FANTASY RUN AWAY
04 : Pabo
Kaisoo, Chanbaek, Hunhan, Chenmin, Kristao
Slight! Kyungxeveryone
EXO, SJ, DBSK, SHINee.
.
.
Author POV
Kyuhyun duduk bersandar di ruangannya. Dia lelah karena harus menciptakan serum-serum seharian tadi. Dia melepas sarung tangan berwarna krim itu, lalu melepaskan jubah putihnya. Dia melemparkan semua itu sembarangan tapi semua barang yang dia lemparkan itu dengan cepat bergerak dan berhenti ditempatnya. Semua barang itu langsung rapih kembali ditempat yang seharusnya.
"Aigoo, aku lelah" gumam Kyuhyun. Dia memejamkan matanya, lalu tersenyum saat mengingat seorang yeoja yang ditemuinya kemarin saat dia tengah berada di sungai Han, dia masih mengingat kejadian kemarin saat dia menyelamatkan adik yeoja itu yang tengah tenggelam disana dan kejadian itu pulalah yang membuat dia bertemu dengan yeoja yang cantik.
Kyuhyun buru-buru bangun dari tempat duduknya dan merenatangkan tangannya, mencoba meregangkan ototnya yang sepertinya sudah terlalu kaku karena pencarian serum barunya tadi. Dia langsung bergegas ke luar, meninggalkan semua urusan pekerjaanya yang membuatnya muak karena harus berkutat dengan bajan-bahan kimia atau semacamnya yang telah menyita banyak waktunya.
Ide baru muncul diotaknya barusan. Sepertinya dia telah terhipnotis oleh yeoja yang baru ditemuinya kemarin, tanpa banyak alasan dia sudah bisa merindukan wajah yeoja itu, dan itu membuatnya ingin kembali bertemu dengannya.
Kyuhyun mengeluarkan kunci mobilnya, dia memasukan kunci yang bergambar kuda jingkrak itu ke dalam mobil berwarna hitam mengkilap itu. dia mengambil seatbellnya kemudian memakinya, sebelum dia menyalakan mesinya dia merogoh saku celananya dulu, kemudian mengeluarkan Handphone mewah yang Hanya dimiliki oleh keluarga v coperationnya.
Dia mengambil Handphone itu lalu mulai mengotak-atik Handphonenya. Sebenarnya Handphone itu dapat bekerja Hanya dengan memerintahkannya lewat suara yang sudah diprogram dengan suara sang pemilik, bentuknya pun sangat tipis dan bisa dilipat hingga sebatas ukuran sebuah chip sekalipun. tapi sepertinya Kyuhyun sedang tidak ingin melakukan hal itu.
Dia dengan cepat menarikan jarinya di Handphone canggihnya, mengirim pesan singkat pada Donghae. Isinya Hanya sebatas dia hanya pergi sebentar lalu kembali lagi tapi sepertinya dia tidak akan kembali dengan cepat karena itu dia mengirim pesan bahwa dia akan pulang terlambat. Dan sepertinya Donghae mengerti itu.
Kyuhyun tersenyum lalu memasukan Handphonenya kedalam sakunya. Dia melihat kaca mobil sebentar lalu mencoba membenarkan tatanan rambutnya dengan jarinya sendiri. Dia menyeringai.
"Cho Kyuhyun, bagaimana bisa kau terlihat sangat tampan hmm?" gumamnya, lalu tanpa menunggu aba-aba dia langsung menancapkan gasnya dan melaju dengan cepat. jarum Spidometer mobilnya menunjukkan dia tengah menempuh jarak dengan kecapatan 250km/jam. Kecepatan yang sangat jarang dilakukan oleh manusia sekalipun. Hey bukankah aku bukan manusia? Aku adalah vampire dan aku bangga akan hal itu, kenapa? Alasan mudah sebenarnya karena aku dapat melakukan segalanya dengan keinginanku. Bukankah seperti itu?
...
"hyung, sepertinya aku harus menyingkirkan mu dahulu agar aku bisa merebut hati 'yeoja itu'!" perkataan dari Taemin langsung membuat Jino melotot. Dia menatap saudaranya itu dengan pandangan mencibir.
Mereka berdua tengah duduk disebuah ruangan yang dipenuhi dengan berbagai macam tulisan dan juga dengan rumus-rumus sialan itu. sebenarnya bukan Hanya mereka berdua saja yang ada didalam ruangan yang lebarnya sebesar lapangan sepak bola bahkan lebih besar lagi sepertinya.
