Title : Cassielf's Love Stories
Main Cast : Yunho & Jaejoong
Other Cast : DBSK & Super Junior (Not all of them), dan pemeran lain yang belum direncanakan -_-
Genre : Romance, Fantasy, Humor.
Author : LiZziE . YunJae . HaeHyuk
Disclaimer : Cast milik diri sendiri. Cerita milik saya. Plot terinspirasi dari FF fantasy yg pernah LiZz baca.
LiZz memutuskan untuk taruh FF ini di rate T dulu. Begitu udah deket sama adegan-adegan yang mulai berbahaya (kalau ada), akan LiZz balikin lagi ke rate M :)
Ternyata, oh ternyata!
Readers maunya FF yang fluff aja. Tentang kelucu-lucuan couple-couple FF ini, cara Yunho menghadapi Jaejoong, cara Changmin menaklukkan Kyuhyun, cara ikan kawin sama monyet, cara ratu iblis pacaran sama orang China, dan cara lumba-lumba berenang di jidat seluas lapangan sepak bola.
Bahkan ada reader yang bilang uke-uke di FF ini imut banget! (-coret-kayakLiZz-coret-)
Readers mohon kasih ide untuk alur cerita dong.. LiZz kadang-kadang bisa blank kalo mau ngetik FF =_=
Tetep akan ada pihak ketiga, perang-perangan (kayak mainan anak kecil aja) juga ada. Tapi bukan ngelawan penyihir, mak lampir, Kim Hyun Joong, Choi Siwon, Choi Seung Hyun, Go Ahra, Jessica, loh? Kok jadi orang ketiganya YunJae yang diketik? -.-
Pihak ketiganya adalah... Lihat nanti saja! Lol *ditendang rame-rame
SPOILER DIKIT AJA!
Kalo readers gamau tau, silakan skip aja, langsung baca chap ini.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Pihak ketiganya awalnya seperti tidak suka (bukan jahat) pada makhluk Cassie dan Elf karena mereka tidak kenal, jadi ada bangsa lain selain Cassie dan Elf. Nama bangsanya masih dipikirin -_-
Tapi nanti makhluknya akan baik kok.. Jadi malah bikin seru! Jangan khawatir :p
Dan mereka awal ketemu pasti tengkar dan perang. Semoga bisa bikin adegan perangnya :'(
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Bagi yang tidak mau baca spoiler silakan baca mulai disini..
Yang terakhir, karena banyak yang nungguin ChangKyu Moments, di chap ini akan LiZz kabulkan!
Happy reading!
_YJ_
Author POV
Seperti yang terlihat, seluruh couple cast FF ini sudah bertemu satu sama lain. Ada yang saling bertengkar, salah paham, dimarahi, mengagumi diam-diam, bahkan terang-terangan menunjukkan ketertarikannya.
Belum 1 jam pesta ulang tahun Kyuhyun digelar, hubungan mereka tampaknya sudah berkembang. Apalagi akan ada acara dansa nanti malam, dan Couple Time sebagai acara puncak. Couple Time seperti tradisi turun-temurun yang dilakukan setiap ulang tahun peralihan penerus termuda, sebagai tanda Cassie dan Elf boleh memilih pasangan mereka. Dan acara tiap tahunnya tidaklah sama. Tak heran, Couple Time selalu dijadikan acara puncak.
Lonceng bergema, dentangnya terdengar enam kali, pertanda waktu menunjukkan pukul 6 sore. Kim Appa melangkah ke atas podium, memersilahkan para tamu undangan untuk menyantap hidangan utama.
Dari kejauhan tampak Changmin sedang menumpuk makanan sebanyak-banyaknya di atas piringnya. Nggak mau rugi deh kayaknya...
Belum 5 menit selepas Kim Appa turun dari podium, tiba-tiba lampu padam seluruhnya. Jeritan panik terdengar dari mana-mana. Angin dingin berhembus kencang, menggoyangkan lampu gantung di tengah-tengah ruangan. Api lilin padam semua, terbekukan oleh es yang entah darimana asalnya. Tetes demi tetes air mendarat di atas kepala, tangan, tubuh, bahkan kaki setiap tamu, meninggalkan teror yang mendalam. Tak ketinggalan, tengkuk setiap makhluk yang terasa dingin akibat salju yang mencair, yang juga entah darimana datangnya. Teriakan semakin menjadi, takut akan praduga siapa penyebab dari teror ini.
