Technology And Magic

Disclaimer : Naruto © Masashi Kishimoto & HighSchool DxD © Ichie Shibumi

Pair : Naruto X Rias

Genre: Adventure/ Supernatural

DONT LIKE DONT READ

.

.

.


Question And Answer :

Q : apa musuh naruto megatron

A : Megatron? hahahaha anda lucu tapi sayang gak akan lawan megatron

Q : thor pair nya harem aja biar ga di sebut plin plan . jangan lah terhasut oleh review orang yang tidak ingin harem

A : Nanti pikir dulu, Pair menurutku bukanlah hal penting di Fic ini

Q : Perbanyak Word

A : Hem, gimana ya... di panjangin kok per chap minima 2.5K kalo kgk malas buatnya, tapi kalau lagi niat banget 3-4K

Q : Dan kalau armor Naru seperti IronMan mungkin lebih gimana gitu, dari pada Optimus Prime yang. Itu menurutku

A : Nanti jadinya kayak Gundam

Q : Waaaaw pertarungan yang singkat ga ada perlawanan sama sekalii yaa..

A : Maklum bro lagi Kemah bakti sempetin Up lewat Hp


A/N : Yah ini ada chap rebublish karena saya kurang puas dengan chap yang kemarin, karena terlalu nglantur gara-gara terbebani ama remidial yang menumpuk dna semua itu hampir membuat saya gila, apalagi Na'vi kalah di final :'(, dan maaf hanya beda dikit agar tidak mengganggu chap berikutnya :D.

- Technlogy and Magic -

Naruto berjalan dengan Rias yang sedang menuju ke Kuoh Highschool, mereka menjadi sorotan karena Rias berjalan dengan seseorang yang mereka pikir murid baru karena Naruto saat ini tidak memakai kacamatanya dan tidak menyisir rambutnya dengan rapi dan dibiarkan acak-acakan, dan penampilan baru Naruto ini membuat semuanya terkejut bukan main, karena yang dulunya di pikir anak cupu yang udik ternyata adalah sosok yang keren dan tampan.

'Hah jika Buchou tidak menyuruhku untuk berpakaian seperti ini, pasti aku tidak akan menjadi pusat perhatian' Batin Naruto

"Kau kenapa Naruto-kun? wajahmu terlihat aneh?" Tanya Rias kepada Naruto

"Aku hanya tidak nyaman menjadi pusat perhatian Buchou" Jawab Naruto membuat Rias tertawa

"Kau pasti akan terbiasa Naruto-kun" Balas Rias

"Tak kusangka kau sepopuler ini Senpai, apa ini akibat gayamu yang sekarang?!" Ucap sosok berambut silver

"Dulunya tidak, tapi sekarang ya. Dan ya ini karena gayaku yang sekarang" Balas Naruto dengan memajukan bibirnya pertanda di sedang kesal

"Siapa dia Naruto-kun? dan kenapa dia memanggilmu senpai?" Tanya Rias pada Naruto

"Kalau begitu perkenalkan dulu, namaku Vali Lucifer pemiliki Sacred Gear [Divine Dividing] yang berarti aku adalah Hakuryuukou, bukan seperti itu Senpai?!" Ucap Vali mendapat anggukan dari Naruto

"Jadi kau yang menjadi rival abadi Issei?" Tanya Rias kaget

"Secara teknis seperti itu, tapi aku tidak berniat untuk bertarung dengannya" Balas Vali

"Apa maksudmu ha? mangatakan aku lemah?" Teriak Issei yang ternyata sudah sampai di sekolah diikuti oleh Ashia, Kiba, Akeno, dan Koneko. sedangkan semuanya memandang kearah Naruto yang sekarang penampilannya berbeda dari yang sebelumnya.

