Ja'nua: Ja'nua disini~
Melaina: Mel disini...
Ja'nua: Mel, kok lesu?
Melaina: Sakit perut aja...
Ja'nua: Oh... Ya udah...Semuanya maaf kalau updatenya lama ya~ Banyak kerjaan~
Melaina: Bukannya gawe loe cuman tidur di rumah?
Ja'nua: (Gigit ibu jari)
Melaina: Bull's eyes...
Ja'nua: Adek-adek~ Hari ini kalian akan tes keberanian~
All: EH?!
Melaina: Ya. Peraturannya adalah harus berdua dari awal sampai akhir, harus menyelesaikan teka-teki yang ada untuk pergi ke checkpoint selanjutnya, dan nggak boleh teriak. Nanti kuping gue budeg.
Ju'ana: AYO DIMULAI!
Team 1: Healing Care & Bring Stabity
Healing: (Merinding disko) Kok perasaan gue nggak enak sih...
Bring: (Udah keringat dingin)
(Kedengaran suara dari speaker)
Ja'nua: Errrr...Teste RibbonsAlmarkjeleknyanggakketolong...
Ribbons: WAT?! KEJAM AMAT LOE!
Ja'nua: Diem loe... Care-san, Stabity-san, didekat kalian ada checkpoint.
Melaina: Maju 20 langkah lagi.
Ja'nua: Mel, gue mau tanya, kok kamu bisa tau kalau 20 langkah lagi mereka sampai ke checkpoint?
Melaina: Women's intuition.
Ja'nua: (Sweatdrop)
(Di rumah hantu)
Healing: Ini checkpoint-nya? (nunjuk-nunjuk mesin warna merah yang ada keyboard sama layar)
Bring: Mungkin
Tulisan dilayar: Apakah Ribbons Almark kakak dari Healing Care? Kalau iya, siapa?
Healing: Maaf, tapi gue gak bakal pernah nganggap orang se-jelek dan nggak waras kayak dia sebagai kakak gue. (Mencet tombol tidak)
Mesin: BETUL!
(Di dalam ruang monitoring)
Ribbons: KOK BETUL?!
Melaina: Kalian bukan kakak beradik tau.
Ja'nua: Iya. Nggak mungkin Healing-san punya kakak yang jelek, gila, stress, dan nista seperti-mu~! (Senyum)
Ribbons: (Pundung) Apa dosa saya Ya Tuhan...
Melaina & Ju'ana: DOSA LOE BANYAK!
(Balik ke rumah hantu)
Healing: Ternyata nggak susah-susah amat ya~
Bring: Iya
(Tiba-tiba ada kepala orang dilempar kemereka dan kena dinding)
Healing: (Liatin kepala yang lengket kedinding dengan horror)
Pandora (Keapalanya aja): Balikin tubuh gue!
Healing: KYAAAAAA! (Kabur)
Bring: (Ngikutin Healing)
Ja'nua: Yak!Care-san dan Bring-san OUT! Ngomong-ngomong Pandora, good job~! (Ngacungin jempol ke Pandora)
Pandora: Makasih~ Kido-san! Kekuatannya udah boleh dimatikkin!
Kido: Matiin... LOE KATE TOMBOL LAMPU?!
Ju'ana: SUDAH! CEPET BALIK KE KAMPUNG HALAMAN KALIAN!
Kido & Pandora: (Ngacir)
Melaina: ...Ngapain mereka kesini?
Ju'ana: BIAR RAME!
Melaina: (Sweatdrop)
Team 2: Wang Liu Mei & Marina Ishmail
(Di checkpoint)
Tulisan Dilayar: 11037
Marina: Wat?
Liu Mei: Ini apaan?
(Di ruang monitoring)
Melaina: Ja'nua, kayaknya ada yang janggal dari teka-teki itu deh...
Ja'nua: Iya,ya...
(Balik ke rumah hantu)
Marina: INI APAAN?!
Liu Mei: GUE NGGAK TAU!
Layar: Time's Up!
Marina & Liu Mei: WHAT?!
Ju'ana: (Lemparin dagger ke arah Marina sama Liu Mei) HIAHAHAHAHAHAHAHAHAHA~! MATI KAU! HAHAHAHHAHAHAHAHAohok...ohok...ohok...
Melaina: (Geleng-geleng kepala)
Team 3: Milleina Vashti & Anew Returner
Anew: (Lihat Milleina gemetaran) Milleina, kamu tidak apa-apa?
Milleina: A...Aku tidak apa-apa!
Ja'nua: Yakin?
Milleina: Iya!
Melain: Ciyus?
Regene: (Liatin Melaina kejut) KOK ELO BISA JADI ALAY?!
Ja'nua: Ini fic humor lho...Ya jelas harus ngelawak! Vashti-san, kalau tidak kuat, mending keluar saja
Melaina: Nanti kalau tidak bisa tidur malam-malam kami nggak tanggung
Milleina: A...Aku kuat kok! (Lihat Sadako) KYAA! (Pingsan)
Anew: MILLEINA!
