Title : Trap In the Other Demension

Author : Rei Ame

Rate : T *rate paling aman *

Length : Chaptered

Cast : member Exo and other seiiring berlanjutnya FF ini.

Pairing : All Exo couple (official pair)

Genre : Fantasy berlebihan, Action(?),Drama,Romance(?),DLL

DISC : ini FF asli punya otak saya. Jika ada kesamaan adegan atau kesamaan yang lain saya mohon maaf. Mungkin itu hanya kebetulan saja. para cast hanyalah milik tuhan YME, orang tua, dan SM Ent. Saya hanya pinjam mereka untuk membuat fantasy berlebihan saya menjadi terwujud di FF ini. FF ini terinspirasi dari FF yang pernah saya baca disalah satu blog dan juga dari sebuah buku cerita yang saya dapat dari Mie Gemez#kkyyaa masih hobi makan mie itu#. Terimaksih kepada author dan juga buku itu. Terimaksih karena telah memberikan saya banyak Inspirasi.

Summary : sebuah kelompok camping dari sekolahnya terperangkap dalam sebuah lubang dimensi yang membuat mereka terjebak di sebuah tempat aneh atau lebih tepatnya membawa mereka ke sebuah planet yang ada diluar sistem tata surya. IT'S YAOI!.

Warning : BL/ BoysLove/Shonen Ai. Miss typo(s), alur terlalu dipaksakan, gaje, bikin mual dan sakit kepala, tidak sesuai EYD. I told you before, if you hate YAOI, you better don't read my fanfic! Deal?

No Flame, No Bash, No SiDers

Let's Start!

Hello everi badeh ! Woy! Rei's back. Back back back*dilempartruksampah* Rei bawa FF bergenri Fantasy berlebihan nih . Mohon bantuannya agar Rei bisa memulai hobi baru ini dengan tekun(?) . OnKey!

DON'T LIKE YAOI?

.

.

.

DON'T READ

.

.

.

JUST GO AWAY!

.

.

.

Rei AmeFujoshi

.

.

.

CHAPTER 4

KaiDo Side

Terlihat 2 orang namja tengah berlari menuju hutan selatan. Sepertinya kali ini Kyungsoo lelah berlari terbukti saat ia menghentikan larinya dan bersandar pada pohon oak yang sangat besar.

"hosh...tunggu dulu aku sangat lelah..."

"aaiisshh hyung.. kau ini namja tapi seperti yeoja.. masa baru berlari seperti ini saja sudah lelah"ledek seorang namja berkulit agak gelap darinya yang tengah berdiri di hadapannya.

"ya! Bagaimana tak lelah eoh?!.. aku sudah lelah saat permainan mencari bendera di mulai! Dan lagi aku harus berlari mengikuti namja yang kukenal 7 jam yang lalu... dan.. eh? Jam berapa sekarang?" Kyungsoo hanya memasang wajah polosnya yang sangat lucu dengan mata bulat indahnya.

"baiklah.. nama ku Kai No Veu.. panggil Kai saja, aku pengusa teleportasi yang dapat berpindah – pindah. Dan aku juga sangat ahli dalam hal mantra sihir. Sekarang jam 7 pagi. Matahari takkan tampak karena matahari kami adalah pohon kehidupan" ucap Kai tersenyum sambil melihat jam klasik yang ika miliki.

"oh, aku Kyungsoo. Do Kyungsoo, teman-teman memanggilku D.o atau Kyungsoo atau Kyungie... dan aku apa ya?" ucap Kyungsoo dengan mata berbinar lucu menunggu jawaban dari namja tampan di hadapannya ini.

Kai memutar matanya bosan dan kembali menghela nafas berat. "dan kau adalah penguasa tanah dan lambangmu adalah semut"

"jinjayo?"tanya Kyungsoo dengan mata berbinar lucu dengan mata bulatnya dan membuatnya terlihat sangat lucu dan juga sangat polos yang dapat mengundang nafsu seseorang untuk 'memakan'nya sekarang juga.

Dan itu terjadi pada Kai yang kini tengah berusaha menahan hasratnya agar tidak 'menerkam'nya sekarang juga.

"su-sudahlah.. lebih baik kau tunggu disini jangan bergerak walau 1 centi pun, aku akan kembali" ucap Kai kemudian...

