Title : Kyuhyun's baby?
Genre : Family, Frienship
Rating : Fiction T
Cast : Kyuhyun, Taemin, member Super junior, member SHINee
Disclaimer : all them belong to themselves and GOD. This is just my story.
Warning : Typos. Don't like it? Don't read, okay? dan jangan ngebash.
Whoaaa senang banget banyak yang kasih respon positif sama cerita ini. Terima kasih banyak :)
Nah sebelum kalian melanjut membacanya, saya mau menjawab pertanyaan yang ada.
Gimana membayangkan oppadeul, biar lebih jelas ketika membacanya? Seperti ini, dicerita saya ini, saya memang membuat semua member Super Junior ada. Termasuk Leeteuk, Heechul, Hangkyung, dan Kibum. Kenapa? Soalnya saya ngerasa nggak sreg kalau yang ditulis cuma Sembilan member saja.
Kok Kyuhyunn ada di Radio Star? Padahal ada Leeteuk, Heechul, Hangkyung, dan Kibum. Seharusnya kan tidak ada.
Ada yang bertanya kira-kira seperti itu. Kenapa saya buat seperti itu? karena saya ingin aja. Kyuhyun sudah jadi MC di Radio Star. Tapi seluruh hyungdeulnya ada semua. Seperti itu hehehehe.
Lalu ada yang bertanya, ini bersetting tahun ke berapa? Saya ambil tahun 2012. Tapi tidak mutlak harus sama dengan kehidupan nyata oppadeul. Namanya juga fanfiction kan? ;)
Lalu kalau ingin lebih mudah menghayalkan bagaimana wajah-wajah oppadeul di cerita ini, saya jabarkan sedikit.
Bayangkan saja Heechul dan Kyuhyun seperti di Mr. Simple ya. Terus di Mr. Simple, Kyuhyun juga masih kurus hahaha (menurut saya dia di SF&S, agak sedikit gemuk ._.v). untuk gaya rambut Kyuhyun, lihat gaya rambut dia waktu tampil di mucore tanggal 7 Juli 2012. Pas nyanyi From U.
Donghae bayangkan saja waktu dia main di Panda dan Hedgehog. Gantengnya nggak ketulungan *o*.
Terus buat Siwon, bayangkan saja waktu dia main di Poseidon hehe.
Buat yang lain kecuali Hangkyung dan Kibum, bayangkan mereka waktu promosdi SF&S ya. Tapi warna rambut Yesung warna hitam, entah kenapa saya lebih suka lihat Yesung kalau rambutnya warna hitam.
Hangkyung bayangkan saja waktu dia menghadiri acara award yang di Frankfurt itu. Saya lupa apa nama acaranya itu.
Kalau Kibum bayangkan saja dia sesuai bayangan kalian masing-masing hehehe ._.v
Lalu ada yang bertanya, apa fungsi Taemin? Taemin ya magnae SHINee hahaha. Nggak kok, di cerita ini, member SHINee yang bantu Kyuhyun buat rawat bayi mungil itu sebelum oppadeul yang lain percaya sama Kyuhyun.
Oke cukup penjelasannya. Semoga jawaban saya memuaskan. Kalau masih bingung silakan ditanyakan saja.
Silakan melanjutkan membaca ^^
Kyuhyun's baby?
Chapter 2
Dorm SHINee
Taemin bersembunyi di belakang Minho. Ia mengintip dari balik punggung Minho, melihat Key dan Minho yang saling melempar tatapan tajam. Beberapa menit yang lalu saat Minho membuka pintu dorm, ia disuguhi dengan pemandangan yang membuatnya hampir emosi hebat.
Melihat dongsaeng tersayangnya sedang mengepel lantai. Peluh membanjiri wajahnya. Di dorm hanya ada Taemin sendirian, ia ditinggal oleh hyungdeulnya. Key menyeret Onew dan Jonghyun untuk makan di luar karena Taemin belum sempat memasak.
