Annyeonghaseyo , aku kembali dengan chapter 3, ini ff YAOI a.k.a BoyXBoy jadi yang ga suka tolong ga usah dibaca. Happy reading ya ^^


" hahaha seorang Min Yoon Gi Straight, apa aku tak salah dengar hahahaha."

" Ya tidak usah tertawa sekerang itu, nanti banyak yang dengar."

" Tidak ada yang dengar, lingkungan rumahku ini sepi, tapi pengakuanmu itu benar –benar sebuah kebohongan terbesar yang pernah kau lakukan."

" DIAMMM !"

" Hahaha kau seperti itu justru membuat aku semakin tertawa Yoongi."

Suga hanya menatap yeoja itu dengan tatapan sinis tanpa membalas perkataan yeoja itu.

" Aishh baiklah aku diam, kau mudah sekali marah sama seperti jaman junior high school dulu, kau tak pernah berubah yoongi."

" Kau pun tak pernah berubah, tetap cerewet dan suka membullyku."

" Itu karena dulu kau itu sangat pemalu dan kau menyukai kapten basket kita si sunbae keren katamu hahaha."

" Itu hanya masalalu Hani."

" Hahaha kau bahkan rela belajar basket sampai bolos pelajaran Woobin seonsaengnim dan disuruh membersihkan halaman belakang yang tak pernah terurus itu, aku tak akan lupa itu yoongi."

" Hani stop ! Tak usah dibahas."

" Baiklah, sekarang siapa lagi yang kau suka Yoongi?"

" Entahlah, bagaimana kalau aku menyukaimu saja."

Satu pukulan berhasil mendarat di kepala Yoongi diiringi tertawa yang sangat nyaring.

" Berheti bercanda Yoongi, aku tau kau tak akan pernah menyukai yeoja. Aku ingat dulu saat kau mengikuti tes untuk masuk club basket tiba-tiba kau langsung mempunyai banyak fans yeoja, apalagi setelah kau menjadi pemain basket terbaik disekolah, mungkin semua yeoja disana adalah fansmu saat itu, bahkan kau tak pernah melirik mereka sedikitpun padahal mereka cantik-cantik, tapi apa, kau malah menangis saat sunbae tampanmu itu lulus dan pindah ke Jepang dan setelah itu kau langsung berhenti dari tim basket. Rasa cintamu pada sunbae itu benar-benar besar ya Yoongi." Hani langsung menepuk-nepuk kepala suga.

" Tapi aku sudah menemukan penggantinya, upsss."

" Haha, ketahuan kau, ayo ceritalah."

" Tidak bisa, aku hanya bisa bilang kalau dia adalah namja seperti yang kau bilang, tapi aku tidak bisa cerita siapa dia."

" Iya baiklah, setidaknya kau sudah mau jujur padaku, aku rasa memang hanya aku satu-satunya yeoja yang paling dekat denganmu."

" Itu memang kenyataan, saat Senior High School aku bahkan tidak punya teman yeoja karena kau berbeda sekolah denganku."

" Aku hanya tidak mau kembali diteror seperti jaman junior high school karena mereka mengira aku adalah pacarmu yoongi."

" Ahh aku sangat merindukanmu Hani."

Suga langsung memeluk Hani erat. Hani hanya bisa membalas memeluk Suga.

"Aku hanya berpesan padamu satuhal. Jangan biarkan cintamu yang sekarang pergi seperti dulu, aku tak mau sahabatku yang satu ini kembali sakit hati seperti dulu."

" Haha, sayangnya kesempatanku untuk mendapatkannya sangat tipis."

" setipis apapun aku yakin jika kau berusaha pasti bisa, Fighting Yoongi."

Suga melepas pelukannya lalu menatap Hani dengan tersenyum.

" Gumawo, kau yang terbaik. " Suga melirik kearah jam besar di depannya.

" Dan sepertinya aku harus pulang sekarang, aku yakin leader sudah mencariku karena aku menghilang tiba-tiba, oiya soohyun kemana aku ingin pamit."

" Dia pasti sudah tertidur dikamarnya, aku antar sampai depan ya."

Suga dan Hani berjalan ke depan rumah Hani.

" Aku pulang ya, kapan-kapan aku akan kesini lagi dan mungkin aku akan mengajak main Soohyun, dia anak yang manis."

