"Apa ini yang disebut mission card Siwon-shi?"
"Ya. Sebentar aku buka dulu isinya." Siwon membuka surat yang terdapat surat berwarna kuning pastel yang berisi pesan misi pertama mereka.
For Choi Siwon dan Agnes Monica.
Sehubung dengan perkembangan hubungan kalian yang cepat dan ditayangkannya acara ini ke media umum. Kami kesulitan untuk menentukan nama singkatan kalian. Silakan pertimbangkan untuk nama couple kalian sekarang dan juga nama panggilan sayang untuk kalian berdua.
Jika sudah silakan tuliskan nama couple kalian di bagian bawah surat ini dan sebutkan panggilan sayang kalian di akhir mini konser Super Junior. Deadline setelah kalian telah keluar dari mobil van ini.
Tertanda
WGM:... Couple
"Jadi watu yang tersisa tinggal empat puluh menit lagi?" kata Agnes.
"Lalu kira-kira apa nama yang cocok untuk kita?" Siwon balik bertanya.
.
.
Dedicated for SIWONEZ Indonesia.
Disclaimer: All the character not mine
Chara: Choi Siwon and Agnes Monica. Other: Lee Teuk, Kang Sora, Lee Donghae, Soo Eunseo, Choo Kyuhyun and other SUJU member.
Genre: Romance and Drama, little bit family from SuJu member.
Sumarry: Walau semua hanya berawal dari reality show 'We Got Married' tetapi dari sinilah semua kisah berawal. Apakah cinta ini akan benar-benar menjadi pernikahan yang sebenarnya? Who knows?
.
.
.
Episode 3: Our Introduce Concert I
.
.
.
"Jadi Siwon-shi pertama kita pilih apa nama couple kita," ujar Agnes.
"Bagaimana kalau SiwoNez?"
"Kenapa namamu penuh sedangkan namaku hanya Nez saja Siwon-shi? Bukankah baiknya sama rata?"
"Ne, lalu menurutmu nama apa yang bagus untuk kita?"
"Bagaimana kalau WoNez saja? Bukankah cukup adil? Kita gunakan huruf N sebagai penghubung nama kita dan tanpa menggunakan huruf Hangeul?"
"Ide bagus." Siwon menyetujui.
Agnes menuliskan nama couple mereka di mission card, "Lalu apa nickname untukku Siwon-ssi?"
Wajah Siwon yang memerah tampak berpikir keras, "B-bagaimana kalau Aegi Tooki?"
"Mian? Apa yang tadi kamu ucapkan Siwon-shi?"
"Baby Bunny." Siwon menutupi wajahnya dengan satu tangan. Entah kenapa panggilan itulah yang terlintas di benak Siwon saat melihat Agnes. Karena gigi kelinci Agnes yang begitu unik membuat Siwon berpikir kalau Tooki sangat cocok dengan imej Agnes. Ditambah kata Aegi karena Agnes terlihat mungil baginya.
Agnes tertawa, "Benarkah kamu ingin memanggil begitu? Apa tidak terlalu memalukan untukmu kalau kamu memanggilku begitu Siwon-shi?"
"Apa kau keberatan kalau aku memanggilmu begitu?"
"Tentu saja tidak. Kalau menurutmu itu nama panggilan untukku aku tidak keberatan."
"Ne, sebenarnya memang sedikit membuatku malu kalau memanggilmu begitu Agnes-ssi." Siwon berpikir sesaat, "Neszz? Bagaimana?"
"Kyopta."
"Kalau begitu Neszz saja? Lalu panggilan untukku bagaimana?"
Agnes mengetuk-ngetuk pena di pipinya, "Sebenarnya aku suka mendengar saat member SuJu yang lain memanggilmu Wonnie Siwon-ssi."
Siwon sedikit kecewa karena menurutnya nama panggilan untuknya tidak akan spesial, "Bukankah jadi sama dengan member yang lain?"
"Benar juga. Aku tidak mungkin memanggilmu WonWon seperti Lavender memanggil Ron di Harry Potter."
"Kalau boleh jujur aku juga tidak mau di panggil seperti itu."
Agnes berpikir sesaat, "Bagaimana kalau Wonee?"
Sesaat Siwon tertegun mendengar nama panggilan yang diberikan Agnes untuknya. Ada sedikit nada unik saat Agnes menanggil namanya yang berbeda dalam pengucapannya. Seperti huruf E yang dipakai bernada ie seperti di bahasa Inggris bukan E yang bernada biasa. Dengan sedikit aksen Spanyol yang pernah didengarnya.
