Title : Memasak? Oh tidak, terima kasih.
Rated : T++ (ganti rated biar aman :*)
Pairing : KaiSoo and all official couple EXO.
Genre : Romance humor
Summary : "JONGINIE! Kau tega padaku!" "tapi chagi~ kumohon! Aku tak keberatan dengan yang lain, asalkan jangan meminta hal aneh seperti itu!" "Sudahlah Kai, turuti saja permintaan istrimu itu"-Chanyeol "tapi hyung..." "JONGINNIEE! Huweee aku ingin nasi goreng! Buatakan aku sekarang!"/ "aku bersumpah, tak akan mau lagi masuk kedalam ruangan terkutuk itu"-Kai
Disclaimer : hanya panpik amburadul ini yang sepenuhnya milik Nami.
Warning : YAOI, BL, Mpreg, typho, dan lain sebagainya.
Don't Like Don't Read
REVIEW! ^^
"ah, Baby Soo~ tolong aku mencari lilin" ucap Kai yang mengira seseorang yang kini menyentuh pundaknya adalah Kyungsoo. Kai mencari lilin itu sendiri, tak ada sama sekali tanggapan dari Kyungsoo, sampai akhirnya ia tersadar, orang yang tadi tengah memegang pundaknya tak berada di tempatnya lagi. Sampai akirnya Kai mengarahkan senternya kearah belakang.
"Kyung-"
BBOOO!
"LUHANNIE~ ANATARKAN AKU KETHUPERMARKET!"
'BRAK' 'BUG'
"GYYYAAAA!" "KYYAAA!"
Tao langsung buka pintu kamar mandi setelah denger Sehun teriak teriak di depan pintu kamar ChanBaek –yang kebetulan depan depanan ama kamar mandi- dan juga setelah mendengar suara benturan yang cukup keras.
"Sehun, kenapa kau ribut sekali? telingaku sakit" Tao ngangkat boxer pandanya.
"..." Sehun melongo, bukan karna ngeliat Tao yang pake boxer warna kuning gambar panda kecil kecil yang lagi minum susu, tapi karna ia baru saja mendengar suara naungan super keras yang membuat dorm terkena gempa bumi untuk beberapa detik. Dan sekarang ia mentap kesamping, Melihat sesuatu diujung sana.
"Sehun?" Tao keluar kamar mandi, nutup pintunya, dan ikut natap sesuatu yang ditatap oleh Sehun, setelahnya ia kembali menatap maknae –kelewatan- putih itu.
"Sehun ada a-"
"YA KKAMJONG! KAKIMU BODOH!"
'BUAGH' 'DUK' 'PLAK'
"AAIIISSSSHHHHHH! KUBILANG KAKIMU BODOH! BUKAN LENGANMU!"
Tao dan Sehun saling menatap beberapa detik, dan setelahnya melesat pergi menuju asal suara.
'ceklek' pintu kamar KaiSoo terbuka dan tampaklah dua namja berstatus suami istri sedang berada dalam suatu posisi yang benar-benar sulit diartikan.
Tao dan Sehun melongo. Kyungsoo menatap mereka.
"Ya! Tao Sehun bantu aku! Kkamjong mesum ini tak mau pergi dari atasku" Kyungsoo memelas, ia benar-benar tak bisa mengatasi Kkamjongnya kali ini. Bagaimana caranya ia bisa mengurusi Kkamjongnya itu, jika bergerak saja ia harus membutuhkan tenaga besar karna berteriak dan mencoba untuk mendorong tubuh Jongin yang sudah jelas lebih besar darinya.
"Ya Sehun Tao! bantu aku!" Kyungsoo kembali merengek sebelum ia tertindih lagi oleh kaki panjang Jongin a.k.a suaminya itu. Sedangkan dua maknae EXO M dan EXO K itu masih melongo ngeliat posisi pasangan yang menduduki peringkat kedua untuk 'PASANGAN PALING HEBOH' setelah CHANBAEK itu.
