~They Started With a Kiss Again~

Cho kyuhyun as namja

Lee sungmin as yeoja

And other cast

Genderswitch

WARNING: DON'T LIKE DON'T READ!


BEFORE

Sepasang calon kekasih itu masih setia tidur berpelukan diatas ranjang yang sama. Merasakan kehangatan tubuh

masing- masing yang membuat mereka enggan untuk membuka matanya.

Dan dari balik pintu kamar mereka sepasang suami istri tersenyum melihat pemandangan didepannya itu.

"mereka benar-benar masuk perangkap yeobo."


∷CHAPTER 4∷

~0~

"Yoboseo, kibum~ah. Bagaimana perkembangannya?" Tanya heechul kepada kibum melalu telepon itu.

"membaik onni, bahkan sekarang mereka tidur satu ranjang. He he he ." jawab kibum.

"ah, jinjjaro‼! Joha‼! Bagus sekali kibum~ah. Biarkan mereka menginap dirumahmu semalam lagi nne, he he he.

Mian jadi merepotkanmu." Ucap heechul di seberang telepon sana.

"aniya onni, ini sama sekali tidak merepotkan." Jawab kibum

~0~

Disisi lain seorang namja dan yeoja yang masih sama-sama terlelap mulai terbangun karena bias cahaya matahari

yang masuk melalui celah jendela.

"engggghhh, badanku sakit sekali." Ucap sungmin lirih seraya membuka matanya.

Ya, sejak semalam kyumin tidur berpelukan tanpa melepaskan kaitan satu sama lain sampai pagi sehingga

membuat badan sungmin sakit semua.

"aaaaaaaahhhhhh" teriak sungmin yang reflek mendorong kyuhyun yang berada tepat di depan matanya.

Brukkkk‼‼ "awww, apo…‼‼"teriak kyuhyun yang kesadarannya belum pulih benar.

"ke… kenapa kau tidur diranjangku dan memelukku?" Tanya sungmin heran.

Kyuhyun yang mulai membuka matanya lebar-lebarpun melihat ranjang yang sungmin tiduri.

"apa kau masih bermimpi nona, lihatlah ranjang siapa yang kau tiduri. Siapa yang tidur di ranjang siapa, ck‼!"

desah kyuhyun kesal

"oh, ini… kenapa bisa,,, aku,,," ucap sungmin yang terlihat masih bingung

"hah!kau sengaja kan mencari kesempatan selagi aku tidur kan." Ucap kyuhyun sedikit menggertak sungmin.

"aku,,, ah,,, mianhae." Ucap sungmin pelan seraya turun dari ranjang dan keluar dari kamar mereka.

'apa bicaraku keterlaluan,ah molla‼' batin kyuhyun sambil menyusul sungmin keluar kamar.

~0~

~ gwangali~

Sepasang suami istri beserta teman dan seorang putranya sedang menikmati liburan mereka dengan berjemur di

pantai. Walaupun cuaca tidak begitu cerah namun suasana hati seorang yeoja paruh baya yang tengah berjemur

itu tetaplah cerah. Mengingat apa yang dia rencanakan berhasil.

"yeobo, rencanaku tidak sia-sia."ucap heechul kepada suaminya hankyung.

"jangan terlalu memaksakan kehendakmu heechul~ah, nanti kalau kyuhyun tahu dia pasti akan marah." Jawab

hankyung yang mulai khawatir dengan tingkah istrinya itu.

"aigo, kenapa sekarang kau malah tidak mendukungku." Ujar heechul seraya memukul pelan lengan suaminya.

Sang anak yang mendengar percakapan kedua orang tuanyapun ikut andil dalam perbincangan mereka.

"umma, ayo kita pulang. Kita cari hyung. Dan lupakan rencana gila umma itu" Rengek minho.

"aish!anak kecil tidak usah ikut campur. Kau tidak tahu apa-apa." Ujar heechul egois.

Kangin yang mendengar percakapan keluarga itu hanya bisa tersenyum hambar dan masih setia dengan

berjemurnya.

