MYUNGYEOL Family Series

Tittle : My Stolen First Kiss (Sungyeol Part)

Pairing: Myungyeol

Character: Infinite Sungyeol, Myungsoo (L), Jihyun (4minute),

warning (s) : Mpreg, fluff yang sangat berlebihan, alur sedikit membingungkan (entahlah), typo(s)

disclaimer: Myungyeol adalah orang tua para anak-anak MYS titik! XDD Dan author abal ini hanya punya plot yang pasaran (mungkin) ini XDD


Myungyeol Family Series - My Stolen First Kiss (Sungyeol Part)

Kisah ini bercerita tentang seorang anak gadis, ah salah. Kita mulai lagi.

Kisah ini bercerita tentang seorang anak adam yang berwajah manis yang saat itu masih menyukai seorang gadis manis berpipi bulat yang sudah dua kali itu selalu berada di kelas yang sama lagi gadis itu merupakan salah satu sekertaris badan murid dimana ia menjadi pemimpin tertingginya.

Ia tergolong sebagai anak yang tampan, meskipun ia harus mengakui ketampanan salah satu teman sekelasnya yang juga menyandang julukan sebagai musuh besarnya. Ia bukanlah tipikal remaja laki-lakiyang mudah terpancing emosi terlebih lagi dengan wajah serta ekspresi datarnya.

Tetapi, entah kenapa teman sekelasnya yang baru tiba setengah tahun yang lalu itu selalu bisa membuat tekanan darahnya naik secara drastis setiap harinya. Bahkan hanya dengan melihat seringaiannya yang ditujukan ke arahnya ketika mereka bertemu pandang pun sanggup membuat hatinya berdebar tak karuan.

Tunggu, kalau begitu ia, Lee Sungyeol, sang ketua murid, mengakui kalau dirinya sering mencuri pandang ke arah musuh bebuyutannya yang dikenal dengan nama Kim Myungsoo itu.

Tidak, tidak, itu bukan hal yang disengaja.

Tolong garis bawahi bahwa itu bukanlah kesengajaan!

Baiklah sekarang kita kembali kepada ceritanya.

Dia cukup tampan untuk anak seusianya, dengan tubuh yang tinggi dan wajah yang merupakan campuran antara tampan dengan manis (dan banyak kadar cantik). Jangan lupakan otaknya yang encer sehingga dengan mudahnya ia menduduki peringkat satu di angkatannya dengan mudah hampir selama dua tahun berturut-turut.

Ditambah lagi dengan jabatannya sebagai ketua badan murid yang sudah disandangnya selama dua periode sampai ia berada di tingkat 3 nanti. Bukankah itu sudah cukup untuk menjadi pertimbangan untuk menerimanya sebagai kekasih yang sempurna?

Namun, sepertinya tokoh satu ini sedang merasakan masa cinta monyetnya yang penuh dengan kegalauan sama seperti remaja pada umumnya.

Sudah cukup lama ia merasakan ketertarikan pada gadis itu, namun, seperti kegalauan para remaja lainnya, ia takut ditolak atau lebih tepatnya ia takut kalau perhatian yang ditunjukkan oleh gadis itu padanya hanya perhatian kepada seorang teman.

Ia senang karena sepertinya gadis itu memberikan perhatiannya yang lebih padanya. Bagaimana bisa ia berpikir seperti itu?

Gadis itu menyadari wajah pucatnya yang sebenarnya tampak biasa terlihat di wajahnya. Namun, memang harus ia akui bahwa hari ini adalah hari yang cukup buruk untuknya ketika proposal kegiatan festival musim panas sekolah yang seharusnya sudah berada di mejanya kemarin tidak ada dan manusia yang bertanggung jawab atas itu menghilang entah ke dimensi mana.

Kepalanya terasa berdenyut-denyut karena semenjak pagi ia sudah harus mengulang semua itu serta beberapa jam mengetik di depan komputer membuatnya semakin parah karena tugas lainnya yang belum ia kerjakan.

Tipikal anak rajin.

Sakit kepalanya cukup terobati dengan semua kesenangan dan perhatian yang ia dapatkan saat ini. Gadis itu tampak bersemangat dan mencurahkan seluruh perhatiannya untuknya.

Tapi, entah kenapa ia merasa ada seseorang yang memperhatikannya dan seakan mengeluarkan hawa dingin penuh dengan ketajaman es kepadanya.

" Sepertinya kalian butuh privasi yang lebih? Kalau kalian ingin melanjutkan adegan manis kalian itu sebaiknya jangan di depan kelas seperti itu. Asal kalian tahu adegan kalian itu membuatku muntah dan sangat mengganggu pandanganku!" seru seseorang dari tempat duduk di barisan belakang.

