KLINIK KETOK MAGIC

Disclaimer : TITE KUBO..(IYA DONG)

summary : Kemunculan tokoh tak terdugaa!

Untuk Hikachan, Shiro chan, dan Ca-chan untuk yang sudah menanti dengan sangat sabaaarr!

ini chapter spesial untuk valentine jugaa! wkkwkkww

PERINGATAN :OD bukan tanggung jawab AUTHOR!


Karena tak tahu harus kemana kayak lagunya Ayu Tong tong, Ikkaku dan Byakuya udah ngejaprut di rumah Ichigo, dengan sebuah aura kasih—ralat—aura-aura serem yang membuat seluruh mahkluk idup yang ada di sana kocar-kacir ngibrit tunggang langgang.

Mengapa begitu? Yuk mari kita liat flesbeknya…

Flashback 15 menit lalu…

Ichigo asik membalik-balik buku kesayangannya, yaitu majalah 'Bagaimana caranya lepas dari orang IDIOT' yang baru aja dia beli dengan uang saku yang dia kumpulin. Meski recehan, Ichigo bangga dengan uang yang selalu nyanyi mak kencring-kencring di kantong celana blue jean butut belelnya. Sedang asiknya dia membaca buku, Ichigo mendengar suara aneh yang asing ditelinganya.

Dan beberapa saat setelah dia membuka jendela, Ikkaku dan Byakuya langsung menghantamnya dengan sangat indaaaahhh dan muaknyuuuss, Ichigo langsung mental dan kepalanya langsung ngucur aer mancur Niagara merah.

Dia sukses pingsan setelah kedua mahkluk yang dia kira akan jauh darinya datang lagi seperti parasit bandel yang biasanya nemplok di sela-sela pohon.

End Flashback..

"Jadi..A-p-a mau kalian?" mata Ichigo udah mengisyaratkan 'Jawab jujur ato gue belah kepala lo!' dengan cahaya yang cring-cring nyeremin itu.

"Gua mau minta tolong Chi!" seru Ikkaku yang emang dasarnya ga bisa baca suasana.

"Minta tolong?" muka Ichigo langsung ngebalik 180 derajat(widih).

"Si Yumi kena Imsomnia" jawab Ikkaku lagi.

"Imsom apa?" Ichigo malah tambah ga ngeh.

"Maksud si botak ini Amnesia gara-gara kejedot besi segede bakul jamu tadi siang..nah lo bisa bantuin kagak" Byakuya mengoreksi keo-onan Ikkaku yang dari tampangnya udah ga meyakinkan bangett…

"Kalo itu mah..gu.."

"Guee bakal nyelametin tuh bocah asal dia ga masuk rumah sakit en kantong gue tambah jebool!" Ikkaku langsung nemplok deket banget ke muka Ichigo sampe dia ilfill en akhirnya nendang tuh kepala balon menjauh.

"Gue bisa bantu lo..tapi yang lagi amnesia mana?" Tanya Ichi.

"Ada di pabrik.. gue udah bekep pake tali kolor ma tali rapiah.." Jawab Ikkaku.

Byakuya yang dari tadi Cuma ngedeplok kayak burung emprit di kamar memutuskan untuk menelaah apa yang terjadi padanya, dia sekarang bersatus sebage GEMBEL SEIREITEI.. kalo dia balik..dia bisa ngebunuh Ichigo atas apa yang dia lakuin….

"KUYAAA AYO KITA CAPCUS!" Ikkaku langsung ngegeret Byakuya yang dari tadi ngelamun dan membuatnya tambah bertanya-tanya.

"Kita mau kemana?" Tanya Byakuya polos kayak anak SD belum tau 1+1=2.. "Ke pabrik trus kita ke KLINIK" jawab Ichigo.

"KLINIK? Kesambet apa lo ampe bisa nyantol ama Klinik?" Byakuya mencoba menerjemahkan kata-kata yang masuk ke telinganya. Tanpa bertele-tele ato iwak lele lagi Ichigo dan Ikkaku menyeret Byakuya ke pabrik.

Sesampainya di sana, Yumi yang masih plonga plongo kayak orang Pa-o itu menyadari kalau dirinya dalam bahaya.

"Ewwhh tunggu tunggu gue ga mau cari perkara.. gue kan.."

Ikkaku langsung ngebekep tuh sohib abadinya dengan karung goni, kayak di pelem2 eksien, yang sandranya di culik ampe di masukin karung trus dibawa ngibrit begitu aja.

"Mafioso! Bagaimano kalo kito lakukano shunpono!?" seru Byakuya dengan setting ala Mafia nyungsep keceblung sumur.

"Apo maksudmunoo!? Kito bakal kelelepno! Tu liatno di bawahno banyak kolamno leleno!" seru Ikkaku dengan gaya cool.

