JUDUL : Keluarga empat fraksi

Desclaimer : course it not mine

Rated : T

Pair : Naruto x Gabriel

Warn : ooc,typo,strong!issei,jinchuriki juubi!naru,doujutsu!naru,godlike!naru

Genre : family,supernatural,comedy

Sumary :

Naruto yang kelelahan setelah menyegel kaguya, kembali harus melawan juubi karena keluar pada saat-saat terakhir proses penyegelan, naruto yang tidak memiliki pilihan lain kemudian terpaksa menyegel juubi menggunakan jutsu terlarang, dengan menggunakan tubuhnya sendiri untuk menjadi wadah juubi. tapi karena itu naruto mendapatkan sebuah 'keabadian'

HOPE YOU LIKE IT

.

.

.

.

Chapter 4

Di sebuah hutan yang rimbun akan berbagai pohon dari yang tinggi hingga yang rendah, tempat para hewan tinggal. Muncul dua orang berbeda gender dari sebuah lubang dimensi.

"Jadi ini tempatnya ya?"Tanya sang Jan-maaf maksudku tanya sang laki-laki

"Aku tidak terlalu yakin, namun seperti yang dikatakannya, ia berada di dunia ini"Jawab si beti-ups maaf, jawab si perempuan

"Sebelum kita mencarinya kita harus mencari informasi tentang dunia ini terlebih dahulu"ucap si laki-laki

setelah itu dua orang berbeda gender itu telah pergi meninggalkan hutan tadi

.

.

"TOU-SAN!?"Jerit seorang bocah laki-laki yang sampai keluar gadung yang terlihat tidak layak huni tersebut.

Sedangkan makhluk sebut saja manusia, (bahasanya agar sopan sedikit, kan nggak lucu kalo authornya nyebut tai kucing tapi ujung-ujung kena Rasenshuriken kan) berambut pirang dengan jambang yang menghiasi kedua sisinya, jangan lupa mata berwarna saphirenya yang dapat membuat siapa saja merasa terbang setinggi langit jika melihatnya. Siapa lagi jika bukan Naruto yang sekarang sedang dalam posisi tangan di tekuk di depan dada dengan gaya sok cool, kayak kakek-kakek yang sebenernya udah bangkotan, bau tanah, bermata iritasi yang tujuannya memasukan seluruh dunia kedalam Hipnotis Abadi.

"Bisa kau pelankan suaramu jika berteriak Ero-Gaki."balas Naruto dengan penekanan pada kalimat terakhir, sedangkan semua Remaja yang berada di sana sweatdrop karena sebuah kalimat yang tidak lazim tersebut.

"Ano sensei, kalau suaranya dipelankan namanya bukan berteriak sensei."Ralat seorang gadis berambut merah Crimson, sedangkan Naruto hanya bisa menggaruk kepala bagian belakang dengan tawa tidak jelasnya. Sweatdrop yang tadinya hanya sebesar biji jagung sekarang membesar menjadi seukuran apel.

"To-tou-san aku bisa menjelaskannya."ujar bocah tadi sedikit tergagap

"Apa yang ingin kau jelaskan UZUMAKI ISSEI."ucap Naruto dengan penekanan pada kalimat terakhir, sedangkan Issei meneguk ludah karena panggilan Naruto pada nama panggilannya

"Sebenarnya kami disini sedang menyelamatkan teman kami sensei."ucap seorang laki-laki berambut pirang dengan paras menawan bagi kaum hawa

"Menyelamatkan?"Tanya Naruto dengan nada yang dibuat seperti tidak percaya

"Ya benar apa yang dikatakan Kiba, Tou-san. Apa tou-san ingat apa yang aku bicarakan tadi waktu diatap?"Balas Naruto dengan anggukan "Nah Asia yang aku maksud tadi siang tou-san"lanjutnya sambil menunjuk Asia yang sekarang sedang berada disamping perempuan berambut merah.

"Baiklah aku mengerti"Naruto berjalan mendekati Asia"Mari, aku antarkan kau ke rumahmu Asia-chan"ujarnya dengan sebuah senyuman ramah

"Tapi-"belum sempat Asia melanjutkan kalimatnya, Naruto sudah terlebih dahulu memotongnya"Tidak ada tapi-tapian Asia-chan"Naruto kemudian membawa Asia berjalan pergi meninggalkan anaknya dan kelompoknya, saat sampai di depan pintu tiba-tiba Naruto pergi dan sedikit berbalik menghadap remaja-remaja di belakangnya "dan kalian sekarang sensei perintahkan untuk pulang"Ucapnya dengan penekanan pada tiap kalimatnya.

.

Dengan Naruto dan Asia

.

"Ne Asia-chan boleh aku panggil begitu"Dijawab anggukan oleh Asia.

"Bagaimana aktingku Asia-chan?"tanya naruto sambil menatap Asia

"A-akting?"Beo Asia dengan kepala sedikit dimiringkan. Sedangkan Naruto yang melihat pose Asia, yang dapat membuat setiap laki-laki tepar tidak berdaya, hanya bisa menahan diri untuk tidak mengarungi Asia karena keimutannya. 'Sabar Naruto sedikit lagi dia akan menjadi mili-eh, bukan-bukan maksudku akan menjadi keluarga Uzumaki' batinnya membuat author sweatdrop.