"Apa maksudku? bukan pertandingan kemarin sudah jelas untuk membuktikan bahwa kau masih belum sebanding denganku?!" Ucap vali membuat Issei geram

"Kurang ajar" Jerit Issei karena Vali meremehkannya

"Vali hentikan, tidak ada gunannya bertarung disini! dan apa tujuanmu datang kesini?" tanya Naruto kepada Vali

"Tentu saja aku bersekolah disini, dan tidak aku saja tapi ada Kuroka juga sedangkan Bikou dan Arthur masih berada di tempat pelatihan" Balas Vali, Koneko yang mendengar nama Kuroka-pun terkejut karena Kuroka adalah kakak dari Koneko

"Tapi aku tidak percaya kalau kau bersekolah disini hanya karena ingin bersekolah!?" Curiga Naruto terhadap Vali

"Ya seperti yang kau pikirkan Senpai, karena disini aku sedang melakukan pengintaian terhadap salah satu pihak malaikat jatuh yang kemungkinan akan membelot" Ucap Vali pada Naruto

"Lantas dimana Kuroka?" Tanya Naruto

"Kau mencariku Naruto-kun?" Tanya Kuroka yang tiba-tiba berada di belakang Naruto dengan senyum manisnya

"Heik, sejak kapan kau berada disini?" Tanya Naruto

"Sejak kau bertanya dimana aku?!" Balas Kuroka

"Ahhhh sudahlah lebih baik kita masuk, karena aku tidak mau medapat hukuman dari kaicou" Ucap Naruto kepada rekan team-nya. Kemudian mereka semua berjalan masuk ke Kuoh Highschool bersama Peerage Rias yang sadar akan lamunannya mengenai penampilan Naruto.

- TIME SKIP -

Naruto kini sedang berkumpul dengan team yang di buat Azazel karena saat ini sedang tidak ada permintaan untuk memusnahkan iblis liar untuk keluarga Gremory.

"Naruto, apa kau tidak memiliki Armor lain?" Tanya Azazel tiba-tiba

"Apa maksudmu?" Tanya Naruto tidak mengerti

"Kau tahu Armormu itu terlalu Klasik tidak elegan seperti milik Vali, jadi apakah kau memiliki perubahan Armor lain?" Tanya Azazel

"Aku memiliki, jika [Blue Core] berevolusi maka akan bersinergi dengan Armorku dan akan membuatnya jauh lebih kuat dari yang sekarang" Ujar Naruto.

"Lalu bagaimana cara [Blue Core] Berevolusi?" Tanya Azazel pada Naruto

"Pelatihan hingga malampaui batas maksimal! tapi itu berbahaya untuk sekarang di karenakan fisikku yang masih belum kuat" Balas Naruto, sedangkan Azazel hanya mengangguk-angguk saja

"Ahhhh... sepertinya aku harus kembali Azazel sepertinya sedang terjadi kekacauan, kalau begitu aku pamit dulu" Ucap Naruto, kemudian menghilang dengan lingkaran sihir, dan dirinya sekarang bisa menggunakan lingkaran sihir karena alat yang di berikan Azazel yang bermanfaat untuk menyimpan sedikit energi sihir yang berada di sekitarnya.

- Di suatu tempat -

"siapa kalian dan kenapa kalian meyerang kami?" tanya Issei dengan sudah mengaktifkan [Dragon Boster] di tangan kirinya.

"Haruskah aku menjawa pertanyaanmu wahai Iblis?"

"lalu apa maksud kalian?" Tanya Kiba kepada dua wanita gereja di depannya

"karna kau adalah musuh kami, Iblis adalah musuh gereja sejak dulu" Jawab salah satu wanita yang menjadi lawan mereka

wuuust!

kemudian kedua perempuan itu melancarkan serangan kepada Issei dan juga kiba, kemudian mereka saling berjual-beli serangan

"Permainan pedangnya hebat, dia selalu bisa menghalang seranganku" Desis Kiba

"kemampuan berpedangmu hebat juga tapi sayang tidak akan cukup untuk mengalahkan aku " Ujar salah saru dari mereka yang menggunakan jubah yang mempunyai Hood

"cih.. jangan sombong kau" desis lagi kiba

Dan kemudian gadis itu membuka lilitan yang ada pada pedang itu dan Kiba sangat terkejut bahwa pedang itu adalah [Excalibur Destruction] yang notebene sangat di benci oleh Kiba karena mengingatkannya akan masa lalu

"sial ternyata pengguna Excalibur, aku akan menghabisimu?" Ujar Kiba

"jangan terlalu berharap bahwa kau bisa mengalahkan pedang ini!"