"Woii bapak-bapakno! Sabarno encokno sayano kambuhno!" cetus Ichigo.

"Sapa suruhno dudukno tersuno di angkringano!" timpal Byakuya.

"SOMPRETOO!"

"WOIII! KENAPA NI CERITANYA JADI MAFIA SIH? Balik-balik!" Ikkaku langsung cekidot menggeser setting yang author salah tempatkan.

Sesampainya di sebuah gedung minimalis yang ga gede-gede amat(namanya juga minimalis!) Ichigo langsung masuk ke sana.

"Permioos! Ada orang? Ada pasien Gaswat Darurat ni" Ichigo tereak-tereak kayak ga tau malu.

"Tuh orang ga bisa sopan-santun ya?" Tanya Yumichika yang langsung menculut dari karung Ikkaku.

"Urat malunya udah putus kali" jawab Byakuya sekenannya.

Seorang cowok berambut jabrik dengan tato 69 dengan ogah-ogahan langsung menyambut Ichigo cs.

"Hisaa nih ada yang kena amnesia, cepetan disembuhin, sebelum Bang Roma Irama dateng buat nepak Pak Dokter pake kolornya" Ichigo dengan lugas menerangkan.

"Hah apa? Bang roma kena Amnesia sambil jualan kolor?" jawab Hisagi.

"Buju buneng, lu tidur di tempat kerja! Bangun woi tu roh kumpulin dulu!" Ichigo menggampar kepala Hisagi. "Iye iye.. mana pasiennya?"

Setelah masuk ruang klinik, Hisagi mengecek kepala Yumi, ternyata dia memang Amnesia.. "Jadi setelah menghitung dengan rumus Panjang x Lebar x Tinggi didapatlah jawaban Volume Balok.."

BUUUKK!Hisagi langsung dismack down ama Byakuya karena hipopotanusnya-eh Hipotesanya.

"Jadiii cepat katakan apa yang harus… SAYA..LAKUKAN" Byakuya udah ngempet pengen nyelesein masalah PHKnya dan hidupnya.

"Kalau begitu.. biar suster saya yang melakukan terapi…Sus.. Sus Krim..eh Suster" Hisagi memanggil suster pribadinya dengan Toa masjid.

"Yaa dookkk! Saya ga budeg yaaa!"seru suster itu. tapi suara itu, membuat Byakuya merinding dangdut dangdutan kayak ada Inul lagi goyang mak ser-ser. Suara yang ga asing banget itu langsung membingokan tebakannya.

"Hey dok! Jangan asal tereak-tereak ntar dimarain lagi kayak kemaren, mana dilemparin bangke kucing lagi!" sahut suster itu. semua cengo. Pemadangan yang luar dalem banget. Suster berambut jabrik..dengan kaos mini..selutut.. dan blush on kayak Jengkelin..

"KAIEEEEEEEEENNN!" seru Byakuya dan Ichigo. "Aih Byakuya sama… kenapa kau dirimu ada di sini?" Tanya sosok 'lekong' itu.

"Kau juga kenapa ada disini!?" sahut Ichigo.

"Kerja sambilan" semuanya sweatdrop.

"Oke daripada nostalgila ga penting, langsung urus aja si bulu mata ini..gue ada meeting di empang, ntar kalo semuanya udah ke handle sesemes ya" Hisagi melenggang pergi tanpa rasa dosa.

"Sebenernya dia niat ga sih?" bisik Ikkaku.

"Baiklah, nak Yumi yang lagi kehilangan ingatan! Kita mulai dari dasar dulu! Siapkan peralatan yang gue minta di notes ini, para lelaki! Kerjakan dengan baik!" Suster Kaien memberikan sebuah notes yang membuat Ichi, Byaku dan Ikka langsung melotot 12 kuadrat.

"Gue harus apa?" Tanya Yumi polos. "Lo ikut gue ke ruang TERAPI"

"Chou..woooii! gue mau diapain!?"

Seketika pintu ditutup. Ikkaku, Byakuya dan Ichi masih cengo. Mereka membaca sekali lagi dan karena mata mereka masih sehat walafiat.. semuanya hanya mengheningkan cipta.

Apakah...#versi Inspret Inversigasi# yang dibaca oleh Ichigo cs? apa yang dilakuin Kaien pada Yumi? bagaimana Nasib Byakuya? SEBODO TEUING dah! yang penting lanjooott!

TO BE KONTINYUU!


Yuhuuu Yuzu kembali~~ padahal niat mau nerusin kemaren eh malah ketiduran! dasarr Author geblek!

"EMANG" sahut Ichigo. #Ichigo dipasung

yak yak karena langsung saja yaa! tolong di repiew!

dan terutama makasih buat Ca-chan, Hika chan dan Shiro chan! telah membagi ekspresinya pada Yuzu#halah#

kita lanjut ke next chapter yang adalah chapter terakirr! wkwkwkwk