"Nyalakan lampunya!"
"Anakku menghilang!"
"Tenanglah!"
"Andwae!"
"Perbuatan siapa ini?!"
"Mungkinkah 'mereka' kembali?!"
"Tidak mungkin! 'Mereka' seharusnya sudah lenyap!"
Tak lama, muncul sebuah kobaran api di atas telapak tangan kanan Yunho, yang mana tangan kirinya sedang dipakai untuk menggenggam tangan Jaejoong.
"Gwaenchana? Kau takut?" Tanyanya khawatir kepada Jaejoong.
Berikutnya, kobaran api kecil mulai bermunculan. Dari Hankyung, Yoochun, Donghae, dam Changmin. Masing-masing memiliki warna api yang serupa, namun berbeda bentuk. Milik Yunho merah menyala dengan kobaran yang proposional, besar dan terang. Milik Hankyung memiliki warna oranye kemerahan dengan lidah api yang tinggi. Lain pula dengan Yoochun dan Donghae, api mereka berwarna oranye terang dengan percikan-percikan api berwarna merah. Jika milik Yoochun memercik pelan, makan percikan Donghae lebih banyak. Yang terakhir milik Changmin, miliknya adalah bola-bola api yang melayang-layang dalam jumlah besar. Memang nampak lemah, namun kuantitasnya cukup mencengangkan.
"Bagaimana mungkin aku takut.. Yunnie tak sadar ya, kalau aku-..."
"Kau apa, Jae? Kau tidak apa-apa?! Apakah kau terluka?!" Yunho mulai panik dan mengecek setia jengkal tubuh Jaejoong. Jika orang awam melihatnya, kurasa Yunho akan terlihat sedang 'grepe-grepe' Jaejoong =_=
"Aniyoo... Lihat tangan kiriku!" Risih juga Jaejoong lama-lama tubuhnya diraba-raba begitu. (Halah, bilang aja suka! Ntar juga ketagihan, mak! *digaplok Jae)
Apa yang dilihat Yunho mampu membuatnya terkejut. Tangan kiri Jaejoong samar-samar berwarna biru dan putih, lengkap dengan asap-asap halus pertanda suhunya yang amat dingin. Mengherankan tangan Jaejoong tak terasa mati rasa.
Sebenarnya tidak aneh juga. Tangan Yunho (dan Cassie lain) yang memancarkan kobaran api juga nampak berwarna merah kehitaman. Bagai bara api yang menyala, asap-asapnya menandakan panas yang luar biasa.
"Mwo?! Apa yang terjadi?! Perlukah kuhangatkan tanganmu?!" Yunho menjadi pabo. Itu kan kekuatannya Elf. Buat apa susah-susah sekolah kalau gitu aja nggak ngerti!
"Yah! Ini kekuatan para Elf, pabo! Namamu harusnya menjadi YunPabo saja!" Omo, Jaejoong yang galak sudah muncul.. Walaupun tidak semematikan Jaejoong yang marah, setidaknya pribadi yang ini mampu berucap dengan sadis.
"Ah.. Begitu.. Hehehehe..." Tawa Yunho canggung. Kalah pinter sama Elf, pikirnya.
"Jadi, ini semua ulahmu?" Tanya Yunho lagi, merujuk pada teror yang melanda ballroom, yang sejenak terlupakan akibat perdebatan mereka.
"Kami semua kecuali Kyuhyun tepatnya.. Tunggu saja, sebentar lagi Eunhyuk akan membentuk es untuk mengangkat Kyuhyun dan lampu kembali menyala.."
KLIK
Benar saja, lampu kembali menyala terang. Tak lupa, sebuah patung es bertuliskan, 'Saengil Chukkae, Kyuhyunnie!' berdiri megah di tengah ruangan, hasil karya Junsu.
Kekuatan Elf lebih beragam daripada Cassie yang hanya berupa api. Heechul dan Kyuhyun menguasai kekuatan air. Junsu dan Eunhyuk menguasai kekuatan es, atau kemampuan membentuk es. Sedangkan angin dimiliki oleh semua Elf, seperti kekuatan mendasar milik semua Elf.