CLING

Kemudian menghilang entah kemana hanya dalam waktu hitungan detik. "wwoooaaa... daebak" Kyungsoo berdecak kagum. Sekarang yang dapat dia lakukan adalah duduk diam dan tak bergerak sedikit pun.

Di hutan yang gelap bukankah banyak makhluk atau hewan liar yang berkeliaran di hutan?. Nah itu yang ada di pikiran Kyungsoo saat Kai dengan teganya menghilang sendiri.

"ponsel yang gak ada sinyalnya bisa dijadikan senter... huft.. kenapa jam ponselnya mati? Aaiisshh sebenarnya tempat ini apaan ya?" ucap Kyungsoo frustasi sambil menghidupkan ponselnya agar sedikit cahaya dapat meneranginya.

GGRRAAAAWW

Sebuah suara erangan hewan terdengar oleh indra pendengaran Kyungsoo dan itu membuatnya semakin takut. "apa itu? Ada orang di sana?" sejak tadi Kyungsoo terus mengedarkan pandangannya keseluruh hutan dan tak menemukan apapun.

KRESEK

GGGRRAAA

Suara semak belukar yang bergerak dan juga suara – ssuara hewan dihutan membuat Kyungsoo takut. Ah bukan takut, tapi lebih tepatnya sangat takut. Bayangkan saja kau terjebak disebuah hutan yang kau tak tahu hutan itu dimana. Temanmu meninggalkanmu karena ingin mengambil sesuatu. Bukankah itu sangat tak berperikemanusiaan?.

"hiks.. Kai tolong aku"isak Kyungsoo menekuk lututnya dan menenggelamkan kepalanya di antara lututnya.

GGRRAAA

"hhhuuaaa... Kai!"

.

.

.

HunHan Side

"untuk sementara kita akan memabngun tempat tinggal disini dulu, agar bisa melatih kekuatan mu"ucap seorang namaj berwajah dingin sangat tampan tengah mencari pohon yang berbatang kuat.

"n-ne.. tapi kita belum berkenalan.. sejak peramal itu menjelaskan yang tak aku mengerti"ucap namja yang berwajah sangat imut*emang* dengan senyumannya yang sangat manis.

"oh, aku Bies De Sehun panggil aja Sehun. Aku penguasa angin disini, lemah dalam menghafal mantra tapi sangat ahli dalam menggunakan pedang dan juga anak panah. Selalu tepat sasaran" ucap Sehun tersenyum.

"Xi Luha imnida, panggil aja Luhan. Aku keturunan Cina Korea. Dan oh! Apa yang aku kuasai?"tanya Luhan begitu antusias.

"kau pengendali pikiran.. hhmm lebih lanjutnya nanti saja ya.. kita harus membangun rumah pohon" jawab Sehun seadanya.

Lavie tue ve tasto me vier

Sehun melafalkan mantra yang sebelumnya sudah ia lihat di buku catatan kecilnya. Dan...

TRING

Sebuah rumah pohon yang snagat indah berdiri kokoh di salah satu pohon jati(?). Luhan pun terkagum – kagum dengan apa yang Sehun lakukan. Menurutnya itu sangat keren. Tapi menurut semua hyungnya itu sangat payah karena tidak bisa menghafal mantara se-sederhana itu*poorThehun -_-*#plak di gampar Luhan#

"Wah...daebak! tapi.. eh? Apa yang-" belum sempat Luhan menyelesaikan kalimatnya. Sehun sudah memotongnya dengan menggendong Luhan ala Bridal style.

WUSH

Dalam sekejap mata, Luhan dan Sehun ada diatas rumah baru mereka. Selain daunnya lebat dan berbatang tebal, rumah baru mereka setidaknya akan aman dan terlindungi dari ancaman luar.

"Wwoooooaaaaa..."Luhan berdecak kagum saat melihat isi dalam rumah itu. Dia berpikir pasti sangat sempit dan juga sangat panas. Tapi setelah memasuki rumah ini ia justru menarik semuanya, karena harus dia akui rumah pohon mereka sangat kecil jika dilihat dari luar jika kau sudah masuk ke dalam maka kau mungkin akan menarik semua hinaan mu untuk rumah itu.