Sungyeol pun menoleh dan mendapati sang kapten klub basket sedang memandang dirinya dan gadis pujaannya itu dengan tatapan dinginnya yang khas itu.

' Ish, apa sebenarnya mau anak ini. Aku tidak habis pikir kenapa dia sering sekali menggangguku sekaligus menjahiliku. Tidak bisakah dia diam dan tidak mengomentari apapun yang kulakukan dengan mulut menyebalkannya itu.' Begitu batin sang ketua murid itu.

" Yak, Kim Myungsoo! Kalau kau terganggu kenapa tidak kau saja yang keluar?" bentak Sungyeol. Sebenarnya ia tidak ingin membentak, tapi apa daya, semua yang berkaitan dengan namja itu terasa menyebalkan di matanya.

" Dalam mimpimu aku akan keluar dari kelas ini dan membiarkanmu berdekatan dengan orang lain."

' What? Apa maksudnya? Jangan-jangan si yeti dari gunung everest pecinta warna hitam itu juga menyukai Jihyun,' batin Sungyeol lagi.

" What? Apa maksudmu, Kim Myungsoo? Jangan bilang kau juga menyukai Jihyun," serunya lagi sambil melemparkan pandangan geramnya pada namja dengan julukan L itu.

" Hey, hey, Lee Sungyeol-ku yang manis..."

' Apa? Dia memanggilku apa? Bukankah sudah kubilang aku tidak manis hah?! Sungguh bebal orang ini! Tuhan! Apa yang telah kau lakukan pada kekeras kepalaan namja ini! Berikan pencerahanmu pada makhluk menyebalkan itu!'

" Aku tidak manis! Sudah kubilang jangan panggil aku manis. Dan aku bukan Lee Sungyeol-mu!" seru Sungyeol.

" Aish berisik sekali kau ini! Sudah kubilang kau manis. Dan kau itu memang manis dan cantik," balas si namja menyebalkan itu sambil beranjak dari kursi yang sedari tadi ia duduki itu.

" Ya!"

' Sungguh berkatilah namja satu itu dengan penceraahanmu, Tuhan. Aku tidak habis pikir dengan kekeras kepalaan namja ini. Sungguh sial nasib orang yang nantinya menghabiskan hidupnya dengan namja sialan itu!' batin Sungyeol menahan geram.

" Oke, aku anggap aku tidak mendengarmu. Perlu kau ketahui Lee Sungyeol-ku. Perlu kau ketahui Lee Sungyeol-ku yang manis, aku tidak menyukai gadis ini. Hanya kau yang selalu menghantui pikiranku jadi, kau itu milikku. Jadi, kau tidak bisa lari dariku dan aku akan menjadikan mu milikku apapun yang terjadi! Ingat itu!" bisik Myungsoo penuh peringatan.

' Apa-apaan itu! Bagaimana mungkin dia bisa seenaknya saja mengatakan aku miliknya? Pasti ada yang salah dengan namja satu ini!'

Namun, satu yang tidak di sadari oleh seorang Lee Sungyeol adalah bahwa namja itu sudah berada tepat di depannya. Dan ketika ia tersadar, ia hanya bisa membeku serta membelalakkan matanya lebar-lebar karena kekagetannya setelah mendengar bisikan jahanam dari makhluk jelmaan iblis itu.

Dan detik berikutnya, ketika kedua bibir itu saling menempel ia hanya bisa membeku seolah kekuatan es sedang membekukan seluruh tubuhnya.

Sekujur tubuhnya tak bisa bergerak karena membeku tetapi seluruh panas tubuhnya berkumpul menjadi satu di dalam otaknya.

Ia tidak bisa bergerak dan ia tidak bisa berpikir dengan benar.

Tanpa sadar tubuhnya pun condong ke arah si namja yang tengah menciumnya.

Jeritan Jihyun menyadarkan otaknya untuk kembali berpikir normal. Matanya terbelalak semakin lebar dan ketika ia telahsadar sepenuhnya, namja itu telah menjauh dari kerumunan kelas mereka.

" KIM MYUNGSOO SIALAN!" raung sang ketua murid.

" INGAT KAU MILIKKU KIM SUNGYEOL!"

' Huaaaa...eomma appa, Hoya -hyung, first kiss-ku! Namja sialan itu telah mencuri first kiss-ku huwaaaa... Di depan seluruh kelas pula!' runtuk sang ketua murid dalam hati.

= EPS ENDE =


A/N: Gimana? gimana? XDDD
singkat aja deh... yang part ini masih ada lanjutannya lhoo... pasti udah pada nebak partnya siapa XDDD

Thanks to: Guest, , dumb-baby-lion, realSAS

ditunggu review kalian... siapa tahu ada yang mau usul ide gitu XDDD

Ciao,

Kim Sora XDD