'maafkan appa minni~ya' batin kangin.

~0~

~kim's house~

Seorang yeoja yang sudah terbangun dari tidurnya bergegas keluar kamarnya untuk berkumpul dengan sang

pemilik rumah.

"selamat pagi ahjussi, ahjumma, taemin~ah." Ucap sungmin sambil mendudukan dirinya di salah satu kursi diruang

makan keluarga kim.

Tak selang berapa lama seorang namjapun menyusul keempat orang tersebut di meja makan.

"selamat pagi ahjussi,ahjumma,taemin~ah." Ucap kyuhyun ramah kepada seluruh keluarga kim.

"selamat pagi kyuhyun~ah, sungmin~ah. Bagaimana tidur kalian? Nyenyak? Kami minta maaf karena semalam

hujan badai kami terpaksa menginap di desa sebelah dan baru bisa pulang tadi pagi." Ucap kibum sambil

memberikan mangkuk nasi kepada suaminya.

"aniyo, gwenchana ahjumma. Kami tidak apa-apa. Justru kamilah yang berterima kasih karena sudah diperbolehkan

menginap dirumah ini." Jelas kyuhyun

'tentu saja tidak apa-apa karena perkembangan hubungan kalian makin ' batin kibum.

Sungmin yang mengingat kejadian barusan di kamar mereka hanya menunduk kecewa.

"sungmin~ah, gwenchana? Wajahmu sepertinya pucat. Apa kau sakit?" tanya jonghyun kepada sungmin.

"aniyo ahjussi, nan gwenchana." Jawab sungmin.

Kyuhyun yang mendengar perkataan kim ahjussi segera menoleh kearah sungmin.

Kelima orang tersebut kemudian melanjutkan makan pagi mereka.

~0~

"kyuhyun~ah, mobilmu sudah diperbaiki. Kau sudah bisa menggunakannya sekarang." Ujar jonghyun yang keluar

rumah dan memberikan kunci mobil kepada kyuhyun.

'aigo, bagaimana ini bukankah onni menyuruhku agar mereka tinggal semalam lagi disini. Aku lupa menyampaikan

ini pada suamiku' batin kibum

Kyuhyun dan sungmin yang mengikuti jonghyun keluar rumah mulai mengecek kondisi ban mereka lagi.

"syukurlah." Ucap sungmin tenang.

"gomawo ahjussi sudah membantu kami, ini.." kyuhyun berterima kasih kepada kim ahjusii dan menyodorkan

sejumlah uang.

"aish! Tidak usah kyuhyun~ah. Kami sudah senang kalian mau berkunjung kesini." Ucap jonghyun yang menolak

sejumlah uang dari kyuhyun.

Kyuhyun dan sungmin mulai memasukan barang-barang mereka dan segera meninggalkan kediaman keluarga kim

itu.

"kami pasti akan berkunjung kembali ahjussi, ahjumma, taemin~ah. Anyeonghi geseyo." Sapa sungmin

membungkuk dan mulai menaiki mobil.

Setelah kepergian kyumin kibum mulai bicara pada suaminya.

"yeobo tadi heechul onni meneleponku, menyuruh kita agar mereka tinggal satu malam lagi disini."

Ucap kibum pada sang suami.

"aigo, kenapa kau tidak bilang padaku yeobo. Mereka sekarang sudah pergi." Ucap jonghyun cemas

"sudahlah tidak apa-apa, aku akan menghubungi heechul onni dan mengatakan kalau anaknya sudah pulang."

Ucap kibum seraya memasuki kediaman mereka lagi.

~0~

~in the car~

Kedua sosok yang masih berdiam diri didalam mobil masi setia diam tenggelam dalam pikiran mereka masing-

masing.

"kita akan pulang saja. Aku sudah tidak ada mood untuk liburan." Ucap kyuhyun yang memecah kecanggungan

antara mereka berdua.

Sungmin mendengar perkataan kyuhyun hanya meliriknya sekilas dan tidak menjawab perkataanya.