Tunggu, ada sesuatu yang kurang. Em... (POSISINYA NAMI! BEGIMANE READERS MAU KAGET KALO MEREKA GAK TAU POSISI KAISOO BEGIMNAE! EEEEEEENGGGKHHHH! *janganmikirkemana-mana* *Lempar pake batu krikil- 2 ton*)
Ahahaha, iyah posisinya ya, jadi gini Kai sama Kyungsoo masih tidur nyenyek tadi tapi, Kai tiba-tiba bangun sambil teriak, terus tidur lagi –atau lebih tepatnya pingsan- dia jatoh sambil ngedorong Kyungsoo yang akhirnya ikut jatoh, tapi jatohnya gak semua badannya. Emm, gimana yah biar jelas. Ah gini, kalian tau posisi 69? kalo tau mereka hampir mirip seperti itu, tapi setengah badan Kyungsoo -dari kepala ampe pinggang- udah mau jatoh alias gelantungan di pinggir kasur jadi dia kayak kebalik gitu, terus kalo Jongin setengah badannya –dari pinggang ampe kaki- tepat berada di atas kepala ampe pinggang Kyungsoo. Atau bisa dibilang posisi Jongin kebalikan dari posisi Kyungsoo, tapi mereka hampir mau jatuh dari kasur. *HEUH~ lebih susah dari pada jelasin posisi NC-an =.= *tabok* ngertikan? harus ngerti ya~ HARUS!
Baiklah marii kembali ke suasana –belom- heboh –sebelum yang lain ikutan heboh-
"ARG! Ya Sehu- MWO!"
'BUK'
"mmppphhh!" Kyungsoo memukul mukul bongkahan pantat Jongin yang lebih mirip seperti bantal di ruang tahanan –keras ciin- *siram aer panas*
"MMPPHHH!" Kyungsoo ganti aksi menjadi cubit-cubit pantat Jongin, Ia merasa napasnya sangat sesak, kenapa? karna kini wajahnya benar-benar tertindih selangkangan Jongin yang masih tidur-pingsan lebih tepatnya-
"MPHhhh mphhh!" rengek Kyungsoo memelan, dan cubitannya mulai mengurang. Ia benar-benar akan mati sekarang.
Jangan tanyakan Tao dan Thehun sedang apa sekarang. Mereka masih sibuk sama pandangan mereka. Mata melotot, mulut nganga, dan masih bernapas, kedua anak tampan yang –katanya- lahir di planet bernama EXO itu masih setia berdiri tegak di depan pintu kamar KaiSoo –dan membiarkan Kyungsoo menemui ajalnya yang sebentar lagi akan menjemputnya-
"MWO! KYUNGSOO!" Xiumin teriak –lebih kencang dari chapter sebelumnya- Ia menubruk tubuh Tao yang akhirnya sadar bibirnya udah nyium lantai. Sedangkan si Maknae poloth cepat-cepat menutup telinganya yang berdengung.
Xiumin dengan sekali angkat, ia dapat menyingkirkan tubuh Jongin –yang kini telentang di lantai- dan mengangkat tubuh Kyungsoo yang udah biru keatas kasur.
Luhan keluar dari kamar ChanBaek setelah ngedenger suara orang jatoh dari kamar sebelah. Diikuti oleh Baekhyun yang bercucuran air keringat.
"hoa, benar-benar melelahkan" desah Baekhyun mengelap keringatnya, dan setelahnya menatap Luhan. "ada apa Hyung?"
Luhan menatap Baekhyun. "aku mendengar suara benda berat jatuh"
"benda be-"
"HUEEEE LUHANNIE~~~" Sehun motong omongan Baekhyun. Dalam sekejap ia memeluk dan membasahi seluruh baju Luhan. Baekhyun mencibir.
"ada apa Sehunnie? eoh?" Luhan natap mata Sehun.
"hik hik, Xiumin-hyung-hik me-membuat telingaku teruth-hik berdengung~ rathanya a-aneh hik Luhannie~ hueee" ucapnya terbata-bata. Luhan menatap Sehun bingung.
"Xiumin-hyung?"
Sehun narik tangan Luhan ke kamar KaiSoo diikuti Baekhyun di belakangnya.
"Kami pulang" Suara berat itu mendominasi lorong dorm EXO.
