Chapter 4 : "Ending of Begins (part. 1)"
Sementara itu, tidak terasa waktu cepat berlalu. Rin yang tidak sadarkan diri pun mulai siuman. Dan tentu saja, Ia kagt mendapati dirinya berada ditempat yang aman dan nyaman.
"Dimana ini...?" kata Rin dengan pelan sembari melihat sekeliling.
"Ini didesa Han, Kau Beruntung Nak, seorang Hunter telah menyelamatkanmu" jawab Chief Han.
Rin pun terdiam dan mencoba mengingat apa yang sebelumnya terjadi. Chief Han juga memberitau Rin bahwa Shinjie Ayahnya sudah berada di sini.
"Shinjie, Ayahmu sudah berada disini..." ujar Chief Han "Apakah kau ingin ku panggilkan dia?".
Master Chief Han pun lalu keluar dari kamar tempat Rin dirawat untuk memanggi Ayahnya yang sedang berbincang-bincang dengan Masamune...
"Shinjie, Putrimu sudah siuman" tukas Chief Han.
Mendengar kabar bahwa Rin sudah siuman, mereka pun segera menemuinya. Sementara itu, Rin yang malu menemui Ayahnya, Ia terlihat begitu menyesal telah bersikap ceroboh dan tidak mematuhi perkataan Ayahnya.
"Kau tidak apa-apa RIn?" tanya Shinjie terhadap Putrinya.
Melihat ayahnya, Rin pun berdiam.
"..., Aku tidak apa-apa Ayah" cetus Rin "Maafkan aku tidak mematuhi perkataanmu" lanjutnya dengan begitu menyesal.
"Masalah itu kita bicarakan nanti saja Rin" tukas Shinjie "Yang terpenting adalah bahwa kau tidak terluka".
Akhirnya, esok pagi dan Rin yang sudah pulih bersiap kembali ke Desa White Spring. Sedangkan, Masamune pun berniat melanjutkan misinya yang telah tertunda...
"BAiklah... Terimakasih semua atas semuanya" Ucap Shinjie sembari menaiki Anteka miliknya.
"Itu sudah tugasku, Shinjie" kata Chief Han "Apa kalian akan langsung pulang? Buru-buru sekali".
"Banyak pekerjaan yang sudah aku tinggalkan di rumah" Tukas Shinjie.,
"Sementara aku, akan melanjutkan Quest 'Trouble some Pair' yang telah tertunda" ucap Masamune.
"Baiklah... itu kehendak kalian" ujar Chief Han.
Shinjie dan Rin, serta Masamune pun melanjutkan tujuannya masing-masing...
Dan ditengah perjalanan, Rin yang masih sangat menyesali pun menyadari Wajah Rin yang dulunya begitu ceria, kontras berbeda dengan sekarang.
"Kenapa dengan wajahmu, Rin?" tanya Shinjie "Kau tidak boleh membawa wajah itu ke White Spring, bisa saja Hunter disana ingin memburumu" candanya.
"Wajahku tidak seburuk itu Yah, Apakah Ayah kira wajahku seperti Mosswine?" sahut Rin.
"ha ha ha..." tawa Shinjie "Tidak Rin, aku hanya tidak suka wajahmu seperti itu".
"Aku masih menyesalinya ayah" sesal Rin dengan pelan.
"Sudahlah..." ujar Shinjie "Asal kau tidak apa-apa itu melegakan bagiku..." lanjutnya.
Rin terdiam, mendengar perkataan Shinjie.
"Tapi, kau tidak boleh melakukan kecerobohan yang sama lagi Rin. Hidupmu bukan hanya milikmu sendiri Rin, Kau satu-satunya keluarga yang aku miliki, Rin" terang Shinjie.
Mendengar ucapan Ayahnya, perasaan Rin mulai kembali ke kondisi semula, dan Ia mulai melupakan perbuatan atau kecerobohanya kemaren.
Mereaka berdua pun sampai di desa White Spring...
Tapi rupanya, peristiwa itu sama sekali tidak membuat Rin menghentikan niatnya menjadi Hunter. Ia terus melatih kemampuannya. Dan tentu saja, Shinjie sama sekalai tidak menghetahuinya...
4 TAHUN PUN ERLALU BEGITU CEPAT...
Pada suatu saat, Rin (saat itu 14 tahun) seperti biasa menyiapkan makan siang untuk Ayahnya, Shinjie(saat itu 41 tahun). Namun sayang, saat ingin memberikan makan siangnya tersebut, Rin mendapati Ayahnya tidak sadarkan diri persisi didepan tungku perapiannya...
"Ayah...!" teriak Rin, berlari terburu-buru menolong ayahnya yang tidak sadarkan diri.
Rin terlihat Panik, namun Ia bertindak cepat dan benar. Ia mencoba menghubungi Master Chief di desanya...
"Chief...!" teriak Rin dengan panik "Cepat tolong Ayah saya..."
"Ada apa Rin?" tanya Chief.
"Ayah jatuh pingsan saat sedang bekerja.., cepat tolong dia" Ujar Rin.
Bergegas, Rin dan Chief White Spring. menuju ketempat Shinjie tidak sadarkan diri. Chief pun langsung merawat dan mengobati Shinjie.
Namun ternya ta Chief terkejut mengetahui kondisi yang dialami Shinjie. Ia heran bagaimana mungkin Shnjie bisa hidup begitu lama dengan kondisi luka yang dialaminya...
TO BE CONTINUED,.,.,.,.,.
Penokohan :
Rin(NoerNtobi Hunterz)
Shinjie(Saruwatari Shinji)
Masamune(Rolando D'jongenvanvleugelnaarvoren)
Cerita ini terinspirasi dari game buatan Capcom, Monster Hunter(Monster HUnter, Monster Hunter G, Monster Hunter Freedom, Monster Hunter 2 dos, Monster Hunter Freedom 2, Monster Hunter Freedom Unite, Monster Hunter Tri, Monster Hunter 3d, Monster Hunter Frontier)
Copyright 2 Des 2011
Hak Cipta:NoerNTobi
Cerita ini hanya fiktif belaka. Kesamaan Cerita serta nama-nama tak lebih hanya kebetulan semata atau sudah mendapat persetujuan dari orang yang bersangkutan.
Kritik dan saran sekira dapat anda berikan untuk menjadikan karya saya lebih baik lagi.
terima kasih