Didalam ruangan ini Hanya ada 7 orang saja. Mereka sekolah tentu saja tepatnya sekolah kevampiran di kerajaan yang tersembunyi sangat besar dan juga damai dan dipenuhi oleh bunga dan pohon-pohon yang indah.
Mereka bersekolah di Universitas Vampire. Banyak sekali murid yang ada disana, vampire remaja dari seluruh dunia berkumpul disini untuk belajar dan mengembangkan kemampuan mereka. Universitas merekapun sangat modern bahkan bisa melebihi semua sekolah atau apapun itu didunia manusia. Semua mempunyai kelas masing-masing.
Tapi untuk saudara King Of Law itu mereka dibedakan. Mereka dimasukkan kedalam kelas yang sangat istimewa, itu juga karena usul dari raja mereka Shindong dan istrinya yang sangat galak kepada mereka dan cerewet Hanya kepada mereka saja, tapi pada yang lain, dia sangat baik apalagi dengan 'yeoja itu'. tapi mereka tahu bahwa Na-Ri adalah ratu yang sangat baik.
Kelas istimewa Hanya terdiri dari orang-orang yang special juga dan itu pasti ditunjuk langsung oleh Raja dan Ratu mereka. Dikelas itu terdapat 4 namja dan juga 3 yeoja tentu saja dengan guru yang paling berbakat.
King Of Law, mereka sebenarnya benci dengan kelas istimewa lebih tepatnya mereka sangat benci dengan ini saat yeoja yang menjadi semangat mereka menghilang tanpa jejak begitu saja. Xiumin yang mendengarkan ucapan Taemin langsung menatap mereka berdua.
Jino terlihat sedang mencibir Taemin.
"cih, bunuh saja aku kalau kau bisa, toh 'yeoja itu' pasti akan membela ku " balasnya. Xiumin semakin geram mendengar ucapan mereka yang sedang memperebutkan sahabatnya itu. Taemin menyeringai "dia lebih membelaku hyung, kau harus terima itu!" sungutnya.
"berhenti berbicara mengenai yeoja sialan itu didekatku" ucapan menusuk itu langsung membuat sekelas terdiam, terutama King Of Law. Xiumin menatap sengit Zitao.
"Zitao~ssi, berhenti mengatai sahabatku dengan yeoja sialan! Dia yeoja yang dijuluki sebagai aura surga! Dan kau harus terima itu!" Zitao menyeringai.
"apa katamu aura surga? Lalu kemana dia sekarang ini? Hey sekarang akulah satu-satunya yeoja yang dijuluki aura surga!" King Of Law langsung menatap Zitao. Mereka berdua menyipitkan matanya, menatap Zitao dari atas sampai bawah, lalu tertawa bersama.
"kau aura surga?, hey Zitao~ya kau bahkan lebih pantas dianggap sebagai pembawa aura neraka! Kau memang cantik tapi yeoja itu lebih cantik" King Of Law langsung menjabat kedua tangan mereka dan mengedikan dagu mereka.
Zitao menatap kedua adik kakak sialan itu dengan pandangan membunuh. Untung sedang tidak ada guru jadi dia bisa membuat mereka kesakitan tapi itu semua langsung dihentikan oleh suara vampire namja yang baru menjadi bagian dari kelas istimewa.
Namja itu berasal dari Canada, Kris itu namanya.
"kau tak seharusnya mengeluarkan kemampunmu itu." ucapnya tanpa mengalihkan pandangan pada buku yang dia baca. Semua menatap Kris dengan pandangan aneh, sesaat Dia melepas letak kaca matanya lalu merentangkan tangannya.
"huaaahhh, ternyata kelas yang kuanggap keren ini tidak semenarik yang kupikirkan" ujarnya kemudian keluar dari kelas itu. Mereka semua langsung terbengong menatap Kris yang tiba-tiba keluar dari kelas itu. Tampan, keren dan didengar-dengar dia mempunyai kemampuan diatas rata-rata.
Kembali lagi, Zitao tak mengubris ucapan dari 'mantan' temannya itu, Dia masih menatap adik kakak itu bergantian.
Temannya Monkyu ikut membantu Zitao. Dia sebenarnya yeoja baik tapi dia langsung berubah saat dia mengetahui bahwa Taemin namja yang disukainya itu malah menyukai yeoja lain.
