Halo, maaf sekali jadi jarang update gini *pundung* . Maklum sekarang jadi ketos makanya sibuk:v
Terima kasih yang sudah mereview FF ini:)*pelukatuatu*
^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^
Desc : MonstaStudio
Pair : Belum ketebak:v
Genre : Drama & Romance
Warning : Typo, gaje, OOC , Eyd ancur. dll
Happy Reading
***
Bel istirahat berbunyi nyaring, Taufan segera berlari keluar menuju kantin namun niatnya terhalang karena melihat pemuda berambut raven berdiri di depannya.
"Eh?"
"Kau mau kekantin?" Tanya Fang.
Taufan mengangguk polos,"Mending kita ke taman belakang saja, aku tadi pagi memasak dan aku ingin kau mencobanya."Ucap Fang menatap Taufan intens.
"A-aku... aku tidak bisa... saudaraku sudah berkumpul di kantin. Aku tak ingin mengecewakan mereka." Lirih Taufan .
Fang tersenyum tipis,"Kalau begitu aku ikut." Ucap Fang.
Taufan bersorak gembira,"Kalau begitu ayo!" Seru Taufan menarik pergelangan tangan pemuda berambut raven itu.
Sesampainya di kantin...
"KAKAAKKK!" Teriakan itu membuat keempat pria berwajah sama itu menoleh dan mendapati Taufan melambaikan tangannya kearah mereka, mereka tersenyum sebentar tapi senyum itu langsung runtuh melihat Taufan menggenggam pemuda berkacamata itu.
"Buat apa Taufan mengajak pria tak berguna itu!" Dengus keempatnya kesal dalam hati. Memandang Fang dengan tatapan tajam.
"Kak, Fang ikut gabung tak apa kan?" Tanya Taufan penuh harap.
"Ti-"
"Boleh." Sahut Gempa memotong ucapan Halilintar, membuat Halilintar mendeath Glare saudaranya itu.
"Yeaay, kak Gempa terbaik."Ujar Taufan memeluk Gempa sebentar membuat ketiga saudaranya dan Fang menggerutu kesal. Sedangkan Gempa berusaha menetralkan detak jantungnya akibat pelukan Taufan yang membuat jantungnya berdetak lebih kencang.
Taufanpun duduk di samping Api, lalu Fang duduk di samping Halilintar,"Baiklah. Ayo makaaan..."Seruan Taufan membuat kelima pria itu tersenyum tipis menahan tawa melihat tingkah ceria nan polos dari seorang Taufan.
"Taufan, cicipi bekalku dong." Pinta Fang tiba-tiba membuat keempat saudara Taufan mendelik.
Taufan mengangguk semangat,"Baiklah..." Sahutnya.
"Buka mulutmu!" Perintah Fang, Taufan membuka mulutnya dan Fang menyuapkan makanannya kedalam mulut Taufan.
Fang menatap Taufan,"Bagaimana rasanya?" Tanya Fang penuh harap.
Taufan mengunyah makanannya lalu menelannya,"Enak, cuma sedikit asin." Komentar Taufan. Yah, walau tak sesuai harapan namun Fang tetap senang.
"Taufan, kau menyukai Fang ya?" Celetuk Api kesal .
Taufan menatap Api polos,"Iya..." Sahutnya. Tentu Halilintar,Gempa dan Air menyemburkan makanannya.
"KAU SUKA PADA FANG?" Teriak Ketiga pria itu mendadak OOC.
Taufan menutup telinganya,"Uh, telinga Taufan bisa rusak kalau kayak begini... Lagian Taufan memang suka pada Fang, ia cocok di jadikan teman." Sahut Taufan membuat keempat kakak Taufan menghela nafas dan Fang berusaha menahan sakit hatinya.
Fang berdecak dalam hati,"Kenapa sakit sekali..." Batinnya menggenggam sendok erat.
"Taufan..."Panggil Gempa.
Taufan menoleh,"Ya kakak?" Sahut Taufan polos.
"Mungkin ini waktu yang tepat, kau tau-"
"Gempa!" Tegur Halilintar kesal.
Gempa tak memperdulikan Halilintar,"Kau tau Kami berempat ah tidak maksudnya kami berlima menyukaimu lebih tepatnya mencintaimu."Ujar Gempa membuat Halilintar diam dan Air memilih meminum minumannya.
"Oh ya? aku juga mencintai kalian." Sahut Taufan innocent.
"Maksudku melebihi saudara dan Teman." Seru Gempa sedikit kesal melihat kepolosan adiknya itu.
Taufan terbelalak kaget, otaknya mendadak connect,"Maksud kakak, kalian mencintaiku dan ingin memiliki ku?" Tanya Taufan sedikit gugup.
"Iya taufan!" Sahut Keempat BoBoiBoy dan Fang.
Taufan menggaruk pipinya yang tak gatal,"Eng..." Taufan bingung ingin berbicara apa, jujur saja pengakuan ini membuat ia shock.
