CHUP!
Satu kecupan hangat mengenai pipi Chanyeol. Membuat sang empu mematung tidak percaya.
"Terimakasih sudah menolongku dan hati-hati Chanyeol." Ujar Baekhyun dengan senyum manis lalu berlari masuk kerumah nya meninggalkan Chanyeol yang masih mematung.
.
-CHAPTER 4-
.
Don't Like Don't Read!
WARNING! GS, TYPO (s), OOC.
.
Enjoy Reading!
0…0…0….0…0….0…0…0…0…0..0…0
.
Baekhyun berlari memasuki rumah dengan rona wajah yang memerah akibat perbuatannya sendiri. Perbuatan yang bisa dibilang sedikit lancang. Ya.. mencium seorang Park Chanyeol.
.
"Eommaaa!" teriak heboh Baekhyun mendekati sang eomma yang terlihat sedang menonton televisi dengan sedikit berlari kecil.
"Eomma.. jangan mengacuhkan ku!" rengek Baekhyun yang sedikit kesal karena acara pulang nya ini tidak di sambut oleh sang eomma. –sedikit lebay memang.
"Tadi kau pulang di antar oleh Chanyeol?" tanya nyonya Byun dengan nada datar.
"Kena..pa eomma bisa tahu? Eomma kenal dengannya?" tanya Baekhyun serius. Ya.. dia saja baru kenal dengan Chanyeol tadi. Tapi.. kenapa sang eomma lebih dahulu mengetahui dari pada dirinya?
"Ya. Lebih baik kau mandi sana. Kau bau tau!" jawab sang eomma dengan maksud mengalihkan pembicaraan. Seperti ada sesuatu yang di tutupi dari Baekhyun.
"Eomma, seperti menyembunyikan sesuatu. Aku harus cari tau itu!" –tekad Baekhyun dalam hati.
"Baiklah." Ujar Baekhyun singkat dan pergi meninggalkan sang eomma dengan pikiran yang tidak karuan.
o
o
o
o..o…o…o…o..o
Sepanjang perjalanan pulang, Chanyeol masih terus saja tersenyum. Kejadian tadi masih terlintas di pikirannya. Dia tidak menyangka, Baekhyun akan melakukan hal itu pada dirinya. Kini, Chanyeol telah sampai dirumah. Seperti biasa, rumah nya terasa sunyi dan sepi. Hanya ada para maid yang bekerja di rumah nya. Tuan Park? Melakukan kebiasaan setiap minggu nya, ya.. perjalanan bisnis.
.
"Tuan muda." Panggil seorang maid memberhentikan langkah Chanyeol yang berada di ambang pintu kamarnya.
"Ne bi. Ada apa?" tanya Chanyeol ramah. Ya.. Dia memang selalu ramah dengan para maid yang bekerja di rumah nya. Berbeda dengan sang Appa yang selalu memarahi & bertindak kasar dengan para maid.
"Tadi saat tuan muda pergi ke sekolah, Tuan besar menelfon." Ujar sang maid yang biasa dipanggil Bibi Seoun ini.
"Apa dia menyampaikan pesan untuk ku bi?"
"Tuan besar hanya berkata akan pulang besok." Jelasnya lagi.
"Baiklah bi. Terimakasih." Ucap Chanyeol lalu meraih gagang pintu kamarnya dengan malas,kesal. Entahlah, Chanyeol sangat tidak suka jika Appa nya pulang.
Tapi,belum sepenuhnya pintu terbuka, Bi Seoun memanggilnya lagi.
"Tuan muda, ingin makan malam sekarang atau tidak?" tanya bibi.
"Ya, siapkan saja bi." Ujar Chanyeol.
"Baik tuan. Saya permisi." Ucapnya lalu berlalu ke dapur untuk menyiapkan makan malam.
o
o
o
o…o…o…o…o…o
Chanyeol memasuki kamarnya, menghempaskan tubuhnya yang lelah di kasur berukuran king size nya.
"Huff.."
"Baek..baek..baek.."
"Arghh.. kenapa dia selalu saja menghantui pikiran ku?"
Chanyeol terus merutuki dirinya yang sepertinya sudah sedikit tidak waras karena yeoja mungil yang bernama Baekhyun ini. Chanyeol memutuskan untuk pergi mandi dan berendam di bath up nya. ya.. tentu dengan tujuan menenangkan pikirannya.
.
o
o
o
o…o…o..o..o..o
Baekhyun baru saja selesai bermandi-ria. Dia mendudukan dirinya di pinggir ranjang. Wangi vanilla khas dirinya menyeruak keseluruh kamar. Hotpants berwarna pink dan kaos putih bergambar strawberry dia putuskan pakai malam ini. Simple.
.
Line!**
Suara dari social media 'Line' itu berbunyi. Menandakan sebuah pesan baru saja masuk.
Baekhyun meraih handphone di samping ranjangnya. Semburat merah di pipinya kembali muncul ketika membaca isi pesan itu.
Park Chanyeol
'Selamat malam baek :)' – 19.01 KST
Baekhyun dengan cepat membalas nya. Ingin rasanya dia teriak saat ini juga. Kau kenapa baek?
.
Kling!**
Satu pesan masuk Line berbunyi. Chanyeol dengan gesit nya meraih kembali handphone yang ia letakan di sebelah dirinya.
