Tittle: Suspect

Author: Rha94line

Genre: Drama/Romance

Summary: Mike mulai curiga dengan hubungan Hyemi dan Natthan. Dia terus berusaha untuk mencaritahu yang sebenarnya terjadi.

Main Characters:

Michael George William Lewis/Choi Michael

Namja London-Korea, 91'line, penyanyi solo Star Empire, sekaligus keponakan dari CEO Star Empire.

Alexander Natthalius Smith/Natthan

Namja London-Korea, 91'line, Model dan Aktor, juga teman baik Mike.

Pyo Hyemi

Yeoja Korea, 91'line, Main Vocal dan Maknae Line Girlgroup Nine Muses.

Park Minha

Yeoja Korea, 91'line, Maknae Girlgroup Nine Muses.

Other Cast:

· Nine Muses Members

· ZE:A's Park Hyungsik

Attention: Saya hanya akan memperkenalkan para pemeran utama saja, sisanya akan muncul seiring dengan berjalannya cerita ini.

Disclaimer: Semua pemeran dalam cerita ini adalah milik Tuhan Yang Maha Esa. Dan segala sesuatu yang tertulis di dalam fanfic ini adalah hak cipta milik Author.

Copyright: Dilarang menjiplak ataupun meng-copy-paste semua yang ada di dalam fanfic ini tanpa seijin author.

Quote: Cerita ini hanyalah khayalan atau fiktif belaka, mohon maaf jika ada kesamaan, nama, tempat atau kejadian dengan cerita ini. Itu semua mungkin hanya kebetulan saja.

Author Says: Very well, sebelum membaca fanfic, alangkah baiknya kita membaca do'a dulu takutnya kaget dengan apa yang ditulis author hahaha~ Please RnR! ^^* thanks~

Chapter 4: Suspect

Part 1

Malam itu Nine Muses sedang latihan seperti biasanya…

"Baiklah, kita istirahat dulu sebentar…" kata Sera sambil mematikan musik.

"Aku mau ke toilet dulu…" kata Hyemi

Lalu Hyemi keluar dari ruang latihannya. Tapi saat dia berbelok ke lorong menuju toilet, ada seseorang yang menariknya dari belakang dan membekap mulutnya.

"Pssttt… jangan berisik…" Natthan menempelkan jari telunjuknya di bibir Hyemi.

"Ya! kau mengagetkanku!" kata Hyemi sambil menepuk pundaknya Natthan.

"Kau mau kemana?" tanya Natthan

"Aku mau ke toilet~ kenapa kau ada di sini malam-malam begini?"

"Aku baru saja selesai pemotretan untuk majalah Men's health dan aku ingin menjemputmu."

"Tapi, aku belum selesai latihan…"

"Kalau begitu aku akan menunggumu~"

"Kupikir kau bersama Mike?"

"Ssstt…!"

Natthan menunjuk Mike yang sedang melintas di depan pintu studio dekat lorong tempat Hyemi dan Natthan berada saat ini.

Kemudian Natthan menarik Hyemi untuk bersembunyi.

"Jangan sampai Mike tahu kita di sini…" kata Natthan

Tapi saat Natthan menarik tangan Hyemi, dia malah tersandung kakinya Hyemi, hasilnya Hyemi bersandar di tembok dan hampir tertabrak oleh tubuhnya Natthan kalau saja Natthan tidak menahan dengan kedua tangannya.

Sekarang jarak wajah mereka berdua hanya berjarak beberapa centi saja. Wajahnya Hyemi mulai memanas dan rona merah mulai terlihat di wajahnya, karena saat ini Natthan sedang menatapnya.

Tiba-tiba Natthan mendekatkan wajahnya dan hendak mencium bibirnya Hyemi. Saat bibir mereka hampir bersentuhan—

"Apa yang kalian berdua lakukan di sini?" tanya Minha sambil mengintip Hyemi dan Natthan

"WAAA!" Natthan dan Hyemi sontak terkejut oleh kehadiran Minha yang tak terduga itu.

"Maknae! Kau mengagetkanku saja!" kata Hyemi

"Minha-yah~ aku pikir Mike…" kata Natthan

"Hahaha~ mianhae… tapi apa yang kalian berdua lakukan di sini? Ah! Jangan-jangan kalian mau berbuat mesum, ya?!" tanya Minha

"Enak saja kau bicara~" bantah Hyemi

"Hh… jantungku hampir lepas~" kata Natthan

"Minha-ssi, aku mencarimu ke tempat latihanmu, rupanya kau ada di sini." kata Mike

"Pasti dia akan menanyakan hal yang aneh-aneh~" kata Hyemi sambil berbisik pada Natthan

"Apa yang kalian bertiga lakukan di sini?" tanya Mike

"Aku—mau ke toilet! Annyeong~" Hyemi langsung melangkah pergi

"I want to drink coffee! Aku ke café dulu, ya? annyeong~" Natthan pun ikut pergi

"Aneh sekali mereka berdua?" kata Mike

"Ada apa kau mencariku?" tanya Minha

"Aku mau menjemputmu…"

"Oh, tapi aku masih ada latihan dengan Nine Muses… Tapi, sebentar lagi juga selesai."