"Aku suka, " jawab Siwon cepat.
"Baiklah kalau begitu Wonee."
"Kalau begitu kita buat perjanjian Neszz." Siwon mengulurkan jari kelingking lalu disambut oleh Agnes. "Kita harus memakai nama panggilan ini saat memanggil satu sama lain atau paling tidak jangan memakai imbuhan –shi atau –ssi lagi, bagaimana?"
"Setuju. Bagi yang melanggar akan ada hukuman."
"Apa hukumannya?"
"Menuruti permintaan yang menang?"
"Baiklah. Yang melanggar perjanjian harus menurut permintaan apapun dari pihak lawan sebagai hukuman."
"Ne, ternyata kita selesaikan lebih cepat daripada dugaan." Agnes memasukan mission card kedalam kotaknya kembali.
"Kita telah sampai Siwon-ssi," sahut supir SMnet yang mengantar Siwon.
"Terima kasih ajushhi," ujar Siwon sambil menepuk pelan pundak supir yang mengantarnya kemudian membuka pintu mobil.
Agnes dan Siwon berjalan berdampingan memasuki hotel melalui pintu samping. Kalau melalui pintu utama sama saja dengan bunuh diri karena para fans SuJu telah berkumpul ramai walaupun konser masih akan dilangsungkan 4 jam lagi. Setelah melewati lobby dan lorong-lorong mewah hotel tersebut akhirnya mereka sampai di salah satu ruangan.
Ketika memasuki ruang ganti SuJu, semua member sedang berkumpul mengelilingi Leeteuk yang duduk berdampingan bersama seorang wanita cantik berambut sebahu. Wanita yang sangat cocok untuk peran Snow White dengan kulit putih bersih dan rambut hitamnya.
"Wonnie kau mengajak Agnes-ssi kesini?" kata Sungmin yang pertama kali menyadari kedatangan Agnes dan Siwon.
"Tentu saja. Tidak kukira kalau Teuk-hyung juga akan membawa Sora-ssi kesini." Siwon menatap member SuJu yang lain. "Perkenalkan dia istriku Agnes Monica."
"Annyeohaseong, naneun Agnes Monica ibnida," sapa Agnes pada semua member SuJu dengan menundukkan punggungnya. Semua member SuJu yang sebelumnya belum pernah bertemu Agnes terperanjat sesaat. Mengingat-ingat apakah sebelumnya pernah bertemu dengannya karena wajah Agnes sangat tidak familiar di Seoul.
"Annyeohaseong Agnes-ssi. Senang bertemu denganmu," ujar semua berbarengan.
"Ne, apa Agnes-ssi bukan dari Korea? Namanya tidak terlalu familiar," tanya Ryeo Wook.
"Ne, aku dari Indonesia?" jawab Agnes dengan senyum kecil.
"Chinca? Lalu apa kau di Indonesia sebagai aktris?"
"Ya bisa dikatakan begitu tetapi aku lebih fokus di karir penyanyiku."
"Wook-hyung apa kau lupa penyanyi yang kita temui di ASF sekitar tiga tahun yang lalu." Kyuhyun menambahi.
"Yang dulu berambut pendek dan menggunakan tongkat?"
"Benar sekali," sambut Agnes.
Gadis yang tadi duduk di sebelah Leeteuk berdiri dan berjalan menuju Agnes, "Annyeohaseong Agnes-ssi, naneun Kang Sora imnida."
Leeteuk tersenyum dengan bangga lalu meraih tangan Sora untuk menggenggammnya, "Perkenalkan dia istriku Agnes-ssi."
"Dia sangat cantik sekali." Agnes tersenyum kepada Sora.
"Gamsahamnida, kau juga sangat cantik Agnes-ssi. Apa kau kelahiran tahun 89?" tanya Sora ingin tahu.
Agnes tertawa, "Tentu saja bukan, aku seumur dengan Wonee tahun 86."
"Benarkah? Kau terlihat lebih muda dari umurmu oennie." Sora tertawa.
"Benarkah? Tidak ada yang pernah mengatakan seperti itu padaku."
"Kau terkadang terlalu rendah hati Neszz." Siwon tersenyum.
"Apa-apaan kalian?" teriak Eunhyuk, "Apa kalian disini datang untuk saling pamer istri haa?"
