Chapter 4 : Last Night?!

Riza : Maaf READERS! Author sempat semi-active!

Len : Kok pen name-nya ganti? Dari Eli ke Riza?

Riza : Oh! Ini karena, nama Eli terlalu familiar untuk si 'dia'….

Rin : Dia siapa?

Riza : Seseorang yang BODOH, IDIOT, LUNATIC…. Si 'dia' itu tipe orang yang stalker! Jadi author di stalker terus! Bahkan semua kesukaan author itu dia sukain juga biar ngikutin

Rinto : Ckckck…. Aku bacain disclaimer dulu….

DISCLAIMER : VOCALOID BUKAN MILIK RIZA… TAPI MILIK SI MASTER YAMAHA ! INSPIRASI FIC-INI RIZA AMBIL 30 % DARI MANGA 'LET'S GET MARRIED' BUATAN MIZUKAMI WATARU!

Riza : Jangan panggil aku Eli lagi ya~~ ENJOOOY dan maaf kalau banyak TYPO!

[RIN POV]

T..tapi, mereka cool banget meskipun lagi tidur… Tubuh mereka 'WAW' banget….

Terus, tanganku megang dada bidang si Rinto yang haluuuus banget…

Mungkin dia pakai body lotion ya?

*plak plak plak*

Aku menampar diriku sendiri, apa yang kamu pikirkan Rin?!

Ah! Rambut Len nggak dikuncir, dia jadi keliatan lebih mature…..

Tunggu, MA-TU-RE?

[NORMAL POV]

Rin memperhatikan Len yang tidak dikuncir rambutnya, Rin memerah semerah kuah ikan sarden melihat wajah Len.

Suddenly,

*SET*

Pinggang Rin dipeluk lebih erat oleh sebuah lengan yang kekar.

"Eh?! Le-"

Len langsung membekap mulut Rin dengan tangannya.

"Rinnie, diam aja…. Nanti Rinto bangun…" Len nge-smirk ke Rin dengan tatapan PERVIE ke Rin.

"Ah?! Le…Len…" Rin yang mulai "DIRTY-MIND", mukanya makin merah semerah-merahnya (?).

Tiba-tiba, Rin merasa ada lengan yang mengalungi lehernya dengan lembut, bukan Len yang melakukannya, tetapi…

"Ri..Rinto!"

"OHA-YOU~ Rinnie…"

Rinto menatap Rin dengan tatapan PERVIE dengan smirk kebanggaanya.

Kamigane Len dan Rinto, benar-benar saudara kembar yang tingkat PERVERTnya tingkat limited edition.

"Oi, Rinto… Aku dulu yang dapat Rin…" Len memeluk pinggang Rin erat-erat.

"Len, aku dulu yang lebih pertama dapat, SEMALAM aku yang membopong dia ke-TEMPAT TIDUR!" Rinto memeletkan lidahnya.

"Lalu, aku yang MENGGANTIKAN bajunya Rin!" Len tidak mau kalah.

.

.

.

"SEMALAM? TEMPAT TIDUR? MENGGANTIKAN?" Rin mulai berpikir,

(LOADING PLEASE WAIT FOR A MOMENT)

.

.

.

"KYAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA AAAAAA!" Rin langsung melepaskan diri dari kedua saudara kembar itu.

Otomatis dia langsung menyingkir dari tempat tidur dan mulai salah tingkah.

"K…Kalian, apa yang kalian lakukan semalam?!" Rin mulai emosi sambil berdiri di depan kasur tempat tidur.

"Ha? Aku cuma membopong kamu ke tempat tidur kok!" ungkap Rinto sambil bersenderan di papan kayu tempat tidur KING-SIZE.

"Sedangkan aku, hanya mengganti pakaian kamu… Sayang kalau gaun yang kemarin kita beli buat pesta dipakai buat tidur kan?" Len hanya senyum-senyum innocent.

"Kalia-….. Tunggu, mengganti pakaian?" Rin face-palm dan melihat kearah bodinya secara perlahan-lahan.

Kulit Rin langsung pucat pasi melihat apa yang dipakainya semalam saat tidur bersama Len dan Rinto.

Yap, sebuah lingerie berwarna hitam bercorak bunga yang nggak terlalu norak dan sangat tipis sekali, sehingga daleman si Kagamine Rin ini sedikit keliatan.

[RIN POV]

Bagus sekali Kagamine Rin, kamu tidur dengan dua laki-laki pervert tingakat limited edition dengan pakaian seperti ini?

PAKAIAN SEPERTI INI?!

"Lingerie itu cocok untukmu Rinnie~" Rinto memperhatikan penampilanku dari ujung rambut sampai kaki.

"Awww, Rinnie~ Kamu terlihat sangat MATURE~~" Len mulai memperhatikan juga sambil ber-EVIL SMIRK.

Tch… SIALAN…

"Kalian berdua…."

"Hnn?" Len memberiku muka yang scheming dan Rinto memberiku wajah yang sneering sekali.

(Sementara itu)

"Dell-san, apakah nona dan tuan muda belum bangun?"

"Sepertinya belum Haku, sebaiknya kita siapkan sarapa-"

*SLAP!*

*PRAAAANG!*

*BUUUGH!*

*DUWESSSSSSSHHHH!*

"RIIIIIIIIIIIINN! TENANG DAHUL-"

*SLAP!*

"UWAAAAAAA!"

*BRAAKKK!*

.

.