"Taemin~ssi, aku tak akan menyakitimu" ujar Monkyu lembut, Taemin sebenarnya sedikit tertarik saat dia awalnya melihat Monkyu dulu, tapi itu semua berubah saat Monkyu ikut membantu Zitao. Taemin menyeringai pada Monkyu.
"Monkyu~ssi, aku tak membutuhkan pertolonganmu itu, jadi lebih baik kau tak usah ikut campur dengan masalah ini!" balas Taemin tajam. Zitao tersenyum lalu menatap Monkyu.
"Monkyu~ya dampak 'yeoja itu' sepertinya memang berpengaruh besar! Lihat saja Taemin sekarang cih" Monkyu dia Hanya bisa diam terlalu sakit karena mendengar perkataan Taemin padanya.
Xiumin yang mendengar ucapan dari Zitao tadi langsung mengeluarkan kekuatannya yang membuat Zitao terjatuh. Zitao langsung menatap Xiumin dia mengeluarkan kekuatan menyakitkannya untuk Xiumin.
Xiumin memejamkan matanya, Tepat saat itu pula Jongdae langsung mencengkram Xiumin sehingga mereka berdua terjatuh dan bergulihg di lantai.
Xiumin membuka matanya dan yang dia dapat adalah dia tengah menatap kekasihnya Kim Jongdae. Xiumin tersenyum lega. Chen yang sadar langsung menarik Xiumin untuk berdiri dan menatap Zitao.
Dia tersenyum pada Zitao.
"Hay Zitao, sepertinya aku datang tepat waktu, bukankah begitu?" Zitao berdecak
"Cih sepertinya begitu, oppa." ujarnya sebelum dia pergi meninggalkan kelas itu diikuti oleh Monkyu dibelakangnya.
Setelah melihat Zitao benar-benar keluar dia menatap Xiumin dan tersenyum.
"Aku merindukanmua Xiumin~a" King Of Law mencibir melihat kemesraan dari Xiuchen couple itu mereka dengan cepat menarik Chen dan mendudukannya dikursi.
"Jadi ada apa hyung tiba-tiba kesini!" seru mereka berdua. Xiumin yang melihat kelakuan King Of Law itu Hanya terkekeh sedangkan Chen hampir saja ingin menjitak kepala dari King Of Law itu!
"Yak! Biarkan aku melepaskan kerinduanku dulu dengan yeojachinguku !" sungutnya. King Of Law melambaikan tangan mereka membuat Chen terpaksa bersabar dengan kelakuan dari adik kakak yang sangat jahil ini. Chen menghembuskan nafasnya.
"Henry, siapa yang mempunyai nama itu?" semua langsung menatap ke belakang melihat namja yang tengah tertidur di meja nya.
Jino mencibir. "hyung, itu orangnya, jangan heran dia selalu seperti itu, tapi jika ditanya guru dia selalu mengerti" Chen sempat bengong juga melihat anak yang bernama Henry itu. tapi dia langsung tersenyum mengingat kemampuan anak itu dan perubahannya sekarang.
Chen mendekati Henry dia berdiri didepan Henry. Henry nampak bergerak sedikit lalu dia mengacak rambutnya.
"hassshh, siapapun kau yang berdiri didepanku harap minggir!" serunya, Chen terkekeh.
Henry sikapnya ternyata sama seperti dulu, siapa sangka, dibalik sifatnya ternyata dia mempunyai kemampuan yang istimewa.
Henry menggeram karena orang yang berdiri didepannya itu tak menyingkir juga. "Kau bukan guru aku tahu itu, jadi cepat menyingkir, aku ngantuk!" Serunya.
Xiumin dan juga King Of Law menatap aneh Chen dan Henry. Minho mendesah sesaat lalu mendongakkan wajahnya, saat dia mendongak dia langsung kaget melihat orang yang ada dihadapannya itu.
"hashhh, kau lagi!" serunya, Chen mengangguk.
"Kau ternyata telah dipindahkan ke kelas istimewa, ah iya kali ini tawaranku tetap sama tapi kali ini kau sangat diperlukan, jadi apa kau bersedia?" Henry menggerutu lalu dia menjatuhkan kepalanya kembali kemejanya. dia memejamkan matanya lagi.
"ne, tapi aku punya satu permintaan"
"Apa?" tanya Chen sambil memperhatikan lelaki didepannya itu.
Henry yang sepertinya sudah tertidur itu masih dapat mendengar ucapan dari Chen. Dia menarik nafasnya perlahan.
