Pengintaian asahina bersaudara oleh tania A.K.A Author
.
.
.
.
.
Chapter 4 : mengintai kaname dan iori
Karena pengintaian masaomi kubatalkan, aku berpindah kepada kaname dengan catatan :
Apakah dia selalu mengawasi iori
Jika ia maupun tidak, sekaligus mengintai iori
Saat ku keluar rumah, ku melihat iori keluar dari rumahnya dengan membawa sepeda. Aku mengikutinya walaupun orang paling ingin ku intai sekarang adalah kaname, tetapi dia juga yang akan ku intai. Aku mengikutinya dengan sedikit berlari. Tapi, sepertinya dia menyadari diriku. Dan dia mengajakku berputar putarr. Aku yang kelelahan berhenti sejenak, dan aku kehilangannya. Dan aku mencarinya dengan melihat ke kiri dan kanan. Dan aku menabrak seseorang yang membuat kami berdua jatuh.
"ittai, hei! Jangan sembarang nabra— kaname-san!" kataku marah bercampur kaget
"are? Kamu siapa? Dari mana tahu namaku?" tanyanya
"i-itu bukan urusanmu" jawabku kemudian lari hingga sudut jalan dan bersembunyi di balik tembok
"apa itu, dia penggemarku yang tak sanggup langsung menemuiku" katanya tiba tiba sok keren
"Jangan sembarang bicara!" kataku sembil melempar sendalku yang terbuat dari kayu. Sendal itu mendarat tepat di wajahnya yang membuat dia pingsan. Dengan begitu ku membuat keputusan :
Tinggalkan dan lari
Panggil bantuan
Membawanya kerumah
Akui tahu bahwa nomor 1 begitu kejam dan nomor 2 & 3 begitu beresiko. Tetapi sebelum memutuskan, iori lewat. Dengan cepat aku bersembunyi dan melihat apa reaksinya melihat kaname. Dan dia hanya melewati kaname dengan santai. Dengan cepat aku menghentikanya.
"chotto matte" kataku menghentikanya
"ada apa ?" tanyanya
"apa kamu akan meninggalkan saudaramu begitu saja?" tanyaku sedikit kesal
"saudaraku ?" tanyanya
"tidak mungkin kamu meninggalkanya"
"kamu kenal kaname-nii-san, sepertinya kamu mengenalku, dan tahu kami saudara, kamu pasti tania,bukan?"
"darimana kamu tahu namaku?"
"dari buku hikaru-nii-san. Saat ku diba di ruang tamu dia pergi meninggalkan bukunya, dan ada secarik kertas yang bertuliskan bacalah"
"eeh?"
"isi bukunya, kamu ingin mengetahui keluarga kami , untuk apa?"
"hi-mit-tsu"
"jadi kamu ingin mengunjungi rumah kami?"
"hai, itulah tujuan utama"
"Begitu, sampai jumpa"
"chotto matte!"
"ada apa lagi?"
"apa kamu akan meninggalkan kaname-san"
"dia hampir sadar"
"bernarkah?" melihat ke belang
"benar,antar aku pulang"
"pulang? Rumahmu di sebelah rumah kami, benar?"
"benar, ayo cepat"
Aku dan iori pun pergi. Dan aku melihat kaname yang sudah sadar melihat kearah kami. Setibanya dirumah aku berterima kasih kepada iori yang telah mengantarkanku pulang. Dan dia menjawab "sama-sama, aku akan membantu asalkan kamu tidak menggangguku" dan aku pun mandi, sesudah itu aku melihat ke jendela dan melihat kaname dan iori sedang brtbicara
"apa yang sedang mereka bicarakan ya?"
Pembicaraan kaname dan iori
"iori, siapa gadis yang bersamamu?" tanya kaname
"gadis? Apa yang kaname-nii-san katakan?" jawab iori pura pura tidak tahu
"kamu mengonceng gadis yang melemparku sendal, siapa dia ?" tanya kaname
" aku tidak merasa melihat kaname-nii-san, sampai jumpa"
"iori, tunggu"
A/N: aku minta sarannya, siapa yang selanjutnya. Dan maaf kalau ceritanya kurang bagus dan ada kesalahan kata kata
