Chapter 4
Disclaimer : Naruto [Masashi Kishimoto]
Magi [Ohtaka Shinobu]
Created by : Kurosaki D Jasmine
Rated : M (Untuk kekerasannya)
Warning : Typo (s), Miss Typo (s), ABAL, TIDAK SESUAI ALUR, GAJE DLL OOC, OC, Alternative Universe and Etc.
Don't like, Don't read ..
Ide ini dihasilkan oleh imajinasi otak Author sendiri, jadi harap maklum jika masih banyak kesalahan
XxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxX
Kekaisaran Kou
Naruto kini tengah duduk berhadapan dengan Ren Kouen
"Ternyata begitu, lalu siapa wanita yang bersamamu itu?"
"Jin yang mendiami Metal Vieselku"
"Jika kau sedang bercanda itu tidak lucu, tapi jika kau tidak mau menjawab juga aku tidak terlalu peduli! Terus apa yang akan kau lakukan sekarang? Bergabung dengan kami atau apa?"
"Hmm boleh juga, lagipula tempat bersembunyiku sudah hancur, dan kalian akan bisa menemukanku lagi, terlebih aku tidak suka berada ditempat orang licik itu ditambah Reim sangatlah peduli dengan budayanya"
"Oh jadi sekarang ini kau tengah menjelek-jelekkan negeri orang lain, kebiasaan burukmu memang tidak banyak berubah!"
"Kau juga, sifatmu yang selalu seenakmu juga tidak berubah! Tapi apa kau yakin membiarkan wanita itu berulah sesukanya?"
"Aku tidak punya kekuatan untuk menanganinya, apa kau bisa menanganinya Naruto?"
"Tidak mustahil tapi yah tidak bisa kulakukan sekarang"
"Bilang saja kau tidak bisa melakukannya tidak usah berbelit-belit"
"Baik-baik, tapi apa kau yakin meninggalkan garis depan hanya untuk bicara denganku?"
"Digaris depan ada Kouha, Koumei, dan Kougyoku, aku tidak perlu khawatir, dan juga kau ini merepotkan jika dibiarkan begitu saja! Tapi apa kau yakin kau bisa terus seperti ini?"
"Maksudmu terus tidak terlibat padahal aku juga pengguna Metal Viesel? Mungkin tidak, tapi aku juga tidak ingin berada digaris depan"
"Hehh apa kau takut?"
"Menyebalkan sekali bicara denganmu! Aku lebih suka menyerang dengan sihir dari jauh, sihir bukanlah sesuatu yang bisa dipandang sebelah mata! Metal Viesel adalah salah satu contoh sihir itu, jadi aku ingin mengembangkannya"
"Hmm kalau begitu aku punya tempat yang cocok untuk orang yang suka sihir sepertimu"Kouen menyeringai melihat Naruto yang menaikan alisnya melihat raut wajah Kouen
Other Place
Naruto dan Kouen kini berjalan dilorong yang dimana cahaya kurang memadai jadi tidak bisa melihat jauh
"Tempat riset sihir, tidak kusangka Kou juga memilikinya! Lalu siapa pendiri riset ini?"
"Koumei, dia selalu mengoceh tentang kedepannya dan itu berisik sekali!"
"Maksudmu orang horror yang penuh dengan pemikiran itu"
"Begitu kau melihatnya, tapi kita sudah sampai"Cahaya terang yang menerangi semua penglihatan mereka dimana terdapat pabrik yang menjijikan dan penggunaan sihir dimana-mana, dan makhluk-makhluk buatan yang juga menjijikan dengan jimat-jimat dan para pegawai
"Baru sekarang aku kepikiran jika si Koumei itu jenius"
"Kau itu terlalu banyak tidur Naruto!"Naruto tersenyum mendengar balasan Koumei lalu ia berjalan dan mengambil jimat merah"Mantra sihir api, dan juga cara kerjanya mirip dengan Metal Viesel, dimana hanya tinggal menyalurkan magoi"
"Bagaimana jika kau bekerja disini saja? Sepertinya kau cocok dengan tempat ini"
"Hm aku benci mengakui perkataanmu tapi kau benar sekali, aku cocok ditempat ini"Koeun segera pergi meninggalkan Naruto setelah mendengar balasannya, Naruto sendiri melihat-lihat tempat ini dengan tertarik tapi ia urungkan niatnya terlebih dahulu dan segera pergi untuk mengurus hal lain
Ruangan Naruto
Naruto kini tengah berbaring dikasurnya dengan Lucyfuge yang tengah mengupas buah disampingnya
"Jadi kau menerimanya? Tanpa memberitahuku dulu!"
