"Haah rasanya letih sekali hari ini. Ini semua gara-gara makhluk gila itu." Omel Siwon. Dengan lunglai ia berjalan menuju kamar apartementnya.
"Ahh akhirnya sampai juga. Home sweet home,"
"Aku pulang." Ujar Siwon mengucapkan salam.
"Selamat datang yeoboooo" Sapa sebuah suara dari dalam.
"Eh?"
*Who Are You, Kyu?*(Chapter 4)
"Selamat datang yeobo chagiiii~" sapa suara itu lagi.
Dengan bergegas Siwon menuju kearah suara yang ternyata berasal dari dapur. Betapa terkejutnya ia melihat sosok 'makhluk gila' yang seharian mengganggunya telah berada didapurnya.
"Kau… Kau sedang apa disini?!"Teriak Siwon.
"Aku sedang menunggumu pulang Wonnie chagi~ dan aku sedang memasak makan malam untukmu." Jelas Kyuhyun dengan wajah ceria.
"Yah, bagaimana kau bisa masuk?! Hanya aku yang tahu password apartement ku."
"Cih, kenapa aku bisa punya namjachingu pabbo seperti ini. Kan aku sudah bilang kalau aku ini setan-mu chagi, jadi hal seperti ini bukan masalah bagiku." Jelas Kyuhyun enteng.
"Yah kau makhluk gila! Berhenti menggangguku!" Teriak Siwon frustasi.
"Tak akan sebelum aku mendapatkan apa yang aku mau~"
Flashback On.
"Cih, baiklah akan kuberitahu. Kau sering mendengar tentang malaikat pelindung kan? Bisa dibilang aku sama seperti mereka. Namun dalam hal ini aku tidak akan menjadi malaikat yang akan selalu melindungimu. Aku adalah setan yang akan menjerumuskanmu kedalam kenikmatan dunia Choi Siwon." Jelas Kyuhyun dengan seringai diwajahnya.
"Jangan gila. Kau pikir aku percaya dengan kata-kata anak ingusan yang terlalu banyak menonton cerita fiksi sepertimu? Pabbo!"
"Yah! Jangan mengataiku pabbo! Kau tak percaya dengan kata-kataku?"
"Ani!"
"Baiklah kalau begitu. Lihatlah aku akan membuktikannya."
Dengan seksama Siwon mengamati apa yang akan dilakukan oleh Kyuhyun. Lalu dengan cepat Kyuhyun menghilang dan berpindah ke sudut lain dari ruangan. Dan belum 5detik Siwon tersadar dari keterkejutannya, Kyuhyun telah menghilang lagi dan berpindah kesudut lain. Begitu seterusnya ia berputar cepat mengelilingi Siwon.
"Ahh sepertinya aku kurang tidur sehingga berhalusinasi seperti ini. Lebih baik aku segera tidur." Ujar Siwon sembari memunggungi Kyuhyun yang masih sibuk menghilang dan berpindah-pindah.
Kyuhyun yang tak menyadari Siwon telah tertidur masih tetap asik menunjukkan 'keahlian'nya. Setelah mendengar dengkuran halus dari Siwon, barulah ia sadar dan menghentikan kegiatannya.
"Yah namja pabbo! Kenapa malah tertidur. Cih sepertinya aku memilih target yang salah"
Flashback Off
"Kau sudah selesai mandi chagi?" Tanya Kyuhyun sembari membuka pintu kamar Siwon.
"Yah setan mesum! Ketuk dulu sebelum masuk."Bentak Siwon. Dengan tergesa-gesa ia mengambil handuk dan menutupi kejantanannya yang terekspose bebas.
"Wahhh besar sekali." Ujar Kyuhyun polos.
"Bodoh. Keluar! Aku mau memakai baju."
"Aku tidak keberatan membantumu berpakaian Wonhh" Goda Kyuhyun. ia berjalan perlahan mendekati Siwon yang tampak gugup.
"Mau apa? Keluar kubilang!"
Kyuhyun tak mengindahkan perkataan Siwon. Ia tetap berjalan mendekati Siwon dengan gerakan seductive. Tak lupa ia menggigit pelan telunjuknya sembari mengerling nakal kearah Siwon.
Siwon menelan ludah melihat semua tingkah laku Kyuhyun. Sepertinya Kyuhyun sangat ahli dalam mempermainkan libidonya. Namun ia tak boleh kalah. Ia tetap beringsut mundur menjauhi Kyuhyun yang semakin mendekat.
Sial bagi Siwon karena ruang geraknya terbatas oleh dinding. Dengan gugup dan pasrah ia menanti apa yang akan dilakukan Kyuhyun padanya.
"Terpojok eoh? " Tanya Kyuhyun. Ia mengusap seductive dada bidang Siwon yang tak tertutupi sehelai benang pun dan terlihat basah karena baru selesai mandi.
"Kau mau apa?"
"Sedikit menyentuh tak ada salahnya kan?" Kyuhyun membimbing tangannya menuju kejantanan Siwon yang tertutupi handuk putih. Dengan perlahan ia mengusap kejantanan besar milik Siwon itu. Sedangkan Siwon sendiri hanya dapat memejamkan matanya erat dan berusaha agar tak mendesah.
"Hentikaaaaaaahhhhh" Tolakkan Siwon terpotong oleh desahan karena Kyuhyun meremas kuat kejantanannya.
Kyuhyun menyeringai senang melihat Siwon mendesah. Ia menjadi semakin berani menyelipkan tangannya kedalam handuk Siwon. Dan sekarang tangannya bersentuhan langsung dengan kejantanan Siwon yang besar dan keras.