Kris, Suho, dan Lay baru saja keluar membeli beberapa cemilan, tadinya hanya Suho dan Lay saja yang ingin pergi, tapi karna berhubung Kris yang kepergok lagi nyalain mobil EXO –yang niatnya buat nanti jalan-jalan sama Tao- akhirnya mau gak mau dipaksa ama Leader pendek -yang kadang marah-marah gak jelas itu- untuk mengantarkan ia dan juga istrinya ke supermarket.
Terus kenapa gak Suho aja yang bawa mobilnya? Katanya, Suho lagi capek gara-gara ngasih hukuman buat Lay istrinya dari chapter kemaren ampe tadi pagi.
"Baby Panda~ Gege pulang" Panggil Kris sebari membuka sepatunya.
"Kris-gege, aku dan Joonmyun ke-"
"kamar dulu" ucap Suho nyengir sebelum kakinya di tendang Lay.
"Appo, Yixing~"
"Pabo! cepat kau bawa itu semua kedapur" Lay pergi kedapur, Suho cemberut, Kris geleng-geleng.
Suho nenteng semua kresek berwarna putih tersebut, dan berjalan ngekorin istri manisnya yang udah jalan duluan. Sedangkan Kris masih sibuk nyari sosok namja mungil yang dari tadi kepikiran mulu di hatinya (?) *echie ekhm HOKHH!*
"Baby Panda~" panggil Kris.
"Baby Panda~~~" sekali lagi.
"BABY PAN-"
"HUEEE, GEGE~~~~ bibirku! bibirku!" Seru Tao berderai air mata. Kris masang wajah serem, siapa yang berani menyentuh bibir sexy baby pandanya itu?! cari mati ia.
"APA?! BIBIRMU KENAPA, BABY PANDA? DI SENTUH SAMA SIAPA, EOH?!" heboh Kris gak nyante.
"hik hik, bibirku hik di-di cium HUWEEE!" Tao nangis kenceng-kenceng, pasalnya baru kali ini bibirnya menyentuh sesuatu selain bibir Kris.
"DICIUM SIAPA, EOH?" Kris melotot sampe matanya keluar.
"hik hik, di-di cium lantai! HUWEEE GEGE! hik hik HUWEEE!" Tangis Tao meledak, dan Kris pingsan ditempat.
"uh, kukira kau dicium oleh orang lain. tapi kenapa kau bisa mencium lantai Baby, hem?" Kris ngelus rambut Tao yang kini ngucek-ngucek mata lucu. *inget Tao masih pake boxer kuning, bercorak panda kecil kecil lagi minum susu*
"Xiumin-gege mendorongku" Tao natap Kris pake kedip kedip mata. Kris langsung naik tangga kelantai atas –pengen kekamar ChenMin-
"Gege, Xiumin-gege ada di kamar KaiSoo" Tao nunjuk kamar KaiSoo, Kris balik lagi turun tangga dan jalan cepet menuju kamar KaiSoo.
"YA KKAMJONG!" Xiumin, noel noel badan Jongin pake kaki. "IREONA!" teriaknya lagi.
"Xiumin-gege, Kyungsoo kenapa?" Luhan dateng langsung liat Kyungsoo yang masih biru –walau gak separah tadi-
Xiumin menoleh. "dia tertimpa tubuh makhluk hitam ini, YA KIM JONG IN! IREONA!" Xiumin nendang-nendang tubuh Jongin. Tak ada tanggapan. Xiumin curiga. 'jangan katakan anak ini mati karna lemparanku tadi' pikirnya.
Xiumin jongkok, ngedeketin kupingnya kehidung mancung Jongin. Tak ada suara deru napas. 'dia benar-benar mati?'
Ia menyentuh pelan urat nadi namja hitam itu. Masih ada tapi lambat. Xiumin bernapas lega.
"Hyung ada apa?" suara cempreng Jongdae yang baru aja bangun tidur menyapa telinga Xiumin. Ia berbalik dan tersenyum.
"Anio" Senyum manis Xiumin membuat semua member menatapnya horror. Bagaimana bisa Xiumin yang tadi dengan tidak berperasaannya menendang nendang tubuh Jongin dan sekarang ia tersenyum amat manis untuk suami berwajah kotaknya itu. Benar-benar mengerikan.
"YA XIUMIN-GEGE!" Kris teriak pake suara beratnya. Ia datang sambil bawa Tao ala Bridal Style.