Leeteuk tertawa lalu merangkul Sora, "Bilang saja kau iri Hyukie. Untung saja Donghae tidak membawa Eun Seo-shi datang kemari."
Siwon melirik kesekitarnya mencari Donghae yang tiba-tiba tidak terlihat batang hidungnya karena sewaktu pertama kali masuk Donghae masih duduk manis di sofa, "Mana Donghae?"
"Keluar mungkin?" jawab Kyuhyun seadanya.
Pintu ruangan terbuka menampilkan Donghae dengan wajah berseri-serinya sebelum berubah kelam ketika melihat TeukSo dan WoNez couple.
"Darimana saja kau?"
"Dari luar," jawab Donghae polos. Semua orang juga tahu kalau dia dari luar.
Sementara perhatian member yang lain tertuju pada Agnes yang tengah tersenyum tiba-tiba di datangi Yesung.
"Annyeonghaseong Agnes-ssi, naneun Yesung imnida," katanya ramah dengan senyum di wajahnya.
"Annyeong Yesung-ssi." Agnes menyambutnya dengan senyum.
Tangan kanan Yesung terulur menyentuh bibir Agnes yang dari tadi membuatnya penasaran. Agnes tiba-tiba terkaget saat tiba-tiba tangan Yesung menyentuh bibirnya. Sebenarnya bukan kebiasaan Yesung untuk menyentuh bibir orang yang tidak dikenalnya secara dekat apalagi kalau dia seorang yeojah. Tentunya dia tidak ingin merusak citra baik Super Junior dengan kebiasaannya ini. Tetapi rasa penasarannya untuk menyentuh bibir Agnes yang penuh menyingkirkan semuanya. Namun tidak sampai beberapa detik tangan Yesung menyentuh bibir Agnes, tangan Siwon dengan cekatannya menepuk tangan Yesung dari wajah Agnes lalu menarik Agnes kebelakangnya.
"Apa?" tanya Yesung mengelus tangannya yang di pukul pelan oleh Siwon.
"Hyung kau masih bertanya apa?" kata Siwon tidak percaya.
"Apa?" Yesung masih bertanya dengan wajah polosnya.
"Sungie itu artinya Siwon tidak ingin kau pegang-pegang bibir Agnes-ssi. Jangankan bibir, kami kemarin yang ingin berjabat tangan saja tidak di perbolehkannya," jawab Leeteuk menjelaskan.
"Kenapa begitu? Aku kan hanya ingin menyentuh bibir Agnes-ssi karena sepertinya sangat seksi seperti Siwon," kata Yesung dengan wajah polosnya.
Siwon tetap protektif, "Tetap saja hyung, kau boleh menyentuh bibirku tapi jangan Neszz."
"Siapa Neszz?" timpal Eunhyuk.
"Panggilanku untuk Agnes," jawab Siwon dengan berbangga hati.
Semua member SuJu berseru membentuk huruf 'o' di bibir mereka, "Lalu Agnes-ssi apa panggilanmu untuk Siwon?"
"Wonee," jawab Agnes dengan senyum kecil diwajahnya.
Eunhyuk bertepuk tangan senang, "Ternyata memang benar hyung, perkembangamu dan Sora-ssi yang terlalu lambat. Baru dua hari saja mereka telah satu sama lain telah memanggil dengan nama panggilan."
Leeteuk menepuk pelan kepala kuning Eunhyuk, "Yaa, apa maksudmu Hyuk Jae? Kau cari mati ya?"
Sora menepuk pelan bahu Leeteuk, "Bukankah tidak seharusnya kau begitu kasar pada magnaemu oppa?"
Leeteuk selalu terdiam tersipu saat Sora memanggilnya oppa.
"Terima kasih Ooh Hyungsanim kamu memang pengertian." Eunhyuk maju hendak memeluk Sora sebelum wajahnya mencium tangan Leeteuk.
"Jangan pernah berharap," kata Leeteuk dengan nada seram. Selanjutnya suasana diramaikan oleh pertengkaran antara leeteuk dan Eunhyuk yang mulai membahas dari hal kecil sampai hal besar yang sebentulnya tidak perlu untuk di balas lebih lanjut karena jujur saja itu hanya akan mempermalukan keduanya.
"Chogiyo," ujar seorang yeojah dengan suara lembut ketika membuka pintu ruangan.
Donghae langsung tersenyum senang melihat kedatangan Yeojah cantik bekulit putih dan tinggi. Dia langsung berlari menuju yeojah tersebut kemudian mengulurkan tangannya.
