Author : Me Moon JH

Main Cast : Kim Himchan B.A.P

Bang Yongguk B.A.P

Other Cast : Zelo, Jongup ( B.A.P ), Kangin, Leeteuk ( Super Junior ).

Pairing : BangHim, KangTeuk, JongLo.

Rated : T

Genre : Romance, Family.

Disc : All cast not mine. But the story is mine

Warning : Boys Love, typhos, extra OOC, aneh kaya authornya, Bahasa tidak baku, dan keanehan tak terduga lainnya,hehhehehe/plakk. Cerita ini terinspirasi dari salah satu FTV yang Ibu saya tonton, tapi Me ubah lagi beberapa plotnya hingga tidak akan sama persis. Maaf bila ada kesamaan tema maupun setting. But this story is just my imagination.

.

.

.

DON'T LIKE ? JUST LEAVE

DON'T READ OKAY ?

.

.

.

Me Present

.

.

.

HAPPY READING :D

Chapter 4

.

At KangTeuk's Room

Malamnya setelah Himchan dan Yongguk kembali dari kebun teh, tampak Leeteuk eomma yang sedang berbicara pada Kangin appa.

"Kangin-ah," panggil Leeteuk eomma

"Hmm ?"

"Ku mohon kau jangan bersikap seperti itu pada Yongguk."

"Wae ?"

"Dia juga manusia punya perasaan, kau tidak sepantasnya berkata seperti itu padanya. Aku yakin hatinya pasti terluka karena perkataan mu tadi saat makan malam."

"..."

"Aku tahu Yongguk itu anak yang baik, jadi tolong ubah sikapmu padanya. Bukan kah selama ini kau yang menginginkan Himchan segera menikah."

"Jangan bersikap seperti anak kecil. Cobalah untuk menerima dia. Minta maaf padanya. Mengerti ?"

Setelah mengatakan hal itu, Leeteuk eomma langsung pergi dari sana. Dengan maksud supaya suaminya tersebut merenungkan kembali atas sikapnya pada Yongguk.

.

Himchan berjalan keluar dari kamarnya, dia melangkahkan kakinya menuju ruang keluarga. Dia mendudukkan dirinya di atas karpet berwarna merah maroon. Matanya menatap ke arah seseorang yang sedang tertidur di atas sofa.

"Bbang." Tangannya yang halus terulur membenarkan letak selimut yang dipakai Yongguk

"Aku tidak mengerti apa yang aku rasakan saat ini. Aku merasa nyaman ketika bersamamu. Aku tahu seharusnya ini tidak boleh terjadi, kekasihmu pasti sedang menunggumu saat ini. Tapi kau malah bersamaku yang bukan siapa-siapa untukmu. Mianhae Bbang. Saranghae."

Dengan memberanikan diri, Himchan mengecup pipi Yongguk lembut. Kemudian melangkahkan kakinya pergi dari sana.

-Keesokan harinya-

Pagi ini Himchan dan Yongguk sedang berada di kebun teh, nampak Yongguk yang sibuk memotret sekitar kebuh teh dengan kamera yang selalu dibawanya. Sementara Himchan, dia hanya berjalan-jalan disekitar kebun teh tersebut.

'Kau sangat tampan Bbang.' Gumam Himchan sambil mengamati Yongguk dari jauh

"Himchan-ah !" panggilan Yongguk membuyarkan lamunan Himchan

"Ne Bbang ?"

"Kemari lah."

"Wae ?"

"Aku ingin mengambil gambarmu. Boleh kan ?"

"N-ne ?" wajah Himchan tampak memerah

"Aish, kau lama. Sudah diam disini."

Cukup lama mereka berdua disana, hingga akhirnya mereka memutuskan kembali ke rumah Himchan. Sepanjang perjalanan Himchan terus tersenyum manis, hal ini dikarenakan tadi Yongguk mengajak Himchan berfoto bersama.

"Hime ?"

"N-ne ? kau barusan memanggilku apa Bbang ?"

"Hime, memang kenapa ?"