Xiumin beralih menatap Kris yang berteriak kepadanya. Termasuk semua member yang ada disitu.
Kris bingung sendiri. "loh? kenapa kalian semua berkumpul disini?" tanyanya masih gendong Tao.
"Kyungthoo-hyung tertinpa badan Kkamjong" semua member mengangguk.
"..." Kris Cuma ngangguk. Dan awkward moment dimulai.
"..."
"..."
"uhukh, uhukh!" Kyungsoo memecahkan suasana.
"Kyungsoo" Baekhyun langsung mendekat disamping Luhan, ia membenarkan bantal Kyungsoo.
"Sehunnie, ambilkan minum" perintah Luhan.
"Tao-hyung, ambilkan minum" Sehun malah nyuruh Tao. Kris natap Sehun tajam.
"YA, Sehunnie! Aku menyuruhmu!" The Luhan's Death Glare mode on (?) Sehun ngangguk jalan kedapur.
Di dapur, Sehun buru-buru ambil gelas, lewatin Lay ama Suho yang masih sibuk ama cemilan yang baru dibeli. Lay natap Sehun bingung.
"pelan-pelan Sehun, nanti airnya tumpah" jiwa keibuan keluar.
"kenapa kau buru-buru sekali? ada apa, oeh?" Suho ngedongak natap Sehun. Sehun nunduk natap Suho *poorSuho*
"Kyungthoo-hyung harus cepat-cepat di berikan minum" Sehun melesat pergi, membuat Lay dan Suho bingung sendiri.
"Ada apa dengan Kyungsoo?" Lay natap suami angelicnya. Suho mengangkat bahunya.
"pelan-pelan minumnya, Kyungsoo" Xiumin menyodorkan air minum ke Kyungsoo yang sekarang terduduk di kasurnya. Semua member yang tadi ngeliatin doang akhirnya duduk mengelilingi Kyungsoo, sedangkan Jongin, ia masih dalam keadaan tidak sadar dan tergeletak begitu saja di lantai.
"bagaimana bisa si hitam mesum itu menindihmu seperti itu, Kyungsoo" Baekhyun angkat bicara.
"entah, ia sempat berteriak, tapi tiba-tiba saja ia tidur kembali dan mendorongku sampai seperti itu" semua member mengangguk.
"untung saja ada Xiumin-hyung, kalau tidak Kyungsoo su-"
"YA KYUNGSOO! KAU KENAPA, EOH?!"
'NGEKH'
Lay dateng narik Suho, jalan kecepatan ampe gak sadar nginjek Jongin yang ngegeletak gak ada yang ngurus. *WOY NTU ANAK PINGSAN MBAK BROH MAS BROH TOLONGIN NAPE APPA GUE NTUU!*
"EH? Jongin, kenapa dia ada dibawah?" Suho mandang Jongin sekilas sebelum ditarik ama Lay lagi.
"Cepat ceritakan padaku! Kenapa Kyungsoo bisa jadi seperti ini?!" Lay mulai cerewet.
"Ia tertimpa-"
"MWO?! TERTIMPA?! Kyungsoo, kau baik-baik saja?!"
"Yi-yixing, dia su-"
"APA?! Kau cedera tidak?! Kyungsoo babymu tak apa-apa kan?!"
"Yixi-"
"Lebih baik kita kerumah sakit se-"
"YA ZANG YI XING!" Luhan teriak tepat di telinga Lay. Sekarang giliran telinga Lay yang berdengung.
"bisa kau tenang sedikit? Kyungsoo tak apa-apa, ia hanya tertimpa tubuh Jongin, babynya juga tidak apa-apa, kau tak usah berlebihan seperti itu"
"ya, Lay-hyung, aku tak apa-apa" Kyungsoo tersenyum memamerkan senyum hatinya.
"yasudah kalau begitu, kau istirahat, aku akan buatkan sarapan dulu" Lay tersenyum, Suho kelepek-kelepek kayak orang gila. Mereka berdua ngacir kedapur lagi.
"yasudah, aku dan Taozi mau keluar dulu, istirahat yang banyak ya Kyungsoo" Kris masih gendong Tao ala Bridal Style ikut ngacir keluar kamar KaiSoo, di sambung ama ChenMin yang beralasan ingin beli bakpau bebek buat Kyungsoo makan. Dan jangan lupa HunHan yang ikut ngacir keluar kamar Kyungsoo.