"Kita siapkan sarapan dahulu Haku-san…"

"Baik, Dell-san sebaiknya siapkan tata mejanya…"

(Back to the room)

"Sungguh kalian tidak melakukan hal yang macam-macam ke aku? Bisa jelaskan apa yang terjadi semalam?"

"Sumpah… S…sakit… Semalam, kamu mabuk karena minum wine segelas penuh… Lalu kamu pingsan…. Gaunmu semalam kotor akibat tumpahan dari wine…. Jadi kami gantikan kamu baju…. Dan, kita tutup mata kok….Auww.." Len tengkurep di kasurnya sambil memegangi kepalanya.

"Serius hah?"

"A..auuuww… Sumpah banget R..Rin…" Rinto memegang bendera putih (?).

"Baguslah, setidaknya aku aman… Hm, hari ini minggu ya? Tanggal 29 Agustus…"

"M..memangnya kenapa?" Len berusaha berdiri tetapi sempoyongan, kasian amet.

"Lusa, sahabatku si Miku Hatsune ulang tahun!" Benar, Miku ulang tahun ke 17 tahun!

Tunggu, kesimpulanku, Miku itu anak tunggal dari seorang composer yang cukup terkenal, dari kecil, Miku kalau ulang tahun, dirayain pesta besar…

"Eh? Hatsune Miku si anak dari composer lagu 'Ai Kotoba' itu ya?" Rinto mulai berusaha berdiri dengan sempoyongan juga.

"Iya..iya… Aku juga tau kali…"

*DRRRRTTT~~~~*

"Ah! E-mail baru!" aku langsung lari mengambil ponselku yang berada di meja lampu sebelah tempat tidur.

Kunyalakan ponselku,

Ternyata benar, ada 1 e-mail baru…

From : MikuMikuNEGI_01

To : Rinnie_Kagamine

Subject : Party!

Ohayouuu Gozaimasu~~~ Rinnie, besok lusa

Aku 'kan ulang tahun ke 17! Aku undang

Kamu ke pesta ulang tahunku di gedung

Crypton Future, di bagian 'HALL'!

Dress code : Dress + Mask (intinya

Ini tema pestanya 'Hatsune's Masquarade

Ball!

Ps : Bawa teman kencan yaaa! ;p

Teman kencan?! Siapa?! Miku iseng banget sih?! Apa harus bawa teman kencan? Nge-tes kesabaran ya? Miku, udah tau kalau aku ini jomblo….

Aku langsung cepat mengetik-ngetik ponsel untuk 'Reply' E-mail si Miku…

From : Rinnie_Kagamine

To : MikuMikuNEGI_01

Subject : Re;Party!

Apa harus bawa teman kencan? Wajibkah?

Aku meng-klik tombol 'SEND', lalu 5 menit kemudian…

*DRRRRTTT~~~*

From : MikuMikuNEGI_01

To : Rinnie_Kagamine

Subject : Re;Re;Party!

WAJIB! Good Luck Rinnie~~ :3

.

.

.

"H….HATSUNE MIKUUUUUUUUUUUUUUUUU!" aku pun teriak emosi meledak, Miku memang sahabat terbaikku setelah Gumi. Ruginya berteman dengan si Miku adalah : Dia selalu mengetes kesabaran orang.

"Ada apa Rin?" kata Rinto sambil mengenakan kaos berwarna abu-abu.

"M..Miku bilang, kalau aku ke pesta ulang tahunnya harus bawa teman kencaaann~~~ Padahal…. Aku kan jomblooo~~~"

"Ada aku dan Rinto, Rin…. Apakah kamu lupa kalau kita itu TU-NA-NGAN-MU?" Len yang sudah memakai baju lengkap duduk-duduk di sofa sambil melipat tangannya.

"IYA AKU LUPA SEKALI, KAMIGANE LEN."

"Ah~ Rin, apakah kamu betah memakai lingerie itu?"

Lagi-lagi Len memberi wajah yang licik tapi lumayan HOT, eh, bukan,…..

.

.

T…TUNGGU! AKU BELUM GANTI PAKAIAN!

"Aww, Rinnie, you look so adorable in that lingerie~"

"Len diam saja deh!"

"Fine~" Len akhirnya menutup mulut.

*TOK TOK*

"Tuan Muda, permisi, saya ingin memberi baju ganti untuk nona Rin…"

Suara itu… Haku-san! Good, langsung kubuka pintu kamar, mengambil baju yang berada di tangan Haku-san dan langsung lari kearah kamar mandi di kamar ini.

Ehm, Haku-san sempet tertawa kecil melihat apa yang kupakai semalam…

Sialan KAMIGANE TWINS….

Tapi, siapa yang jadi partner dansaku di 'HATSUNE MASQUARADE BALL'?

.

.

.

Rinto….atau Len?

TO BE CONTINUED

Riza : Selesai, maaf kalau pendek banget…. Author lagi males + sakit. Author tadinya mau diskontinyu (discontinued) fic ini, tapi nggak berani untuk men-diskontinyu.

Len : GWS Author… Biar update makin cepet…

Riza : Makasih yaaa… Tumben Len jadi baik! Te-hee~

Rin : Sungguh bad luck aku… (madesu)

Riza : cup…cup… Sabar Rin….. Nanti juga Happy Ending…..

Rinto : Readers, author sekarang lagi sakit-sakit…. Jadi RE-VIE-EWS yaaa biar dia cepet sembuh! Maaf kalau TYPO!