"jangan menghindar iblis pendosa"

Setelah itu gadis menerjang kearah Kiba. dia mengayunkan pedangnya secaraVertikal mencoba melukai pundak Kiba

Traank!

Tapi Kiba berhasil menahan serangan dari gadis itu dan lemudian melancarkan serangan. Kemudian mereka melakukan serangan terus menerus tanpa henti sedangkan Issei hanya bertahan.

"TRASH" "TRASH"

Kemudian tubuh Issei dan juga Kiba jatuh ke tanah setelah mendapat sayatan dari pedang Excalibur yang membuat tubuh mereka seperti mengeluarkan Aura hitam.

"Lebih baik kalian mati saja, semoga tuhan memberkati kalian" Ujar Salah satu dari kedua orang itu, kemudian dia mengayunkan pedangnya hendak membunuh Issei dan Kiba, sedangkan Kiba dan Issei menutup mata mereka menunggu rasa sakit yang akan merima mereka.

BLAAAAAAAAAAAAAR

Sebuah missil mengarah ke dua gadis gereja itu yang membuat mereka gagal untuk membunuh Kiba dan Issei.

"Siapa kau?" Tanya Salah satu dari mereka

"Aku bukan siapa-siapa! hanya saja aku tidak suka melihatmu membunuh seseoarang entah itu Iblis atau apa yang sudah tidak bisa melawanmu" Ucap Naruto

"Ini tidak ada urusannya denganmu" Ucap salah satu dari mereka, Naruto kemudian turun ke tanah dan saat turun ke tanah salah satu dari mereka yang membawa pedang yang cukup besar mengarah ke Naruto

[Sword Atarage]

Muncul sebuah pedang besar dari slot tangan kanan Naruto yang mampu menahan serangan dari pedang milik Xenovia.

[Optimus Laser]

Sebuah sinar berwarna biru berkumpul di tangan kiri Naruto

BLAAAAAAAAAR

Serangan itu telak mengenai gadis gereja itu hingga terpental lumayan jauh dengan sekujur tubuh terkena luka.

"Kau pikir dengan pedangmu itu kau bisa mengalahkanku nona? kau salah kekuatanku bukanlah sihir melainkan teknologi yang berarti pedangmu tidak berguna" Balas Naruto sarkas pada gadis gereja itu, kemudian Naruto mengluurkan tangannya pada gadis gereja itu untuk bangun dari jatuhnya

"Kenapa kau menolongku?" Tanya gadis gereja itu

"Aku tidak suka melihat seseorang menghina orang lain, tapi aku lebih tidak suka melihat seorang gadis yang sedang terjatuh dengan luka-luka sepertimu" Ucap Naruto yang sudah melepas Armornya

"Terimakasih" Ucap Gadis itu, kemudian muncul lingakaran sihir berwarna merah yang kemudian menampilkan sosok gadis berambut merah crimson dan dark-blue.

"Apa yang sedang terjadi?" Tanya Rias, sedangkan Akeno berjalan ke arah Kiba dan Issei untuk melihat luka mereka, kemudian Naruto menceritakan kejadian seperti apa yang dirinya lihat tanpa mengurangkan atau melebihkan apa yang ia lihat.

"Jadi begitu, kalau begitu bisakah kalian ikut bersama kami?" Tanya Rias kepada kedua gadis gereja itu, kemudian mereka melakukan perbicangan seputar pencurian Excallibur akhir-akhir ini dan Rias berjanji akan membantu mereka untuk menemukan pedang Excallibur yang dicuri itu dan mereka memperkanalkan diri mereka yaitu Xenovia dan Irina

"Aku berharap kau menepati janjimu Rias Gremory" Ucap gadis gereja bernama Xenovia kemudian melenggang pergi meninggalkan ruang klub mereka

"Baiklah jika kalian sudah merasa baikan kalian boleh pulang, karena aku memiliki tugas yang harus di kumpulkan besok. Dan Akeno rawat mereka hingga pulih, Ayo Naruto" Ucap Rias sedangkan mereka yang di panggil namanya hanya mengangguk, kemudian Naruto dan Rias menghilang menggunakan lingkaran sihir.