BRAK

Pohon yang mereka tempati kini bergoyang cukup keras hingga membuat Luhan yang berdiri, terjatuh kelantai secara tidak elit.

Sehun melihat keluar dan kemudian menutup semua akses pintu masuk. "apa yang mmmpphh" Sehun membekap mulut Luhan dengan tangannya dan kemudian menjentikkan jarinya hingga semua lampu mati dan menjadi gelap.

BRAK

Pohon itu kembali bergoyang dan membuat Sehun dan Luhan panik. Luhan sangat takut gelap. Keringat dingin membanjiri kulit putih mulusnya. Sehun yang mengetahui hal itu hanya terus membekap mulut Luhan dengan tangan Kirinya dan satu tangan lagi mengelus punggung Luhan agar sedikit lebih rileks.

DUAK

Suara pintu di dobrak membuat Sehun dan Luhan makin waspada. Mereka bersembunyi di balik sofa, Luhan berdoa dalam hati dan mulai menutup matanya.

"akhirnya ku temukan kalian"

DEG

DEG

Suara itu, Sehun sangat kenal siapa pemilik suara itu.

"game is over" guman seseorang itu dan kemudian semuanya menjadi gelap.

.

.

.

SuLay Side

"ya! Berhenti dulu! Kenapa kau menarik tanganku? Akukan bisa sendiri" kesal seorang namja manis menghentikan larinya.

"wae gurae?" kesal namja yang menarik tangannya, yang tak lain adalah Suho uri angel kita.

"aku lelah... hhmmm-" Lay si namja manis menggantungkan kalimatnya dan menatap heran ke arah Suho.

Suho yang mengerti arti tatapan dari Lay pun hanya bisa tersenyum dan mengulurkan tangan kanannya.

"Suho Jue Voe.. panggil aja Suho, aku penguasa air dan aku sangat ahli dalam bidsang mantra dan ilmu beladiri. Di juliki Guardian Angel planet ini" ucap Suho.

"ah ne... aku Zhang Yi Xing, panggil aja Lay. Dari China dan sekolah ke Korea, aku lelah Suho-ssi. Bisakah kita istirahat malam ini?" balas Lay menyambut uluran tangan Suho.

"hhwwaahahahaha... ini sudah pagi manis.. sekarang sudah jam 7 pagi" balas Suho tertawa lepas. Oh ayolah Suho apa kau tak tau orang yang kau tertawai hanya cengo melihat apa yang kau tertawakan?

1 detik

2 detik

3 detik

"mwo?! 7 pagi? Pantas aku hoaamm... nagntuk sekali" Lay yang tersadar dari cenggonya kini hanya bisaa menguap karena belum ada istirahat. Suho yang melihatnya menguap beberapa kali pun tak tega memaksa namja manis ini untuk berlari.

Inilah Suho, diaa sangat baik dan juga pantas disebut angel oleh rakyat planet ini. Dan tiba – tiba sebuah ide jahil muncul diotak namja angel ini.

"bagaimana kalau kita istirahat di bawah air saja? Disana pasti enak, dan juga mumpung kita sudah sampai di sungai tujuan kita maka ayo istirahat di dalamnya" saran Suho penuh dengan seringai yang sangat terbilang mesum*plak* ralat sangat terbilang mengerikan. Inilah sang Angel dan juga Devil kita.

GLEK

Lay menelan ludahnya kasar mendengar saran Suho dan juga seringaian yang sangat mengerikan. Bagaimana tidak? Lay bahkan mendapat nilai rendah di pelajaran renangnya. Perlahan Suho makin lama makin mendekat dan membuat Lay terus berjalan mundur hingga akhirnya Lay berdiri tepat di pinggir sebuah sungai yang di perkirakan sangat dalam.

"ayo manis.. kau takkan mati di dalam sana" Suho masih terus berjalan mendekati Lay yang sudah sangat terpojok. Arus sungai tersebut sangat deras dan diujung sungai ini Lay sangat yakin berujung dengan air terjun.

"S-Suho-ssi.. a-aku tidak bisa be-berenang" ucap Lay gugup dan melihat area belakangnya yaitu sungai.

"S-Suho apa yang- ah!"

BYUR

BYUR

Suho melommpat kedalam sungai sambil menarik tangan Lay. Alhasil Lay juga tercebur bersamanya.

