maaf untuk typo atau cerita yang membosankan

Sunshine Becomes You

.

.

.

Main Cast:
Kim Jong In
Oh Sehun

Suport cast:
Byun Baekhyun
Park Chanyeol
Dan masih banyak lagi

Genre: Romance-Drama
Rate M
Boyslove, BXB, Mpreg

Happy reading...

(SEHUN POV)

.

.

.

.

.

.

.

Kepala ku terasa sangat berat, ku tegakkan badan ku dari atas tempat tidur menuju kamar mandi untuk bersiap ke Sekolah, setelah mandi dan bersiap ku langkahkan kaki ku menuju dapur, astaga ini rumah atau kuburan selalu sepi seperti ini, perkenalkan aku Oh Sehun, anak tunggal dari kedua orang tua ku, aku tinggal bersama kedua orang tua ku di rumah yang besar ini, mereka selalu saja berpergian ntah mengurus perusahaan yang mana lagi aku tak perduli, dari pada menceritakan tentang kehidupan ku yang monoton mending aku segera ke Sekolah.

.

.
.

Skip time

.

.

.

Setelah melewati perjalanan yang lumayan padat pagi ini, akhirnya samapai juga si Sekolah yang katanya elit ini. Kulangkahkan kaki ku menuju kelas, banyak pasang mata yang melihat ke arahku ada yang menatapku dengan memuja, iri bahkan ada yang benci tapi tak ku hiraukan terserah mereka mau bilang apa aku tak peduli, ah sepertinya dari pada ke kelas lebih baik ke lapangan basket saja, kulihat di lapangan basket sudah ada manusia tiang yang sedang duduk manis di lapangan.

"Hey Hun, bolos lagi?" tanya manusia tiang yang sudah menjadi sahabatku sedari SD, sitiang ini bisa di panggil Chanyeol.

"Hmm" jawabku. " Yasudah kita tunggu Jackson dan Bambam, mungkin mereka sebentar lagi sampai" kata chanyeol memberitahu.

Tak berapa lama akhirnya Jackson dan Bambam menghampiri kami, " wey guyss, udah pada di sini kalian" teriak Jackson heboh. " apaan sih kamu son suara kamu udah kayak emak emak keilangan jemuran" protes Bambam.

" ye kamu mah manggil yang lengkap kenapa jangan son son gitu kamu kira nama ku samson apa" protes Jackson tak terima.

Sebelum mereka tambah panjang lagi ribut yang tidak penting itu lebih baik aku duluan saja yang bermain basket, ku ambil basket yang terletak di dekat tempat ku berdiri tadi, dan meninggalkan makhluk tak jelas seperti mereka.

"noh kan gara gara kalian berdua, Hun ikut kenapa" teriak Chanyeol dan mendekat kearah ku.

" ikut oy main ngajak ngajak kali" kata Jackson dengan diikuti Bambam bergabung ke permainan.

Sedang asyik asyiknya bermain, terdengar suara orang yang berteriak minta dilepaskan, ahh pasti ada yang di bully lagi, sudah bukan hal langka lagi kalau hampir tiap hari ada saja yang di bully. Tidak seperti biasa nya, aku selalu cuek terhadap sekitar, tapi sekarang aku penasaran siapa korban bullyan kali ini, ku tolehkan kepalaku ke sumber suara dan ku lihat ada tiga orang gadis dan satu orang namja yang mereka seret seperti hewan, kulihat dia menoleh ke arah ku, mata kami sempat bertemu dan bisa kulihat dia seperti berucap ' tolong aku' tapi tak kuhiraukan dan aku kembali fokous ke permainan kami, tiba tiba Jackson berhenti dan berkata " kalian lihat murid yang di seret anak anak The Hitz itu? Aku denger dia tuh anak penerima Beasiswa penuh di sekolah ini, aku pernah sekali ketemu sama tuh orang, dan kalian mau tau sumpah dia maniss banget tau imut imut gimana gitu, kulitnya sexy bro" jelas Jackson panjang lebar

" Siapa nama nya?" tanya ku sedikit penasaran

" Kim Jong In tapi anak anak sering manggil dia Kim Kai" jawab Bambam

" nah gini... aku tantang kamu Hun, kalau kamu bisa jadi in dia pacar kamu Motor aku yang kamu pengen itu bisa jadi milik kamu, gimana setuju gak" tantang Jackson.

" gak usah aneh aneh Hun" peringat Chanyeol

" Iya Hun gak usah dengerin omongannya si tuyul satu itu" kata Bambam

Dipikir pikir menarik juga nih ide si Jackson, bukan nya aku gak bisa beli tuh Motor punya si kutu, tapi inilah aku tak bisa di tantang sedikit pun.

" Oke aku terima tantangan kamu son" kata ku sebelum mendengar protes dari mereka ku tinggalkan lapangan untuk pergi ke Kantin.

.

.

.

.

Skip Time

.

.

.

.

Kelas

" Hun kamu seriusan mau terima tantangan dari Jackson" tanya Chanyeol

"kamu tau aku kan Yeol" jawabku singkat dengan pergi dari kelas meninggal kan Chanyeol yang masih terbengong di tempatnya. Dia seperti baru berteman dengan ku saja.