"Baiklah, aku akan menunggumu di café… aku akan menyusul Natthan, ok?"

"Iya~"

Part 2

Mike menyusul Natthan ke lantai dasar.

"Hey! Wait for me, bro!" kata Mike sambil berlari menghampiri Natthan.

"What?" tanya Natthan

"Kau mau pergi ke café, bukan? Aku ikut~"

"Oh, okay…"

Di café~

"By the way, what are you doing with Hyemi and Minha lately?" tanya Mike

"Eng? No-nothing…" jawab Natthan

"Really? Tapi, aku merasa akhir-akhir ini kau bertingkah aneh…"

"What do you mean?"

"Sudah sampai mana hubunganmu dan Hyemi saat ini?"

"Apa? what are you talking about?"

"Kalian terlihat semakin akrab sepertinya…"

"Kami biasa saja…"

"Benarkah? kalian sering terlihat bersama sejak liburan chuseok kemarin…"

"Why you always curious about us?"

"I'm just asking…"

"Weird~"

Tiba-tiba handphone Natthan berdering, itu telepon dari Hyemi… namun mana mungkin dia mengangkatnya karena ada Mike.

"Kenapa kau tidak menjawab teleponnya?" tanya Mike

"Itu bukan telepon, itu alarm~" jawab Natthan

"Really?"

"I-I need to back to Star Empire, ada sesuatu yang tertinggal…"

"Kalau begitu aku juga ikut, aku harus menjemput Minha."

'Kenapa dia selalu saja membuatku kesulitan untuk menemui Hyemi…' batin Natthan

Natthan dan Mike kembali ke Star Empire, Mike langsung menemui Minha di tempat latihannya, sementara itu Natthan pergi ke tempat parkir tanpa sepengetahuan Mike.

"Anak itu selalu menghilang secara misterius~" gumam Mike ketika mendapati Natthan sudah tak ada di sampingnya lagi.

"Ayo kita pulang…" kata Minha

"Tunggu, Natthan menghilang entah kemana… apa dia tidak mau pulang bersamaku?"

"Memangnya dia kemana?"

"Entahlah… tadi dia bersamaku dan tiba-tiba saja menghilang."

"Sudahlah, mungkin dia masih ada urusan… kita pulang duluan saja."

"Baiklah~"

Sementara itu Natthan sedang menunggu Hyemi di tempat parkir.

"Maaf lama menunggu…" kata Hyemi

"Tak apa… aku juga baru datang." kata Natthan

"Mike mana?" bisik Hyemi

"Dia sedang menemui Minha… aku kesini secara diam-diam. Sulit sekali untuk menghindarinya…"

"Sudahlah, ayo kita pulang…"

"Natthan!" panggil Mike dari kejauhan

"Damn!" kata Natthan

"Bagaimana ini?" tanya Hyemi

"Cepat kau bersembunyi! Ppalli!"

Hyemi langsung bersembunyi di belakang mobil sebelum terlihat oleh Mike.

"Hey bro… why did you leave me?" tanya Mike

"I need to go to the bathroom…" jawab Natthan

"Barusan sepertinya aku melihat Hyemi?" tanya Minha

"Hyemi? Di—dia tidak di sini… nahonjaseoyo…"

"Kau mau pulang bersama kami?" tanya Mike

"Umh… a-aku harus menunggu managerku dulu, jadi kalian pulang saja duluan." kata Natthan

"Begitu, ya? baiklah… kalau begitu kami duluan. Annyeong~ come on, babe." kata Mike sambil merangkul Minha.

Setelah Minha dan Mike pergi, Hyemi pun keluar dari persembunyiannya.

"Fiuh… hampir saja…" kata Hyemi

"Maaf sampai membuatmu harus bersembunyi…" kata Natthan

"Gwaenchanh-a… ayo kita pulang."

"Kajja~"

Part 3

Mike menunggu Natthan di dormnya, namun Natthan tak kunjung pulang juga.

"Where is he? Ini sudah jam 11 malam dan dia belum pulang… apa dia masih ada job?" Mike bicara pada dirinya sendiri.

