Hai-hai Minna-san tachi!~ Nacchan kembali dengan Chapter baru di FF ini~ Gomen ne lama Update, sekarang kalian bisa membaca Chapter 4~! Oke, balas Review-nya dibawah ya~

Heart and Filia

.

.

Disclaimer: Always Hiro Mashima-sama

Genre: Friendship/Family

WARNING(!): OOC, Typo(s),Abal-abal,Gaje,dll.

.

.

Don't Like Don't Read


Jude POV (Flashback Story)

"Li..Lisa!?" seruku kaget. Ya, gadis berambut putih panjang ini bernama Lisa, Lisa Miveheart. Walaupun dari kecil kami sudah ditunangkan, akan tetapi, aku tidak terlalu menyukainya. Lagipula, aku juga sudah mempunya seorang isteri. Tapi, jika Lisa datang, artinya...

"Jude, akhirnya kita bertemu lagi, kau baik-baik saja?" tanya Lisa. Aku mengangguk. "Oke, siapkan pesta pernikahan!" perintahnya kepada para pembantunya yang ikut. "Baik, Nyonya!" seru para pembantunya dan mulai bekerja entah kemana. 'A..apa maksudmu!?" tanyaku pura-pura tidak tahu. "Apa kau lupa, Jude?" tanyanya menoleh ke arahku, "kita adalah tunangan, dan besok kita akan menikah". "Apa!?" Layla menutup mulutnya seakan tidak percaya, air matanya keluar. Aku menoleh ke arahnya, melirik. Ia segera berlari menjauh, menuju taman belakang.

Aku merasa sangat bersalah. Lisa mulai menceloteh, tapi tidak ku dengarkan. Yang ku perhatikan sekarang adalah, bagaimana cara mengatasi permasalahan ini? Dan, tidak sampai menyakiti kedua wanita ini?


Pernikahan berlangsung dengan sempurna. Tapi, tidak dengan hari-hariku. Saat ku ingin memperkenalkan Layla, dengan yang sejujurnya. Layla malah berbohong. "Aku Layla, pelayan pribadi Tuan Jude" jawab Layla ketika ditanya oleh Lisa. "Oh, senang bertemu denganmu, namaku Lisa Miveheart, panggil saja Lisa" kata Lisa. "Baik, Nyonya" kata Layla.

Menyedihkan, kenapa ia harus berbohong? Aku tahu, untuk kebaikan aku dan Lisa. Walaupun itu, menyakiti hatinya. Setelah beberapa hari menikah dengan Lisa, ia pun hamil. Layla juga mengabarkan sesuatu yang menggembirakan. Ia juga tengah mengandung Putri-ku. Aku senang, juga bingung atas hal ini. Tapi, ya sudahlah, aku memang mengharapkan anak dari isteri-ku.

Bulan berganti bulan. Kandungan keduanya sudah mencapai 7 bulan. Dan, 2 bulan lagi, mereka melahirkan anak-anakku. Dan kulihat, Lisa dan Layla akrab dan tidak ada permusuhan. Aku tersenyum melihatnya, walau ada sedikit kekhawatiran.

Suatu hari, Layla sedang membereskan perpustakaan. "Uwaa~~~" keseimbangan tidak ia dapat. Tangga yang sedang ia naiki terjatuh, begitu juga dirinya. Aku yang kebetulan ada disana, segera menangkap Layla yang terjatuh. Buku yang ia pegang berserakan dilantai. "Kau tidak apa?' tanyaku. "Aku baik-baik saja kok" jawab Layla. "Betulkah?" tanyaku lagi, tentu saja aku sangat khawatir. "Aku baik-baik saja kok, tenang..." jawabnya. "Bagaimana bisa aku tenang, kau adalah isteriku! Tentu saja aku sangat khawatir!" ucapku dengan nada tinggi.

Lisa yang sedang menelusuri lorong-lorong rumah, mendengar ucapanku. Ia membuka pintu perpustakaan, "kau barusan bilang apa, Jude?". Pandangan kami sekarang tertuju pada Lisa, "Lisa". "Barusan kau bilang apa, Jude?" ia mendekati ku. "Sebenarnya, Layla adalah Isteriku, bukan pelayan pribadiku!" jawabku terus terang. "Betulkah...?" tanyanya tidak percaya. "Betul" aku mengangguk mantap, walaupun didalam diriku panik dan tidak menyangkan kata-kata itu akan terucap dari mulutku. Begitu juga Layla, ia tampak panik sekali. Takut terjadi sesuatu atas keharmonisan keluarga yang kubangun dengan Lisa.