"Yaa, apa-apaan ini? Apa kalian semua sengaja janjian untuk membawa istri masing-masing?" teriak Eunhyuk menunjuk-nunjuk pasangan yang ada.
"Mianhae, aku tidak tahu kalau Sora-ah juga ada disini. Donghae tadi menelponku kalau aku tidak ada jadwal dia ingin aku datang ke mini konsernya," jawab yeojah itu lembut.
"Hyung apa kau sengaja menelpon Eun Seo-shi untuk datang kesini?" tanya Kyuhyun.
Donghae tersenyum polos sambil menggenggam tangan Eun Seo, "Memang. Kalau Seonim tidak ada jadwal bukankah lebih baik dia menemaniku."
"Bilang saja kau tidak ingin kalah dengan Leeteuk-hyung dan Simba," sahut Sungmin.
"Itu salah satunya. Ne mari kuperkenalkan kau dengan istri baru Siwon," kata Donghae yang mengundang death glare dari Siwon.
"Apa maksudmu istri baru Donghae? Neszz memang yang pertama," kata Siwon tak terima.
"Tidak ada maksud apa-apa," ujar Donghae dengan wajah polosnya. Eun Seo tersenyum melihat tingkah kekanakan suaminya yang menurutnya begitu lucu dan menggemaskan.
"Annyeohaseong, naneun Soo Eun Seo ibnida," kata Eun Seo lembut dengan menundukan punggungnya di hadapan Agnes.
"Annyeong Eun Seo-ssi, naneun Agnes Monica ibnida," jawab Agnes dengan tersenyum manis.
"Ne Agnes Monica dari Indonesia? Chinca?" tanya Eun Seo.
"Ne, aku dari Indonesia."
"Senang sekali bisa bertemu dengamu. Adikku penggemar beratmu karenamu dia ingin datang ke Indonesia nanti. Boleh nanti aku minta tanda tanganmu untuknya."
Agnes tertawa, "Tentu saja. Sungguh menyenangkan memiliki penggemar juga di Seoul mengingat persaingan musik di Korea sangatlah ketat."
Eun Seo ikut tertawa, "Ne kau jangan terlalu merendahkan diri karena memang Agnes-ssi terkenal. Apa Agnes-ssi akan mengadakan konser juga disini?"
"Tidak untuk beberapa waktu dekat ini. Selama beberapa bulan kedepan aku lebih fokus dengan syuting drama dan WGM. Mungkin nanti aku akan membuat konser di Korea bersama dancerku."
"Chinca. Adikku pasti akan senang mendengar berita ini."
"Agnes-unnie sudah berapa lama syuting dramanya dimulai?" tanya Sora yang ikut bergabung.
"Baru dimulai tadi pagi."
"Siapa lawan mainmu Agnes-ssi?" tanya Dong Hae. Sedangkan wajah Siwon tertekuk ketika mendengar siapa lawan main Agnes.
"Kim Hyun Joong-ssi. Karena kami berdua sangat sibuk jadinya belum diadakan premier pemutaran drama yang akan kami bintangi."
"Ne, pantas saja syuting drama Hyun Joong-ssi selanjutnya terkesan di rahasiakan."
Leeteuk menarik Sora berdiri di sampingnya, "Dengan begini Super Junior couple berkumpul untuk pertama kali di We Got Married."
"Ne benar hyung," jawab Donghae.
Eunhyuk berdiri untuk protes, "Yaa apa-apaan kalian? Karena telah memiliki pasangan masing-masing bukan berarti kalian memboikot acara ini seorang diri. Aku juga mau muncul."
"Makanya Hyukie jangan mempermainkan perasaan Lee Sena-nuna dulu. Kalau tidak mungkin saja kau yang berdiri disini dengannya bersama Donghae dan Eun Seo-ssi," jawab Leeteuk cepat.
"Leeteuk-hyung benar hyung," timpal Kyuhyun.
Eunhyuk yang mendengarnya langsung tertunduk dan duduk dengan manis. Membuat member yang lain tertawa melihatnya.
"Baiklah sebagai couple yang lebih senior, kami akan memperkenalkan diri lebih dahulu." Leeteuk dan Sora saling berangkulan dengan senyum lebar. "Kami.."
"TeukSo couple. Leeteuk dan Kang Sora," tambah Sora.