"Bisakah kau menyingkir? Aku benar-benar mengantuk saat ini"
...
"Eughh, Luhan~a, apakah kau bisa melanjutkan ceritamu kemarin? Aku sudah sangat penasaran denganmu" Luhan langsung tersentak mendengarkan pertanyaan yang diucapkan oleh Kyungsoo. Jongin yang mendengar itu langsung menyenggol bahu Luhan seolah meminta penjelasan.
"Apa yang kau katakan padanya, hingga membuat dia menjadi penasaran seperti ini, Luhan~ah" Luhan menatap Jongin dan Kyungsoo bergantian, cukup gugup tentunya mengingat dia kemarin menawarkan cerita hidupnya pada Kyungsoo tanpa memberitahu yang lain dulu. Jongin menangkap ada yang tak beres dari raut wajah itu.
"Apapun cerita yang diberikan oleh Luhan, ku harap kau jangan percaya dulu Kyungsoo~ya" Kyungsoo mencibir Jongin. lalu dia mendengus.
"Apapun yang kau katakan aku juga tak akan mengikuti ucapan mu Jongin~ssi" ujar Kyungsoo keras kepala, Jongin menghembuskan nafasnya.
"YAK! Luhan~ah memang apa yang kau ceritakan padanya huh?" Luhan mematung ditempat, lalu dia mencoba mencari alasan degnan mengambil Handphonenya dan mulai mengetikkan sesuatu disana, Luhan langsung tersenyum pada Jongin dan Kyungsoo yang tengah berada didepan sekolah mereka.
Dia mencoba mengeluarkan kemampuan aktingnya saat ini, karena belum siap menceritakan itu pada Jongin.
Sedangkan Jongin langsung menatap Luhan aneh, baik sepertinya dia tahu apa itu. Luhan dengan buru-buru memasukan Handphonenya kembali. Lalu dia menatap Jongin dan Kyungsoo bergantian.
"ada urusan mendesak, aku pamit dulu," ketusnya lalu dengan cepat berlari kearah parkiran dimana mobil Porsche putihnya terparkir disana. Jongin menghembuskan nafasnya kemudian dia memasukan kedua tangannya disakunya. Dia beralih menatap Kyungsoo. Kyungsoo menyipitkan matanya mendapati Jongin selalu menatapnya seperti itu.
"Heh! Kenapa kau suka sekali menatapku, seperti itu?" tanya Kyungsoo penasaran, sedikit salah tingkah juga dia bila Jongin menatapnya dengan pandangan yang bisa membuat detak jantungnya bekerja diluar batas kenormalannya.
Jongin tersenyum, Lalu dia mendekatkan wajahnya kepada Kyungsoo. Membuat Kyungsoo harus berusaha mengambil nafas lebih lagi karena saat ini wajah mereka sangat dekat bahkan hidung mereka berdua nyaris bersentuHan.
"Hey! Kau ini katanya galak ya?" tanya Jongin mencoba mengalihkan pertanyaan dari Kyungsoo tadi, Kyungsoo menatap Jongin dengan pandangan tak percaya.
"Dari mana kau tahu itu?" tanya nya sambil mencoba manjauhkan diri dari Jongin, Jongin menyeringai saat merasakan Kyungsoo menjauhkan diri darinya, dengan cepat Jongin langsung menyentuh pinggangnya lalu menariknya mendekat lagi.
Kyungsoo dapat merasakan detak jantungnya tengah berdebar keras, ashh kalau begini mana mungkin dia tak mendengar detak jantungku ini? Jongin menatap tepat dimata bening Kyungsoo.
"Tentu saja aku tahu, jadi benar ya yang dikatakan mereka itu?" Kyungsoo meneguk air liurnya.
"Ashh, ne ne ne" Kyungsoo mengangguk. Walupun dia berkata tidakpun sepertinya organ tubuhnya malah akan berkata iya, jadi percuma saja dia menyangkal. Kalau ternyata organ tubuhnya tak bisa dikendalikan olehnya sendiri. Melainkan sepertinya seluruh organ tubuhnya telah disadap oleh namja yang berada disampingnya ini.
Jongin menyeringai mendapati jawaban dari Kyungsoo. Lalu dia mengendurkan pegangannya dari pinggang Kyungsoo, membuat Kyungsoo bernafas lega.