Lalu bagaimana dengan Jaejoong? Sayangnya, atau mungkin beruntungnya, kekuatan Jaejoong masih belum terdefinisi. Ia dapat membuat salju, yang mana perpaduan air, yang kemudian didinginkan dengan es dan dihembuskan dengan angin dingin. Tidak selesai sampai disitu, Jaejoong bahkan dapat menggunakan keempat elemen itu secara individual. Kekuatannya begitu rumit dan mengejutkan.
Keadaan sunyi tiba-tiba. Terkejut dan shock, bahkan mungkin beberapa merasa dirinya mulai gila. Kemudian, Kim Appa kembali naik ke podium, dan berkata.
"Ehem, kejutan itu bagian dari acara.. Segala fenomena yang kalian rasakan sebelumnya, adalah jerih payah kakak-kakak Kyuhyun untuk mengejutkannya dengan kejutan ini.. Mohon maaf jika menimbulkan kepanikan di diri ka-.."
"Huweeeee! Hiks.. Hiks.. Huweeeeeee!"
Entah dari mana terdengar tangisan dan isakan keras, tentunya membuat semua makhluk menoleh ke segala arah, mencari asal suara itu. Tak lama, suara tangisan itu seperti teredam, dan hanya samar-samar terdengar isakannya.
"Omo! Kyuhyunnie!" Jerit Junsu, yang merangkul Yoochun akibat ketakutan (kesempatan dalam kesempitan nih..)
Rupanya tangisan itu berasal dari Kyuhyun yang menangis deras akibta terkejut mungkin, dan kemudia ditarik Changmin kepelukkan dada bidang dan perut six pack miliknya (LiZz & readers ngiler).
Changmin menunjukkan mismatched eyes smile nya yang melumerkan hati, ditambah senyuman lebarnya dengan gusinya yang imut. Changmin sedang senang! Ia beruntung berdiri di dekat Kyunnie-NYA tadi.
"Uljimayo.. Kyunnie, uljimaa.." Ujarnya sambil meletakkan dagunya di puncak kepala Kyuhyun.
"Hiks.. Hiks... Ta.. Kut.. Hiks.." Kyuhyun masih sesegukan, dan memeluk tubuh hangat di depannya itu, tubuh Changmin. Entahlah, apakah ia mengerti yang di depannya adalah Changmin atau tidak.
"Well, well... Nampaknya duo evil sudah cocok..." Ujar Heechul kepada Jaejoong yang ada di dekatnya. Jaejoong hanya tertawa kecil mendengarnya.
"Aigoo.. Changmin benar-benar memilih Kyuhyun... Aigo, kepalaku.. Tidak cukupkah satu evil saja.." Keluh Jung Appa. Ia sudah cukup stresa menghadapi Changmin dan keevilannya, kini ditambah calon menantu yang tak kalah evil. Padahal ia sudah memeringati Changmin. (Ahjussi! Cinta itu buta!)
_YJ_
ChangKyu (still Author POV).
Merasa kasihan, Changmin mengajak Kyuhyun untuk duduk sejenak, dirangkul dan dituntunnya Kyuhyun ke salah satu kursi yang ada di tepi ruangan. Sesekali Kyuhyun masih terisak. Wajar sebenarnya, ia baru saja beranjak dewasa, emosinya belum begitu stabil. Apalagi fenomena menyeramkan itu terjadi pada ulang tahunnya.
"Kyunnie..."
'Aduh! Kok jadi sok deket gini!' batin Changmin misuh-misuh.
Kyuhyun yang duduk di kursi sambil menunduk, segera mendongakkan kepalanya, menatap Changmin dengan bola mata hazelnya, straight to Changmin's heart XD!
"A-ah, tidak.. Tidak jadi.. Ya, tidak jadi..." Dengan gugup Changmin memutar tubuhnya, menatap arah lain dan menggaruk tengkuknya.
Kesunyian sejenak. Baik Changmin maupun Kyuhyun bingung mau mengatakan apa. Walaupun suasana di sekitar mereka ramai, di sekeliling mereka bagai musim dingin.