~0~

~gwangali~

~sexy free and single am ready to bingo~ drrrrtttt drrrrttttt‼‼!

Bunyi ponsel menyadarkan heechul dari kegiatan berjemurnya. Sejak kemaren keluarga ini hanya menghabiskan

waktu mereka untuk pergi kepantai dan menikmati keindahan gwangali walaupun cuaca di korea sedang tidak

cerah hari ini.

Heechul yang melihat ID dari layar ponselnya segera menyentuh tombol hijau di handphonenya

"yoboseyo, kibum~ah. Waeyo?" ucap heechul

"onni, aku lupa memberitahu rencana kita pada suamiku. Jadi pagi ini mobil kyuhyun sudah diperbaiki dan mereka

sudah pergi dari rumahku. Dan kulihat mereka tidak pergi kearah gwangali. Mereka sepertinya pulang ke rumah

kalian onni, ottokae?" ucap kibum panic.

"gwenchana kibum~ah,kau tidak usah khawatir. Jika mereka memang pergi kearah jalan ke seoul berarti itu justru

bagus." Ucap heechul senang "dengan begitu aku akan pulang dua hari lagi, dan itu berarti kyuhyun dan Minnie

akan berada dirumahku dan hanya berdua, ha ha ha ha." Ucap heecul senang.

"oh~ benar juga onni, araseo berarti tugasku sudah selesai. Anyeong onni." Ucap kibum sambil memutuskan

sambungan teleponnya

"nne, kibum~ah. Gomawo." Ucap heechul sembari tersenyum dan melanjutkan kegiatan berjemurnya.

~0~

~after one hour driving~

Setelah satu jam kyuhyun mengemudi akhirnya sampai juga di depan rumahnya.

"ah, akhirnya sampai juga, lelah sekali. Sung…."kyuhyun yang akan turun melihat tidak ada pergerakan dari yeoja

disebelahnya.

Sungmin sudah tertidur dari setengah jam yang lalu karena memang kondisi badannya sedang tidak baik.

Kyuhyun berniat akan membangunkan sungmin dari tidurnya dengan menyentuh tangannya.

"sung…" kyuhyun tidak jadi melanjutkan kata-katanya karena merasakan lengan sungmin yang panas.

'panas sekali' kyuhyun mencoba menyentuh dahi sungmin dan pipi yeoja itu yang sudah berubah warna kemerahan

karena panas.

Kyuhyun yang tidak tega membangunkan sungmin mulai keluar dari mobil dan beralih membuka pintu sebelah

kanan mobil untuk menggendong sungmin.

Srett

Sungmin sudah berpindah di gendongan kyuhyun.

Setelah menutup pintu mobil kyuhyun masuk kedalam rumah dengan menggendong sungmin.

Setelah sampai di kamar kyuhyun mulai membaringkan sungmin ke ranjang, Kemudian menarik selimut sampai

menutupi tubuh sungmin sebatas dada.

Kemudian kyuhyun keluar kamar untuk mengambil air dingin untuk mengompres sungmin.

Sesaat kemudian kyuhyun sudah membawa kantong berisi air untuk kemudian diletakkan didahi sungmin.

"hhhh.. melelahkan sekali, harus mengemudi satu jam ditambah merawat yeoja ini yang sakit." Ucap kyuhyun yang

lelah dan mendudukan dirinya ke tepi ranjang.

"umma,, umma,,, bogosipo,, hiks,, hiks…" sungmin mulai mengigau di sela-sela tidurnya.

Kyuhyun yang panic mulai menggenggam tangan sungmin seraya menenangkannya.

"sungmin~ah, lee sungmin gwenchana." Ucap kyuhyun panic sambil memegang tangan sungmin.

Sungmin mulai tenang kembali setelah menggenggam tangan kyuhyun erat. Itu membuat mau tak mau kyuhyun

harus tetap berada disamping sungmin.