Kulangkah kan kaki ku meuju Gedung belakang tempat si Kai itu disekap, Hari sudah mulai gelap sepertinya akan turun hujan, kasihan juga si Kai itu sudah ber jam jam dia di kurung di tempat gelap itu. Lebih baik ku cek saja keadaan dia sekarang.

ku dengar dia berteriak " Siapa disana? Apakah kau manusia? Kalau memang kau manusia , bisa tolong bukakan pintu ini dan bebaskan aku dari sini?" kenapa ada manusia sekonyol dia.

Kubuka pintunya yang ternyata kunci mereka tinggalkan di gemboknya, setelah ku buka tenyata gelap sekali ruangannya ditambah udara dingin karena hujan, kulihat Kai yang duduk tidak jauh dari pintu ini.

" Mau sampai kapan kau diam di situ?" tanyaku

"Ka-kau siapa?" tanya si Kai

Kulangkahkan kaki ku menuju Kai "Kau mau keluar atau tidak? Ah atau kau betah berada di ruangan ini?" tanyaku.

"I-iya aku akan keluar, te-terimaka-kasih se-sebelumnya" jawab Kai terbata, dari suaranya pasti dia sangat Kedinginan.

"Kau Kim Kai bukan?" tanya ku dengan mengulurkan tangan untuk membantunya berdiri. Dengan sedikit ragu dia membalas uluran tangan ku, benar dugaan ku dia kedinginan, karena tangannya benar benar dingin seperti es.

"I-iya aku Kai" jawabnya lagi, tangan nya halus sekali, apa dia benar benar seorang namja? kenapa tangannya bisa sehalus ini. Aku membantunya berjalan karena kulihat dia sangat lemas.

Hujan masih belum reda tapi mau bagai mana lagi aku tidak membawa payung ataupun jaket, perlahan tapi pasti kubawa dia menuju parkiran, tidak mungkin aku membiarkan dia pulang sendirian dengan keadaan kacau seperti ini, karena sebelum menolong dia, tadi aku sempat datang kerumah nya untuk menanyakan dia sudah pulang atau belum dan kata Hyung nya yang bernama Baek Hyung si Kai belum pulang dan aku sudah berjanji mengantar Kai pulang kalau bertemu.

Setelah kurang lebih 10 menit kami berjalan, akhirnya sampai juga di parkiran sekolah, ku lihat dia sedang kebingungan.

"Sehun-ssi, ke-kenapa kau membawaku ke parkiran?" tanya Kai.

"Darimana kau tau nama ku? Seterkenal itu kah diriku? Ah sudah lupakan, kenapa aku membawamu ke sini? Karena aku akan mengantarkan mu pulang. Paham!" kataku sarat akan perintah.

"Tidak perlu repot..."

"Aku tidak terima penolakan" sebelum dia membantah lagi, segera saja aku masuk ke dalam mobilku, setelah Kai masuk langsung saja ku lajukan mobilku dengan kecepatan sedang membelah Hujan yang semakin deras. Ku lihat dia tertidur sangat pulas, kulihat wajah damai nya saat tertidur, benar kata Jackson dia sangat manis, hidungnya yang mungil, kulitnya yang halus dan jangan lupakan bibirnya yang sexy itu, astaga apa yang kau fikirkan Oh Sehun.

.

.

.

.

Skip time..

.

.

.

.

"Hey bangun" ku tepuk pipinya pelan, Astaga kenapa dia susah sekali di bangunkan "Ck. Menyusahkan saja,bangun atau kau kupaksa untuk bangun" ancam ku.

Dan lihat itu berhasil, dia membuka matanya perlahan dan itu adalah pemandangan yang sangat indah menurutku, karena dia terlihat begitu menggemaskan. Kudekatkan wajahku ke wajah Kai yang baru terbangun, dan aku menyesali apa yang kulakukan tadi, dan kenapa dengan jantungku yang berpacu seperti ini?. Astaga ingat Sehun kau hanya ingin menang taruhan itu janagan sampai kau terpesona dengan dia, batin ku memperingatkan.

"Tunggu apalagi, kita sudah samapi dari tadi di depan rumah mu, kau tidak ingin turun?" tanya ku untuk menutupi sedikit ke anehan yang kurasakan.

"Ah iya iya aku turun, terimakasih telah menolong dan mengantarkan ku pulang" jawabnya cepat sambil membuka pintu mobil dan keluar

"Ehh tunggu, ini tas kau kan?" tanyaku dan menyerahkan tas nya

"Ah iya terimakasih lagi" jawabnya dengan meninggalkan mobilku dengan sedikit berlari memasuki rumahnya.

Setelah kulihat dia sudah memasuki gerbang rumah nya, Ku lajukan mobiku kembali ke rumah karena ini sudah malam di tambah dengan kondisi baju ku yang basah kuyup.

TBC

cerita abal abal come backk ^^

ahh diriku lagi syibuk akhir akhir ini

makin ngawur ni cerita