Love Story

Disclameir: Masashi Kishimoto

Rated: T

Genre: Romance/Friendship

Chapter 4: Love or Friend

Summary: Ino sakit hati dan bingung harus memilih siapa

Pairings:

SasuSaku

NaruHina

Saiino

ShikaTema

NejiTen

In These Chapter:

SaiSaku

"Lo kenapa sih No?" Tanya Temari, seketika itu air mata Ino jatuh. "Lo kenapa sih?" Temari makin heran sama anak yang satu ini.

"Gue… Su..suka sama Sai" jawab Ino, Temari pun kaget. "Sebenarnya gue udah kenal lama mengenal Sai"

"Dari kapan?" Tanya Temari. "Tapi kan, Sai menyukai Sakura" Ino menggeleng tanda tidak tau. "Kita masuk yuk" Mereka berdua pun berjalan menuju

.

.

"Dan ini dikalikan ini…." Kata Kurenai-sensei Terputus karna ada 2 cewek datang. "Kenapa kalian telat?"

"Kita tadi ke toilet dulu" Jawab Temari. 'Perasaan tadi Ino habis ke toilet deh' Batin Sakura.

"Ya sudah kalian boleh duduk"

.

Saatnya Pulang, Anak-anak berteriak 'Hore!' Tapi tidak untuk Ino, Dia tidak Niat pulang atau tetap disekolah sama seperti perasaannya, Bingung. Dia bingung harus memilih siapa, Sahabat atau Cinta. "Kau mau pulang?" Tanya Temari. "Atau masih perlu teman curhat?"

"Apa yang harus aku pilih? Sakura atau Sai" Terlihat jelas dari mukanya yang sangat amat bingung.

"Kita Pulang aja yuk" Ino hanya mengagguk.

"Hei! Belum pulang?" Seseorang berbicara, Ino segera memasang muka seperti biasanya.

"Kau ini! Aku kan jadi kaget" Ino sedikit berteriak dengan senyuman palsu. "Kau sendiri kenapa belum pulang?"

"Aku lagi nungguin si Sai, Katanya dia mau jemput aku" Katanya seperti tak ada yang ia sakiti. "Kalau Sasuke sudah pulang duluan" Jawab Sakura, Lagian siapa yang nanya?.

"Kita Balik dulu ya" Kata Temari sambil berjalan diikuti dengan Ino. Setelah hilang, Sakura melihat sesosok laki-laki dengan kulit pucat.

"Sudah menunggu lama?" Kata Orang itu datar tapi sambil tersenyum.

"Belum kok Sai" Mereka berjalan menuju parkiran. "Ehm, Sai….. Soal katamu kemarin, apa kau sungguh-sungguh?" Tanya Sakura yang sedang berjalan tiba-tiba ia menghentikan langkahnya karna menghalangbya.

(Sementara di Ino dan Temari)

"Aduh~" Kata Ino sambil mengobrak –abrik tasnya.

"Ada apa?" Tanya Temari.

"Buku Fisikaku ketinggalan, Aku ambil dulu ya" Kata Ino sambil meninggalkan Ino.

"No! Tungguin gue!" Teriak Temari lalu mengejar Ino.

(SaiSaku)

Sai lalu memeluk Sakura dan membisikkan sesuatu. "Aku sungguh menyukaimu lebih tepatnya cinta"

Tes. Air mata seseorang terjatuh melihat adegan itu, Dia Ino yang hanya mau mengambil bukunya Bukan hanya Ino, Temari juga melihatnya. "Ino….." Kata Temari dengan nada sedikit kecil. Ino berlari sambil menangis.

.

Kini dia berada di tempat yang sama saat ia pertama kali ia bertemu Sai.

Ino POV

Aku memang benar-benar tak berarti bagimu, Aku salah dan bodoh mengharapkanmu. Rasa Bingung dan benci tergabung di hatiku ini, Mengapa harus terjadi padaku. Aku melihat sekeliling taman tua ini, Kulihat ada pohon dimana aku menyandarkan diri dimana aku selalu mencari ketenangan sampai-sampai aku menamakannya My Lucky Tree, Rasanya Sakit mengingat semuanya dari awal hidupku yang tak berarti. Tak terasa aku menetes kan Air mataku, aku teringat Sai pernah berkata 'Kau nangis saja sepuasnya, nanti perasaan sedihmu akan hilang' Berarti aku boleh menghabiskan air mataku ini. Cuma dengan satu cara aku bisa sembuh dari rasa sakit ini yaitu….. Melupakanya. Aku kembali meneteskan air mataku. "Selamat tinggal kenangan" Gumanku. Aku berfikir untuk apa aku masih menangis, Aku kan mau melupaka semuanya dengan cara…..meninggalkan kota ini.