"We are dimple couple. Dan.." Leeteuk menunjuk Donghae dan Eun Seo. "Mereka HaeSeo couple. They are Tooki couple. Lalu pasangan baru minggu ini, apa nama panggilan kalian?"
"WoNez couple hyung," jawab Siwon.
"Ne WoNez couple. They are..."
"Sexy lips couple," timpal Yesung.
"Ne Sexy lips couple." Jeda sesaat membuat Leeteuk kembali mengulang memorinya. "Yaa Yesung apa-apaan nama itu! Sexy Lips couple tidak relatif."
"Aku rasa itu nama yang bagus hyung. Mereka berdua memiliki bibir yang bagus versiku," jawab Yesung.
"Yang benar saja hyung. Aku tidak mau mendapat gelar sexy lips couple," kata Siwon menyampaikan keberatannya.
Leeteuk menatap Siwon dan Agnes bergantian, "Jadi apa nickname couple kalian?"
"World couple" "Asia couple" sahut Siwon dan Agnes bersamaan. Mereka saling pandang sejenak.
"Kenapa World couple Wonee?" tanya Agnes.
"Karena walau kita berbeda bahasa tetapi kita bisa saling berbicara dengan bahasa dunia. Bahasa Inggris tepatnya," jawab Siwon dengan nada bangga. Memang dalam percakapan yang mereka lakukan tidak melulu Agnes berbicara dalam bahasa Korea karena Agnes lebih lancar berbicara saat menggunakan bahasa Inggris.
"Lalu kenapa kau memilih Asia couple Neszz?" gantian Siwon yang bertanya.
"Bukankah walah berbeda negara kita masih dalam satu rumpun Asia. Tidak ada salahnya menggunakan nama benua yang mempertemukan kita," jawab Agnes jelas.
"Ne jadi kalian memilih nickname apa?" tanya Leeteuk.
"Aku memilih Asia couple seperti yang dibilang Agnes-ssi," kata Donghae menaikan tangannya.
"Aku juga setuju dengan Agnes-ssi," sahut yang lainnya.
Leeteuk menatap Siwon dengan pandangan lucu, "Ne Siwon untuk kali ini kau menemukan lawan yang sepadan untuk beradu argumen. Karena Agnes-ssi tipe yeojah yang pintar dalam mengendalikan keadaan."
Siwon tertawa lalu menarik tangan Agnes untuk menggenggamnya, "Ne kau benar hyung. Aku sangat beruntung mendapatkan Neszz."
Saat mereka berpandangan sesaat Agnes tersenyum mendengar perkataan Siwon.
"Jadi dengan ini WoNez couple resmi sebagai Asia couple." Leeteuk bertepuk tangan sebagai peresmian nama pasangan di Super Junior.
"Chogiyo, Super Junior harap segera bersiap-siap," kata crew konser ketika membuka pintu ruangan mereka.
"Ne, kami akan segera bersiap," jawab Leeteuk selaku leader, "Ah, seongsanim bolehkah aku minta satu hal?"
"Ne ada apa Leeteuk-ssi?" tanya crew tersebut.
"Aku juga ada beberapa keperluan," sambut Siwon.
"Ne katakan saja Leeteuk-ssi dan Siwon-ssi."
Leeteuk maju menghadap crew tersebut, "Begini aku ingin seongsanim menyediakan tiga kursi terdepan untuk Sora, Eun Seo-ssi dan Agnes-ssi."
"Tentu saja itu bisa. Lalu Siwon-ssi ada keperluan apa?"
"Bisa kita bicara di luar saja?" Siwon menarik crew tersebut keluar ruangan, "Neszz aku tinggal sebentar, hyung tolong jauhkan Agnes-ssi dari Yesung."
"Yaa, Simba kau pikir aku virus apa?" teriak Yesung walau percuma karena Siwon telah keburu keluar.
.
.
.
Siwon menarik crew tersebut menuju panggung yang akan mereka gunakan, "Begini Seongsanim, karena saya baru saja menikah aku ingin mengenalkan istriku pada Elf yang hadir hari ini."
"Chinca? Chukae Siwon-ssi, lalu apa yang ingin kau siapkan?"
Siwon tersenyum, "Begini sesaat sebelum konser kami benar-benar berakhir, aku ingin menyanyikan sebuah lagu untuk Agnes-ssi. Saat aku menghampiri Agnes-ssi yang sedang duduk di bangku penonton aku ingin semua lampu menyorot kearah kami berdua dan lampu penerang yang ada diredupkan. Agar semua perhatian hanya tertuju pada kami."