Kyungsoo tersenyum setelah semuanya keluar dari kamarnya sedangkan Kim Jong In ia masih tergeletak tak berdaya di lantai.
Kyungsoo melirik suaminya itu, dan setelahnya mencoba untuk berdiri dengan benar dan mengangkat tubuh besar itu ke atas kasur. Ia menyelimuti tubuh Jongin dengan selimut dan setelahnya tersenyum sebari menyingkirkan beberapa helai rambut coklat Jongin. Ia tersenyum manis.
"Baby kita sepertinya akan tampan, seperti dirimu Jonginnie~" Kyungsoo mengecup pelan jidat suaminya itu dan setelahnya mencium sekilas bibir tebal yang menurutnya amat sexy itu –walaupun tetap lebih sexy miliknya-
Kyungsoo berjalan pelan menuju luar kamar, entah kenapa rasanya ia ingin kekamar mandi sekarang.
"sarapan sudah siap!" Lay berteriak sedikit, memberi tahu semua member agar berkumpul ke ruang makan untuk mengambil sarapan masing-masing.
Xiumin dan Chen yang tadi sibuk rebutan Bakpau, Tao yang sibuk ngumpet buat ngejutin gegenya, Sehun yang minta telinganya dibersihin sama Luhan, dan Baekhyun yang ribet bangunin Chanyeol suaminya yang belom bangun-bangun.
Keadaan dorm EXO saat ini terlihat amat amat normal.
"bubur? untuk siapa Hyung?" Chen menatap wajah Lay yang tersenyum, Suho kelepek-kelepek lagi.
"untuk Kyungsoo, ia harus makan bubur untuk sementara, sampai tubuhnya sehat lagi"
"untukku?" Kyungsoo baru saja keluar dari kamar mandi, ia tersenyum dan dengan cepat duduk di salah satu bangku.
"makan yang banyak, biar babymu makin sehat" Baekhyun duduk di sebelah Kyungsoo.
"Araseo, Hyung"
Semua member duduk di kursi masing-masing, berhadapan dengan pasangan masing-masing, kecuali Kyungsoo yang makan sendiri karna Jongin suami kulit tannya masih terlelap dalam mimpinya.
"gomawo atas makanannya, Hyung. Aku ke kamar sebentar" Semua menatap Kyungsoo yang makan –sangat- cepat hari ini wajah manisnya terlihat lebih cerah dari hari-hari sebelumnya.
Kyungsoo tersenyum manis lalu mengambil beberapa roti bakar dan menoleskan sedikit selai coklat.
"untuk Jongin?" Kyungsoo mengangguk sambil tersenyum kearah Luhan, Ia menuang susu putih ke gelas besar bergambar Pororo yang bername tag Kim Jong In.
"aku duluan" Kyungsoo melesat pergi kekamarnya, meninggalkan semua member yang masih melahap makanan di piringnya.
"Kapan kau perhatian seperti itu padaku, Baekkie?" Chanyeol meneguk susu setelahnya.
Baekhyun berhenti mengunyah, dan menatap wajah 'habis bangun tidur' di sampingnya.
"Jadi kau ingin mempunyai istri seperti Kyungsoo?" Ia mengalihkan pandangannya dan kembali mengunyah rotinya.
Semua member terdiam menatap kedua sejoli yang diperkirakan akan bertengkar itu.
"iya, dia sangat perhatian pada suaminya" Chanyeol sekilas melirik istri ber-eyelinernya.
"kalau begitu, kau rebut saja Kyungsoo dari Jongin, dan nikahi dia" Baekhyun masih mengunyah, Chanyeol berhenti meminum susunya, semua member menjatuhkan semua rotinya.
Chanyeol mencoba tenang. Ia kembali mengunyah rotinya. "bukan begitu maksudku, aku lebih suka dirimu dibanding Kyungsoo. Hanya saja kau terlalu cuek Baekkie, padahal aku selalu memanjakanmu"
Baekhyun, mengoleskan lagi selai strowbery di rotinya. "cuek?" ia memakan rotinya dan melirik kearah Chanyeol.
