Disclaimer: I own nothing.


Kagome membukakan pintu, menyambut Kagewaki dengan senyum. Pria yang mengenakan celana jeans dan kemeja berwarna biru gelap yang berdiri di depan pintu itu pun membalas senyumnya. Rambut hitam sebatas telinga mahasiswa kedokteran itu disisir rapi ke belakang.

Setelah mengucapkan 'selamat datang', Kagome mempersilahkan, "masuklah!" Dengan itu Kagewaki mengikutinya masuk.

Hanya tinggal dua langkah lagi Kagome menuju ruang tengah ia berhenti, menoleh, lalu bertanya, "gugup?"

"Tidak."

Gadis itu menatap dalam, wajah tampan kekasihnya itu hampir selalu terlihat tenang di situasi apapun, tak terkecuali sekarang. "Bagus."

Saat Kagome kembali menatap ke arah depan dan hendak melanjutkan langkah, pria itu berbisik di telinga kanan sebelum mengecup pipinya. "Aku merindukanmu, Kagome."

"Sekarang, aku gugup." Imbuh Kagome.

Mendengar itu, Kagewaki hanya tertawa kecil.

Ketiga anggota keluarganya yang lain sedang berkumpul di ruang tengah. Rumah mereka tidak terlalu besar, pemilik iris biru kelabu itu bahkan dapat mendengar Souta yang sedang mengeluh tentang baju dan celana jeans favoritnya yang hilang. Souta sudah berada di tahun pertama sekolah menengah atas, tubuhnya kini sedikit lebih besar dari Kagome. Tapi tetap saja, bagi gadis itu, Souta hanyalah adik kecil yang terkadang manja.

Seluruh anggota keluarga Higurashi menerima Kagewaki dengan baik, terutama ibunya yang tak henti memandang kagum ke arah Kagewaki. Selama makan malam bersama, mata Hitomi jelas berkata, 'menantu sempurna'. Tak dapat dipungkiri, dilihat dari segi manapun Kagewaki memang menarik perhatian. Tulang pipinya tinggi, mata lebarnya dihiasi oleh alis yang lebat, wajah netral pria itu sangat menawan.

Makan malam bersama telah selesai, kini mereka berkumpul di ruang tengah, melanjutkan perbincangan.

"Aku anak tunggal. Ibuku sudah lama meninggal karena sakit. Dan ayah, menyusulnya empat tahun lalu." Mendengar jawaban pria muda itu, kakek Kagome mengangguk kecil. Orang tua yang tak mudah percaya seperti dirinya pun takluk oleh Kagewaki.

Sedangkan Souta, belum apa-apa mereka sudah membuat janji dengan Kagewaki untuk pergi ke sebuah rumah hantu di tepi kota yang hanya dibuka setiap halloween.


Words count: 310

End notes: Siapa Kagewaki? OC atau...