"Hanya itu?"
"Ne, kalau bisa saat aku memberikan sesuatu untuk Agnes-ssi aku ingin latar lagunya tetap terdengar mengalun lembut."
"Baiklah kalau itu kami masih bisa melakukannya."
"Gamsahamnida Seongsanim. Aku benar-benar terbantu. Nanti akan aku belikan pizza sebagai gantinya." Siwon menjabat tangan crew panggung yang ada untuk meminta tanda tangannya.
"Gomawo Siwon-ssi."
.
.
.
Sementara di tempat yang lain diwaktu yang sama. Agnes tengah asyik ngobrol dengan Eun Seo, Sora, dan member SuJu yang lainnya.
"Ne, Agnes-ssi aku dari kemarin ingin menanyakan satu hal," kata Sungmin.
"Apa itu Sungmin-shi?"
"Sewaktu kami konser di Indonesia dulu, aku baru ingat kalau saat Siwon ingin menyampaikan kata sambutan semua penonton yang ada disana dengan kompaknya menyerukan namamu. Ada apa sebenarnya?"
Agnes tertawa karena lagi-lagi mendapatkan pertanyaan yang sama, "Belum beberapa berselang sebelum SuJu akan mengadakan konser di Indonesia tersebar gosip kalau aku sedang mempunyai something relationship dengan Wonee."
"Chinca?"
"Nee, apa kalian tidak bersiap-siap?"
"Sebaiknya yang lain bersiap-siap untuk rehearsal konser," suruh Leeteuk.
"Lalu bagaimana denganmu hyung?" tanya Shin Dong.
Leeteuk tersenyum polos, "Aku masih ada urusan dengan Sora-nim jadi kalian duluan saja."
Kontan saja mengundang sorakan dari yang lain. "Ne hyung kalau kau masih disini dengan Sora-ssi maka aku juga akan tetap disini bersama Seonim."
"Pergilah latihan oppa," pinta Sora.
"Baiklah kalau Sora-nim berkata seperti itu. Donghae kau latihan."
"Ne hyung, aku baru saja bertemu dengan Seonim. Berikan aku waktu sedikit lagi," pinta Dong Hae. Selain lemah dengan puppy eyes milik Sora, Leeteuk juga harus waspada dengan puppy eyes milik Dong Hae karena dia bisa begitu mudah dikalahkan ketika Donghae menatapnya seperti puppy yang minta makan. Bisa dikatakan Donghae merupakan junior favoritnya dan juga adik kecilnya yang cengeng.
"Haenim sebaiknya kau pergi saja sekarang. Tidak enak dengan member lainnya," kata Eun Seo lembut.
Dong Hae menunduk lesu, "Tapi kita baru bertemu sebentar saja."
"Bukankah nanti aku akan menonton konsermu setelahnya kita masih punya banyak waktu," bujuk Eun Seo.
"Chinca?"
"Ne jadi pergilah latihan."
Donghae berdiri, "Baiklah Seonim. Sampai bertemu nanti."
Eun Seo melambaikan tangan pada Donghae yang terlihat tidak rela terlalu cepat bertemu. Padahal telah lebih dari dua minggu mereka tidak pernah bertemu karena kesibukan masing-masing. Eun Seo dengan syuting dramanya dan Donghae dengan jadwal menyanyi dan latihannya dalam Super Junior. Belum lagi dia harus pulang-pergi ke Taiwan untuk SuJu-M.
"Ne ini pertama kalinya istri Super Junior berkumpul."
"Tepatnya karena memang Agnes-unnie baru saja bertemu dengan Siwon-ssi kemarin ne?"
"Ne ini pertama kalinya aku mengikuti acara reality show di Korea. Rasanya aku harus benar-benar mempersiapkan diri ketika tahu kalau calon suamiku Wonee."
Sora mengangguk, "Aku setuju denganmu unnie. Terkadang jadwal SuJu sangat ketat hingga terkadang bertemu sebentar saja tidak bisa."
Eun Seo tertawa, "Terkadang saat bersama Haenim aku tidak merasa bersama dengan seorang hallyu star. Saat bersama dia hanya seorang Donghae yang begitu lucu dan menyenangkan."
"Ya ya benar sekali. Terkadang saat bersama oppa dia sama sekali tidak terlihat leader SuJu."