Kyuhyun yang terdiam mulai merogoh kantung celananya dan mengambil ponselnya.

Sesaat tidak ada jawaban dari nomer yang kyuhyun tuju.

"ck‼! Kenapa masih tidak bisa tersambung, sebenarnya ada apa ini kenapa ponsel umma maupun appa tidak bisa

dihubungi." Umpat kyuhyun kesal seraya ingin membanting ponsel ditanganya.

Karena kelelahan kyuhyun mulai mendudukan dirinya di lantai dan menyandarkan kepalanya di tepi ranjang. Sesaat

kemudian dia menutup matanya dan mulai tertidur dengan tangan yang masih menggenggam tangan sungmin itu.

~0~

~gwangali~

Keempat orang yang sedang berlibur itu sudah berada di restoran hotel untuk makan malam.

"umma~~~~ besok kita pulang saja, aku bosan." Ucap sang anak yang tidak terlalu bernafsu memakan

makanannya.

Sejak berlibur di gwangali keluarga itu hanya menghabiskan waktu berjemur dan bermain di pantai sepanjang hari.

Tak heran ini membuat sang anak benar-benar merasa bosan.

"andwe.. kita pulang 2 hari lagi. Araseo." Jawab sang umma ketus

"tapi aku bosan umma, sepanjang hari kita hanya dipantai, bagus kalau ini musim panas, tapi setiap hari busan

mendung terus. Benar-benar membuat tidak semangat bermain. Dan membosankan." Keluh sang anak seraya

melipat kedua tangannya kedepan.

Sang umma tidak menggubris dan masi melanjutkan makan malamnya.

"appa,,,, ayo kita pulang, kalau umma tidak mau pulang, kita pulang sendiri saja," rengek minho kepada appanya.

"hhhh kau tahu sendiri chagi, ummamu tidak bias dilawan. Besok kita tidak usah ke pantai, kita jalan-jalan sendiri

saja. Bagaimana? Aku dengar di busan banyak tempat wisata, besok kita ke Taman Yongdusan saja. Otte.." bujuk

sang appa agar anaknya tidak merengek lagi.

"jinjja, araseo appa. Daripada mengikuti umma yang berjemur sepanjang hari kulitku bisa hitam."

Jawab sang anak semangat.

~0~

~cho's house~

"eunghh,, " sungmin mulai terbangun dari tidurnya mulai mengerjap-ngerjapkan matanya melihat keadaan sekitar

dan saat ingin menggerakan tangannya dia merasakan suatu genggaman pada tangannya.

Karena pergerakan tangan sungmin mau tak mau membuat kyuhyun terbangun.

Setelah membuka matanya, kyuhyun memandang sungmin " kau sudah bangun." Setelah berucap kyuhyun

menempelkan telapak tangannya ke dahi sungmin. "panasmu sudah turun."

"pa,, panas?" sungmin yang heran kemudian menempelkan telapak tangannya ke dahinya sendiri.

Kyuhyun yang mulai bangkit menuntun sungmin agar bangkit.

"ya, tadi badanmu sangat panas. Aku tidak tega membangunkanmu jadi aku menggendongmu ke kamar."ucap

kyuhyun yang kemudian keluar dari kamar sungmin. "turunlah, kita makan malam dulu." Ucap kyuhyun lagi sebelum

berlalu dari hadapan sungmin.

Sungmin yang bingung masi diam seraya menatap pintu kamarnya.

'di,, dia menggendongku ke kamar dan tadi aku mengenggam tangannya' batin sungmin yang kemudian bangkit

berdiri dan mengikuti kyuhyun ke bawah.

~0~

~kitchen~

Sungmin turun menuju dapur untuk menyusul kyuhyun. Sungmin yang mulai masuk ke dapur hanya diam melihat

kyuhyun yang tengah sibuk menyiapkan makanan.

"apa kau bisa memasak?" Tanya kyuhyun yang mulai memotong-motong sayuran.

