Spesial kali ini, NO PAIRING! Just a simple random story!
ENJOY!
.
.
Name
A Hey! Say! JUMP fanfic—Ini cuma soal nama. Yah, memang cuma soal nama.
All Hey! Say! JUMP's members belongs to Kami-sama, their parents, and Johnny's Jimusho
Name belongs to Mochiraito
WARNING! Contains: No Pairing!, OOCness, ABALness, GAJEness, LOCH(?)ness, EPIC FAIL plot, EPIC FAIL plesetan.
DON'T LIKE DON'T READ!
.
ENJOY!
.
.
Hari libur yang cukup jarang datang bagi para personil Hey! Say! JUMP sama sekali tak mereka sia-siakan. Rumah milik para personil Hey! Say! JUMP pun kali ini tak sepi dari para pemiliknya. Sebagian besar menghabiskan waktu mereka dengan bersantai-santai atau tidur, meskipun ada juga yang lebih memilih pergi ke berbagai tempat untuk refreshing.
Suasana ruang keluarga rumah itu tak bisa dibilang sepi; Yuya, Yuto, dan Hikaru sedang sibuk mengobrol tentang pengalaman mereka dengan heboh; Keito sedang melamun sambil memetik senar-senar gitar kesayangannya; Yuuri sedang sibuk membuka-buka kotak berisi berbagai DVD miliknya—yang tentunya mayoritas adalah DVD konser Arashi.
Yuuri sibuk berguman sendiri membaca setiap judul yang tertera di cover DVD miliknya, "Minna, ada yang tahu dimana DVD Konser Time-nya Arashi punyaku?" tanya pemuda mungil itu. Yuuri mendapat koor 'tidak' dari Yuya, Yuto, dan Hikaru plus gelengan kepala dari Keito. Ia bersungut-sungut kesal. Tampaknya ia lupa dimana ia menaruh salah satu DVD kesayangannya setelah ia menontonnya.
Tangannya kembali mencari-cari diantara DVD-DVD miliknya. Ia mengambil sebuah DVD dan melihat covernya. Ia tersenyum kecil. Di sana ada foto dirinya bersama dengan sembilan orang anggota Hey! Say! JUMP yang lain. "Hehehe... ternyata aku masih punya DVD ini," gumam Yuuri, "Minna, ada yang mau menonton ini?" tanyanya sambil menunjukkan DVD yang berada di tangannya pada teman-temannya.
"JUMP-ing Tour 08-09? Ya ampun... sudah lama sekali ya..." kata Hikaru
"Oi Hikka, kata-katamu seperti kakek-kakek yang sedang bernostalgia tahu!" Yuya menyentil dahi Hikaru yang tertutup poni
"Ha, bisa-bisanya kau bilang seperti itu!" dengus Hikaru, "Kalau aku kakek-kakek, lalu kau apa?" tambahnya sambil menunjukkan cengirannya
"Omae..." dan adu mulut antara Takaki Yuya dan Yaotome Hikaru pun tak terelakkan. Keito yang malas mendengar mereka berdua bertengkar, segera mengungsikan diri ke kamarnya yang tenang.
Yuto menghampiri Yuuri yang sedang membolak-balik DVD konser mereka, "Kau mau nonton?" tanya pemuda jangkung itu.
Yuuri mengangguk, "Kau mau nonton juga?"
"Tentu, aku kangen dengan JUMP-ing Tour!" Yuto sedikit terkekeh
Tak lama, mereka berdua pun menonton konser Hey! Say! JUMP yang bertajuk JUMP-ing Tour 08-09 tersebut. Kadang mereka ikut bernyanyi, kadang mereka membahas hal-hal lucu yang mereka ingat, kadang mereka menertawai gaya mereka sendiri saat di konser. Hingga akhirnya mereka sampai di bagian JUMP Hyakushiki.
"Hahahaha lihat, aku menirukan gaya bicara Keito dengan sempurna!" Yuuri menunjuk dirinya sendiri. Yuto pun ikut tertawa.
"Nishi e, higashi e, ore Irie!"
Tawa Yuuri langsung meledak ketika Daiki mengucapkan kalimat itu. Entah bagian mana yang menurut Yuuri sangat lucu, yang pasti ia tertawa sangat keras—bahkan ia sempat memencet tombol pause agar tayangannya berhenti. Yuto, yang awalnya ikut tertawa, kemudian menghentikan tawanya perlahan-lahan. Sedangkan Yuuri tampaknya belum bisa menghentikan tawanya.
"Hahahahahahaha lelucon seperti itu memang lucu sekali! Hahahahaha..." Yuuri terus tertawa
Yuto, yang kini sudah menatap Yuuri dengan tatapan apa-kamu-sakit-jiwa, kini tampak sedikit mengerutkan alis tipisnya. Sepertinya pemuda penyuka drum itu sedang mencoba mengingat sesuatu. Akhirnya, tawa Yuuri pun mereda. Tepat di saat Yuuri menghentikan tawanya sepenuhnya, Yuto menjentikkan jarinya. "Ah, aku ingat!"
"Apa?" tanya Yuuri penasaran
"Seingatku Taguchi-san juga punya plesetan seperti itu!"
"Taguchi-san... KAT-TUN?" Yuto mengangguk mendengar pertanyaan Yuuri. Mereka berdua terdiam sesaat.
"Iriguchi, deguchi, Taguchi!" seru mereka berbarengan yang sontak membuat keduanya kembali tertawa terbahak-bahak.
Butuh waktu beberapa saat untuk kembali meredakan tawa mereka berdua. Tampaknya mereka berdua benar-benar puas tertawa hingga perut mereka sakit dan mata mereka mengeluarkan air mata.
Tiba-tibaYuuri mengguncang-guncangkan pundak Yuto yang memegangi perutnya yang sakit akibat kebanyakan tertawa, "Yuto, aku juga punya loh!"
"Punya apa?" tanya Yuto sambil sedikit meringis kesakitan
"Kyonen, rainen, Chinen desu!" seru Yuuri tiba-tiba
"!" dan mereka berdua pun kembali tertawa.
.
.
THE END
Yak, another full of GAJEness short story! Duh emang ya UMS ini bener-bener full of GAJEness dan OOCness.
Sebenernya aku dapet ide bikin plesetan buat Chinen sih gara-gara lagi belajar soal waktu di sekolah. Terus waktu senseinya nyuruh nyebutin beberapa kosakata gitu, kyonen sama rainen tuh ditaronya berurutan dan entah kenapa aku langsung keingetan Chinen. Jadinya ya kaya gitu deh. Buat plesetan yang lain sih jelas bukan aku yang bikin, itu cuma ngambil aja dari yang aslinya emang udah ada.
Buat yang ga ngerti plesetannya,
"Nishi e, higashi e, ore Irie!" tuh bisa berarti "Ke barat, ke timur, aku Irie!" (aku tau emang rada ga jelas kalau ditranslate ke bahasa Indonesia, tapi apa boleh buaat)
"Iriguchi, deguchi, Taguchi!" tuh bisa berarti "Pintu masuk, pintu keluar, Taguchi!"
Dan "Kyonen, rainen, Chinen desu!" itu bisa berarti "Tahun lalu, tahun depan, aku Chinen!"
Rada(baca:SANGAT) ga jelas? Aku tau kok...
Next chapter is YamaJima!
Review?