"A-ani hehe,," karena malu Himchan menundukkan wajahnya yang memerah

"Hime, apa menurutmu Junhong marah pada ku ?"

"Junhong itu kekasihmu kan Bbang ?" suara Himchan terdengar lirih disertai raut muka sendunya, namun sayangnya Yongguk tidak menyadarinya

"Ne."

"Lalu, kenapa dia marah ?"

"Kemarin adalah hari ulang tahunnya dan bodohnya aku lupa sama sekali. Ketika tadi pagi kuhubungi, dia tidak kunjung mengangkat panggilan dari ku." Jelas Yongguk

"Hmm, mungkin sedang sibuk atau bisa saja dia masih tidur Bbang."

"Dia tidak pernah bangun lebih dari pukul tujuh Hime."

'Bahkan kau tahu sampai hal sedetail itu Bbang. Betapa beruntungnya orang yang menjadi kekasihmu.' Batin Himchan sedih

Karena memikirkan hal tersebut Himchan jadi tidak fokus pada jalan setapak yang dilaluinya, dia berjalan dengan tatapan kosong. Bahkan Himchan tidak menyadari jika didepannya ada sebuah lubang yang cukup besar.

"Ya, Hime awas !"

Yongguk menarik pergelangan tangan Himchan kuat dan membuat Himchan tertarik ke arahnya dan menubruk tubuh kekar Yongguk. Saking kuatnya tarikan Yongguk, membuatnya kehilangan keseimbangan tubuhnya sendiri.

BRUK

Mereka berdua terjatuh. Ini seperti dejavu. Namun kali ini tubuh Himchan lah yang berada di atas tubuh Yongguk. Bukan hanya itu saja, karena kini bibir keduanya saling bersentuhan. Dengan posisi kedua lengan Yongguk yang melingkar di sekeliling pinggang Himchan.

Masih dengan bibir yang saling bersentuhan, mata Yongguk menatap intens pada kedua bola mata hitam pekat milik Himchan yang berada di atasnya.

"A-ah. Mmm mianhae Bbang."

Himchan segera bangkit dari atas tubuh Yongguk dan berlari dari sana dengan wajah yang sangat memerah. Sudah bisa dipastikan Himchan malu atas apa yang terjadi barusan.

'Manis.' Batin Himchan sambil memegang bibir merahnya yang baru saja bersentuhan dengan bibir Yongguk

Keadaan Himchan tidak beda jauh dengan Yongguk yang masih berbaring sambil memegang bibirnya ditengah-tengah hamparan kebun teh.

'Bibirnya manis sekali. Sama dengan Junhongie. Padahal dengan Junhongie aku sudah melakukan yang lebih dari sekedar ciuman bahkan kami berdua sudah sering melakukan itu. Tapi kenapa disini terasa berdebar-debar. Apa yang terjadi dengan ku ?.' batin Yongguk

Akhirnya Yongguk sadar dari lamunannya dan segera berdiri lalu berlari menyusul Himchan yang sudah sangat jauh dari pandangannya.

"YA ! Hime tunggu !" teriak Yongguk

###############

Waktu menunjukkan pukul 07.30 pagi waktu setempat, cahaya matahari juga sudah merengsek masuk ke dalam kamar yang bernuansa biru tersebut. Namun tidak dapat membangunkan sosok pemuda tinggi berparas manis dan imut yang masih asik bergelung dengan selimut tebalnya.

Ckrek

Pintu kamar mandi yang masih berada di dalam kamar tersebut terbuka, menampakkan seorang pemuda bermata sipit yang sepertinya habis mandi terbukti dari tetesan air yang menetes dari ujung rambutnya yang tampak basah.

Pemuda sipit yang hanya mengenakan handuk yang melingkar dipinggangnya itu berjalan menuju tempat tidur. Menghampiri pemuda tinggi yang masih terlelap.

"Junnie-ah,"

"..."

"Junhongie bangun," pemuda sipit tadi menepuk-nepuk pipi pemuda tinggi yang masih terlelap

"..."

"Zelo-ya bangun. Ini sudah siang loh."