Sungmin yang diam mulai tersadar dan berjalan mendekati kyuhyun. "aku,, aku tidak bisa memasak."ucap sungmin

dengan malu-malu sambil menundukan wajahnya.

"hah, tidak heran. Apa kangin ahjussi tidak pernah mengajarimu? Bukankah kangin ahjussi koki yang handal." Ucap

kyuhyun meremehkan.

"justru itu, karena appa pandai memasak dia tidak pernah membiarkan aku memasak dan selalu mamanjakan aku

dan umma dengan masakannya."balas sungmin

Mendengar sungmin menyebut ummanya membuat kyuhyun teringat saat sungmin mengigau memanggil ummanya.

"aa,, aapa kau merindukan ummamu?" Tanya kyuhyun yang masih sibuk memotong sayuran

Sungmin kaget dengan pertanyaan kyuhyun. Bagaimana kyuhyun bias tahu jika dia merindukan ummanya.

"oh,, aniya,, lupakan saja." Ujar kyuhyun yang mulai melihat raut wajah sedih sungmin.

Sungmin yang ingin menjawab pertanyaan kyuhyun tidak jadi mengucapkannya.

"hemmm apa ada yang bias kubantu?" kali ini sungmin menawarkan bantuan walaupun dia sadar dia tidak bisa

memasak.

"aniya, kau tunggu saja di meja makan. Ini biar aku saja yang memasak." Perintah kyuhyun karena melihat sungmin

yang masih pucat.

~0~

Sesaat kemudian beberapa hidangan sudah tersedia di meja makan.

"cha‼! Masakan sudah siap, ayo makan." Ucap kyuhyun yang mulai mengambil nasi ke dalam mangkuknya.

"uwa~~~ daebak, ini semua kau yang buat kyu." Ucap sungmin yang tidak percaya

"tentu saja, siapa lagi. Jal moke seumnida." Jawab kyuhyun yang mulai memakan masakannya sendiri.

Sungmin yang masih memandang kagum masakan kyuhyun mulai mencoba masakan itu satu persatu.

"mashita‼‼" ucap sungmin senang karena masakan kyuhyun benar-benar enak semua.

~0~

Setelah menyelesaikan makan malam mereka, sungmin bergegas membersihkan meja makan dan mencuci semua

piring dan mangkok yang kotor.

Kyuhyun yang selesai makan beranjak ke ruang tengah untuk melihat televisi.

Setelah menyelesaikan kegiatan mencuci piringnya sungmin menyusul kyuhyun di ruang tengah.

"kyu, apa kau mau buah?" sungmin yang canggung berusaha menawarkan buah kepada kyuhyun.

"ani, aku tidak mau. Aku kenyang sekali." Jawab kyuhyun.

"kalau begitu aku ke kamar dulu. Aku ingin belajar ujian kita kurang seminggu lagi." Ucap sungmin sambil berlalu

dari ruang tengah. "kyu, apa kau sudah menghubungi ahjumma?" sungmin menghentikan jalannya dan berbalik

untuk menanyakan keadaan ummanya kyuhyun.

"tidak, ponsel mereka masih tidak bisa di hubungi, kau jangan khawatir aku sudah menelepon hotel yang mereka

inap. Di hotel itu ada umma,appa, minho dan appamu. Aku tidak tahu apa yang mereka rencanakan. Sebaiknya

tidak usah kau pikirkan." Jelas kyuhyun.

Sungmin kemudian melanjutkan jalannya menuju kamarnya.

~0~

Kyuhyun yang mulai bosan dan lelah mematikan televisinya dan beranjak menuju kamarnya.

Untuk menuju kamar, kyuhyun harus melewati kamar sungmin, saat berjalan melewati kamar sungmin

"aaaaaaarrrgggghhhhh."

Kyuhyun kaget mendapati suara teriakan sungmin yang frustasi. Yang kemudian menghentikan jalannya dan

mendekatkan telinganya ke pintu kamar sungmin.

"hueeeeeee. T,T… ottokae, kenapa soal yang mudah saja aku tidak bisa . kemampuan otakku memang rendah.