" kapanpun kau boleh kesini, ah aku tak berharap jika kau patah hati lagi kau akan mengejar adikku, hahaha."

" Untuk apa mengejar adiknya kalau eonninya jauh lebih manis."

Suga langsung melakukan wink untuk menggoda Hani. Hani langsung menunduk dan pasti mukanya sudah merah.

" Yak tak usah menggodaku, pulang sana."

" Baiklah, Bye Hani."

Suga pun pulang sambil mendrible bola basketnya, dia tak tahu kalau Yeoja dibelakangnya masih setia menunduk karena masih menetralkan detak jantungnya.


" Makan malam sudah siap ! Turun atau aku kurangi jatah kalian semua." Teriak Jin dari arah dapur.

Vhope yang tertidur diruang TV langsung bangun dan saling menatap.

" Hyung, kita belum mandi."

" Ah biarkan, kita mandi setelah makan saja."

" Hyung ingin mandi bersamaku?"

" Yak, dasar bocah, maksudku kita mandi sendiri-sendiri, sudahlah aku lapar." Jhope langsung berjalan kedapur diikuti V.

Dari arah kamar terlihat Jungkook yang keluar dari kamar dengan wajah yang baru bangun tidur, dia mencari jimin, padahal tadi dia tidur bersama Jimin, sedangkan Jimin yang baru selesai mandi segera menuju ke dapur, awalnya dia ingin ke kamar membangunkan jungkook tapi ternyata jungkook sudah duduk manis di meja makan, semua sudah duduk di tempat masing-masing. Tapi sepertinya ada yang kurang.

" Yoongi hyung dimana?" Tanya Namjoon.

" Entah hyung, terakhir liat tadi siang saat aku berbicara dengannya." Kata Jimin.

" Aku pulang." Teriak Suga dari arah pintu kemudian langsung menuju dapur dan duduk di tempat yang masih tersedia.

" Kau dari mana saja Yoongi."

" Aku dari rumah temanku Jin hyung."

" Teman ?" Gumam semua member.

" Iya, apa salahnya sih, memang aku tak boleh punya teman?"

" Bukan begitu hyung, tapi selama ini memang kau yang paling tertutup dari kami, dan kami pun tak tahu kalau kau punya teman di daerah Seoul, aku pikir semua temanmu ada di Deugu."

" Oiya, ah iya tadi saat aku ke taman aku bertemu dengan teman Junior high schoolku dulu, ya jadi aku ke rumahnya."

" Namja atau Yeoja hyung." Tanya Rapmon selidik.

" Yeoja hehehe."

" Yoongi hyung punya teman yeoja, ah kau tak pernah cerita hyung." Kata V.

" Kau yang tak bertanya Taehyung."

" Ah sudah ayo makan, tanya-tanyanya nanti lagi. Nanti makanannya keburu dingin" Kata Jin,akhirnya mereka makan dengan tenang, tapi berbeda dengan Namjoon, terlihat dari wajahnya bahwa ia sedang Cemburu.

Mereka semua sudah menyelesaikan makan, semua menuju ke ruang TV kecuali Suga dan Jhope yang mendapat giliran untuk mencuci piring, selesai mencuci piring mereka langsung menyusul member lain keruang TV.

" Yoongi hyung, ayo lanjutkan ceritamu yang tadi, aku penasaran." Ucap V sambil pindah duduk kesamping Suga.

" Apa kalian semua menunggu ceritaku?"

" Iya, cepatlah cerita." Jawab Rapmon dengan wajah tegasnya.

" Baiklah, namanya Hani, dia satu-satunya teman yeojaku di junior high school, ya kami sangat dekat sampai banyak yang mengira kami berpacaran, tapi saat senior high school kami berbeda sekolah dan lost contact sampai tadi kami kembali bertemu."

"Apa kau pernah menyukainya." Tanya Jin.

" Ah perasaanku kepadanya hanya sebatas sahabat, dia memang cantik tapi dia adalah sahabat terbaikku. Sudahkan, kalian sepertinya sangat penasaran."

" tentu, karena kau tak pernah sekalipun berbicara tentang yeoja, yang ada di pikiranmu kan hanya Tidur, rapp dan menciptakan lagu." Jawab Jimin dan sukses membuat semua tertawa.