Ja'nua: (Sweatdrop)
Melaina: (Ngerutin dahi) (Nada datar) Selanjutnya...
(Beberapa jam kemudian)
Sumeragi: Tes...Tes...Baiklah! Sebagai babak bonus, para senior akan masuk kerumah hantu!
Junior: UOH!
Sumeragi: Yang dapat membuat semua senior berteriak ketakutan akan mendapat libur sekolah selama 1 bulan dan beasiswa setahun!
Junior: UUUUOOOOOHHHHH!
Team 1: Regene Regeta & Ribbons Almark
Regene: Ribbons, sini
Ribbons: Hm~?
(Setengah jam kemudian)
Hantu: Mana kaki- KYAAAAAA!
(Silahkan bayangkan Ribbons pakai make up tebal yang menornya minta ampun)
(Di ruang monitoring)
Ja'nua: I-ini lebih seram dari hantu!...
Ju'ana: A-aku tak akan bisa tidur lagi...
Melaina: (Nggak mau liat monitor) JIJIK AH! CEPAT KELUAR LOE PADA! KALAO SAMPE GUE MUNTAH SANGKING JIJIKNYA, LOE SEMUA BAKAL GUE BUNUH!
Regene & Ribbons: (Ngacir ke pintu keluar) (Tos) MISSION ACOMPLISHED!
Team 2: Setsuna F. Seiei & Revive Revival
Hantu: BALIKIN RAMBUT GUE!
Setsuna & Revive: NGGAK!
(Bayangkan seorang hantu yang wajahnya udah seram tapi malah botak kinclong)
(Di ruang monitoring)
Ja'nua: (Nangis) HAHAHAHA! ADUH! PERUTKU! SAKIT! AHAHAHAHAHA!
Ju'ana: (Nahan ketawa) KHU...HU... GWAHAHAHAHAHA! NGGAK BISA TAHAN! HUHAHAHAHA! ADUH! PERUTKU!
Melaina: (Nahan ketawa)
Team 3: Melaina Sytry & Ja'nua/Ju'ana Solomon
Ja'nua: He~ Para junior ternyata beneran ngincar hadiah dari Sumeragi-sensei ya?
Melaina: Pokoknya gue pingin gal merepotkan ini cepat selesai
Ju'ana: BUNUH SEMUANYA! (Ketawa maniak ala Genocider Sho)
Melaina: Jangan. Ntar malah nambah 'Daftar Orang-Orang yang telah tewas ditangan seorang murid' lagi... Tapi,...Kalau nggak seram nggak seru juga ya? (Evil smirk)
(Didalam rumah hantu)
Melaina: Gak seru ah! Masa setannya nggak seram?! (Nunjuk-nunjuk hantu jejadian)
Ju'ana: Banci?
Melaina: Panci
Yang nyamar jadi hantu: (MEREKA IBLIS YA?!) (Liatin Ja'nua (Lebih tepatnya Ju'ana) sama Melaina dengan tampang horror)
Ju'ana: Ah! Itu pintu keluarnya!
Melaina: (Tampang super datar)
Ja'nua: Ah... Akhirnya Ju'ana mau masuk lagi...
Melaina: Dia itu keras kepala ya...
Melaina: (Duduk di kursi) Kapan acara ini selesai? Gue masih ada kerjaan nih...
Sumeragi: Err... Baiklah, sesuai dengan keinginan ketua OSIS kita yang judesnya minta ampun ini-
Lasse: Lebih baik, Anda cepat tarik kata-kata anda barusan, Sumeragi-san
Allelujah: (Liatin Melaina, horror) Sudah ada aura hitamnya tuh...
Melaina: (Death glare ke Sumeragi)
Sumeragi: Ummmmmm... Maksud saya, atas permintaan ketua OSIS kita yang baik hati, rajin menabung, dan tidak sombong-
All: HOEK!
Hallelujah: WOI! TAMABAH PARAH TUH!
Sumeragi: (Liatin Melaina)
Melaina: (Death glare lvl 10)
Ja'nua: (Senyum-senyum kearah Sumeragi) (Jalan kearah Sumeragi dan langsung tahan tangannya Sumeragi) Mel-chan, silahkan~
Melaina: Duduk aja Ja'nua. nanti kamu malah bunuh orang lagi...
Ja'nua: (Duduk manis)
Sumeragi: (Ngacir)
Melaina: (Lempar pisau sampai Sumeragi nancep di dinding) (Jalan kearah Sumeragi) Pilih mana Sumeragi-san? Mati cepat atau mati lambat tapi menyakitkan?
Sumeragi: Saya lebih memilih untuk pulang ke Ptolemy
Melaina: (Nyiapin pedang) Akan saya bawa anda pulang untuk dikubur secepatnya, kalau begitu (Narik kerah baju Sumeragi dan langsung lempar Sumeragi kearah langit hingga menyisakan bintang) Mati loe...
All: (gemetaran)
~To Be Continued~
Ja'nua: Selesai~
Melaina: RnR ya