Bagaimana kalau aku tidak lulus?‼‼ hueeeee " Begitulah umpatan-umpatan sungmin yang frustasi karena sedari

tadi dia belajar, dia hanya mampu mengerjakan beberapa soal saja.

'ck!' kyuhyun yang ingin beranjak dari depan pintu kamar sungmin urung karena merasa iba melihat yeoja kecil itu

frustasi akan pelajaran.

'TOK TOK TOK‼'

Sungmin yang mendengar suara ketukan pintu segera beranjak membuka pintu kamarnya.

"kyu."ucap sungmin lirih yang melihat kyuhyun sudah didepan pintu kamarnya.

"aku mendengar teriakanmu, ada apa?" Tanya kyuhyun basa-basi yang sebenernya dia sudah tahu kenapa

sungmin berteriak.

"a,, aku hanya belajar dan tidak bisa menjawab beberapa pertanyaan." Jawab sungmin malu-malu.

"anggap saja aku sedang berbaik hati padamu." kyuhyun langsung berlalu dari hadapan sungmin dan masuk

kedalam kamarnya kemudian mendudukan dirinya di kursi di meja belajar sungmin.

Sungmin yang kaget hanya diam dan masih memandang kyuhyun yang sudah duduk di meja belajarnya.

"mau sampai kapan kau berdiri disitu?" Tanya kyuhyun menyadarkan lamunan sungmin.

"ah nne~~~." Kemudian sungmin menyusul kyuhyun dan duduk disebelahnya.

"mana saja yang kau tidak bisa?" Tanya kyuhyun datar

"ah matematika dari halaman ini sampai ini." Jawab sungmin ragu.

"disini sudah ada contoh soalnya, kau bisa memulai mencobanya. Soalnya hampir sama dengan contoh hanya

diganti beberapa angka saja."kyuhyun mulai menjelaskan panjang lebar soal-soal yang tidak bisa dikerjakan

sungmin, namun yeoja yang diberi penjelasan itu mulai tak focus dan hanya setia memandang wajah sang namja

dari dekat.

"kyu,,, kau mau merawatku, memasakan makanan, mengajariku belajar. Jongmal gomawo mau berbaik hati

padaku." Ucap sungmin dengan lembut.

"aniya, Minnie., aku senang melakukannya. Jadi kalau kau butuh bantuan apapun katakan saja padaku.." ucap

kyuhyun sembari memalingkan wajahnya memandang wajah sungmin.

Sungmin yang salah tingkah karena di pandang kyuhyun mulai tersipu yang kemudian wajahnya memerah.

Kyuhyun masih setia memandang wajah yeoja imut di depannya itu. Sampai tak sadar dia mendekatkan wajahnya

ke wajah sungmin dan melihat bibir yeoja mungil itu.

Sesaat hal itu membuat sungmin kaget, namun karena jarak wajah mereka yang semakin dekat membuat sungmin

tak sengaja menutup matanya. Lalu kemudian

Chu~

Kedua belah bibir itupun bertemu, menempel saja untuk beberapa saat. Namun kemudian tangan kiri kyuhyun mulai

menahan tengkuk sungmin dan membuat pergerakan kecil di bibirnya.

Sungmin yang kaget hanya pasrah dan menerima perlakuan kyuhyun padanya.

"eeeuggghhhh kyu." Sungmin memanggil lirih nama kyuhyun di sela-sela ciumannya.

"sungmin, lee sungmin,,, yak‼! Lee sungmin!" kyuhyun yang melihat aneh yeoja didepannya mulai

menyadarkannya. "kau sedang apa? Apa kau mendengarkan semua penjelasanku? Tanya kyuhyun yang merasa

yeoja di depannya hanya memandang kosong ke arahnya.

Sungmin yang kaget reflek menjawab pertanyaan kyuhyun dengan terbata-bata.

"eeuummm,, itu,, aku,, jelas kyu, aku mendengarkanmu kok."