Akhirnya dia memutuskan untuk menelepon Natthan.

Saat ini Natthan sedang berada di rumah kakek-neneknya di Gwangju bersama Hyemi.

"Ada telepon, jamkkanman~" kata Natthan kemudian mengangkat telepon dari Mike.

"Where are you?" tanya Mike

"Oh! Sorry I didn't tell you first… I'm in my grandparents' house now."

"What are you doing there? I'm waiting for you~ I think you lost somewhere…"

"Hahaha~ calm down… My grandmother ask me to sleep over at her place, so I go to Gwangju."

"You gone by yourself? You know the way to Gwangju?"

"Emh… I—I'm going to Gwangju with my manager."

"I thought you gone by yourself. Well, if you sleep over at your grandparents' place… See you!"

"Ok, goodnight~"

"Apa katanya?" tanya Hyemi

"Dia hanya menanyakan keberadaanku… untung saja aku punya sejuta alasan." kata Natthan

"Rupanya asik juga, ya? menyembunyikan hubungan kita…"

"Iya, benar-benar menantang… hahaha~ Tapi apa Minha benar-benar bisa menjaga rahasia tentang hubungan kita? Aku khawatir diam-diam dia memberitahu hubungan kita pada Mike karena dia namjachingunya."

"Tenang saja, Minha bisa menjaga rahasia… Dia kan teman baikku."

"Baguslah… aku khawatir kalau dia memberitahu Mike."

"Pokoknya jangan dulu memberitahu Mike tentang hubungan kita sebelum tiba saat yang tepat."

"Iya kau benar…"

"Tapi… sampai kapan kita harus menyembunyikan hubungan kita? Aku rasa Mike sudah mulai mencurigai kita."

"Kau benar… dia sering sekali menanyakan pendapatku tentangmu akhir-akhir ini. Dia juga curiga kalau kita semakin dekat sejak chuseok kemarin."

"Tapi sudahlah, aku percaya nanti juga akan tiba saat yang tepat untuk memberitahu dia dan orang lain tentang hubungan kita."

"Sure…"

Pagi itu Natthan dan Hyemi kembali ke Seoul, sementara Hyemi pergi ke tempat latihannya, Natthan pulang ke dormnya.

"Good morning!" sapa Natthan ketika memasuki dormnya.

"Morning~ you come early, huh?" tanya Mike

"I have schedule today…"

"Well, about my new music video… kita sudah bicara kalau kau dan Hyemi akan menjadi modelnya, kan?"

"Yes, and?"

"Kita akan mulai syutingnya minggu depan, jadi persiapkan dirimu."

"Ok…"

Part 4

Hyemi berjalan menuju studio, dia harus latihan vocal sebelum nanti malam siaran di radio. Yeoja itu duduk di depan piano dan mulai memainkannya, suaranya terdengar begitu lembut diiringi dengan permainan piano yang begitu indah. Hyemi menyanyi dengan sangat merdu.

"Suaramu sangat merdu~" puji Natthan

Hyemi langsung mengarahkan pandangannya pada namja yang sedang berdiri di depan pintu masuk studio.

"Sudah berapa lama kau berdiri disitu?" tanya Hyemi

"Cukup lama untuk mendengarkanmu menyanyikan satu lagu penuh…"

Kemudian Natthan menghampiri Hyemi dan melingkarkan kedua tangannya di pundak Hyemi dari belakang.

"Sing for me one more time…" pinta Natthan

"Kau mau lagu apa?" tanya Hyemi

"Lagu apapun yang kau nyanyikan, aku akan mendengarkannya dengan baik."

Hyemi mulai menekan jari-jarinya di not piano dan mulai memainkan sebuah lagu untuk namjachingunya itu.

"You sing really well~" kata Natthan

Ucapannya membuat Hyemi tersenyum. "Gomawo~"

"Apa nanti malam kau tidak ada jadwal apapun?"

"Kenapa?"

"Aku ingin mengajakmu makan malam."

"Aku ingin sekali pergi makan malam denganmu, hanya saja aku harus siaran radio nanti malam bersama Sera unnie dan yang lainnya."

"Begitu, ya?"

"Kita makan siang saja sekarang, bagaimana?"

"Ok… ayo~"

Hyemi mengangguk, lalu dia meraih tasnya. Mereka berdua keluar dari studio, dan menutup pintu. Saat mereka berbalik, mereka menabrak Hyungsik yang sedang berdiri di belakang mereka.

"Apa yang kalian berdua lakukan di sini?" Hyungsik sambil memasang wajah curiga.

Hyemi dan Natthan saling memandang satu sama lain.