End of Ino POV

"Temari? Kau kenapa?" Tanya seseorang, Terlihat jelas itu suara laki-laki. Ino segera menghapus air matanya lalu ia menoleh kearah orang itu, Yup itu adalah pasangan Shikatema. Ino berniat untuk menguping pembicaraan mereka berdua.

"Ini soal Ino, Dia lagi bingung milih siapa" Jawab Temari, Ternyata Temari lebih peduli dengan Ino.

"Soal cinta ya? Kenapa kau tidak tanyakan saja dengan adikmu?" Jawabnya Santai.

"Kau tau kan, Bisa-bisa dia mengira kau menyakitiku."

"Tem, Sampai kapan kita Backstreet mulu? Gue bosan" Tanya Shikamaru.

"Gue Juga gak tau" Jawab Temari, Shikamaru memegang pipi Temari yang mulus langsung saja ia menciumi Temari, Ino yang adegan itu mukanya langsung memerah. Setelah puas dengan ciuman itu Shikamaru melepaskan ciuman lembut itu.

"Aku gak mau seperti ini terus" Kata Shikamaru sambil memejamkan matanya. "Aku ingin memilikimu sepenuhnya" lalu Shikamaru membuka matanya.

"Aku juga tapi…." Kata-kata Temari terputus. "Orang tua kita tidak setuju, Kau tau kan? Mereka sudah bermusuhan dari kecil" karna Ino berfikir ini soal keluarga ia tak ingin ikut campur dia segera pergi dari tempat tu.

.

.

"Aku pulang!" Teriak Sakura setelah sampai dirumah."Sasuke?" Di melihat di sapur tidak ada, di kamar mandi? Tidak ada. Mungkin dia tidur. Sakura memasuki kamar mereka. "Hah~, Di mana si ayam itu ya?" Sakura menghela nafas, Ternyata dia juga tak ada di kamar ini.

"Kau ini lama sekali pulangnya" Kata seseorang, pasti itu Sasuke. "Aku pergi sebentar tadi, Beli makan" Tanpa ada yang bertanya Sasuke menjawab.

"Sasu-Kun!" Teriak seseorang didepan pintu. "Keluar!"

"Siapa itu?" Tanya Sakura curiga, Ya iyalah namanya juga calon istri seorang Uchiha. "Simpananmu? Atau pacarmu?"

"Mana ada yang mau dengan cewek genit seperti dia" Kata Sasuke langsung menidurkan dirinya di kasur. "Buka sana pintunya"

"Oke" Sakura Berjalan menuju pintu utama dengan segera ia membuka kan pintu. "Hai" Kata Sakura sambil tersenyum ramah.

"Majikanmu mana?" Tanya cewek itu. "Oh ya, perkenalkan saya calon pacar Sasuke, Karin" Kata cewek yang bernama Karin itu.

"Sasuke lagi tidur" Jawab Sakura santai.

"Gak sopan banget sih, Panggil Sasuke dengan sebutan 'Tuan Muda' dan aku 'Nona Cantik' mengerti?"

"Tidak" Masih Santai seperti tadi.

"Ada apa Karin?" Tanya Sasuke. Melihat Sasukekeluar kamar langsung saja dia memeluk Sasuke. "Karin? Lepaskan!" Bentak Karin, Tapi Karin tidak mempedulikan malah ia semakin dekat.

"Udah!" Kata Sakura mungkin karana marah. "Karin! Jangan pernah anggap aku sebagai pembantu disini karna aku calon istri seorang Uchiha dan jangan pernah mimpi jadi pacar seorang Uchiha!" Itu saja yang bisa Sakura keluarkan.

"What! Kau pasti sudah gila mau menikahi gadis pink ini kan Sayang" Kata Karin setelah perkataan Sakura tadi.

"Kalau kau anggap aku gila, Kenapa kau masih mendekatiku?" Tanya Sasuke, Pertanyaan yang sungguh sulit untuk dijawab oleh Karin, Karna malu Karin langsung meninggalkan tempat itu. "Kau berbicara seperti itu karna cemburu ya?" Tanya Sasuke dengan senyum Jahilnya.

"Si..siapa bilang?" Jawab Sakura, Seketika mukanya langsung memerah. "Udaha ah, Gak usah dipikirkan" Sakura langsung pergi tanpa memperdulika Sasuke yang sedang menggodanya.

.

.

Tok Tok Tok

Ada yang mengetuk rumah Sai, Sai berdiri dari sofa yang tadi ia duduki dan membuka kan pintunya.

"Bagaimana?" Tanya Sai pada orang yang bertamu itu.

"Di kabarkan Sakura akan menikah dengan Sasuke tahun depan" Kata orang itu santai.

"Berarti kita harus mempercepat rencana ini"

T B C