"Iya Asia-chan tadi hanya akting"Jelas Naruto

"Me-menurutku akting anda bagus. emh.."

"Panggil saja tou-san"Asia yang mendengarnya membulatkan matanya

Karena tidak mendapatkan jawaban apapun dari gadis yang berada di sampingnya. Naruto kemudian melihat kearah Asia "Jadi Asia, bagaimana. apa kau ingin menjadi putriku?"tanya Naruto, bukannya jawaban yang diterima, namun sebuah isakan tangis bahagia dan pelukan erat yang diberikan Asia pada Naruto.

"Ya tou-san aku ingin"jawab Asia. Naruto kemudian mengelus kepala Asia

"Selamat datang di keluarga Uzumaki. Uzumaki Asia"Tidak jauh dari tempat Naruto dan Asia berdiri, sosok bersayap putih dengan enam buah pasang sayap menatap pemandangan di depannya dengan senyuman lembut

.

Esoknya

.

Hari minggu adalah saat yang tepat untuk bermalas-malasan, sama seperti dua laki-laki anggota keluarga Uzumaki ini. Yap siapa lagi jika bukan Naruto dan anaknya Hyodou Issei yang sekarang menjadi Uzumaki Issei, kedua ayah dan anak ini masih tidur walaupun waktu sudah menunjukan pukul 08:24

Raynare yang sudah kehabisan kesabaranpun mulai berjalan menuju kamar milik adiknya, sebelum masuk kedalam kamar Issei, Raynare sudah mempersiapkan beberapa alat-alat yang seharusnya tidak digunakan dalam fict ini, namun entah mengapa authornya kecolongan. Sekarang Raynare sudah bersiap untuk malakukan acara ritual untuk membangunkan seorang iblis. Kita lihat alat-alatnya : Raket listrik pengusir nyamuk ada, Tang ada, bensin ada(jangan tanya Raynare beli dimana), Beberapa ekor ular cobra dan black mamba(kalo ini no comnent), dan terakhir membuat author tercengan, pasalnya Raynare membawa sebuah vibrator(if you know i mean).

Sebelum melihat adegan 30+(mungkin nanti bakal author ganti ratenya), mari kita lihat kepala keluarga Uzumaki yang sekarang masih berada di alam mimpi.

"Ramen-chan jangan lari dari mas ruto dong" terlihat seorang perempuan sedang berdiri di samping tempat tidur, sebuah senyum muncul setelah mendengar igauan dari si pria. Bukan senyuman yang lembut seperti biasanya, namun senyuman yang mengisyaratkan 'kau akan mati sayang'. Tidak jauh di dekatnya, ada barang-barang yang tidak lazim untuk berada di dalam sebuah kamar. mari kita lihat lagi apa saja barang-barang itu : Racun tikus, sianida(oh no ternyata jesika punya murid), bangkai tikus, sebuah popok dengan corak kuning yang hampir menutupi seluruh bagiannya, beberapa pisau daging, dan...(author pikir ibu dan anak sama saja, yang terakhir pasti kalian tahukan)

Namun kedua laki-laki itu masih saja tidur walaupun aura negatif yang muncul, bahkan mengalahkan aura negatif yang ada di kuburan.

Tidak lama kemudian

AAAARRRRRGGGGGG!

AAAARRRRRGGGGGG!

yeah hanya satu kalimat untuk menggambarkan pagi itu

A beautifull morning

.

Skip

.

"Kenapa kau membangunkanku dengan benda-benda laknat itu Gabriel-chan"Rengek seorang laki-laki berambut pirang dengan mata sebiru langit yang cerah. Jangan lupa dengan corak kuning yang masih menempel pada pipinya membuat ketiga sosok lainnya menjauh.

"Mou soalnya kau tidak bangun-bangun saat aku bangunkan Naru-kun"Balas Gabriel dengan pipi yang di gembungkan, membuat kedua laki-laki yang berada di ruangan itu memerah.

'Sial cobaan yang sangat berat, jangan sampai aku membuat Gabriel jatuh/ Kaa-san menggemaskan'batin kedua laki-laki tersebut.

"Dan kenapa Nee-san membangunkanku dengan benda-benda (maaf bahasanya terlalu kasar)itu"Ucap Issei dengan penuh wibawa saat menyebutkan nama benda-benda tersebut. Naruto yang jaraknya paling dekat dengan Asiapun, segera menutup telinganya dengan kecepatan yang melebihi Hiraishin

"Hanya melakukan percobaan yang ada di dalam buku ini"Jawab Raynare sambil menunjukan buku dengan judul '101 ways to kill people'."Namun sayangnya 4 langkah yang ada tidak berhasil"lanjutnya dengan ekspresi kecewa

"Empat langkah, bukannya ada lima?"ucap issei berusaha mengingat kejadian paling mengerikan dalam hidupnya

"langkah terakhir itu tidak dihitung, karena itu adalah cara khusus untuk keluarga ini"jawab Raynare dengan santai. Sedangkan Issei kemudian memegang bagian belakangnya, karena sudah mengingat hal paling laknat yang pernah terjadi dalam hidupnya

"Memangnya apa hal terakhir itu Issei?"tanya Naruto yang penasaran dengan anak laki-lakinya.