"Ah! Itu dia! Kyuhyunnieee! Mianhaee! Maafkan hyungmu ini! Ini rencana Heechul!" Tiba-tiba YunJae, YooSu, HaeHyuk, dan HanChul berlari mendekat, dengan iringan teriakan ala lumba-lumba.
"Enak saja kau, bebek! Aku hanya menyampaikan! Umma yang menyuruh!" Balas Heechul sambil menyambit Junsu dengan syalnya.
"Kyuuu ~ ... Miaaannn.. Kalau saja, kalau, kalau saja... Kalau Joongie tidak ikut.. Pasti Kyu nggak akan takut... Joongie yang bertanggung jawab atas salju dan anginnya... Hiks... Hiks..." Dengan menunduk, Jaejoong dengan kepribadian paranoidnya menyalahkan dirinya sendiri, ia bahkan terjatuh berlutut.
Yunho yang berdiri di sebelahnya segera merangkulnya, menenangkan, dan menghiburnya.
"Hei! Ini malah ribut disini! Bubar, bubar! Jangan ganggu!" Usir Changmin dengan kurang ajar. Hei.. Kau yang paling muda disana, kok main usir-usir.
"Yah! Maknae kurang ajar! Kami lebih tua darimu!" Jerit Heechul kesal dan menunjuk-nunjuk Changmin. Rupanya sifat Heechul sudah kembali normal. Nggak pake jaim lagi.
"Oh, merasa tua ya?" Balasnya sambil menyeringai setan.
"Mwo?! Kau mau sepatu ini melayang ke arahmu?! Atau gelas ini?!" Teriak Heechul sambil meraih gelas kaca yang berada di atas meja tak jauh darinya.
"Kim Heechul..." Uh-oh, aura membunuh datang lagi. Kali ini gelas yang Heechul pegang sudah membeku menjadi es, lengkap dengan asap-asap dinginnya.
Jaejoong yang tadi tertunduk sedih, kini menatap tajam Heechul, walaupun masih dalam posisi berlutut, namun dirinya masih mampu mengeluarkan tatapan mengintimidasi.
"Ah! Aniyo! Jae, ini mau kuletakkan.. Mianhae!" Dengan panik, Heechul meletakkan asal gelas itu ke meja terdekat, berharap Jaejoong kembali normal.
Memang Heechul lah yang paling sering memicu kemarahan Jaejoong, akibat ia yang terlalu ringan tangan dan mudah emosi.
Tatapan Jaejoong perlahan-lahan melembut dan ia sadar.
"Omo! Hyungie... Hiks... Mian..." Dan Jaejoong kembali menjadi pribadi yang lembut.
Semua Cassie Jung yang ada disana melongo. Apa-apaan itu tadi, pikir mereka.
"Jadi, rumor itu benar..." Komentar Yoochun dengan mulut menganga.
"Jaejoong hyung seraaam ~ ..." Timpal Donghae merinding. Yang langsung ditertawakan oleh Eunhyuk.
"Kajja! Pergi yuk! Bosan disini! Mianhae, Kyuhyunnie!" Ajak Junsu pada semua orang. Ia melihat tatapan mata Kyuhyun yang mengarah pada Changmin. Tatapan matanya bukan tatapan biasa. Tatapan itu nampak penuh kekaguman dan ketertarikan.
"Jadi, Changmin hyung lebih tua dari aku?" Tanya Kyuhyun setelah sebelumnya ia menarik ujung kemeja Changmin.
"Eh? Changmin saja.. Kita di umur yang sama sekarang.. Hanya berbeda beberapa bulan, bukan masalah.."
"Arraseo, Minnie.."
"Eoh? Itu imut sekaliiii!" Jerit Changmin sambil tersenyum lebaaaarrrr (mulutnya dia lebar kan? Lol)
"Habiss.. Kau panggil aku Kyunnie tadi.. Yasudah, kubalas!" Protes Kyuhyun sambil mem-pout-kan bibirnya. Kurasa ia meniru Jaejoong yang dalam mode manja.
"Ne, ne.. Terserahmu saja, Kyunnie.. Yang manapun aku senang.." Changmin mengacak-acak rambut ikal Kyuhyun.