"Jangan marah begitu Lucyfuge! Lagipula jika kita terus berada diluar dengan identitas yang sudah diketahui, kita akan diburu 3 kerajaan besar termasuk Kou!"
"Lalu kenapa harus Kou? Bukannya kau sudah berjanji untuk tidak menemui wanita itu lagi!"
"Aku tidak mau di Sindria karena ada orang licik itu! Entah kenapa aku tidak suka dengannya? Di Leam, mereka terlalu egois yang hanya ingin melindungi tanah air mereka dan memperluas wilayah atas dasar kekuasaan sendiri, sedangkan Kou sendiri meluaskan wilayah kekuasaan untuk menghilang perang yang telah melahap dunia! Jadi apa salahnya masuk ke negeri ini?"
"Masalahnya disini ada Arba! Dan aku tidak suka melihatnya!"
"Arba, siapa dia?"Naruto bingung dengan nama yang tidak dikenalnya disebut Lucyfuge
"Kau tidak perlu tahu! Tapi jika demikian kau tidak bisa menepati janjimu bukan, tidak kusangka ternyata kau lelaki yang tidak bertanggung jawab juga"
"Hahh ekspetasimu padaku terlalu tinggi! Lagipula mustahil aku bisa melakukan semua yang kujanjikan!"Lucyfuge memotong buah yang ia kupas dan menyimpannya dipiring
"Setidaknya kau bisa berusaha bukan! Tapi lebih baik kau berhati-hati dengan Pengguna Metal Viesel Zagan, Magi hitam dan Gyokuen! Mereka bertiga memiliki rukh hitam yang mengalir atas dasar keinginan"
"Aku juga punya bukan"
"Rukh hitam dalam tubuhmu, mengalir karena kekuasaan yang kau cantumkan pada rukh hitam itu sendiri! Walau jika kupikir-pikir lagi kau makin mirip Arba"
"Sebenarnya siapa Arba?"Naruto benar-benar dibuat penasaran oleh Lucyfuge
Tok Tok
Suara ketukan dari pintu ruangan ini membuat mereka mengalihkan perhatian mereka
"Silahkan masuk"Wanita dengan kimono memasukinya dengan raut wajah yang sulit dijelaskan
"Hakuei-dono ada keperluan apa anda kesini?"Naruto segera bangun dan bicara dengan sopan, Hakuei sendiri terkejut mendengar perkataan Naruto yang sopan, biasanya ia selalu bersikap tidak sopan pada siapapun itu tapi sekarang
"Aku hanya ingin meluruskan masalah itu! 4 tahun yang lalu saat kau pergi dari kekaisaran ini! Agar kita tidak canggung dimedan perang nanti!"
"Tidak, tidak ada yang perlu diluruskan! Apa yang kamu bicarakan 4 tahun lalu memang benar, kebebasanmu adalah milikmu sendiri, pertarungan, keinginan atau segalal sesuatu itu adalah milikmu bukan milikku! Karena itu aku minta maaf karena selalu mencampuri urusanmu waktu itu! Kupikir aku bisa membantu, tapi ternyata aku hanya memperburuk keadaan ya"
"Begitu ya"Bibir Hakuei bergetar mendengarnya, tapi ekspresi wajahnya nampak baik-baik saja"Jika ada sesuatu yang kau perlukan dariku, berkunjunglah ke ruanganku"
"Baik"Hakuei segera pergi mendengar balasan Naruto, sedang Naruto kembali berbaring
"Serius, ada apa denganmu? Apa kepalamu terhantam sesuatu sampai bisa membuatmu sopan?"
"Aku juga bisa bersikap sopan! Hanya malas saja, lagipula aku sudah melanggar janjiku jadi setidaknya aku harus bersikap tidak mengenalinya agar ia berpikir aku tidak akan mengganggunya lagi"
"Hmm, jadi semacam akting! Hahh kau ini benar-benar menyebalkan ya"
"Berisik, bukannya kau sendiri yang mengatakan untuk berusaha!"