Taemin yang mendengar suara pintu dibuka langsung mendongak. Matanya berkaca-kaca melihat Minho yang berdiri diam. Bengong memperhatikannya.
Taemin melepas begitu saja ganggang pel, ia menerjang Minho dengan pelukan. Mengadukan semuanya tentang omelan yang diberi oleh Key. Minho yang tak tahu apa-apa hanya bisa mengusap-usap punggung Taemin.
Akhirnya dengan sedikit terpaksa, mengingat ia baru saja pulang syuting Dream Team, Minho membantu Taemin membersihkan dorm. Selain itu, ia juga luluh karena melihat puppy eyes yang disuguhkan oleh sang magnae.
Dan satu jam kemudian Key, Onew dan Jonghyun datang. Minho yang mendengar suara Key saat membuka pintu langsung menunggunya. Mendelik kesal ke salah satu hyungnya itu.
"Kenapa senang sekali menghukum kami? Toh Taemin juga tidak pulang terlalu larut." Bela Minho.
Key mendengus, "Hampir jam 12 malam itu kau bilang tidak larut? Magnae satu itu melanggar peraturan yang ada."
"Siapa yang tak bosan bila ditinggal sendirian di dorm sejak pagi!"
"Tapi ia tak harus mematikan ponsel. Kami bertiga bingung mencarinya kemana!" balas Key tak mau kalah.
Minho memutus tatapannya dari Key dan berputar, menghadap Taemin yang bersembunyi di belakangnya. "Benar kau mematikan ponsel?"
Taemin menunduk takut. Ugh, suara Minho benar-benar mencekam. Pelan-pelan mengangguk sebagai jawaban. Minho berdecak dan menggeleng. Ia kembali berputar dan menghadap Key.
"Tapi tak harus menghukumnya dengan membersihkan dorm. Dorm kita ini luas bila dibersihkan seorang diri."
Tak ada jawaban sama sekali yang keluar dari bibir Key. Ia hanya diam saja.
Minho melanjutkan ucapannya, "Toh hyung juga tak pernah dihukum oleh Onew hyung bila pulang pagi sendirian. Kenapa Taemin yang baru sekali melakukan sudah dihukum?"
Mereka semua diam mendengar ucapan Minho. Jonghyun yang biasanya menyela Minho juga ikut diam, takut bila menyela di tengah suasana yang tidak kondusif seperti ini.
Keheningan melanda dorm SHINee cukup lama. Hingga suara salah satu sunbae mereka memecahkan suasana hening itu.
"Annyeong. Taemin-ah aku perlu bantuan mu. Eh ada apa?" Kyuhyun menyapa para hoobaenya dengan semangat. Tetapi tak ada satu pun yang menjawabnya.
Semua member SHINee hanya diam saja. Mereka menatap Kyuhyun dengan diam.
"Kalian kenapa? Sariawan semua?" celetuknya. Ia melepas gendongan bayi yang digunakannya untuk menggendong Minwoo. Bayi mungil yang akhirnya ia beri nama itu.
Dilepasnya topi rajut yang menutup kepala Minwoo. Menggendongnya dengan menghadapkan Minwoo ke semua member SHINee.
Bayi mungil itu melonjak girang dalam gendongan Kyuhyun. Ia merentangkan tangannya ke arah Minho. Senyuman lebar dilemparnya untuk Minho.
Lalu semua member SHINee dan Kyuhyun tercengang kaget ketika mendengar pekikan girang Minwoo ke Minho.
"….YUNG."
Dorm Super Junior. Empat jam sebelum Kyuhyun datang ke dorm SHINee
Kyuhyun keluar kamarnya ketika mendengar suara ahjumma yang biasanya membantu di dorm. Ia sebenarnya sudah selesai mandi sejak tadi. Tapi enggan keluar sebelum seluruh hyungdeulnya pergi berangkat ke KBS.
Ryeowook sempat mengetuk pintu kamarnya, memberitahu bahwa sarapan Kyuhyun sudah siap di meja makan. Lalu hyung manisnya itu pergi.
