I LOVE MY STRANGE GIRL

Chapter 4

Cast : Donghae and Eunhyuk (haehyuk)

Note: kata yang italic itu masa yang sekarang. Kan ini ceritanya flashback

/

Happy Reading...

/

"anyoeonghasseyo, Kim Kibum immida"

"baiklah, Kim Kibum kamu duduk bersama Hyukjae di bangku itu"

Aku langsung menghadap kedepan saat sonsengnim menyuruh anak baru itu duduk di bangku eunhyuk. Anak baru yang ku ketahui bernama kibum itu mangganggukkkan kepalanya dan berjalan ke arah apa yang di katakan oleh sonsengnim tadi, tepat nya bangku eunhyuk.

Tapi sepertinya eunhyuk tidakmenyadarinya karena dia hanya sibuk menulis sesuatu di bukunya, sampai anak baru itu duduk baru dia mengangkat kepalanya.

Anak baru itusepertinya menyapa eunhyuk tapi hanya di balas dengan tatapan datarnya. Aku tersenyum melihatnya, untung saja aku punya yeojachingu yang seperti dia, cuek dengan orang di sekitarnya.

Hey Lee donghae kenapa kau senang? Bukankah kau tidak perduli dengannya. ah beberapa hari ini ada yang salah dengan kepalaku.

Aku balikkan lagi badan ku ke arah papan tulis, lebih baik memerhatikan apa yang sonsengnim katakan dari pada memikirkan hal-hal yang tidak jelas.

/

Tettt..

Bel istirahat berbunyi.

"donghae oppa" teriak Yoona yang baru saja masuk ke kelasku.

"ayo kita makan di kantin" ajak nya sambil menarikku.

Aku tak bisa menolaknya karena teman-teman ku memperhatikan kami. Akhirnya aku menurut dan ikut dengannya.

/

Setelah hampir setengah jam menghabiskan waktu untuk makan, akhirnya aku kembali kekelas masih bersama dengan Yoona.

"oppa aku ke kelas dulu ne" pamitnya saat kami sudah di depan kelasku.

"ne" jawabku.

Aku pun masuk kedalam kelas dan berjalan kearah bangku ku. Saat aku berjalan aku sedikit melihat kearah bangku eunhyuk. tapi dia tidak ada disana. Kemana? Tanya ku dalam hati.

Oh tidak! Bukankah aku punya janji dengannya untuk makan bekal dari umma eunhyuk bersama. Dasar bodoh donghae. Detik itu juga aku langsung berlari keluar kelas menuju tempat aku dan eunhyuk biasa bertemu.

Dia masih disana, aku melihatnya dari jauh. Aku benar-benar merasa bersalah.

Saat aku sudah sampai dihadapannya, dia menatapku dengan tatapan yang datar yang aku tidak bisa membacanya. Apa dia marah? Tentu saja dasar bodoh.

"mianhae" hanya kata itu yang bisa aku ucapkan padanya.

"apa kau sudah makan?" dia malah bertanya seperti itu, seharusnya aku yang bertanya apa dia sudah makan atau belum. Aku benar-benar merasa bersalah.

"kau makanlah" aku mencoba mengabaikan pertanyaan nya. Kalau aku menjawab aku takut dia tambah marah padaku.

"tidak, aku tidak lapar" tolaknya.

"kita tetap disini kalau kau tidak makan"

"aku bilang aku tidak lapar" jawabnya tegas. Baiklah dia memang keras kepala.

"oke ayo kita ke kelas" ajak ku sambil menarik tangannya.

Dia tetap diam duduk di situ tidak mau berdiri.

"ada apa?" tanyaku sambil melihat ke belakang.

"saranghae" aku kaget mendengarnya. Disaat aku berbuat salah dia malah mengatakan hal itu. entahlah aku tak bisa menjawab kata-kata itu. aku belum tahu perasaanku padanya

"kajja" ajak ku lagi sambil menarik tangannya lagi.

"aku akan membuatmu mengatakan kata-kata itu lebih banyak dari pada aku sekarang"lanjutnya. Aku tetap menariknya dan dia menurut saja di belakangku.

Setelah sampai di area kelas aku melepaskan genggaman ku. Dan eunhyuk masih mengekor di belakangku. Untung saja sonsengnim belum datang.