"Kalau tiang listrik? Tukang makan? Kulkas berjalan? Foodmonster? VoldaMin? EvilMin?" Goda Kyuhyun sambil menyeringai setan. Jiwa evilnya sudah kembaliiiii...
Yang tak diduga adalah Changmin membalasnya dengan seringaian lain.
"Apapun darimu pasti akan kusuka, Kyunnie chagi.."
BLUSH
Rona merah menjalar ke permukaan kulit wajah seorang Kyuhyun. Menimbulkan kekehan dari Changmin.
"Mengapa bukan kau panggil aku chagi saja? Atau yeobo? Itu lebih manis.."
BLUSH
Changmin melebarkan seringaiannya dan Kyuhyun melebarkan rona merahnya. Saking malunya, Kyuhyun sampai harus menunduk lebih dalam untuk menyembunyikan pipi merahnya.
Changmin segera berjongkok, menyentuh lembut dagu milik Kyuhyun. Mengangkatnya dengan pelan dan berucap;
"Waeyo? Wajahmu itu cantik, jangan ditutupi dong.. Aku mau lihat wajah malaikatku.." Sejak kapan Changmin pintar menggombal? Jangan-jangan semalam ia menghafalkan buku 'Gombalan Maut' yang ada di lemari Yoochun?
BLUSH BLUSH BLUSH
Okay, wajah Kyuhyun resmi merah padam. Siapa sih yang enggak melting diperlakukan seperti itu oleh Prince Changmin? (LiZz sih mau-mau ajaaaaa *slap)
Apakah Changmin hanya berniat menggoda? Atau ia memang melakukannya dengan hati?
Tidak ada hujan, tidak ada angin. Changmin mendekatkan wajahnya kearah Kyuhyun. Kyuhyun hanya mampu menatap mata Changmin dengan tatapan bingung dan kaget. Semakin lama bibir tebalmya semakin dekat ke arah Kyuhyun. Sedikit lagi! 10cm lagi mungkin! Semakin dekat! Dan GOLLLLL!
CHU~
Loh?
Kok?
Di...
Pipi?
(Penonton kecewa!)
Changmin bergerak mundur, kemudian berdiri. Disusul tatapan setengah sadar setengah mimpi milik Kyuhyun.
"Jangan mengharapkan yang aneh-aneh, anak nakal! Kau baru saja berumur 22. Jaga first kiss mu untukku ketika aku menyatakan perasaannku!"
"Mwo? A-aku? K-kamu?" Kyuhyun akhirnya bersuara setelah sejenak bingung dan bungkam.
"Waee? Kau mau menolakku?" Goda Changmin sambil tersenyum miring. Paling-paling dalam hatinya ia takut mendengar jawaban Kyuhyun.
"Molla!" Teriak Kyuhyun dan beranjak pergi, hilang dalam kerumunan orang-orang.
"Wuahahahahahhahah!" Seketika itu meledaklah tawa Changmin, ia sampai harus bersandar di dinding agar tidak terjatuh. Dipeganginya perutnya yang sakit dan dihapusnya air mata akibat tertawa.
"Dia menarik, aku suka.. Hihihihi." Gumam Changmin sambil tersenyum lembut.
TBC
Annyeong!
Jadi LiZz putusin FF ini akan jadi fluff, dengan bumbu-bumbu perang, serta pihak ketika dalam Negeri Cassielf. Pihak ketiganya bukan dalam hubungan asmara. Karena LiZz capek baca FF yang isinya Jaejoong jambak-jambakan sama Go Ahra. Atau yang Yunho tampar-tamparan sama Choi Seung Hyun =_=
Nah, mungkin FF ini akan cukup panjang. Lihat aja ini chap 4 tapi belom ada yg jadian sama sekali. Baru cipika cipiki *tunjuk Changkyu. Yah, walaupun udah kode sih...
Kira-kira 10 an kali ya? Jangan bilang kurang =_=". Chap 5 - 10 aja mungkin baru semua couple terbentuk. Trus belom perang-perangan sama pihak ketiga. Aduhh.. Beban berat...
Mian kalau updatenya nggak bisa tiap hari atau 2 hari sekali ne.. :)
Mumpung libur sih bisa ngetik FF, kalau udah sekolah nanti pasti repot .-.
Review jusseyo ~~~ ^^