"Ani, Masih ngantuk." Ucap Zelo dengan mata yang masih tertutup

"Junnie-ah ayo bangun. Kau ada jadwal kuliah kan pagi ini ?" pemuda sipit tadi lalu mendudukkan tubuhnya yang masih topless di samping Zelo

"Ungg aku lelah Uppie hyung~" rengek Zelo

"Ne, hyung tahu. Tapi kau harus tetap bangun." Jongup mengetuk-ngetukkan jari telunjuknya pada hidung mungil Zelo pelan

"Ishh~ apa hyung tidak lelah ?" tanya Zelo sambil mempoutkan bibirnya lucu

"Ani."

Zelo menggerakkan tubuhnya mendekati Jongup yang sedang duduk disampingnya, dia membaringkan kepalanya dipaha Jongup yang hanya terbalut handuk.

"Wae Junnie ?" tanya Jongup

"Mmm, kau sangat tampan hyung." Ucap Zelo

Jongup hanya terdiam, kemudian Zelo bangun dan mendudukkan tubuh kecilnya dipangkuan Jongup. Dia melingkarkan lengannya dileher Jongup dan menyandarkan kepalanya dibahu lebar Jongup.

"Uppie hyung~" bisik Zelo

"Ne ?" tanya Jongup sambil menolehkan kepalanya ke arah kiri

Zelo menggelengkan kepalanya, lalu satu tangannya bergerak membelai punggung telanjang Jongup. Sedangkan tangannya yang satu lagi ia tautkan dengan tangan Jongup.

"Junnie-ah gwaenchana ?"

Tatapan mata mereka bertemu, Zelo menciumi rahang Jongup. Lidah mungilnya menjelajahi sepanjang kulit leher Jongup. Zelo mengigit gemas leher Jongup. Dia menghisap lembut kulit pemuda yang sedang memangkunya.

"Mmmh Junnie-ah..."

"Tubuhmu sangat wangi hyung, aku suka."

"Hahaha,, tentu saja hyung kan sudah mandi."

"Jja, sekarang kau juga harus mandi." Lanjut Jongup

Setelah mengucapkan itu, Jongup lalu menggendong Zelo bridal style dan membawanya menuju kamar mandi. Dia menurunkan Zelo tepat di depan pintu kamar mandi, kemudian berjalan ke arah lemari dan mengambilkan baju untuk kekasihnya.

"Nah, ini baju dan handuknya. Mandi ne." Ucap Jongup sambil menyerahkan handuk yang terlampir disamping pintu kamar mandi dan baju yang tadi ia ambil.

"Haaahhh.. kenapa Uppie hyung polos sekali ?.." gumam Zelo begitu ia sudah berada di dalam kamar mandi.

.

"Hyung~..Uppie hyung kau dimana ?" teriak Zelo dengan suara cemprengnya

"Hyung di luar Junnie."

Zelo lalu bergegas keluar rumahnya. Dia menyambar tasnya yang ada di sofa tanpa mengambil ponselnya yang terletak di atas meja. Entah lupa atau sengaja. Dia mengunci pintu rumahnya lalu menghampiri Jongup yang sedang memakai sepatunya di teras rumah. Dia lalu memeluk Jongup dari belakang dan mengecup pipi Jongup.

"Pagi hyung.."

"Pagi juga, jja sekarang kita berangkat. Hyung akan mengantarkanmu ke kampus." Mereka berdua pun pergi dari sana dengan menggunakan mobil Jongup.

###############

Yongguk dan Himchan kini sedang berada di teras rumah Himchan. Mereka berdua sedang melihat hasil foto yang diambil Yongguk tadi sewaktu di kebun teh. Ketika Himchan menolehkan kepalanya ke belakang, dia melihat Kangin appa sedang berjalan ke arah mereka berdua.

Himchan segera menautkan jari tangannya dengan jari tangan Yongguk dan menggeser posisi duduk mereka yang asalnya berjauhan menjadi menempel. Dengan Himchan yang menyandarkan kepalanya dibahu Yongguk.