Minwoo.
Kyuhyun memberi nama itu untuk si bayi mungil yang saat ini sedang tertidur dengan lelap. Setelah memandikannya, sekalian bermain air, bayi mungil itu mengantuk dan tak lama tertidur dengan Kyuhyun yang mengelus-elus punggungnya.
Ternyata Minwoo sudah bisa tidur menyamping.
Ia juga sudah menelpon eomma-nya. Memberitahu semua tentang Minwoo. Ia sendiri tak pernah sekali pun mengurus bayi. Berdekatan dengannya saja, bayi-bayi manis itu terkadang menangis duluan.
"Ah Kyuhyun-ah ternyata ada kau. Ku pikir kau ada jadwal juga." Sapa Jung ahjumma.
Kyuhyun tersenyum tipis, "Aku sedang libur sehari."
"Istirahatlah kalau begitu. Aku mau membawa pakaian kalian ke laundry dulu."
Kyuhyun menganggukkan kepalanya. Ia melangkah menuju sofa. Merebahkan dirinya di sana, mengambil psp dari kantong celana lalu terhanyut memainkannya.
Belum ada satu jam Kyuhyun bermain. Suara tangis bayi terdengar dari kamarnya dengan cukup keras. Membuatnya dan Jung ahjumma tersentak kaget.
Kyuhyun lantas melompat dari sofa dan berlari ke kamarnya. Masuk ke kamarnya dan mendapati Minwoo yang menangis. Mata bayi itu basah dengan air mata, ia terduduk dan terisak.
Kyuhyun melangkah mendekatinya, menggendongnya dengan hati-hati. Ia mengelus-elus punggung Minwoo, berusaha untuk menenangkannya.
Bukannya tenang, Minwoo malah semakin terisak keras. Ia menangis dengan kencang. Kyuhyun yang bingung langsung membawanya keluar.
Melihat Jung ahjumma yang menatapnya kaget. "Bayi siapa?" tanya Jung ahjumma.
Kyuhyun menggeleng gusar, suara tangis Minwoo masih saja terdengar.
"Nanti saja aku jelaskan. Sekarang tolong aku, ahjumma. Minwoo kenapa? Ia tak mau berhenti menangis." Ucapnya cemas.
Jung ahjumma mengangguk paham. Ia menyuruh Kyuhyun untuk menaruh Minwoo di sofa. Jung ahjumma memeriksa celana Minwoo. Ternyata bayi itu mengompol. Kyuhyun tak memasangkannya pempers.
"Ia hanya mengompol dan tak merasa nyaman. Ambilkan celananya yang kering, sekalian dengan bedak dan pempers-nya." Perintah Jung ahjumma.
Kyuhyun kembali ke kamarnya dan mengambil apa yang diminta oleh Jung ahjumma. Sekilas ia melirik tempat tidurnya. Untung saja ia sudah melapisi tempat tidurnya dengan perlak yang terdapat dalam tas milik Minwoo yang kemarin malam bersebelahan dengan keranjang bayinya.
'untung aja, kalau tidak tempat tidurku bakal bau. Hih'
Diserahkannya semua yang ia bawa ke Jung ahjumma. Jung ahjumma menyuruh Kyuhyun untuk memperhatikannya dengan benar. Siapa tahu Minwoo terbangun tengah malam dan butuh diganti celananya.
Jung ahjumma juga memberi tahu Kyuhyun untuk selalu membubuhkan bedak, supaya Minwoo tetap wangi dan tidak bau. Tentu saja harus dibedakan mana bedak yang untuk wajah, bedak untuk badan dan bedak untuk –maaf- bokong Minwoo.
Kyuhyun mengangguk-angguk mengerti. Mengingatnya dengan jelas di kepalanya.
Setelah Jung ahjumma mengganti celana Minwoo yang basah, bayi itu perlahan berhenti menangis. Ia mengemut jempolnya, haus. Jung ahjumma yang mengerti kembali menyuruh Kyuhyun untuk mengambil susu dan botol dot.