"kenapa wajahmu memerah?" Tanya kyuhyun lagi

"ani, aku tidak apa-apa." Jawab sungmin yang mulai membenarkan letak duduknya

Sungmin yang merasa malu akan lamunanya mulai focus kembali ke buku di depannya.

"kyu~setelah lulus nanti kau akan kuliah apa?" Tanya sungmin yang sepertinya sudah tidak berniat melanjutkan

acara belajarnya.

"aku tidak tahu." Jawab kyu datar.

"masa kau belum tahu, orang jenius seperti kau pasti tidak kuliahpun banyak perusahaan yang akan menerimamu.

Atau mau ambil bisnis agar bisa melanjutkan perusahaan ahjussi." Kali ini sungmin benar-benar ingin memulai

obrolan dengan kyuhyun daripada melanjutkan belajarnya.

"aku tidak tahu, aku tidak suka bisnis." Jawab kyuhyun datar, yang sebenarnya pertanyaan sungmin membuatnya

berfikir mau ambil kuliah apa dia setelah lulus nanti.

Sebenarnya bukannya kyuhyun tidak tahu ingin ke jurusan apa, namun dia hanya belum yakin akan jurusan yang di

ambilnya mengingat sang appa sudah berpesan kepadanya agar kuliah bisnis agar bisa melanjutkan perusahaan

game keluarganya.

"wah~sayang sekali, kau sangat jenius kyu, mungkin akan bagus kalau otak yang kau punyai bisa membantu orang

banyak. Dan tidak Cuma digunakan untuk keperluan komersil saja." Ucap sungmin yang mulai berani berbicara

panjang lebar dengan kyuhyun.

'membantu orang banyak?'perkataan sungmin barusan membuat kyuhyun benar-benar diam dan berpikir.

Sesaat kemudian kyuhyun menyunggingkan senyumannya dan menoleh kearah sungmin.

"gomawo , Minnie. Chu~." Ucap kyuhyun gembira sambil memegang kedua lengan sungmin dan mengecup sekilas

dahi sungmin.

Sesaat kemudian kyuhyun berdiri dari duduknya dan keluar dari kamar sungmin, di dalam kamar itu masih setia

seorang gadis yang masi terdiam mencerna kejadian barusan yang dia alami.

'benarkah ini?' Tanya sungmin dalam hati seraya memegang dahinya.

"Minnie?"

TBC

∷∷∷∷∷∷∷∷∷∷∷∷∷∷∷∷∷∷∷∷∷∷∷∷∷∷∷∷∷∷∷∷∷∷∷∷∷∷∷∷∷∷∷∷∷∷∷∷∷∷∷∷∷∷∷∷:

Fiuh‼! Lap kringet‼!

Chapter ini agak panjangan dari chapter-chapter kemaren.

Author bisa update cepet karena weekend,, he he he ,,

Kalo g weekend blom tau deh he he he *lagi

Bagaimana redeardeul, puaskah? Author udah lemas soalnya.

GOMAWOOOOOO sekali lagi, makin hari yang ngereview nambah,,,

#deep bow.

Saran semua diterima,, bener2 menjadikan panduan dalam membuat cerita selanjutnya.

Kyumin momentnya disini udah banyak,

Typo -,- bakalan terus diminimalisir. Mian,

Pemilihan kata kurang pas,mian author masih belajar, susah susah gampang juga menuangkan pikiran kedalam

tulisan.

Kalo NC-an harus bersabar dulu nne,, tar jadi aneh kalo critanya kecepetan.

Wuaaaaa,,,, seneng,,, seneng,,, seneng,,,

Cipokin reader atu-atu ah

Chu ~chu~chu~chu~chu~chu~chu~chu~chu~Chu~chu~Chu…..

Saran dan kritik terus author yang satu ini nne,,, membangun banget kok.

Ps:

Author suka dipanggil onni ajah deh,, heee

Onni Cuma lebih muda 1 th dari kyuppa, dan pasti redeardeul lebih muda kan dr onni,, hheee