"iya cuek, sangat sangat cuek" Chanyeol melepas tautan bibirnya dengan dinding gelas. Bibirnya belopotan susu.
"araseo, aku harus perhatian seperti Kyungsoo,eoh?" Baekhyun membersihkan tangannya dengan tisu. Lalu menatap Chanyeol.
Chanyeol menaruh gelas susunya. "iya, tapi tetaplah jadi-"
Baekhyun menjilat sisa susu di ujung bibir Chanyeol dan mengambil gelas susu miliknya.
"-dirimu"
Chanyeol gemetaran, Kris nutupin mata Tao, Luhan nyumpel mulut Sehun, Chen nepuk nepuk pipi Xiumin, dan Lay ngeremes paha Suho.
'Dia benar-benar Baekhyun, kan?'
Kyungsoo berlahan memasuki kamarnya, setelahnya ia disuguhi pemandangan suaminya yang maish tertidur, tapi kali ini ia telanjang dada.
'sejak kapan ia membuka pakaiannya?'
Kyungsoo menaruh roti dan susu di meja nakas, lalu mengguncangkan tubuh Jongin perlahan.
"Jonginnie~ ireona" Jongin menggeliat, berlahan membuka kedua matanya.
"cepat kau makan sarapanmu" Kyungsoo tersenyum manis, menatap suaminya yang sekarang sudah sepenuhnya sadar dan tersenyum padanya. *ecie Nami jadi merinding~
"gomawo, Kyunggie.. tapi, aku ingin kau menyuapiku" Kyungsoo mengangkat kedua alisnya, lalu tersenyum setelahnya.
"baiklah, aaa..." Jongin melahatp roti selainya, dan setelahnya meneguk susu putih kesukaannya, dan mereka melakukan itu berkali kali.
"aah, gomawo Kyunggie, kau memang istri yang baik. Saranghae" Jongin mengecup jidat turun pipi turun hidung dan berhenti di bibir.
"Nado" Kyungsoo tersenyum. Entah perasaannya kali ini benar-benar tenang dan damai. Mungkin bawaan Bayi.
"ayo keluar Jonginnie, aku ingin jalan jalan keluar. Temani aku ne? emm, dan aku ingin kau menemaniku mencuci piring" Kyungsoo tersenyum lebar, tiba-tiba saja ia ingin sekali ditemi oleh suaminya itu.
"araseo-araseo baby~" Jongin bangun dari tempat tidur dan membuntuti Kyungsoo dari belakang.
"Baekkie, aku ingin susu strowberry milikmu" Chanyeol nyengir natap Baekhyun yang lagi susah payah bawa berbagai cemilan dari kulkas *oh jadi mereka, dalam dua hari kulkas di dorm udah abis kekures*
"engg, ini Yeollie" Baekhyun menaruh satu kotak susu strawberry miliknya, dan langsung di ambil oleh Chanyeol. Entah kenapa Baekhyun tiba-tiba saja menuruti semua perkataan Chanyeol. Mungkin karna perkataan Chanyeol tadi, Baekhyun memang rada risih jika di banding-bandingkan.
"gomawo Baekkie" Chanyeol ngecup pipi Baekhyun.
"YA JONGDAE! Acaranya mau di mulai!"
"Sudah kubilang, Hyung acara yang itu tidak menarik"
"Itu menurutmu, bukan aku! cepat ganti channelnya!"
"Anio!"
Chen Xiumin selalu seperti ini, tak ada yang berubah.
"gwiyeomi!" Sehun berteriak imut, membuat Luhan memunculkan sedikit noda merah muda di pipinya.
"aku imut, iya kan Luhannie~" Luhan menunduk.
"Luhannie?" Sehun menatap wajah Luhan yang menunduk jarak wajah mereka sangat dekat.
"Luhannie, waeyo?" Luhan tampak malu, ah ini memang salahnya yang menyuruh Sehun untuk bertaruh siapa yang paling imut jika Gwiyeomi. Ah Luhan sudah tak tahan.
"anio, ka..kau imut Sehunnie" Luhan masih menunduk.
"hehe, gomawo Luhannie~" Sehun cium jidat Luhan. Luhan meledak.