"Baik-baik, buka mulutmu"Lucyfuge mengambil piring yang berisikan buah untuk menyuapi Naruto, Naruto sendiri tidak menolaknya dan memakannya dengan lahap
Hakuei yang mendengarnya sendiri hanya menundukan kepalanya dengan alis yang bergetar dan raut wajah kecewa, ia melihat dimana Naruto disuapi Lucyfuge membuatnya kesal
"Apa yang Ane-ue lakukan disini?"Pertanyaan mengejutkan Hakuryuu membuatnya sadar dan memasang ekspresi gembira lagi
"Hanya habis berkunjung kekamar Naruto-dono! Lalu apa yang kau lakukan kesini Hakuryuu?"
"Aku mau bertemu dengannya! Karena sudah 4 tahun lamanya aku tidak bertemu dengannya"Hakuryuu segera saja mengetuk dan mendengar perkataan masuk ia segera saja masuk meninggalkan Hakuei yang bersandar pada dinding
Malam hari
Other place
Naruto kini berada ditempat yang gelap segelap malam yang membuatnya kesulitan melihat
"Apa kau menyukai tempatmu sekarang?"Suara yang tidak ia kenal membuatnya menoleh kanan kiri untuk mengetahui asal sumber suara yang tidak ia temukan
"Lalu siapa kau ini? Apa kau juga yang membuatku berada disini?"
"Ucapanmu tidak sopan sekali padaku! Walaupun tahta-ku telah direbut! Bukan berarti kau bisa bersikap lancang padaku"
"Lalu kau ini siapa? dan junjukan dirimu!"Naruto membalas dengan kuat, lalu dihadapannya muncul cahaya hitam yang sangat kelam dan hitam dibandingkan apapun yang ada didunia
"Aku adalah Tuhan! Orang yang telah menciptakanmu, tapi karena Solomon dan para manusia yang kurang ajar itu, aku dijatuhkan dari tahtaku"
"Tuhan dijatuhkan dari tahtanya jangan membuatku tertawa! Mana mungkin hal itu terjadi?"
"Kalian bisa menggunakan Magoi itu karena Solomon yang membagikannya secara merata pada seluruh makhluk hidup agar terjadi keseimbangan! Namun ia terlalu angkuh berpikir jika ia sudah mengetahui nasib seluruh makhluk hidup! Ia pikir hanya dengan membagikan Magoi secara merata itu akan menciptakan keseimbangan dan keharmonisan! Jika ia tidak membagikan magoi secara rata dunia tidak akan berada diambang kehancuran"
"Namun cepat atau lambat manusia akan mencapai teknologi yang bisa mencapai kehancuran dunia! Manusia itu makhluk yang bodoh nan tolol namun sangat mengagumkan! Mereka mencoba menciptakan hal yang mengerikan tanpa mengetahuinya lalu mencoba menyingkirkan apa yang tidak diektahuinya?! Namun semuanya selalu berakhir pada orang lain yang berada disekitarnya!"Naruto menimpali dengan tersenyum"Lalu apa maksudmu dengan perkataan menyukai tempatku sekarang?"
"Pada awalnya kau hanya manusia biasa, sebelum aku menganugrahkan padamu Magoi yang bisa beregenerasi dengan cepat seperti halnya sistem magi yang diciptakan Uraltugo, serta pedang yang bisa memotong apapun dengan berbagai teknik para Pahlawan, Excalibur! Apa kau pikir semua itu kebetulan?"
"Tidak ada yang namanya kebetulan didunia ini! Orang-orang menyebutnya kebetulan karena kejadiannya tidak disangka namun rupanya kejadiannya memang sudah direncanakan untuk mencapai hasil yang telah ditetapkan benar bukan, Tuhan! Jadi apa yang kau inginkan dariku?"Naruto melihat cahaya hitam itu dengan datar, lalu ia mendengarkannya, membulatkan matanya mendengar dan segera saja menggertakan giginya
"Jangan bercanda! Mana mungkin aku sanggup melakukannya!"