"Tapi sepertinya sifat galakmu itu tak keluar saat kau bersama ku" Kyungsoo langsung kaget mendengar pernyataan dari namja yang ada di hadapannya ini. Ashh salah dia memang, karena waktu dia bertemu namja itu, dia tak bisa mengeluarkan sifat galak nya.
Lagi pula Bagaimana bisa dia mengeluarkan sifat galaknya kalau ternyata dia tengah berhadapan dengan namja yang telah membuat seluruh sistem pusat tata surya nya berubah drastis dan dia dengan mudahnya mengizinkan namja ini mengisi pusat tata surya mataharinya dengan dia! Sungguh tak masuk akal! Kyungsoo mengerjapkan matanya lagi berkali-kali.
Lalu menatap Jongin dengan pandangan mematikan. Walaupun dia tahu bahwa raut wajahnya tak akan bisa berubah seperti itu. bahkan sepertinya pipi yang merah merona karena kelakuan namja itu tadi sangat kentara dipipinya.
"Yak! Sepertinya itu hanya perasaanmu saja tuan Kim Jongin, Ahhhh atau sepertinya kau harus ku panggil dengan sebutan namja sialan? bukan Kim Jongin? karena saat kau datang dihidupku kau telah membuat hidupku penuh kesialan dan kau telah membuatnya menjadi berantakkan! Ahhh namja sialan, nama yang bagus kan?" Jongin tersenyum, tentu saja nama panggilan itu bagus! Namja sialan? Bukankah itu panggilan dari 'yeoja itu' dulu? Jongin Lalu mengangguk.
"Namja sialan? Aku tak keberatan kau memanggilku seperti itu. dan ahh bagaimana kalau kau juga kuberikan nama panggilan, eumhh yeoja babo? sepertinya bagus! bagaimana?"
"MWO! YAK! KA..."
"Ah aku tahu kau memang tak keberatan kalau ku panggil dengan nama itu! baiklah, ayo kuantar kau pulang yeoja baboku" Jongin langsung menarik tangan Kyungsoo, Kyungsoo dengan cepat melepaskannya tapi Jongin malah semakin mencengkram tangan Kyungsoo.
Kyungsoo mendengus sebal, sepertinya namja ini tipe namja yang tak bisa menerima penolakkan dari siapapun dan sepertinya yeoja babo itu, eh? Apa belum kubilang? aku menyukai nama panggilan baru dari dia untukku, aku sangat menyukainya.
Namja sialan dan yeoja babo? Manis sekali.
Kyungsoo secara tidak langsung mengizinkan namja itu untuk menyentuhnya karena dia tak mau munafik bahwa dia sangat menyukai semua yang dilakukan namja itu padanya. Kau benar-benar bodoh Do Kyungsoo. Dan dia Hanya bisa menyimpulkan bahwa dia memang bodoh, bodoh karena ternyata dia tidak bisa menolak dirinya untuk jatuh kejurang yang bernama Kim Jongin.
...
To Be Continueeeeeed
Hai! Gue balik lagi bawa chap 4 nya.
Sial baget gue ngetik pairnya banyakkk gila-_- pusing sendiri gue jadinya.
Yaudeh ripiu ye.
Yang banyak terus gue fast update, kilat kayak delivery chicken... emang delivery chicken bisa kilat #apasi #lupain #digampar, tunggu aje... chap depan ada Kaisoo yg manis boy! untuk HunHan... ngikik tunggu aje ye.. Sehun siii sok jual mahal wkwkwkwkakaka
oiya promosiin author fav gue ah, penname nya lovelrin, biasa gue panggil Lovy soalnya tlisan dia lovy lovy fluffy gitu :*, bca tulisan dia berasa gue dpt nice day, unik banget deskripsinya, kayak terbang dilangit gue! hehehe dia author kece yang bikin fict wanna be Sweet, baca cerita ke 5 itu pair CHANSOO, diaaa baek bget nampung ide gue mamenn! Yg oneshoot ke 5 judulnya pakek nama gue. DUMBACE! Chanyeol jd Rockerrr! Anjir gak lu!
Bantu gue bom die ya biar lanjutin tu oneshoot pair nya chansoo. Eh baca juga cerita die yg lain. Manis semua boyyy, diabetes kadang gue. saran baca Telling You, Summer Trap, Perfect Fool... ahh semuanya deh #plak
Okey BHAY! gue tau lu pada muak baca bacotan gue.
yaudah ye.. see yoww
#TebarSehun yehet!
