Hi Readers ^^ I come back again nih. Well, ini adalah chapter terakhir. Makasih banget ya yang sudah setia membaca dan mereview ^^

Review dari readers sangat membantu dan membuatku bersemangat nih ^^

Sora: Dah deh, jangan curhat! Cepetan di mulai !

Me: Eh? Ya udah deh..

Disclaimer: Kingdom Hearts dan Nightmare bukan punyaku. Santa Calus pelit, gak ngabulin impianku. Tapi ga papa, yang penting fic ini milikku ^^

Rated: Kurasa tetap K+ deh ^^ tak ada kekerasan, tak ada Sho-Ai, de el el –plak-

Genre: Friendship, Adventur, dan (kayaknya) Humor. Hahahaa.

Kay~ met Baca Readers ^^


Epilog

5 menit lagi tengah malam. Tugas Sora sebagai pengganti Santa juga akan berakhir. Sora memegang tali Rein Deer dan mengendalikan Rein Deer menuju Christmas Town. Selama perjalanan, Sora terlihat mengantuk, dan bahkan hampir tertidur.

Udara dingin menyelimuti tubuh Sora membuat Sora sedikit menggigil. Untung saja baju yang di kenakan Sora, agak tebal. Jadi, dia tidak terlalu merasa kedinginan.

"Uhh, dingin banget udaranya. Untung saja Sally memberikanku baju santa. Kalau tidak, pasti sekarang aku kena flu. Sama seperti Goofy. Brr," kata Sora pada dirinya sendiri.

Sepanjang perjalanan, Sora menyempatkan diri untuk melihat World-world di Disney World.

"Wah, Hollow Bastion sudah hampir tertutup salju ya. Hahaha, jadi ingin melihat expresi Yuffy da kawan-kawan besok ketika melihat hadiah dariku." kata Sora.

Yeah, sebelum Sora ke Twilight Town untuk membagikan hadiah pada HaPeOl (Heyner, Pance, dan Ollete), Sora sudah mampir dulu ke Hollow Bastion. Yuffy meminta Shuriken baru. Leon meminta sarung GunBlade berwarna hitam, Cid meminta Disk-disk kosong untuk data-datanya. Aerith meminta pita pink untuk bunga-bunganya.

Sora heran, padahal natal kan 1 tahun sekali, tetapi permintaan teman-temannya itu sangat aneh. Tapi sih, itu juga terserah mereka. Sora hanya bisa tertawa geli.

Tanpa terasa, Halloween Town sudah dekat. Halloween Town juga terlihat sedikit memutih karena salju yang turun.

"Wah, Halloween Town juga terselimuti salju yah. Keren," kata Sora. Lalu ia mempercepat laju Rein Deer.

Tak lama kemudian, Sora sudah masuk ke Halloween Town dan berputar-putar mengelilingi Halloween Town sambil berteriak "Happy Christmas"

Lalu, Sora turun dari kereta Rein Deer. Sora melihat sekelilingnya yang sudah sedikit tertutup salju. Sora tersenyum, lalu mengeluarkan Keyblade untuk berjaga-jaga pada Heartless yang akan menghadangnya. Sora berlari menuju pintu Christmas Town dan Heartless tetap bermunculan, walau terlihat sedikit.

(A/N: Efek cairan menghilang yang pernah di minum Sora sudah menghilang, sehingga membuat Sora di kroyok para Heartless )

Para Heartless sudah menunggu Sora di Hinterlands. Dan yang paling menyebalkan itu, Heartlrss Graveyard. Sudah besar, dan sulit di kalahkan, sehingga membuat Sora menyerang Heartless dengan gila-gilaan. Tak membutuhkan waktu lama, Sora sudah menghabisi semua Heartless di Hinterland karena Sora menyerang Heartless itu dengan Brutal. Lalu Sora meng-cast-Cura pada dirinya sendiri, agar tidak terlalu lelah.

Sora membuka pintu Christmas Town, lalu mengambil ancang-ancang dan melompat masuk ke Christmas Town.

"WAAAAAA, RASANYA SEPERTI MASUK KE WONDERLAD, WUAAAA !" teriak Sora kekanak-kanakan. Masuk ke Christmas Town rasanya seperti masuk ke Wonderland. Seperti di hisap kebawah.

Brugh! Sora jatuh di atas hamparan salju yang sudah menumpuk tebal, sehingga Sora tidak kesakitan ketika jatuh keras.

"Wow, saljunya sudah menumpuk, dingin pula," kata Sora pada dirinya sendiri. Sora berdiri, lalu membersihkan dirinya dari salju yang menempel pada bajunya.

Sora berjalan menuju Santa's House. Sora agak susah berjalan karena salju yang menumpuk menghalangi jalan. Lalu Sora mengeluarkan Keybladenya dan berteriak, "AAHH, saljunya menghalangi !" Sora mengibaskan Keybladenya kearah salju yang menumpuk.

"..Raa.. SORA.. !" teriak seseorang. Sora melihat kearah Santa's House. Lalu, Donald dan Goofy sedang berlari kearahnya. Donald melompat kearah Sora. Dengan reflek, Sora menangkap Donald. Lalu Goofy berlari menubruk Sora dan Donald sehingga, mereka bertiga jatuh di atas tumpukan salju.

"Ahahaha, kalian sudah sehat?" tanya Sora senang.

"Gworsh, kami sudah sehat Sora. Sally memberikan kami penghangat." jawab Goofy

"Kwak, Sora. Mengapa kamu meninggalkan aku dan Goofy. Padahal aku kan juga ingin membagikan hadiah," protes Donald

"Haha, kamu kan sedang pingsan tadi. Lalu Goofy juga sedang sakit. Mana mungking aku mengajak kalian ikut berkeliling." kata Sora sambil beranjak berdiri.