Issei kemudian berjalan menuju bangku Naruto kemudian membisikan sesuatu "Nee-san menggunakan sebuah Vibrat*r kemudian... ugh, aku tidak ingin mengingat lagi bagaimana rasanya" lalu memegang bagian belakangnya lagi.

Naruto kemudian memeggang bagian belakangnya juga."Tou-san tidak tau jika mereka sama-sama memiliki sifat sadis"Issei kemudian tersadar tentang keberadaan Asia.

"Eh, kenapa Asia ada di rumah kita?"Tanya Issei pada Naruto.

"Mulai sekarang Asia adalah bagian keluarga Uzumaki"Balas Naruto kemudian meminum kopinya.

"oh"Issei hanya ber "oh" ria. Karena ia tahu bagaimana keadaan Asia sebelum dipindahkan ke jepang.

"Dan mulai besok Asia akan bersekolah di Kuoh"lanjut Naruto setelah menyesap tetes terakhir kopinya.(?)

"Be-benarkah tou-san?"Tanya Asia.

"Benar Asia-chan"Balas Naruto sambil mengelus kepala Uzumaki bungsu."Nanti sore kita akan merayakan bergabungnya Asia kedalam keluarga Uzumaki, jadi semuanya harus bersiap-siap untuk nanti sore"Lanjutnya.

.

Sorenya keluarga Uzumakipun merayakan bergabungnya Asia kedalam keluarga Uzumaki, semua anggota klub penelitian ilmu gaibpun tidak lupa diundang. Kini terlihat dua orang tengah berbincang, salah satunya berambut coklat dan satunya lagi berambut pirang.

"Aku tidak menyangka jika Asia akan diangkat kedalam anggota keluargamu Issei-kun"ucap seorang laki-laki bermabut pirang sambil membawa snack di tangan kanannya, sedangkan ditangan kirinya membawa sebuah gelas berisi air perasan jeruk.

"Aku juga tidak menyangka"balas Issei, kemudian matanya memantul keatas dan kebawah mengikuti suatu benda.

BOING BOING

"Pesta yang hebat"Gumamnya dengan senyuman mesum.

JEDUAK

JEDUAK

"Dilarang mesum"Ucap Koneko dengan datar khasnya

"Belum waktunya Issei"

Muncul dua buah bola berwarna cerah di kepala Issei, kedua pelaku hanya memasang wajah tanpa dosa saat ditatap oleh Issei dengan tajam

Semuapun tertawa oleh kelakuan Issei, Naruto dan Koneko. Walaupun perayaan itu hanya perayaan sederhana, namun Asia tetap senang karena memiliki teman dan sebuah keluarga yang selalu ia mimpi-mimpikan.

.

.

TBC

Yak itu saja, yang ane buat untuk chap ini. Kecewa?(pasti thor), ingin membunuh Author ini?(selalu siap thor). Eits kalo kalian bnuh nanti siapa yang ngelanjutin fict ini(...)

Percaya nggak ane buat fict ini setelah menonton webtoon bergenre Horor. Aneh bukan, entah kenapa idenya malah mengalir dengan deras untuk comedynya. Gomen karena chap yang satu ini pendek, dikarenakan buatnya di warnet. masih menanti si laptop kembali ke pelukan author ini. Dan Hiks kenapa Hiks kalau setiap menit-menit terakhir selalu idenya banyak yang muncul, Hiks kenapa enggak dari menit awalnya sih.

itu saja dari author.

Sekarang bales review

untuk chap 2

pedofillgila : walaupun agak sulit sih tapi akan ane coba menjangin lagi

Uchiha Alex : lihat saja

The White Anbu : maaf vroh alasannya udah ada di atas, akan saya usahakan untuk meluangkan waktu. [akun sama seperti nama akun ff]

nina : nih lanjut, kalo lamanya authornya nggak bisa nentuin

ren : kalo itu akan author usahain

Guest : wow sudah ada penantinya ternyata, tenang DIMENSIONAL TRAVEL akan update setelah salah satu dari fict ane taman, setia menanti ya

DAMARWULAN : lihat saja, karena Raynare dan Issei belum tahu benar tentang kedua orang tua angkatnya.

ruki : Gomen

fenixrojo36 : Gracias por seguir este fic (sorry if the wrong language)
Uzumaki Bolt : mungkin untuk fict lain

Sang Pemandu : terima kasih

yellow flash115 : mungkin ya dan mungkin tidak, saya inginnya buat tentang Family seperti judulnya

Untuk chap 3, isinya aku rasa sudah terjawab semua

para cumplir en el siguiente capítulo