"Latihan menyanyi~" jawab mereka berdua polos.

"Tidak mungkin… Yeorobun! semua orang di Star Empire! Hmmfftt—"

Sebelum Hyungsik berulah, Natthan menutup mulut Hyungsik, sedangkan Hyemi memeluk kakinya.

"Kau mau cari masalah, ya? Tutup mulutmu, aku hanya kebetulan saja lewat dan mendengarkan Hyemi menyanyi!" seru Natthan sambil melepaskan Hyungsik.

"Jeongmal? Aku tidak percaya… kalian pasti melakukan sesuatu di dalam studio, kan? kalian pacaran, kan?" tanya Hyungsik

"A-aku mohon tutup mulutmu! Aku akan mentraktirmu makan asal kau tutup mulutmu, ok? Jebal~ Hyungsik-ssi…" Hyemi memohon-mohon

"JADI KALIAN BERDUA MEMANG BENAR PACARAN?!"

"YA, TUTUP MULUTMU PABO!" seru Hyemi

"Oopps! Mianhae~" kata Hyungsik dengan nada berbisik

Natthan menghela napas dan pasrah dengan keadaan.

Part 5

Akhirnya di café~

"Aku pesan Parfait special, ya~ emh… kemudian aku juga ingin makan spagetthy carbonara dan aku ingin bubble tea~ lalu apa lagi, ya?" Hyungsik merasa bingung mau memesan apa lagi.

"Cukup~ kau ingin menghabiskan uangku, ya?" kata Hyemi

"Hahaha~ iya… iya… aku pesan itu saja~ aku tidak mau perutku meledak karena terlalu banyak makan." Hyungsik duduk sambil memasang wajah super puas.

Natthan hanya menggelengkan kepalanya. 'Sepertinya anak ini tidak makan selama berhari-hari~.' pikirnya

Tak lama kemudian, Kyungri datang menghampiri mereka bertiga. Entah darimana dia muncul, tapi dia terlihat membawa kantong plastik besar beraroma makanan.

"Haaah! Kalian makan-makan tidak mengajakku! Kejam sekali kau maknae." gerutu Kyungri

"Ayo bergabung dengan kami, noona~" ajak Natthan

"Apa aku akan ditraktir oleh kalian?" tanya Kyungri

Hyemi menghela napas, "Iya… iya… duduklah, unnie~"

Kyungri langsung tersenyum cerah dan langsung memesan makanan.

"Unnie darimana?" tanya Hyemi

"Aku baru saja membeli makanan untuk member yang lainnya." jawab Kyungri

Akhirnya pesanan pun datang, mereka pun langsung makan siang dengan tenang.

"Ada acara apa kalian makan siang bersama?" tanya Kyungri

"Sebenarnya mereka berdua mentraktirku agar aku menutup mulut, noona~" kata Hyungsik

"Memangnya kenapa?" tanya Kyungri lagi

"Mereka tidak mau aku memberitahu yang lain kalau sebenarnya mereka berdua itu sudah pacaran, noona~"

"Ya! Park Hyungsik! Tutup mulutmu, pabo!" kata Hyemi kesal

"Ah, aku kelepasan bicara~" Hyungsik tersenyum

Natthan menepuk jidatnya dan bersabar menghadapi kenyataan.

"Apa?! Jadi kalian berdua pacaran?! Natthan? Hyemi? Waahh~ selamat!" kata Kyungri

"Unnie~ pelankan suaramu!" kata Hyemi

"Mianhae~ tapi apa kalian berdua memang pacaran?"

Hyemi dan Natthan mengangguk.

Akhirnya Natthan dan Hyemi menceritakan yang sebenarnya pada Kyungri dan Hyungsik.

"Aaah gomawo maknae~ aku kenyang. Terimakasih sudah mentraktirku makan siang."

"Aku juga kenyang, gomawo… chingu~" kata Hyungsik

"Tapi berjanjilah untuk tidak memberitahukan rahasia kami pada yang lainnya." kata Natthan

"Kami janji… Hyungsik-ssi, kau mau kembali ke studio?" tanya Kyungri

"Nei, noona…" jawab Hyungsik

"Kalau begitu ayo pergi bersamaku."

Setetah membayar di kasir, Natthan dan Hyemi kembali ke studio bersama-sama.

Part 6

Hyemi dan Natthan pergi ke meeting room Star Empire.

"Sudah tiga orang yang mengetahui hubungan kita…" kata Natthan

"Apa boleh buat…" kata Hyemi

"Sudahlah… seiring dengan berjalannya waktu, hubungan kita akan diketahui oleh semua orang."