Baekhyunie
'Malam juga park :)' – 19.02
Berbeda dengan Baekhyun, Chanyeol malah mengubah nama malaikat nya dengan embel-embel 'Baekhyunie' hm.. panggilan sayang mungkin.
.
TOK TOK TOK
'Tuan muda, makan malam sudah siap' teriak bi Seoun dari luar kamarnya dan kembali ke dapur.
Chanyeol bergegas ke ruang makan, perut nya sedaritadi meronta meminta diberi asupan. Dia tinggalkan handphone nya di atas kasur. Lapar ternyata membuat nya lupa kalau dia sedang berkirim pesan dengan Baekhyun.
.
Line!**
Park Chanyeol
'Hmm, kau sudah makan baek?" – 19.04
Arghhh.. Park! Kau membuat Byun mu ini gila.
o
o
o
o..o..o…o..o..o
Selesai makan, Chanyeol dengan terburu kembali ke kamar nya. ah, dia baru saja ingat bahwa ia sedang berkirim pesan dengan Baekhyun.
Chanyeol POV.
Aku tersenyum sendiri membaca pesan di layar handphone ku. Ya, 5pesan masuk sedari tadi tidak ku baca.
Baekhyunie
'Belum, kau?' – 19.05
'Chan, aku makan dulu ne?' – 19.09
'Hey Chan!' – 19.18
'Hey, yodda bodoh! Kau kemana?' – 19.20
'Chanyeol ah..' – 19.25
Ah, baek.. kau lucu sekali eoh. Umm, aku jadi gemas sendiri dengan tingkah seperti anak kecil mu ini.
Dengan segera aku membalas pesan nya. Semoga saja dia belum tidur.
.
Normal POV.
Line!**
Bunyi pesan suara ini membuat Baekhyun mengembangkan senyum nya dengan sempurna.
Park Chanyeol
'Maafkan aku telat membalas. Aku baru saja selesai makan. Kau takut aku tinggal tidur ya hm?" – 19.27
Baekhyun mengerucutkan bibirnya kedepan. Pede sekali kau Park! Huh.
Kling!*
Baekhyunie
'Jangan pede seperti itu Park. Kau menjijikan eoh.' – 19.28
Chanyeol terkekeh geli membaca pesannya ini. dia sangat yakin, pasti saat ini pipi Baekhyun bersemu merah dengan bibir yang ia poutkan. Ah.. Chanyeol tidak bisa membayangkan nya.
Line!**
Park Chanyeol
'Haha. Baiklah. Kau tidak tidur?' – 19.29
Wajah Baekhyun memanas. Ya, hanya dengan pesan singkat saja dia bisa bertingkah aneh seperti ini. bagaimana jika berbicara langsung? Bisa di pastikan, Baekhyun akan kehabisan oksigen detik itu juga.
Kling!*
Baekhyunie
'Jangan bertingkah seolah kau adalah kekasihku Park.' – 19.31
Chanyeol membaca pesan pesan ini dengan kekehan kesekali nya. Kau memang akan menjadi kekasih ku Bacon bodoh. –kekeh Chanyeol dalam hati.
Line!**
Park Chanyeol
'Aku memang akan menjadi kekasih mu bodoh. Sudah cepat tidur agar kau tidak kesiangan. Besok aku akan menjemputmu.' – 19.35
Apa-apaan kau Park! Masih pukul segini dan kau menyuruh ku tidur? Oh astaga.. tapi ya, sebenarnya aku memang mengantuk Park. –gumam Baekhyun dalam hatinya.
Kling!*
Baekhyunie
'Apa? Menjemputku? Aku bisa jalan sendiri bodoh. Sudahlah aku mengantuk.' – 19.39
Chanyeol tidak menanggapi protes nya Baekhyun. Besok dia akan tetap menjemputnya. Menjemput seorang malaikat mungil.
Line!**
Park Chanyeol
'pesan suara)) 1menit2detik.' – 19.42
Baekhyun dengan setengah sadar nya mem-play isi pesan suara itu.
'Besok aku akan menjemputmu! Tidak boleh menolak ku. Ah aku lupa, kau ingin tidur ya? Hmm. Good night my little princess. Terimakasih sudah mencium ku tadi sore. Kkk'
Mata Baekhyun kembali terbuka. Oh sepertinya dia tidak tidur malam ini akibat jantungnya yang terus berdegup kencang.
.
.
TBC.
Holaaa! Aku sengaja update cepet buat menghargai pembaca setia aku. Hehe. Makasih semua yang udah sempetin baca&kasih review. Maaaf kalo gak jelas/? Khusus Chapter ini emang aku arahin lebih ke Chanbaek full. Jadi buat moment KaiSoo dan Hunhan nya mungkin next chapter insyaAllah~
Baytewey, aku mau buat ff KaiSoo rated M NC xD kalo yang minat banyak, nanti akan segera aku upload disini. Jadi KaiSoo lovers mana suaranya? xD
.
Moment line-line an Chanbaek terinspirasi dari ff 'Strategic Punishment' nya SooBabySoo12 (cerita nya kere guys!) #lahpromosi.
Gomawo semua yang udah kasih review kemarin! Jangan lupa kasih review lagi yaaa^^
XOXO
.
See you in next Chapter guys!^
Ttd, Istri Baekhyun.