Laveiseu dde airue mee

Suho melafalkan mantra tersebut dalam hati dan terciptalah sebuah pelindung di dasar sungai tersebut. Suho berenang dengan sangat cepat mengingat keadaan Lay yang mungkin bisa mati jika berlama – lama menahan nafasnya.

Didalam pelindung tersebut tak ada sedikitpun air yang masuk. Suho menyihir beberapa rumput laut yang ada di dalam pelindung itu menjadi sebuah ranjang yang agak besar dan empuk.

"Lay-ah.. ireonna"

Suho membaringkan tubuh Lay dengan lembut keatas ranjang tersebut. "Lay?" panggil Suho saat Lay takjuga menjawabnya.

Lihatlah perbuatanmu Suho. Kau membuat Lay hampir mati. Suho meraba perut Lay yang rata dengan jari telunjuknya dan bergerak maju hingga ke dada.

"uhuk..uhhuk.."

Lay terbatuk saat Suho berhasil menarik air yang ada dalam tubuhnya. "eunghh.."lenguh Lay membuka matanya. Hal yang pertama kali yang ia lihat adalah Suho yang tengah gtersenyum manis padanya.

Dan hal itu berhasil membuat pipi Lay merona. "YA! Apa yang-" ucapan Lay terpotong saat ia mencoba mendudukkan tubuhnya namun wajah Suho yang terlalu dekat dengannya membuat bibir merah merekah itu menyentuh bibir suho.

'omo! First kiss ku'batin Lay histeris saat first kissnya melayang dengan sia – sia. Tapi anehnya Lay sama sekali tak menolak dan hanya bisa diam.

Sedangkan Suho? Mari kita menerawang ke pikiran Suho. 'omo! Firts kiss ku... manis' pikir Suho tersenyum dalam ciuman tampa lumatan dan tak menuntut itu.

"AARRRGGHH...S-suho-ssi disini sangat sa-..ARRGGHH" ucap Lay sedikit terbata sambil menunjuk dadanya tepat pada area jantungnya setelah mereka menyelesaikan acara menempelkan-bibir-satu-sama-lain.

"Lay? Kau kenapa? Ya!"panik Suho saat melihat Lay tengah merintih sakit pada area jantungnya. Rintihannya sangat memilukan bagi siapapun yang mendengarnya. Suho meringis pelan saat merasakan dada kirinya mulai terasa sedikit perih.

"ssshhh..."ringis Suho menyentuh dada kirinya sambil melihat keadaan Lay yang mungkin sakitnya lebih dari apa yang ia rasakan.

"S-suho... AAARRGGHH ini sangat... s-ak-kit" rintih Lay lagi yang tak tahu bahwa Suho tengah mengalami hal yang sama dengannya. Ayolah Lay jangan terlalu egois, apa kau tau bagaimana keadaan Suho yang kau panggil itu?.

"AARRGGGHHH"

.

.

.

ChanBaek Side

"Ya! Tiang listrik berjalan! Turunkan aku!" ucap seorang namja cantik lebih tepatnya seperti bentakkan dan perintah. Karena merasa risih dengan orang asing yang tiba – tiba saja menggendongnya tanpa persetujuan terlebih dahulu.

TAP

Chanyeol yang awalnya tengah melompati dahan pohon – pohon kini menapaki kakinya di tanah karena Baekhyun yang sedari tadi meronta ingin di turunkan. Tiang listrik berjalan? Oh ayolah Baekhyun, aku yakin Chanyeol takkan mengerti apa itu tiang listrik.

Chanyeol menyerngitkan dahinya menatap heran objek cantik yang sangat cerewet. "apa itu tiang listrik?". Gubrak!

"ah.. ani... lupakan saja"cetus Baekhyun mulai berjalan sendirian mendahului Chanyeol. Hei Baekhyun! Bahkan kau baru 7 jam yang lalu datang ke sini, bagaimana bisa kau berjalan mendahului Chanyeol eoh?.

"Ya! Kenapa meninggalkanku? Apa kau yakin arah jalanmu itu benar eoh?" Chanyeol tersenyum jahil saat Baekhyun menghentikan langkahnya dan membalik badannya menghadap Chanyeol.