Sepertinya teman-teman tidak curiga aku datang hampir bersamaan dengan eunhyuk.

/

"ibu akan memberikan tugas kelompok pada kalian" ucap sonsengnim saat-saat jam pelajarannya sebentar lagi selesai.

"kelompok nya cukup satu bangku saja, kalian cukup mewawancarai sebuah usaha atau perusahaan dan mencatatnya dalam jurnal hingga menjadi laporan keuangan, paling lambat 2 minggu dari sekarang" lanjut sonsengnim menjelaskan tugas kami.

Setelah itu sonsengnim pun meninggalkan kelas. Aku menoleh kearah bangku eunhyuk, dia sedang mengobrol dengan kibum anak baru tadi. Mungkin mereka membicarakan tugas tadi, hey kenapa aku harus perduli. Hari ini kau benar-benar aneh lee donghae.

Anak-anak di kelasku sudah mulai keluar kelas untuk pulang. Tersisa hanya aku, eunhyuk dan kibum. Kenapa anak baru itu belum pulang. Aku masih menunggu nya untuk pergi walaupun dia anak baru tapi tetap saja kan aku harus hati-hati.

Setelah 10 menit akhirnya dia pun keluar. Dan eunhyuk mulai membereskan barang-barang dan di masukkan kedalam tas nya.

"sepertinya kau mulai akrab dengannya?" tanya ku walau aku masih duduk dibangku ku.

"siapa?" tanya eunhyuk yang masih sibuk membereskan tasnya.

"anak baru itu siapa lagi"

"aku dan dia hanya membicarakan tugas dari sonsengnim" dia mulai bangun dan berjalan keluar kelas. Aku pun mengikutinya dari belakang.

/

Kami berdua sudah ada dalam bus, eunhyuk sepanjang perjalanan hanya diam saja sambil mendengar kan lagu dari hp nya. Sepertinya dia masih marah padaku.

Bus berhenti di halte yang biasa kami turun, eunhyuk mulai bangun tapi aku menahannya, dan menyuruhnya untuk duduk kembali. Dia menatapku bingung, aku memang punya rencana hari ini. Ingin mengajaknya jalan-jalan berdua. Sejak aku berpacaran dengannya kami tidak pernah jalan berdua saja, paling hanya pulang bersama, apa itu di kategorikan jalan berdua.

"kita sudah sampai" akhirnya dia mengeluarkan suaranya, walau hanya berbentuk pertanyaan.

"tetap duduk disini, kau turuti saja apa yang aku katakan"

Dia masih menatapku bingung, tapi tak lama akhirnya dia menurut dan duduk diam di sampingku.

/

Bis berhenti di haltedekat daerah myeongdong, mungkin tempat yang pas untuk berjalan-jalan. Aku bangkit dari duduk ku dan eunhyuk mengikutinya.

Kami pun turun dari bus itu. aku menarik tangan eunhyuk untuk mengikutiku, dan menariknya untuk jalan disampingku jangan hanya mengekor dibelakangku.

"kita mau kemana?" tanya eunhyuk

"makan, bukankah kau belum makan?" jawab ku

"kita bisa makan di rumahku, untuk apa pergi sejauh ini" aduh apa dia tidak mengerti.

"aku ingin mengajak mu jalan-jalan, apa kau tidak mau berkencan denganku?" tanya ku

Dia hanya diam saja, tapi tak lama mukanya mulai memerah. Dia pasti sangat senang. Sekali-sekali membuatnya senang tidak salah kan.

"ne, tentu saja aku mau" dia menjawab dengan wajah yang masih memerah. Dia menundukkan kepalanya mungkin agar aku tidak bisa wajah merahnya.

"kajja" aku mengeratkan genggaman kami. Dan mulai menerobos jalan yang di penuhi orang-orang yang berlalu lalang.

/

Itu adalah kencan pertama aku dan eunhyuk.

TBC

Aaaah update nya lama lagi, miaaan ne. Chapter 5 mudah-mudahan besok udah update. Chapter besok bakal banyak haehyuk moment nya.

Tugas kelompok itu cuma bisa mikir pelajaran akuntansi soalnya aku jurusan itu.

Gomawo yang udah riview