"Pedang Excalibur tidak hanya berisi para teknik pahlawan namun kekuatan yang jauh lebih kuat dari tongkat suci yang telah kuberikan pada manusia waktu itu! Jadi itu bukanlah hal yang sulit"
"Akan kulakukan sebisaku"Naruto menjawab dengan menundukan kepalanya
Naruto kini membuka matanya dengan tubuh yang berkeringat'Mimpi, tidak itu adalah pesan yang langsung ditujukan pada mimpiku! Cih jadi aku akan memutar balikan keadaan Tuhan sekarang ini!'Naruto membatin dengan kesal dan berjalan keluar untuk mendapat udara sejuk
"Naruto-dono apa yang kau lakukan malam-malam begini?"Hakuei terkejut melihat Naruto yang keluar dari ruangannya yang bertepatan saat ia melintas dengan membawa gelas berisi teh dengan tekonya
"Sedang mencari udara segar Hakuei-dono! Lalu Hakuei-dono sendiri sedang apa?"
"Kurasa sama denganmu! Apa kau bisa menemaniku?"
"Boleh saja"Naruto ikut saja karena sekarang ini ia tidak bisa tidur akibat mimpi tadi
Mereka berdua sampai diteras yang berada diistana ini yang berada ditengah-tengah istana dimana pemandangan kekaisaran Kou dan bintang-bintang bisa terlihat dengan indah
"Duduklah"Hakuei mengajak Naruto duduk bersamanya, Naruto menurut saja karena pemandangannya bagus jadi sayang jika dibiarkan saja, namun ia memikirkan hal tadi lagi dan menundukan kepalanya
"Naruto-dono, ada apa?"Hakuei yang melihat Naruto menundukan kepalanya bertanya dengan heran
"Tidak, kurasa aku hanya bermimpi buruk tadi! Sampai sekarang tidak bisa tidur, tapi apa kau yakin bersama denganku? Orang yang selalu menentangmu ini!"
"Gaya bicaramu kembali seperti dulu! Tapi yah aku tidak membencimu, aku hanya kesal saja padamu! Mengapa kau selalu memilih kekerasan daripada kelembutan?! Tapi sekarang aku mengerti"
"Hmm apa itu?"
"Kau memilih kekerasan karena kau sudah tahu jika cara yang lembut tidak akan berhasil bukan! Tapi aku selalu memaksakan kehendakku padamu yang membuatmu muak dan pergi bukan"
"Alasanku pergi bukan karena itu, lagipula aku tidak mengetahui jika cara lembut tidak akan berhasil! Aku hanya mengikuti instingku saja, justru aku merasa bersalah, orang yang hanya bisa bertarung ini selalu menyulut orang yang menginginkan kedamaian untuk berperang! Karena itulah aku pergi"
"Begitu, tapi sekarang kau sudah kembali! Jadi apa kita tidak bisa kembali seperti dulu lagi?"
"Kurasa tidak bisa!"Hakuei hanya tersenyum getir mendengarnya
"Apa aku boleh tahu alasannya?"
"Kau harus menuntaskan tugasmu untuk menyatukan dunia dan menghapus perang bukan! Aku ini hanya akan jadi penghalang saja! Berbeda denganmu aku tidak punya tujuan semulia itu! Lagipula tujuanku hanya hidup tenang dengan Lucyfuge!"
"Hmm, tapi jika demikian! Seharusnya kau membantu kami, jika kau membantu perdamaian akan cepat didapat dan kau bisa hidup tenang dengan kekasihmu itu"Hakuei berkata dengan ekspresi tersenyum pada Naruto yang tersenyum juga
"Kamu memang kejam ya! Dulu aku selalu menyukaimu, kamu itu baik, perhatian, lembut, selalu menggunakan cara yang lembut sebelum yang kasar, mudah tersenyum dan sifat memaafkanmu itu!"Naruto sekarang tersenyum getir pada Hakuei yang wajahnya terkejut lalu tersenyum lagi
"Kalau begitu, mengapa kau tidak mengatakannya waktu itu?"
"Seorang rakyat jelata mencintai putri kerajaan! Ya ampun impianku memang ketinggian sekali, sampah hanya bisa dengan sampah, sampah tidak seharusnya sejajar dengan orang terpandang sepertimu bukan"Hakuei tidak tersenyum mendengar perkataan Naruto ia terlihat kesal mendengarnya
"Naruto, berhenti merendahkan dirimu seperti itu! Dan juga aku tidak menilai seseorang dari luarnya, aku bukanlah orang seperti itu"
"Aku hanya bicara tentang kenyataan! Tapi sekarang aku sudah punya Lucyfuge jadi aku harus melupakan rasa sukaku padamu!"