"Ingat Kyuhyun-ah. Susunya hanya hangat-hangat kuku saja. Setelah Minwoo menghabiskan susunya, tepuk-tepuk punggungnya dengan pelan agar dia tidak muntah." Jelas Jung ahjumma seraya menyodorkan botol susu kepada Kyuhyun.
"Arraseo."
Kyuhyun mengangkat Minwoo, menimangnya –sebelumnya Jung ahjumma sudah memberi contoh bagaimana caranya-. Minwoo meminum susunya dengan lahap. Bayi itu bersendawa lalu terkikik senang.
Kyuhyun yang melihat juga ikut tertawa pelan. Minwoo yang dipangku Kyuhyun menepuk-nepuk tangannya dengan girang. Ia menyengir dan melihatkan dua giginya yang baru tumbuh.
"Aigoo kau lucu sekali Minwoo-ya." Kyuhyun mencium pipinya dengan gemas.
Minwoo terkikik geli. Ia senang ketika Kyuhyun menciumnya.
Jung ahjumma yang sudah diberi tahu semuanya ikut tersenyum melihat interaksi antara Kyuhyun dan Minwoo. Ia tak menyangka bahwa bayi sesehat dan semanis itu dibuang begitu saja. Apa orang tua bayi ini tak menyanyangi buah hati mereka? Untung saja Kyuhyun yang menemukannya, bagaimana kalau orang jahat. Bayi ini bisa saja diperjual belikan. Miris.
Guk.
Suara gonggongan choco. Anjing kecil milik Eunhyuk menginstrupsi candaan Kyuhyun dan Minwoo. Anjing itu menatap Kyuhyun dan Minwoo dari balik kandangnya. Bersama dengan anjing milik Ryeowook dan bada –anjing milik Donghae- mereka bertiga menatap Minwoo tertarik.
Minwoo yang melihat terpekik girang. Bayi mungil itu melonjak-lonjak dipangkuan Kyuhyun. Berusaha untuk turun dan menghampiri kandang-kandang ketiga anjing itu.
Kyuhyun sedikit kesusahan, ia menurun Minwoo dan menaruhnya di karpet berbulu tebal di depan sofa. Minwoo yang merasa telah bebas, langsung merangkak laju menuju ketiga kandang itu.
Ia duduk di depannya, tangannya masuk ke dalam kandang choco. Kyuhyun refleks berteriak, takut Minwoo digigit oleh choco.
Ketiga anjing itu memang dimasukan ke dalam kandang dan ditaruh di dorm lantai sebelas bila pemiliknya sedang tidak ada. Agar memudahkan untuk memantau mereka.
"Yak. Nanti kau digigit." Kyuhyun menjauhkan tangan Minwoo. Minwoo yang kaget langsung menatap Kyuhyun dengan mata berkaca-kaca. Siap untuk menangis kembali.
Kyuhyun mengacak rambutnya, "Aish. Arra arra. Kau boleh bermain dengan mereka. Dan kalian jangan menggigit Minwoo." Kyuhyun memperingatkan ketiga anjing itu dan memberikan deathglare sebgai bonusnya.
Minwoo terpekik girang ketika Kyuhyun mengeluarkan satu persatu ketiga anjing itu. Bada yang paling bersemangat langsung berputar mengelilingi Minwoo dan mengibaskan ekornya. Memberi salam dengan caranya sendiri.
Anjing milik Ryeowook (saya lupa namanya-_-) juga ikut mengelilingi Minwoo. Choco berjalan dengan anggun ke depan Minwoo.
Guk.
Ia menggonggong pelan menyapa Minwoo.
Minwoo tersenyum girang. Ia ikut menggonggong seperti choco.
"guk.." balasnya.
Whoaaa Kyuhyun takjub melihatnya. Ia tak menyangka ketiga anjing itu bisa mudah dekat dengan Minwoo. Dengan Kyuhyun saja mereka tak sedekat itu.