Agnes tertawa, "Sepertinya seru kalau kapan-kapan kita berkunjung ke SuJu dorm. Melihat bagaimana tempat mereka selama ini menjalani pelatihan dan kegiatannya sehari-hari."
Sora menepuk tangannya, "Ahh.. kenapa tidak pernah terpikirkan sebelumnya. Kadang-kadang aku juga penasaran apa yang mereka lakukan kalau tidak sibuk latihan atau lainnya."
"Aku memang sempat terpikir tetapi karena di dorm yang banyak namjah aku jadi berpikir ulang kalau mau kesana. Kalau bersama-sama tentunya tidak akan terlalu canggung," kata Eun Seo dengan tersenyum manis.
"Kalau begitu ketika jadwal kita semua kosong saat bersamaan kita kesana bersama, bagaimana?"
"Tentu saja," jawab Eun Seo dan Agnes bersamaan.
"Ne apakah di hotel ini terdapat pusat perbelanjaan?" tanya Agnes.
"Kalau tidak salah ada di lantai 7 sampai 11 Agnes-ssi. Apa kau ingin membeli sesuatu?" tanya Eun Seo.
Agnes mengangguk, "Ne aku ingin membeli suatu untuk Wonee. Tidak enak rasanya datang ke konsernya pertama kali tetapi tidak membawakan apa-apa."
"Agnes-unnie ingin membelikan makanan atau minuman?"
"Sepertinya, aku masih bingung."
"Aku sempat mampir di mini market untuk membelikan yang lain minuman," kata Sora.
"Kalau makanan aku membawakannya untuk member SuJu yang lainnya," jawab Eun Seo, "Agnes-ssi cukup membelikan sesuatu untuk Siwon-ssi saja. Apa perlu kami temani?"
Agnes menggeleng, "Gomawo, tapi tidak apa aku sendiri saja yang membelinya. Kalian tunggu saja disini siapa tahu Wonee akan datang."
"Bukankah Siwon-ssi tengah latihan?"
"Ne karena duluan pergi kurasa dia akan kembali lagi. Tolong bilang padanya jangan mencariku dan pergilah latihan dengan member yang lain." Agnes berdiri membawa tas tangannya. "Kalau begitu aku pergi dulu."
.
.
.
Siwon tengah berdiri diatas panggung untuk rehearsal lagu yang akan dinyanyikannya untuk Agnes. Jujur saja Siwon tidak terlalu percaya diri ketika harus bernyanyi seorang diri. Ada rasa tidak percaya diri kalau suaranya tidak cukup bagus kalau dibandingkan dengan Kyuhyun atau Yesung yang notebene memang lead vocal Super Junior. Apalagi lagu ini dinyanyikan didepan Agnes yang notabenenya juga juara ASF tiga kali berturut-turut belum lagi sederet penghargaan yang pernah diterimanya.
Setelah berlatih seorang diri dari menyanyi sampai berjalan menuju tempat duduk Agnes yang telah disediakan. Siwon turun dari panggung untuk minum dan berniat untuk kembali menuju ruang istirahat. Baru saja Siwon menuju koridor ruangan dia melihat member SuJu yang lain berjalan kearahnya.
"Simba kita akan segera latihan. Pergilah ke panggung," kata Leeteuk.
"Ne hyung aku bahkan baru saja selesai latihan tadi. Paling tidak izinkan aku bertemu Neszz sebentar saja. Ya?" pinta Siwon.
Leeteuk berpikir sejenak, "Baiklah. Tapi hanya 5 menit latihan bersama harus segera dilakukan."
"Siap hyung." Siwon berjalan cepat menuju ruang istirahat. Sebenarnya ingin sekali dia berlari menuju ruangan tetapi manner yang diajarkan keluarga Choi agar jangan berlari di koridor.
Ketika sampai di ruang tunggu mereka sebelumnya dengan cepat Siwon membuka pintu ruangan. Tetapi bukannya mendapati Agnes yang tengah duduk di ruangan tersebut dia hanya menemukan Sora dan Eun Seo yang tampak tengah mengobrol.
"Ah Siwon-ssi, kau benar-benar datang seperti yang dikatakan Agnes-unnie," kata Sora yang pertama kali menyadari kedatangan Siwon.
Siwon tersenyum membalasnya, "Dimana Neszz?"
"Dia keluar sebentar ke shoping centre yang ada di hotel ini," jawab Eun Seo.
"Chinca? Lalu kapan dia akan kembali?"