Naruto dan Rias memilih untuk pulang berjalan kaki, karena mereka sangat jarang pulang dengan menikmati perjalanan. Dan di dalam perjalanan Naruto masih memikirkan tentang polah Kiba yang seperti menaruh dendam kepada pedang Excallibur, Akhirnya Naruto memutuskan untuk bertanya kepada Rias seputar apa yang membuat Kiba seperti dendam kepada pedang itu

"Buchou" Panggil Naruto

"Ya ada apa?" Sahut Rias pada Naruto

"AKu ingin bertanya masalah Kiba, aku melihat dari sorot matanya seperti menaruh dendam kepada pedang Excallibur?!" Ucap Naruto, Rias menghelas nafas sesaat kemudian menjawab

"Yuutoo memang menaruh dendam kepada pedang Excalibur karena Yutoolah satu-satunya yang lolos dari percobaan pedang Excalibur beberapa tahun lalu"

"Kenapa dirinya dendam kepada Excallibur? pedang itu tidak mempunyai salah apa-apa hanya tergantung penggunanya saja" Balas Naruto

"Entahlah aku juga tidak tahu apa yang di pikirkan oleh Yuutoo, tapi akibat pertarungan tadi dendam yang seharusnya hampir ia lupakan kini menguap lagi ke permukaan" Ucap Rias pada Naruto dengan wajah mengadah ke langit

"Semoga tidak akan terjadi hal yang merepotkan?!" Ucap Naruto, tiba-tiba muncul lingkaran sihir yang memunculkan dua sosok berambut silver dan hitam

"Hai Naruto-kun/ Naruto-senpai" Sapa keduanya kepada Naruto yang tidak lain adalah Vali dan Kuroka

"Ada apa? bukannya di sekolah kita sudah bertemu tapi kenapa kalian menghadang perjalanan pulangku?!" tanya Naruto yang mendapat anggukan dari Rias.

"Maaf senpai, aku tidak bermaksud mengganggu hanya saja aku ingin memperingatkan akan ada hal yang mengancam perdamian sebentar lagi, aku hanya menyampaikan firasat dari Azazel karena dari pengalaman firasat Azazel hampir semua terbukti?!" Ucap Vali pada Naruto

"Kalau begitu baiklah, aku rasa ada hubungannya dengan Excallibur yang hilang itu. Dan apakah kalan bisa mencari tahu tentang Excallibur itu?!" Tanya Naruto pada keduanya

"tentu saja Senpai, serahkan pada kami" Balas Vali kemudian mereka menghilang dalam lingkaran sihir.

"Tak kusangkan Hakuryuukou sangat menghormatimu Naruto-kun!?" Ucap Rias pada Naruto membuat Naruto merona karena malu

"Dan aku juga tidak menyangka kau bisa mengenal Azazel yang notabene adalah pimpinan tertinggi Malaikat jatuh" Lanjut Rias

"Ya kita sebagai makhluk hidup harus saling kerja sama walau kita berbeda Ras ataupun keyakinan. Dan aku tidak keberatan berteman dengan Malaikat jatuh" Ucap Naruto, sedangkan Rias menatap Naruto dengan tatapan kagum

'Kau memang baik dan penyayang sesama makhluk hidup, walau kau adalah Iblis tapi kau memilik hati bagaikan malaikat' Batin Rias.

- Technlogy and Magic -

Naruto dan team yang di bentuk Azazel yang di berinama Andromeda Odd yang beranggotakan Naruto, Vali, Kuroka, Arthur, Bikou, dan untuk yang lainnya masih dalam misi yang di berikan oleh Azazel.