"Mm, Himchan-ah." Panggil Kangin appa

"Ne appa ?"

"Ah tidak. Appa hanya ingin tahu kalian sedang apa. Kalau begitu appa pergi dulu, appa takut mengganggu kalian."

Setelah mengatakan itu Kangin appa segera pergi dari sana. Himchan langsung melepaskan tautan tangannya dan segera menjauhkan dirinya dari Yongguk tanpa melihat bahwa Kangin appa masih melihat ke arah mereka berdua.

"Kenapa mereka jadi berjauhan begitu ?" gumam Kangin appa lalu pergi dari sana

"Mian atas sikap ku tadi Bbang,"

"Em nde gwaenchana." Yongguk tersenyum ke arah Himchan

.

"Jadi kalian sudah lama pacaran ?" tanya Leeteuk eomma

Himchan mengangguk sebagai jawaban, kini Yongguk beserta keluarga Kim sedang duduk di bangku di taman yang menghadap langsung ke kebun teh.

"Kalau begitu apa makanan kesukaan Yongguk ?" tanya Kim omoni

"Pasta/ Sushi." jawab Himchan/ Yongguk bersamaan

"Ah maksudnya Sushi/ Pasta." Jawab Himchan / Yongguk lagi

"Loh kenapa begitu ? jadi yang benar apa ?"

"Maksudnya Yonggukkie suka dua-duanya omoni~" jawab Himchan cepat

"Oh hahaha. Lalu dimana kalian pertama bertemu ?" tanya Kim omoni lagi

"Busan/ Gangnam." Jawab Yongguk/ Himchan lagi bersamaan

"Ne ?" Kangin appa tampak mengerutkan keningnya bingung karena sedari tadi jawaban Himchan dan Yongguk tidak pernah sama

"Yang benar Gangnam/ Busan." Jawab Yongguk/ Himchan lagi

Sebelum Yongguk mengeluarkan suaranya, Himchan melingkarkan tangannya dipinggang Yongguk sambil mencubit pinggang Yongguk. Hal ini membuat Yongguk tidak jadi mengeluarkan suaranya.

"Begini maksudnya waktu itu aku baru saja pulang dari Busan dan langsung ke Gangnam dan disana aku bertemu Yonggukkie heheheh." Himchan pun tertawa aneh

% TO BE CONTINUED % or % END %

Haaaaiiiiiiiii maaf kan Me karena apdetnya lama hahhaha, Me sempet bingung sendiri sama jalan ceritanya. Ini juga maaf kalau hasilnya mengecewakan tapi hanya ini yang ada di otak saya,, hehhe maaf ( sungkem ke riders satu-satu )

Langsung saja balasan review

Swag Joker : iya polos sekali hahahha. Maaf apdetnya lama. Makasih udah review :)

yongchan : sekarang juga lama apdetnya maaf hehe. Peluk yongchan-shi. Tunggu saja kapan mereka resmi putus, bentar lagi heheh. Makasih udah review :)

bbang2chan : iya nuna ajarin aja abang Uppie biar ga polos lagi/plakk. Kan ntar kalau mereka nikah kasian babyZelnya dapet suami yang super innocent nanti malah ga pernah ehem-an. Iya tapi maaf lama apdetnya ya nuna heheh. Makasih udah review :)

matokeke : sengaja hehehe. Maaf apdetnya lama. Makasih udah review :)

NavyDilla : seme innocent hehehe. Ya ketularan mesum siapa lagi kalau bukan dari Daehyun the pervert boy/plakk. Untung aja Jae mau ama kamu Dae hahahha. Maaf lama apdetnya. Makasih udah review :)

hatakehanahungry : BangHim emang kece hehehhe. Yaaaahhh siapa ya semenya hehehhe ? abang Uppie deh semenya hehehe ._.v, iya kita siksa aja Kangin ! tapi sekarang dia udah berubah ko. Maaf apdetnya lama. Makasih udah review :)

Mind to review again ?

Bow bareng ulat pucuk yang ada di daun teh/ pucuk...pucuk...pucuk...pucuk