"Kami juga kurang tahu karena dia tidak ingin kami ikut pergi menemaninya. Dia juga berpesan agar Siwon-ssi tidak perlu mencarinya dan bersiap-siap untuk konser ini."
Siwon menggaruk kepalanya frustasi, "Aku takut terjadi apa-apa padanya. Bagaimana kalau Neszz hilang atau tersesat?"
Eun Seo dan Sora tertawa, "Kurasa itu tidak mungkin Siwon-ssi. Selain Agnes-ssi pergi bersama kru kamera dia juga tipe yeojah yang smart untuk tersesat di Seoul walau baru datang kesini."
"Itu benar Siwon-ssi, Agnes-unnie tentunya akan baik-baik saja. Sebaiknya kau cepatlah pergi datang sebelum oppa malah datang menjemputmu kesini sekalian mengambil kesempatan."
"Ne mungkin saja dia akan bersama Haenim untuk alasan menjemputmu."
"Baiklah kalau begitu aku pergi dulu. Sampaikan salamku pada Neszz untuk tidak berkeliaran seorang diri tanpa sepengetahuanku setidaknya," kata Siwon kemudian.
"Arasou, akan kami sampaikan," jawab Eun Seo ketika hendak Siwon meninggalkan ruangan.
Siwon berjalan kembali menyusuri koridor dengan wajah sedikit tertekuk sampai ditengah jalan dia bertemu dengan Leeteuk dan Donghae. Dengan cepat dia merangkul keduanya sambil tersenyum manis.
"Terima kasih telah menjemputku. Cepat kita kembali latihan," kata Siwon.
"Yaa kenapa kita tidak bertemu saja di ruang tunggu Simba? Aku juga bisa bertemu Sora walau hanya sebentar," rengek Leeteuk yang berusaha lepas dari rangkulan Siwon.
"Benar sekali. Kami kemari bukan hanya untuk menjemputmu Wonee," kata Donghae yang mengundang death glare dari Siwon.
"Yaa Donghae yang boleh memanggilku Wonee hanya Neszz. Tentu saja aku tidak akan membiarkan kalian bertemu dengan Sora-ssi dan Eun Seo-ssi sementara aku sendiri tidak bertemu dengan Neszz."
"Chinca? Memang kemana Agnes-ssi?"
"Dia sedang pergi membeli sesuatu terlebih dahulu. Cepatlah, bukankah kita harus rehearsal dulu hyung?"
"Ne ne.."
.
.
.
.
To Be Continue...
A/N: Chap 4 update.. ternyata lebih panjang dari perkiraanku jadinya episode yang ini kubagi jadi 2. Mianhae kalau updatenya kelamaan maklum kemarin udah penghujung bulan jadinya belum sempat isi pulsa juga Mian karena nggak bisa bales reviewnya satu-satu. ^^ Hope You Like This Chap!
Ah ya ada salah satu guest yang bilang beberapa hal yang perlu di koreksi dalam fanfic saya. Disini saya mencoba memberikan jawabannya. Memang yang pertama kali ikutan WGM di SuJu adalah Kang In. Itu kalau tidak salah di WGM season 1 sedangkan disini saya mengambil latar WGM season 3 dimana Kang In saat ini masih Wamil. Karena setiap WGM pasti akan memiliki episode terakhir dan pastinya berakhir jadinya pasangan Kang In juga nggak ikut berpatisipasi lagi karena mereka memang sudah berakhir sebegai pasangan. Selain itu Leeteuk yang saya sangkutan seperti "Sebenarnya cuma Leeteuk-hyung tetapi saat salah satu event blind date yang diminta oleh Fighting Junior, kau tau siapa saja Fighting Junior?". Karena dari sinilah saya buat AU karena merupakan titik temu antara Donghae dan Eunseo sebab belum pasti Donghae dan Eunseo belum resmi jadi pasangan dalam WGM. Saya tarik ke dalam fanfic karena saya suka sama pasangan ini. Lalu masalah Kyuhyun yang ikutan WGM China itu di luar jangkauan karena Kyuhyun tidak di tarik sebagai pasangan resmi di WGM dengan partner blind datenya di Korea. Dan WGM Kyuhyun memang lebih seperti date daripada pasangan menikah. Sekian yang saya tahu. Semoga kamu mengerti karena sebelumnya saya udah check sebelum menulis dialog. ^^
Ah mian jadi kebanyakan ngomong.
Mind to Review again?