" Ah iya, Hyungdeul aku ingin jujur pada kalian." Jungkook berdiri lalu menarik tangan Jimin untuk ikut berdiri.

" Mulai hari ini, aku dan Jimin hyung adalah sepasang kekasih, iya kan Jimin hyung."

" Ah iya." Jawab Jimin malu.

" waaa chukkae, akhirnya jimin kau berhasil mendapatkan si maknae, usahamu tak sia-sia." Kata Rapmon.

" Berarti besok malam kita makan diluar dan Jimin Jungkook yang teraktir." Jawab Jhope

" Otakmu hanya makan Hoseok hyung." Jawab V

Tanpa mereka sadari, Jin adalah orang yang paling bahagia mendengar kabar tersebut, setidaknya tak ada lagi pihak yang tersakiti ya lebih tepatnya Jimin.

Dan mereka mulai membicarakan hal-hal yang ada dipikian mereka, beginilah BTS jika sedang berkumpul, saling bercerita, membully dan tertawa bersama.


BTS mendapatkan libur satu hari full dari kegiatan apapun, mengingat hanya tinggal beberapa hari lagi mereka anak comeback. Satu hari ini tidak disia-siakan oleh member BTS.

Seperti Jin yang sedang mencoba resep baru dengan senangnya menjadikan Rapmon dan Suga menjadi kelinci percobaannya. Sebenarnya Suga sangat ingin tidur, tapi mengingat ancaman si older hyung yang tidak akan memberinya makan sampai comeback mereka selesai kalau dia tidak mau mencoba resep baru Jin membuat dia mengurungkan niatnya untuk tidur. Sebenarnya ini hanya rencana Jin agar Rapmon bisa berbicara dan semakin dekat dengan Hyung kesayangannya, Min Yoon Gi.

Sedangkan Virus couple, Vhope, mereka masih sibuk dengan mimpi mereka masing-masing, akibat semalam bergadang bermain PS, bahkan semalam mereka sempat mendapat hadiah, sepasang sendal yang melayang ke kepala mereka yang diberikan oleh leader karena keberisikan mereka. Jadilah mereka melewatkan sarapan karena terlalu lelah untuk bangun.

Jimin dan jungkook sedang dikolam berenang, lebih tepatnya jungkook yang berenang, Jimin hanya menemani, karena Jimin sedang tidak enak badan, entah mengapa dari kemarin perut Jimin sangat sakit tapi dia hanya diam, dia tidak mau semua member khawatir.

" Hyung, ayo berenang, biasanya kau paling duluan menyeburkan diri ke air jika sudah melihat kolam berenang."

Ucapan Jungkook hanya dibalas senyum oleh jimin, ya sakit diperutnya membuat dia tidak bisa berbicara, tingkah jimin membuat Jungkook bingung, tapi Jungkook tidak terlalu mengambil pusing, dia melanjutkan berenang karena menurut dia cuaca sedang bagus. Tapi semakin lama Jungkook makin merasa aneh, hyungnya itu biasanya cerewet sekali tak bisa diam, Jungkook melihat keberadaan Jimin, dia sedang menunduk dan menyender di tangga kolam berenang, tanpa pikir panjang, dia segera mendekati Jimin.

" Hyung, kau kenapa." Jimin mengangkat kepalanya, Pucat. Itu yang dilihat oleh Jungkook. Lagi-lagi hanya dibalas senyum oleh Jimin.

" Aku tak apa-apa, lanjutkanlah berenang aku tunggu disini."

" Tidak hyung kau sakit, wajahmu pucat sekali." Jungkook naik ke permukaan, lalu dia memegang dahi Jimin, Panas.

" Hyung apa yang kau rasakan, jawab aku hyung."

" Perut..ku sakit kookie." Jawab Jimin dengan sedikit terbata.

" Yak hyung ayo kita masuk, kau dingin sekali." Jungkook membantu Jimin berdiri lalu merangkul Jimin. Tapi baru beberapa langkah Jimin jatuh pingsan.

" Jimin hyung..."


Ini Chapter 3 nya ? gimana aneh ya, biarkan saja ini kan karya ku, hahaha

No Plagiat ^^

Can I have Review?

Gumawoooooo ^^

-middleight-