"Yeah, mana mungkin aku mau menerima orang yang mau menduakanku"
"Benar juga"Naruto dan Hakuei berkata dengan tersenyum melihat bulan yang indah sekali'Jika saja aku tidak mendengar hal itu, pasti aku akan membantu kekaisaran ini menyatukan dunia!'Naruto mencengkram gelasnya dengan kuat mengingat mimpi tadi
Esok Hari
Naruto kini membuka matanya dan melihat langit-langit, berkat obrolannya dengan Hakuei tadi malam membuatnya bisa tidur dengan nyenyak dan nyaman
"Jadi bagaimana, apa kau menikmati obrolanmu semalam?"Lucyfuge bertanya dengan aura yang tidak mengenakan
"Yeah, berkata itu aku bisa tidur dengan nyenyak sekarang!"
Thurk
Naruto memegang kepalanya yang benjol
"Peka lah sedikit! Aku ini sedang marah padamu karena mengobrol dengannya! Jad seharusnya kau menyadari itu"
"Kau yang marah dengan yang biasanya itu sama jadi sulit membedakannya"Naruto masih bisa membalas dengan lidah fleksibelnya
"Ahh aku tidak ingin menghancurkan moodku pagi ini dengan bertengkar denganmu! Lalu ada denganmu semalam? Kau terlihat murung dan tertekan sekali!"
"Tidak ada apa-apa"Naruto menjawab dengan cepat
"Hahh sepertinya kita berdua sama-sama punya rahasia yang tidak bisa diungkap! Tapi tak apalah, jika kau sudah mau membicarakannya, beritahu aku! Mungkin aku bisa membantu"
"Yeah! Lalu apa sekarang kita terlambat ke rapat yang diberitahu Kouen kemarin?"
"Ouh itu, kita sangat terlambat!"Naruto jawdrop mendengarnya, dengan kata lain pagi yang cerah ini harus ia habiskan mendekam diruangan dengan ceramah panjang lebar Kouen yang menyebalkan
Dhurk
Pintu ruangan Naruto terbanting ketanah dengan kerasnya, menampilkan Kouen yang dalam masou Agaresnya
"Sialan kau Naruto! Mau sampai kapan kau membuatku menunggu? Atau kau ingin kukubur dulu agar kau bisa terus melanjutkan tidurmu"Kouen berkata dengan tenang namun aura ditubuhnya menampilakan hal yang sebaliknya
"Ahaha maaf-maaf, sepertinya aku keenakan tidur!"Kouen naik pitam mendengarnya dan segera saja menghajar Naruto yang membuat benjolan dikepalanya muncul lagi"Sebenarnya untuk apa memanggilku kedalam rapat! Aku ini hanya teknisi sihir, jadi aku seharusnya tidak terlibat bukan dalam urusan militer dan perang"
"Hah sekarang ini kita akan pergi ketempat pertemuan dengan magi itu! Dan akan mengetahui kebenarannya!"
"Lalu apa urusannya denganku?"
"Apa kau tidak penasaran dengan asal-usul Metal Viesel?! Dan juga kau ini penyihir namun tidak tertarik dengan sejarah penyihir! Dan kau masih menyebut dirimu penyihir kah?!"
"Cih keras kepala sekali! Baiklah aku akan ikut! Jadi kau tunggulah dikapal aku akan bersiap"
"Jika kau terlambat akan kupotong gajimu!"Kouen berkata dengan pergi meninggalkan ruangan ini
"Sialan kau Kouen! Mengancamku dengan itu"Naruto segera saja mengganti bajunya dengan cepat
'Jadi sejarah Alma Toran akan diberitahukan! Sebenarnya apa yang dipikirkan Magi itu? Walaupun ia adalah putra Raja Solomon, tindakannya terlalu ceroboh dan egois! Dengan memberi tahu sejarah Alma Toran perselisihan antara para raja akan meningkat! Dan hanya tinggal menunggu perang besar yang akan menyelimuti dunia!'Lucyfuge membatin dengan memejam matanya
"Oii Lucyfuge, ayo kita segera pergi, Sebelum gajiku dipotong olehnya!"
"Kau lebih khawatir dengan gajimu daripada dihajarnya!"
"Kheh untuk apa aku khawatir hal sepele semacam itu?"Naruto dan Lucyfuge segera bergegas menyusul Kouen yang berada Di Balbadd menggunakan lingkaran Teleportasi
==========TO BE COUNTINUED==============
RnR Please