"Kau benar…"

Mike tengah berjalan menuju studio bersama Sera, dan langkah mereka terhenti ketika melihat ada orang di dalam ruang meeting.

"Jamkkanman-yo~" kata Mike

"Kenapa?" tanya Sera

"Sepertinya aku melihat ada orang di dalam sana…"

Kemudian Mike menghampiri pintu ruang meeting dan membukanya perlahan. Sera menyusul Mike dan memperhatikan setiap sudut ruangan.

"Tidak ada siapa-siapa, Mike…" kata Sera

"Tapi sepertinya tadi aku melihat ada orang di sini…" kata Mike

"Jangan-jangan itu hantu~"

"Noona… jangan bicara begitu~ bagaimana kalau hantu itu tiba-tiba muncul?"

"Sudahlah aku jadi takut!"

"Lalu kenapa kau harus membicarakannya…"

"Maaf~ ayo kita ke studio…"

Mike dan Sera pun berlalu, sementara itu Hyemi dan Natthan keluar dari persembunyian mereka di bawah meja.

"Si pabo itu~ kenapa dia selalu bisa merasakan keberadaan kita, ya?" kata Hyemi

"Aku rasa keadaan semakin tidak aman, ya?" kata Natthan

"Iya… aku merasa jadi buronan…"

Di studio…

"Kau akan syuting MVmu minggu depan, ya?" tanya Sera pada Mike

"Iya, Hyemi dan Natthan akan menjadi modelnya." jawab Mike

"Sepertinya mereka akan terlihat sangat cocok, ya?"

"Benar~"

"Tapi sepertinya mereka akhir-akhir ini sering terlihat bersama… Aku rasa mereka berdua sepertinya memiliki hubungan spesial."

"A! jadi, noona juga merasa begitu, ya?"

"Maksudmu?"

"Iya… aku juga merasa kalau mereka berdua punya hubungan spesial… Natthan dan Hyemi juga sering terlihat bersama akhir-akhir ini. Selain itu, mereka berdua selalu menghindariku."

"Apa mereka pacaran?"

"Eng? Aku juga tidak tahu… tapi aku akan mencaritahu…"

'Iya… aku akan mencaritahu…' pikir Mike

Part 7

-Mike POV-

Aku baru saja menyelesaikan rekaman lagu duetku bersama Sera noona untuk mini album terbaruku nanti. Saat ini aku berencana untuk pulang.

Aku tengah berjalan menuju tempat parkir. Dari kejauhan, aku melihat Natthan sedang membukakan pintu mobil untuk seseorang. Aku mengerutkan dahiku dan berusaha untuk mengetahui siapa yeoja yang sedang bersama Natthan itu.

Aku tak percaya dengan apa yang baru saja aku lihat ini… Natthan sedang bersama Hyemi.

"Kau sedang mengintip apa?"

"Ah! Minha-ssi… kau mengagetkanku saja…"

"Habisnya kau mencurigakan… sedang mengintip apa?"

"Aku bukan mengintip, tapi barusan aku melihat Natthan sedang bersama Hyemi, mereka pergi dengan mobil."

"Benarkah?"

"Sepertinya mereka memang ada sesuatu… atau jangan-jangan mereka sudah pacaran."

"Tidak apa-apa, bukan? Bila mereka sudah pacaran… berarti rencanamu itu berhasil, Mike…"

"Iya… aku tahu rencanaku mencomblangkan mereka berhasil bila mereka memang sudah pacaran, tapi tetap saja aku ingin tahu yang sebenarnya… apa mereka memang sudah pacaran atau belum."

"Kau selalu saja penasaran berlebihan seperti itu…"

"Aku benar-benar ingin tahu, Minha-ssi…"
"Lalu, bila nanti kau sudah tahu yang sebenarnya, apa yang akan kau lakukan?"

"Tentu saja aku akan mendukung hubungan mereka bila mereka benar-benar pacaran, tapi bila mereka belum pacaran, aku akan terus mencomblangkan mereka haha~"

"Aku baru tahu kalau ternyata namjachinguku se-aneh ini…"

"Walaupun aneh, kau tetap mencintaiku, bukan?"

"Anio~" jawab Minha sambil menggelengkan kepalanya

Aku mencubit pipinya Minha, "Menyebalkan~"

"Sakit~"

"Hahaha~ maaf~ ayo pulang."

"Tidak mau~"

"Ayo cepat, sebelum aku menggendongmu~"

"Dasar namjachinguku ini~"

Aku semakin yakin kalau Hyemi dan Natthan memang sudah pacaran, dan aku akan terus mencaritahu sampai aku mendapat jawaban yang sebenarnya.

-Mike POV End-

-To be continue-