"Ngghh kenapa besar sekalihh" Ujar Kyuhyun ikut mendesah.
Desahan Kyuhyun yang sampai ditelinga Siwon membuat Siwon semakin turn on. Bahkan kejantanannya mulai mengucurkan precum dengan deras. Padahal Kyuhyun hanya menyentuh kejantanannya tanpa ada kocokan atau remasan. Sungguh Cho Kyuhyun memang setan penggoda yang sangat lihai.
"Hari ini cukup sampai disini. Lekaslah berpakaian. Aku akan menunggumu dimeja makan chagiya~" Ujar Kyuhyun. Dengan santai ia melepaskan genggamannya pada kejantanan Siwon yang telah menegang sempurna dan berjalan meninggalkan kamar Siwon.
"Yah yah mau kemana kau?! Pabbo jangan pergi! Selesaikan dulu yang dibawah sini" Protes Siwon. Namun Kyuhyun tak menghiraukannya dan dengan senyum kemenangan menghiasi wajahnya ia berjalan menuju ruang makan.
Dan selanjutnya hanya teriakan frustasilah yang terdengar dari kamar Siwon.
.
.
.
.
.
"Yeoboseo"
"Yeoboseo, hyung bolehkah aku menginap ditempatmu malam ini?"
"Mwo? Ani. Malam ini Wookie akan menginap, dan aku tak akan membiarkan kau mengganggu 'kesenangan' ku bersama Wookie dengan ceramahmu itu."
"Yah hyung jangan seperti itu. Izinkanlah aku menginap."
"Hm, asal kau berjanji tak akan berceramah saat aku mencumbu Wookie didepanmu. Bagaimana?"
"Kalau soal itu, engg aku tak bisa janji hyung."
"Oke kalau begitu. Samapai jumpa besok disekolah."
"Yah hyung tunggu. Aku argh hyung jangan tutup telfonnya"
Tut tut tut tut
"Arrrrggghhhh mati kau Kim Jong Woooooooooonnnn"
.
.
.
.
.
"Waeyo chagi? Apa makanannya tidak enak?" Tanya Kyuhyun dengan wajah (yang dibuat) polos.
"Cih berhenti memanggilku chagi, pabbo evil!"
"Ehm kalau kau mau kau bisa memanggilku Kyunnie, chagi." Ujar Kyuhyun tanpa memperdulikan ucapan Siwon.
"Cih, dalam mimpimu evil!" Cibir Siwon.
Selanjutnya dari ruang makan apartement 407 itu hanya terdengar cibiran maupun omelan Siwon dalam menghadapi seluruh kelakuan Kyuhyun.
Kyuhyun tak sedikit pun jera menggoda Siwon walaupun telah berkali-kali mendapat penolakan. Segala cara Kyuhyun lakukan, mulai dari makan dengan cara yang super seksi dan menggoda, sampai menekan-nekan kejantanan Siwon dengan kakinya dibawah meja. Namun tak sedikitpun Siwon menunjukkan tanda-tanda akan 'menyerang'nya.
"Kau, apa tak lelah menggodaku?" Tanya Siwon disela makannya.
"Tentu saja tidak. Aku tidak akan lelah dan menyerah sebelum mendapatkan apa yang aku mau." Jawab Kyuhyun dengan senyum mengembang diwajah putihnya.
"Lalu apa yang kau mau?"
"Kau tau apa yang aku mau. Aku sangat menginginkanmu Choi Siwon."
"Kenapa aku? Kau bisa mencari target lain kan? Kenapa harus aku?"
"Entahlah. Orang-orang yang taat pada Tuhan sepertimu lebih menggiurkan daripada orang-orang yang dengan santai menjual harga diri mereka diluar sana. Lagipula tubuh dan 'ukuran' mu cukup bagus untuk dijadikan targetku." Jelas Kyuhyun dengan seringai diwajahnya.
"Kau kurangilah menyeringai. Sungguh kau lebih manis saat sedang tersenyum." Ujar Siwon menasihati.
Kyuhyun tersentak mendengar ucapan Siwon. Sungguh baru kali ini ia mendapat perlakuan manis dari targetnya. Dan tanpa bisa dicegah rona merah mulai menghiasi pipi putihnya hingga membuatnya semakin terlihat manis. Sayang, Siwon yang terlalu asik dengan makanannya melewatkan pemandangan indah yang disajikan oleh seorang evil bernama Cho Kyuhyun.
.
.
.
.
.
"Ah kenyang. Terima kasih untuk makanannya." Ucap Siwon sopan.
Kyuhyun hanya tersenyum ringan menanggapi ucapan Siwon.
"Kau mau desert?" Tawar Kyuhyun dengan senyuman yang sulit diartikan. Sepertinya ia telah mempunyai rencana baru lagi untuk menggoda Siwon.
"Boleh saja." Sahut Siwon santai. Ternyata ia tak menyadari bahaya yang akan menghampirinya setelah ini.
Kyuhyun kembali menyeringai mendengar jawaban Siwon. Dan dalam sekejap mata piring-piring kotor diatas meja makan hilang dan berganti dengan tubuh polos Kyuhyun yang terbaring diatas meja dengan segala jenis cake dan pudding menutupi tubuhnya.
Tak lupa dengan cream yang menutupi kedua puting dan kejantanannya sehingga membuatnya semakin terlihat menggoda.
"Silahkan menikmati desert mu tuan."
.
.
.
TBC Or Delete?
Silent reader = Update lama.
So Review please :)