"kalau begitu ayo... dan ya! Aku punya nama! Byun Baekhyun! Ingat itu" cetus Baekhyun mempout bibirnya imut.

"Baekhyun-ah... kau tak mau tau siapa namaku?" Chanyeol berjalan mendekati Baekhyun yang tengah kesal. Tak butuh waktu lama untuk sampai karena posisi Baekhyun memang tak terlalu jauh darinya.

"baiklah siapa namamu tuan tinggi?"tanya Baekhyun dengan nada meremehkan. "Pheonix de Chanyeol kau bisa panggil aku Chanyeol saja, aku penguasa api, ahli dalam hal mantra dan juga aku dapat membuat seekor burung raksasa patuh padaku"

CUIT*apaan ini -_-*

Tiba – tiba muncul seekor burung api yang sangat besar terbang menuju Baekhyun dan Chanyeol. "huuaaa... eomma...ada raksasa yang ingin menangkap anakmu ini...hhhuuuaaaa... eomma tolong Baekkie..."teriak Baekhyun dan kemudian berlari entah kemana.

"astaga! Baekhyun-ah!"panik Chanyeol lalu mengejar Baekhyun. Harusnya matahari sudah menampakkan cahayanya. Tapi karena pohon kehidupan sangat lemah kemungkinan besar planet ini akan hancur dalam waktu dekat. Pagi yang gelap dan juga sunyi di hutan tersebut menjadi sangat kacau saat Baekhyun mulai berteriak dan berlari.

"hosh... mungkin ini hari sialku.. hosh.." Baekhyun berhenti berlari tepat di depan sebuah jurang. Baekhyun membalikkan tubuhnya untuk melihat apakah makhluk mengerikan itu mengikutinya. Mata Baekhyun menangkap siluet seorang namja dengan postur tinggi dan juga eum... sangat tampan menurutnya dan author* *

"Chan- hhuuuaaa"belum sempat Baekhyun melanjutkan kata – katanya tanah tempatnya berpijak menjadi retak dan kemudian jebol kebawah(?).

"BAEKHYUN..."

"Huaaaaaaa"

TBC~

Hhmm... Readersnim ada saran gak buat siapa yang jadi Main Couple disini?...yang paling banyak Rei jadiin main Couple deh :D. Yosh mohon di Rievew karna Rei butuh pendukung . Mianhae kalo makin gaje+abal. Karena ini adalah hobi barunya Rei Rievew yah readersnim *kissu atu2*#dilemparbaskom

Balasana Review:

Azura Lynn Gee: hhmmm itu masih rahasiaXD. Ceritanya menarik? Hahaha Rei pikir ni FF gak akan menarik :D. Jangan lupa Review lagi ya*deepbow*

Dian Deer: ini FF sayangku *plaak. Pendek? Hhmmm nanti Rei panjangin lagi hubungannya*plaakk*. Soal ChenMin itu masih RAHASIA*capslock keinjekbanci*. Jangan lupa Review lagi ya*deepbow*

Riyoung Kim: hahaha makasih ya :D. Ni udah lanjut kok Jangan lupa Review lagi ya*deepbow*. Gak apa2... next chap musti Review ya*maksa*.

Putriii: soal Taemin kita liat aja di chap berikutnya XD. Benarkah Chen bakalan bunuh Xiumin? O_O. Kalau Xiumin mati berarti ni FF end dong?*tampangmikir*. Nih dah lanjut sayang ku Jangan lupa Review lagi ya*deepbow*.

Ajib4ff: pendek ya? Hahaha nanti Rei panjangin lagi. Hahahaha ikut jadi peramalkan gak apa ._.v*plakk*. Iya nanti kalau berkumpul Rei gak bisa bagi rata dialog :D. Hahahaha ide bagus tuh... mereka berLovey Dovey ria pas di perjalanan XD. See you too...*kissu*#plakk direbus#. Jangan lupa Review lagi ya*deepbow*

AYUnhomin: eh? JJ siapa tu?. Hahahaha emang*poorXiumin*#plakk digampar Chen. Jangan lupa Review lagi ya*deepbow*

Lovely yewook: hahahaha tenang aja say, Rei bakalan buat Taemin jadi sadis banget disini*loh?* Kidding... ni udah lanjut Jangan lupa Review lagi ya*deepbow*