"Sepertinya ada kekacauan yang terjadi di Kuoh Highschool" Ucap Azazel membuat semuanya mengalihkan atensinya pada Azazel

"Apa yang terjadi?" Tanya Naruto

"Sepertinya kekacauan sudah dimulai, Vali Naruto aku ingin kalian menghentikan kekacauan ini" Ucap Azazel yang mendapat anggukan dari keduanya, yang kemudian melesat ke angkasa dengan armor masing-masing.

- Technlogy and Magic -

Kelompok Rias tanpa adanya Naruto kini dalam kondisi terdesak walau kelompok mereka mendapat bantuan dari Sona beserta Peeragenya dan juga salah satu pengikut gereja kemarin tapi tetap saja mereka sangat kesulitan untuk menghadapi lawan di depan mereka yang notebene salah petinggi malaikat jatuh.

"Cih, gerakanmu lumayan juga pendeta" ucap Gadis gereja yang kemarin menyerang Issei dan Kiba a.k.a Xenovia

"Aku akan menghabisimu manusia yang sudah memihak Iblis" Ucap Freed dengan sombong sambil memamerkan hasil penggabungan dari 4 pedang Excalibur

"Tuhan tidak akan marah karena aku memihak yang benar" balas Xenovia dengan melesatkan pedangnya

'Trang' 'Trang'

Xenovia dan Freedpun sama-sama mennunjukan keahlian mereka dalam berpedang, tetapi Freed unggul dalam ukuran tubuh dan juga stamina daripada Xenovia yang merupakan seorang perempuan.

"Kau kira mudah mengalahkan pedangku ini" Ucap Freed sombong

"Kalau begitu terimalah akhirmu"

Freed mengarahkan pedangnya untuk membunuh Xenovia tapi sayang pedang milik Freed di tangkis oleh pedang milik Kiba.

"Tidak mungkin pedang itu, pedang suci terkutuk" Ucap Pendeta di belakang Freed

"Ya ini adalah pedang suci kutukan Sword Of Betrayer. Dengan ini aku akan membalaskan kematian teman-temanku" Ucap Kiba

"Kalau bagitu aku akan membantu" Ucap Xenovia, kemudian muncul lingkaran sihir yang kemudian menampikan sebuah pedang yang di rantai

"Bangkitlah pedang Durandal. Pedang yang mempu mebelah apapun"

Freed yang melihat itupun tidak ada rasa gentar sedikitpun malah menambah seringainya, kemudian berlari kearah Kiba dan Xenovia tapi sayang serangan gabungan antara Xenovia dan Kiba dapat mematahkan pedang gabungan Excallibur itu.

- Technlogy and Magic -

Rias, Issei, Koneko, Ashia, dan Akeno kini sedang menghadapi Kokabiel , tapi kondisi mereka tidak bisa di bilang baik karena tubuh mereka yang tersayat-sayat dengan tenaga sihir yang hampir habis membuat mereka bersiap untuk menerima kematian mereka.

"Hah, aku tidak menyangka adik seorang Maou sangatlah lemah dan aku juga tidak menyangka anak dari Barakiel sangatlah lemah" Ucap Kokabiel meremehkan pada kelompok Rias

"Jika seperti ini, lebih baik kalian mati saja" Ucap Kokabiel kemudian membuat tombak cahaya yang cukup besar tapi cukup untuk membuat mereka semua mati jika terkena tombak cahaya itu

"MATILAH" Teriak Kokabiel

[Missil Barage]

10 Missil mengarah ke Kokabiel sesaat sebelum tombak cahaya itu di arahkan kepada Rias dan Peeragenya. vali tiba-tiba sudah berada di depan Kokabiel yang kemudian melayangkan tinjunya ke perut Kokabiel yang membuat tubuhnya meluncur dengan indahnya ke bawah

"Senpai" Teriak Vali memberi aba-aba untuk Naruto

"Hem" Dehem Naruto kemudian mengadahkan kedua tangannya kedepan

[Double Optimus Lasser]

'Syut' 'Syut'

DUAAAAAAAAAAAAAAAAAR

Terjadi ledakan dimana laser itu mendarat di tubuh Kokabiel, tidak berhenti di situ saja dengan kondisi Kokabiel yang sekaang kehilangan ke lima pasang sayapnya harus meneriam pukulan keras dari vali yang membuat dirinya terpental beberapa meter sebelum mendarat di puing bangunan.