"Gworsh... ini apa Sora?" Goofy mengambil amplop putih yang jatuh dari saku Sora.

"Waaa, Go-Goofy, i-itu, surat dari.. umm.. dari Riku." kata Sora terbata-bata karena malu.

"Kwak, Riku mengirim kamu Surat?" tanya Donald tak percaya.

"Yeah, Oh ya Santa di mana?" tanya Sora pada Sally yang sejak tadi tersenyum melihat trio-Sora-Donald-Goofy bersama lagi.

"Santa ada di dalam rumahnya." kata Sally. Lalu Sora masuk ke dalam Santa's House. Sora mencari Santa, dan ternyata santa sedang berada di Toy Factory.

"Santa Claus," panggil Sora. Santa yang sedang membuat hadiah menghentikan pekerjaannya.

"Oh, Sora. Kamu sudah datang. Bagaimana hadiahnya? Sudah di bagikan semua?" tanya Santa.

"Yeah, tentu sudah Santa," jawab Sora tersenyum.

"Terima Kasih Sora. Kalau begitu, apa permintaanmu. Kamu belum meminta sesuatu bukan?" tanya Sora.

"Benarkah aku boleh meminta sesuatu?"

"Yeah. Apa permintaanmu?" tanya Santa.

"Tolong, berikan Surat ini kepada Riku. Surat ini kutulis saat mengendarai Rein Deer." Kata Sora.

"Baiklah," Santa menerima surat dari Sora lalu pergi untuk memberikan surat dari Sora kepada Riku. Setelah Sana pergi, Sora keluar dari Toy Factory dan bertemu dengan Donald, Goofy, Sally, dan Jack.

"Bagaimana petualanganmu saat membagikan hadiah Sora?" tanya Jack

"Menyenangkan. Permintaan mereka aneh dan lucu," jawab Sora sambil tertawa

"Aneh dan lucu? Kok bisa?" tanya Sally

"Yeah, Permintaan mereka konyol. Ada yang meminta berbagai jenis makanan. Buku pencegah teroris, dan lain-lain. Hahaha," kata Sora sambil tertawa mengingat isi surat teman-temannya.

Lalu Sora menceritakan berbagai surat yang lucu-lucu, lalu menceritakan perjalanannya. Mereka tertawa bersama.

"Okay, kami pamit dulu ya," kata Sora.

"Loh? Sudah mau pergi? Tidak istirahat dulu Sora?" tanya Sally.

"Ah, tidak usah. Aku bisa tidur di Gummy Ship," Kata Sora. "Well, see ya !" teriak Sora dan meninggalkan Christmas Town.

Sesampainya di Yulitide Hill, Sora berteriak untuk terakhir kalinya,

"HAPPY CHRISTMAS EVERYONE !"


Malam yang dingin menyelimuti Twilight Town. Seorang pemuda berambut silver menatapi langit malam yang penuh bintang. Yeah, dia adalah Riku. Ia mengingat masa lalunya, tepat di malam natal seperti sekarang bersama seorang anak berambut brunette. Mereka memandang bintang yang menghiasi langit gelap.

Flash Back

2 anak kecil duduk di pantai dengan santai. Mereka memandang langit malam.

"Riku" kata anak berambut Brunnete kepada temannya yang berambut silver

"Hng? Ada apa Sora?" tanya Riku

"Padahal sekarang malam natal, tapi langit malam tetap ada bintang ya, meski bercampur dengan salju." katanya dengan polos

"Yeah. Di manapun pasti tetap begitu Sora." Jawab Riku

End Flash Back

Rikupun tersenyum saat mengingat masa lalunya. Ia merindukan sahabatnya. Si rambut coklat yang selalu menemaninya.

Tiba-tiba, sebuah amplop putih jatuh di depannya. Riku mengambil surat itu. Tetapi tidak ada identitas pengirimnya. Lalu, Riku membuka surat itu, dan membacannya

To My Best Friend, Riku

Biarpun kita tetap jauh.

Tatapi masih ada bintang yang sama yang dapat kita lihat

Di saat sendiri, lihatlah bintang.

Biarlah bintang yang mengisi hari-harimu

Terima kasih atas suratmu.

Itu sangat membuatku senang.

Happy Christmas Riku.

Aku sangat merindukanmu.

Setelah membaca surat itu, Riku tau bahwa surat itu dari Sora. Sepertinya Sora bisa membaca isi hatinya sekarang. Lalu Riku tersenyum hangat dan memandang surat itu.

"Thank's Sora, ini adalah hadiah yang terbaik yang pernah kudapat," kata Riku

"Happy Christmas Sora." bisik Riku seolah-olah Sora ada di depannya, dan sedang tersenyum lembut kepadanya.

-THE END-


Wahahah,, Akhirnya Fic ini selesai, YIPIYEY~

Sora: Hey, Author gaje, memangnya masuk ke Christmas Town, rasanya sama seperti masuk ke Wonderland?

Me: What? Hmm, sepertinya sih iya. Kan rasanya seperti terhisap gitu.. hahaha

Sora: *sweetdrop* dasar.

Me: sekali lagi, makasih banget ya Readers sudah membaca Fic ini.

Oh ya, kalau raders merasa kurang dengan surat dari Sora, maaf banget. Soalnnya saiya bingung harus bikin surat apa. Jadinya, isi suratnya gaje banget nih

Sora: yeah, sangat gaje banget ntuh surat.

Me: Ahaha *tertawa garing* well, maaf kalau ada banyak typo yang bertebaran.

Ya udah deh. Well All, I just want to say

"HAPPY CHRISTMAS ^^" "MERRY CHRISTMAS ^^" buat yang nge-rayain.

Me: Well, Akhir kata, Review?