Kyuhyun bertepuk tangan senang. Minwoo yang mendengar kembali ikut menepuk tangannya.
"ppa…" ucapnya nyaring.
"Eh? Kau memanggilku?" tunjuk Kyuhyun ke dirinya sendiri.
"ppa…" ucap Minwoo sekali lagi.
Kyuhyun langsung mengangkat Minwoo tinggi-tinggi. Ia senang mendengar Minwoo yang berusaha berbicara. Dan apa itu tadi? Ppa? Appa? Jadi Minwoo menganggap dirinya Appa?
Hihihi. Lucu. Kikik Kyuhyun.
Kyuhyun menaruh Minwoo ke atas karpet. Membiarkan bayi itu bermain dengan ketiga anjing milik hyung-hyung-nya itu.
Lelah menemani Minwoo yang berguling-guling dengan bada dan choco. Kyuhyun merabahkan tubuhnya di atas sofa. Ia menyangga kepalanya dengan satu tangan dan memposisikan tubuhnya menyamping. Melihat Minwoo yang tidak lelah bermain.
Bayi mungil itu masih asik berguling-guling dengan bada dan choco. Anjing milik Ryeowook sudah Kyuhyun kembalikan ke kandangnya. Entah mendapatkan firasat dari mana, Ryeowook mengirimnya satu pesan untuk tidak bermain-main dengan anjingnya. Ugh pelit.
"Kau tak lelah Minwoo-ya? Aku saja lelah melihatmu berguling-guling seperti itu." monolog Kyuhyun sendirian.
Minwoo tak ada memperhatikannya. Ia asik bermain dengan salah satu kaki bada.
Pintu dorm terbuka. Heechul masuk. Ia melihat Kyuhyun yang tiduran di sofa. Matanya tertuju ke bayi yang sedang bermain dengan bada dan choco. Tawa bayi itu terdengar begitu senang. Bada tak berhenti menggoyangkan ekornya, tanda bila ia sedang senang.
Bada dan choco tak berhenti menggonggong. Tentu saja dengan gonggongan pelan.
Choco yang melihat Heechul berdiam langsung menggonggong nyaring. Menyentak Kyuhyun yang hampir memejamkan mata.
Kyuhyun duduk dan melihat Heechul. Ia mendengus ketika melihat hyungnya itu. dipalingkan wajahnya, melihat Minwoo yang bermain dengan bada.
Ia menggendong Minwoo. Mendekapnya erat. Lalu menatap Heechul sengit.
Heechul yang ditatap seperti itu mendadak jengkel. Ia mendesis judes.
Kyuhyun juga ikut mendesis. Ia masih kesal dengan hyungnya yang satu ini.
Minwoo yang tidak tau apa-apa hanya bisa mengerjap-ngerjapkan matanya.
"Kajja, Minwoo-ya. Ada nenek lampir, nanti kau direbusnya." Celetuk Kyuhyun.
Heechul mendelik, siap melempar Kyuhyun dengan ponselnya. Dan matanya tambah mendelik ketika mendengar gumaman yang cukup nyaring dari bayi yang digendong Kyuhyun.
"pir.."
Kyuhyun menyeringai. Ia tertawa terbahak-bahak dan kabur ke kamarnya. Meninggalkan Heechul yang berteriak kesal.
Chapter 2 selesai :)
Ayo review lagi. Hehehe.
Dan makasih buat yang member review. Dan yang bertanya, semoga jawaban saya di atas sana bisa memuaskan.
Lyta andrea, Park Ri Yeon, Okta1004, octaviani, DIANA, Zaky UzuMo, ghaida, CherRyeowook, ciecie, Augesteca, demikyu, cho fikyu, de.
p.s. : jangan panggil saya 'thor' dong. Saya bacanya aneh. Kalau kelahiran 94, panggil Suci saja. ;)
Review again? ;)