"Kurasa ini kerjasama yang bagus mengingat kita baru-baru ini menjadi team" Gumam Naruto tapi masih dapat di dengar oleh Vali

"Benar, ini adalah kerja sama pertama kita,dan aku tidak menyangka akan mendapat kecocokan link denganmu senpai" Balas Vali

"Kalau begitu bawalah Tubuh Kokabiel ke Azazel, aku masih ada urusan disini" Ucap Naruto pada Vali, sedangkan Vali hanya mengangguk setuju

[Reset]

Vali yang sudah bersiap untuk pergi harus mengurungkan biatnya setelah mendengar teriakan dari seseoarang.

"hakuryukou apa maksudmu datang kesini apa kamu mencariku?!" Teriak Issei

"Sakiryuutei kah? aku sedang tidak tertarik denganmu, jadilah kuat dan aku akan datang padamu Rival-ku" Ucap Vali dengan nada sarkas

"Jangan banyak bicara" Kemudian Issei berlari ke arah Vali tapi di hadang oleh Naruto

"Hentikan Issei, kou bisa mati konyol jika menghadapi Vali apalagi dengan kondisi tubuhmu yang sekarang" Ucap Naruto melarang Issei untuk menantang Vali

"APA URUSANMU HA?" Teriak Issei kearah Naruto, Naruto yang geram langsung mendaratkan pukulan ke wajah Issei

'Buagh'

"Semoga dengan pukulan ini otak tumpulmu bisa di gunakan, dan aku beritahu kekuatanmu masih sangat jauh di bawah Vali, aku melarangmu untuk melawan Vali karena kau adalah Peerage Buchou dan aku menganggmu teman, jika aku tidak menganggapmu teman aku pastikan kau mati di malam ini juga dan juga aku akan memastikan kau adakah pewaris [Boosted Gear] Terakhir" Ucap Naruto Sarkas kepada Issei

"Lebih baik kalu ajari dia untuk menjadi kuat Naruto-senpai baru kau suruh untuk malawanku. Melawannya sekarang hanya akan membuang tenaga dan ingat jangan pernah kau menghina Naruto-senpai, kalau kau melakukannya lagi aku pastikan ibumu akan mendapat kabar tentang kematianmu" Ucap Vali yang membuat semua orang terkejut dengan omongan Vali, kemudian meninggalkan kelompok Rias yang masih membatu

"huh, tak kusangka kerusakan yang di buat oleh Kokabiel separah ini, lebih baik kita cepet memperbaikinya sebelum mata hari muncul" Ucap Naruto

"Ini menjadi tugasku sebagai Ketua OSIS jadi biarlah aku dan para peargeku yang menyelsaikannya" Ucap Sona

"Baiklah Sona mohon bantuannya" Ucap Rias dan di balas anggukan dari Sona

"Dan karena urusan sudah selesai lebih baik kita kembali, mengingat hari sudah malam. Dan besok kalina harus berkumpul di ruang klub karena aku ingin membicarakan sesuatu yang penting" Ucap Rias pada Peeragenya

~TeBeCe~


Ketemu lagi dengan saya Na'Vi Fansboy di Fiction Tchnology and Magic, maaf kalau upnya lama banget karena masih terkendala habis Ulangan Kenaikan Kelas.

Kalian pada tahukan? ya pasti remidial lah dari 14 Mapel yang udah di beritahu masak 7 Remidi caoba?

Gak etis banget untuk orang sekeren saya heheheheheh :D Dan jangan lupa dukung Na'vi Di Final Dream League nanti malam melawan pemenang dari NIP Vs VP


Ok Sekian Jaa ne