"Siapa yang kau pilih di antara kami Taufan?"Tanya Halilintar.
Taufan terdiam,"A-aku tak bisa-"
"Kau harus memilih Taufan." Ucap Air menatap Taufan datar namun menusuk.
Taufan mendadak pusing,"A-aku tak bisa memilih di antara kalian, aku menyayangi kalian. A-aku..." Taufan tak sanggup melanjutkan kata-katanya, ia terlalu shock.
"Kalau begitu kau harus menikahi kami berlima Taufan!" Ucap Halilintar ketus.
Taufan terbelalak,"A-apa? Ta-tapi..."
"Kau menyayangi kami kan? kau tak sanggup memilih kami kan? jadi nikahi kami berlima. biar kami sama-sama memilikimu." Ucap Halilintar.
Api tertawa senang,"Walaupun harus berbagi aku setuju." Ucap Api.
Taufan mendadak ingin pingsan saja, lalu terbangun dan semua menjadi normal,"Aku memang tak bisa memilih diantara kalian, aku menyayangi kalian, tapi aku masih kelas 1 SMP kak." Ujar Taufan menggembungkan pipinya.
"Kita menikah diam-diam." Usul Fang.
Air mengangguk,"Setuju." Sahut Air.
Gempa pun mengangguk juga.
"Oh tuhan... cabut nyawa Taufan aja deh. Taufan nggak sanggup!" Batin Taufan menjerit.
"Ba-baiklah... Demi kalian..."Lirih Taufan.
"YEAAY KAU MILIKKU!" Seru mereka berlima memeluk Taufan.
Taufan sweetdrop,"hei sudahlah. aku sesak nafas tau!" Kesal Taufan.
Mereka nyengir innocent dan Taufan menggembungkan pipinya,"Huh... Habislah riwayatku nanti." Batin Taufan menatap mereka berlima yang mendadak akrab .
***
Hari ini Kelima BoBoiBoy beserta Fang berniat memilih baju untuk menikah lusa. Memang cepat dan sempat di tolak Taufan, namun mereka berlima mendeath glare uke tersayang membuat ciut.
"Taufan gandeng tanganku." Ujar Api semangat.
Taufan mengangguk polos,"Baiklah." Sahutnya pasrah.
Merekapun menaiki mobil Fang dan menuju butik milik mama Fang. Keluarga Fang sudah mengetahui dan menyetujuinya asalkan putranya bahagia.
"Mamaaaaa..."Teriak Fang.
"Ya Fang...?"
"Aku bawa calon istriku..."
PLAAK...
"Istri kita..." ucap Halilintar tajam.
Fang mendengus," Oke-oke. Istri kita." Ucapnya kesal.
"Mana Fang?" Tanya mama Fang.
Fang menarik tangan Taufan yang menunduk malu,"Ini ma, namanya Taufan." Ucap Fang.
Mama Fang menatap Taufan intens, Taufan mendongak,"Namaku Taufan tante, salam kenal." Ujar Taufan tersenyum polos menampakkan pipinya yang chubby... Menggemaskan!
"AAA KAU LUCU SEKALI SAYANG, PANGGIL TANTE MAMA AJA YA. KAU IMUT DAN CANTIK SEKALI." Ujar Mama Fang histeris.
Api,Gempa,Halilintar dan Air menatap Mama Fang horror, "Ah kalian juga panggil tante Mama ya. Kalian tampan!" Ujar Mama Fang.
'I-iya mama." Ujar mereka berempat.
Mama Fang menarik tangan Taufan untuk mencoba gaun pengantinnya,"Nah kau coba ya." Ujar mama Fang.
"Iya mama..." Ucap Taufan polos.
Setelah 15 menit, kelima calon suami Taufan itu deg-degkan melihat calon istrinya.
Taufan pun keluar dan...
"Cantiknya..."Lirih kelima calon suami Taufan mimisan.
"Ups... kalian mimisan, ini pakai tissu." Ujar Mama Fang panik.
Taufan tersipu malu,"Apakah jelek?" Tanyanya.
"Kau cantik sayang." Puji Mama Fang menatap Taufan yang mengenakan gaun pengantin dan mahkota di kepalanya membuatnya tampak imut dan menggemaskan sekali.
"Ta-tapi aku cowok ma."
"Cowok tercantik yakan?" Ucap mama Fang membuat Taufan memerah menahan malu.
"Oke para BoBoiBoys dan Fang silahkan kalian pakai jas kalian okey. kita akan foto pra-wedding." Mendengar ucapan Mama Fang membuat mereka segera memasuki ruang ganti.
TBC
A/N : Huaaa akhirnya bisa update jugaa. Kyahaha semuanya ketipu wlekk.. Taufan akan menikah dengan keempat kakaknya dan Fang. Jadi pairingnya ya Taufan dengan mereka berlima hoho~
Btw, besok Cari FF ini di Rated:M yakk. mendadak Ane mesum whaks.
oke mohon reviewnya.
Byebye!