Ia menundukan kepalanya. "It's Amazing!" serunya tiba-tiba sambil mengancungkan jempolnya. "Eh..?" kami menatapnya bingung. "Kenapa kau tidak bilang dari dulu? Ini sangat keren! Jadikan rame, lagipula Layla orangnya baik dan juga cantik, pantas saja kau menikahinya, ia kan Jude!" serunya, ia memang cewek yang cukup cerewet. "I..iya..." aku menggaruk-garuk kepalaku yang tidak gatal.

Dan, keluargaku yang baru ini tidak ada permusuhan. Semua harmonis. Hingga waktu yang ditunggu-tunggu tiba. Keduanya akhirnya melahirkan anak perempuan yang sudah kunanti. Lisa melahirkan seorang bayi perempuan berambut putih. Sedangkan Layla, melahirkan seorang bayi berambut pirang yang cantik.

Tapi, tiba-tiba kami diserang oleh sekelompok penyihir. Lisa dan Layla segera beraksi, mereka juga seorang penyihir. Lisa dapat berubah menjadi bentuk Dewi. Dan, ia berubah menjadi Dewi Air. Sedangkan Layla seorang Pembantai Naga, juga bisa memakai sihir Celestial. Ia memakai kekuatan Dragon Force, dan berubah menjadi Setengah Naga Cahaya. "Jude, jagalah putri-putri kami" pinta Layla. "Baik" kataku memeluk kedua putri ku.

Layla dan Lisa pun mulai bertarung. Layla juga memanggil Aquarius dan Cancer untuk membantu dirinya dan Lisa. "Auman..." Layla meluncurkan serangannya, "Naga Cahaya!". Cahaya yang besar meluncur ke arah penyihir-penyihir itu. Banyak yang kalah telak karena serangan itu. "Bagus, Layla" puji Lisa. "Terima kasih, Lisa" kata Layla.

Tapi, pemimpin mereka meluncurkan serangan yang sangat besar. Kekuatan kegelapan yang sangat besar. "Bagaimana ini, Lisa?" tanya Layla. "Mungkin hanya cara ini bisa mengalahkannya" gumam Lisa. "Apa maksudmu, Lis?" tanya Layla. "Maafkan aku Layla, tolong jaga anakku" jawab Lisa. "Li..Lisa?" Layla menatapnya cemas.

Lisa memegang tongkat Dewi Air-nya. Lalu, muncul lingkaran mantar biru dibawah kaki Lisa dan Pemimpin itu. "Li..Lisa, apa..yang kau lakukan?" tanya Layla. Lisa menoleh ke arah Layla, "jaga mereka oke, Layla". Lisa fokus pada targetnya. Kekuatansihir yang besar, menyebabkan berhembusnya angin yang kuat. Ia mumengucapkan mantar. Dan, cahaya biru semakin terang. "Sayonara Layla,Jude..." ucap Lisa. "Li..sa.." Layla menutupi mukanya dengan kedua tangannya karena cahaya yang sangat terang. "Lisa!" teriakku.


~(To Be Continued)~


Akhirnya, Chapter 4 Selesai juga. Bagaimana? Apakah memuaskan? Lama-lama makin dikit ya Chapternya, hehehe...~ Oke, ini balasan Reviewnya

NShawol566

Yup, putih dan panjang, tentu saja ada hubungan dengan Lisanna. Jadi, apakah rasa penasaranmu sudah teratasi dengan hadisnya Chap 4?

Pidachan99

Bisa jadi Bisa Jadi! Suka-suka Nacchan dong TBC-nya dimana aja, hehehe~
Penasaran ya? Jadi, Apakah Chap 4 ini sangat membantu untuk mengatasi penasaranmu?

Dan itu dia, thanks udah Review dan tunggu Chap selanjutnya ya~ Arigatou Gozaimasu *Maaf kalau kependekan*