Akh! Appoyo~" Rintih baekhyun meremas perutnya. "Arrgh! Sakit ."
"Baekhyun hyung. Bertahanlah. Jongin-ah ,cepat panggil dokter!" Perintah sehun, segera dilaksanakan jongin. "Tahan sebentar ne,baekhyun chagi." ujar sehun mengusap-usap kepala baekhyun.
"Hiks.. sss-sakit sehun-ah.. Akh!" baekhyun memejamkan matanya yang mengeluarkan air mata dan menggigit bibir bawahnya.
Tak lama, suara antara alas sepatu dan lantai saling beradu terdengar. Seorang dokter dan suster menghampiri baekhyun, jongin langsung mengambil tempat disamping sehun.
"Arrgg!Appo.. Hiks.. " baekhyun terus mengerang sakit sambil meremas perutnya.
Sang dokter dan suster memeriksa keadaan baekhyun. Keringat dingin mengalir dari dahi baekhyun. Hingga terihat darah dicelana baekhyun bagian selangkangannya.
"Darah... dokter !, baekhyun hyung berdarah." pekik jongin.
Sang dokter dengan cekatan langsung menyuntikan obat untuk baekhyun.
"Kita harus segera pindahkan pasien keruang operasi. Ada masalah dengan kandungannya." Ujar sang dokter.
.
.
Setelah menunggu dua jam. Akhirnya sang dokter keluar, ia menghampiri jongin yang duduk sambi memeluk sehun.
"Dokter. Bagaimana keadaan baekhyun hyung?." Tanya jongin dan sehun.
Sang dokter menunduk sebentar, lalu kembali menatap mereka.
"soal baekhyun-ssi, mianhae.. " ucapnya
"Maksud dokter apa? Ada apa dengan baekhyun hyung?"Tanya jongin emosi. Sehun mengusap dada jongin.
"Kami berhasil menyelamatkan baekhyun-ssi. Tapi tidak dengan bayinya." Sang dokter mengambil nafas.
"Maksudnya, baekhyun hyung keguguran?." Lirihan sehun diangguki sang dokter. Sehun langsung menangis, lalu dipeluk jongin.
"Mianhae. Karena kecelakaan tersebut membentur perutnya dengan keras. Terlebih lagi ia tidak segera dibawa ke rumah sakit." Jelas sang dokter. "kalian bisa menjenguknya setelah baekhyun-ssi dipindahkan keruang rawat. Saya permisi dulu, annyeong."
"Hiks.. baekhyun hyung~" isak sehun. Jongin masih menenangkan sehun, namun air mata mulai membasahi pipinya.
.
.
Sehun dan jongin memasuki kamar baekhyun dimana ia dirawat. Mereka melihat baekhyun yang berbaring dan menatap kosong langit-langit kamar.
"Bekhyun hyung. Kau baik-baik saja?Hmm... ?"jongin mendekat dan menggenggam tangan kanan baekhyun.
"... "
"baekhyun hyung, apa kau haus? Atau kau lapar?" tanya sehun.
Tangan kiri bekhyun meraba perutnya yang sudah datar. Kemudian air mata mulai mengalir dari manik matanya. " Anakku.. " lirihnya
"baekhyun hyung.. Hiks.. "sehun memeluk baekhyun.
"Aku .. aku kehilangan nya. Aku sudah gagal menjadi seorang ibu. Aegyaku, mianhaeyo~ hiks.. hiks .." tangis baekhyun penuh sesal.
"Baekhyun hyung , ini bukan salahmu. Ini semua takdir tuhan, mungkin ia sangat menyayangi anakmu. Uljima nde~"jongin mengusap air mata baekhyun.
"Aegyaku.. hiks ~aegya.. aegya mianhae" baekhyun terus menerus meggumamkan kata-kata yang sama.
Jongin dan sehun menatap miris nasib hyungnya.
"Ssshh! Istirahatlah baekhyun hyung. Kau harus istirahat nde." Bujuk sehun mengusap air mata baekhyun.
"Hiks.. tapi sehunna. Aegya –"
"Ssssh!istirahat nde." Jongin menyelimuti tubuh baekhyun.
Baekhyun mengatur nafasnya dan mengangguk. Lalu ia memejamkan kedua matanya.
Cklek.
Jongin dan sehun bersamaan menoleh kepintu. Keduanya terkejut mengetahui siapa yang membuka pintu.
"Kau.. " Gumam sehun.
.
.
TBC
.
.
.
Haiiiii
Aku udah fast updet nih...
Dan aku mau ngejawab pertanyaan yang review kemaren ini gs atau yaoi, dan kenapa baekhyun bisa hamil?
Ini yaoi kok...baekhyun male pregant(lelaki yg memiliki rahim)
Dan jangan lupa review ya.. kalo gak review aku jadi males ngelanjutinnya...
Dan makasih buat yang kemaren review,saran kalia juga bermanfaat bgt...
~BYE~
~PYONG~