"Aku akan dandani ACE, dan gege dandani pandaku yah"
"baiklah" Kris meraih dua pasang panda di kamar mereka, dan membawa beberapa pakaian ACE dan aksesorisnya. Sedangkan Tao sedang sibuk memilih milih pakaian yang bagus untuk ACE kesayangan suaminya itu.
"Gege, ingat pandaku jangan sampai kotor"
"eraseo, kau juga ACE jangan sampai kenapa-napa"
Keduanya sibuk melanjutkan acara mereka di dunia mereka sendiri.
"AKH! menyebalkan, apa nama kuncinya?!"Lay marah-marah menatap ponselnya.
"bukankah kau baru saja mengganti nama kunci, Yixing?" Suho mendekat melihat layar ponsel istrinya itu.
"iya, tapi aku lupa lagi namanya. Haruskah aku ganti kartu lagi?"
"Kau akan kerepotan sendiri jika ganti kartu"
"tapi, kalau seperti ini jadinya, ponselku tak akan bisa terpakai"
"coba kau ingat-ingat lagi"
"engggh, aku tak bisa Joonmyun"
"coba kau ulangi ini, ini..."
SuLay tetaplah Sulay.
Ya seperti keadaan sekitar, semua couple lagi sibuk sendiri-sendiri, termasuk KaiSoo yang baru keluar dari kamar. Kyungsoo berjalan menuju dapur, dan melewati SuLay dan TaoRis.
"Kau tak usah mencuci piringnya Kyungsoo, cukup taruh saja" Lay menatap Kyungsoo.
"aku akan mencucinya, Hyung tak apa-apa kok" Kyungsoo tersenyum.
"Ah, kau sudah sadar Kai?" Kris menatap Jongin yang baru saja keluar kamar.
"sadar?" Jongin menatap Kris yang masih sibuk sama panda.
"iya, tadi kau sempat pingsan" Kris masih sibuk.
"pingsan?" Jongin mengingat sesuatu dan setelahnya...
"Kai? kau tak apa-apa?" Tao menatap Jongin yang bengong sendiri. Jongin tersadar dan bergidik ngeri.
"ah, aku baik baik saja" Jongin berjalan menuju tempat Kyungsoo berada, di dapur.
Jongin berlahan berjalan menuju dapur, dan tepat satu langkah lagi ia berhenti. Ia menatap punggung kecil Kyungsoo.
Ia kembali mengingat sesuatu, 'AKH! tidak lagi!' racaunya dalam hati.
Ia masih setia berdiri di depan pintu dapur.
"Jonginnie?" Kyungsoo memanggilnya. Jongin mendongak.
"Ah iya Kyunggie" hendak kakinya mau melangkah, Chanyeol tiba-tiba datang dan tak sengaja mendorongnya masuk kedalam dapur.
"HOAAAA!" Teriak Jongin langsung loncat dan kembali menapak lantai ruang makan.
"ah, mian Kai" Chanyeol langsung pergi.
"Jonginnie?" Kyungsoo kembali memanggil.
"ah iya,Kyunggie. Aku akan menemanimu" Jongin tersenyum dan berlahan melangkahkan kakinya dan, dia kembali ingat sesuatu.
"OAA!" 'DUG' 'BUK' Jongin jatuh dilantai dapur.
"MWOO!" Jongin langsung bangun dan langsung menatap Kyungsoo dalam-dalam.
"Mian Kyunggie aku tak bisa menemanimu cuci piring" Jongin lari ngebirit-birit ninggalin Kyungsoo yang bingung melihat sikapnya.
"ada apa dengannya?"
TBC
Anyeong! sebelumnya mianhe! Nami lama Update, ya kalian tau apa alasan Nami lama Update, kalian salahkan saja feel humor yang susah buat dateng ke otak Nami, tapi Nami tetep berusaha buat lanjut ni panpik. Oh ya, kayaknya panpik ini bakal abis satu chapter atau dua chapter lagi, karna Nami udah mulai sibuk buat nyiapin UN –yang sebenernya masih jauh- sama segala gala ujian praktek. Yaudah ntu aja yang mau Nami kasih tau, Ah lupa lagi, kali ini Nami gak bales Review ya, Mianhe~ mungkin chapter depan Nami baru bales. Jangan bosen bosen buat review yah~ Arigatougozaimasu!
