Kina: Untuk yang sudah membaca fic ini dan me-review-nya terimakasih banyak yaaa~ aku akan membalas review dulu~
- Suzuru Seiyo : Suzu-chan... Arigato! Udah review dan setia membaca sampai chapter ini. Hoo~ semua pertanyaan anda sudah di jawab di review bukan? Thank's banget buat sarannya. Dan selamat membaca~
- Yuki-Chan D'Cloud : Iya benar sakali, ngomong-ngomong coba Yuki-chan baca lagi di bagian G. Kan ada ciri-cirinya. Menurut Yuki-chan susah ditebak ya? Hehehe, klo typo ada lhoo~ coba baca lagi. Aku nyadar kok. *dijitak* selamat menikmati chapter ini.
- Sky Melody : Ehm, untuk sahabat tercinta saya. *alah* terimakasi sudah mau membaca dan me-review fic ini. Untuk genre aku milihnya mystery soalnya di fic ini banyak mysteri yang ada. Kalau family nanti malah jadi OOC tsuna-nya. Selamat menikmati yaa~ dodol.
Kina: Yosh, kita mulai aja ceritanya!
Letter for My Little Brother
Chapter 4
~Normal POV~
Semua hanya dapat pasrah menerima sang pemimpinnya meninggalkan mereka dan 1 temannya yang melindungi adik sang pemimpin. Tsuna hanya dapat melihat dan tidak percaya apa yang terjadi saat ini.
"G-san? Kau baik-baik saja bukan? G-san!" kata Tsuna sambil menggoyang-goyangkan tubuh G yang sudah lemas dan kulitnya berwarna putih pucat. Lalu Ugetsu menggendong G.
Lalu setelah itu mereka semua membawa G ke tempat dimana ada makam Giotto. Lalu mereka berjalan lebih lurus dan terdapat peti yang di sediakan.
Lalu Tsuna melihat terdapat tulisan di peti tersebut, "Untuk Storm Guardian."
Lalu setelah mendoakan G mereka semua berjalan pergi dari tempat itu dan akan memasuki mobil. Disana masih hujan. Saat Tsuna akan memasuki mobil Tsuna terjatuh tak sadarkan diri.
Karena panik Alaude meneriaki Tsuna, "Tsuna! Oy!".
"Lebih baik kita masuk ke mobil dan kita pergi sekarang! Ke markas agar lebih aman!" kata Ugetsu yang sekarang akan menyetir mobil.
"Benar. Kita harus cepat." kata Knuckle yang juga ikut masuk kedalam mobil duduk di sebelah Ugetsu.
Lalu Alaude menggendong Tsuna dan masuk ke mobil. Lalu Tsuna di tidurkan dalam posisi duduk.
~End of Normal POV~
~Tsuna POV~
"Tsuna, Tsuna bangun Tsuna." kata seseorang yang membangunkanku dari tidurku.
"Hm? Siapa?" tanyaku pada orang itu.
Saat akan membuka mataku aku sedikit kaget. Kakak berada di depan mataku. Kakak melihat ke arahku sambil tersenyum. Lalu aku melihat ke arah ambang pintu ada G-san yang sedang memerhatikan kakak dan aku. G-san hanya tersenyum melihatku lalu ia pergi entah kemana. Lalu kakak memberi sepucuk surat.
"Surat lagi?" tanyaku kepada kakak. Kakak hanya menjawabnya dengan anggukan.
Lalu kubaca isi surat yang diberi kakak.
Italy , 4 April 1***
For Sawada Tsunayoshi
Dino Cavallone
In Italy
Tsuna, ini aku teman kamu semasa kecil. Inget nggak? Hayoo, masa sama sahabat kamu sendiri tidak ingat? Ah, sudahlah aku lewat surat mau memberitahu kamu. Kalau kamu harus tinggal di rumahku beberapa waktu. Entah sih untuk apa. Kakak yang tau untuk apa. Kutunggu kedatanganmu ya. See ya.
Sahabatmu
Dino
Setelah selesai membaca surat itu aku bingung. Aku ingin bertanya ke kakak. Saat akan melihat ke arah kakak, kakak sudah tidak ada lagi di depanku.
"Kakak? Dimana? Kakak ada dimana?" tanyaku sambil turun dari kasur lalu setelah turun dan berjalan ke lorong yang sempit dan gelap, aku menemukan sebuah pintu. Lalu kubuka pintu itu, sekarang aku berada disebuah ruangan yang gelap. Lalu aku berjalan sedikit agar lebih ke dalam. Lalu aku seperti menginjak sesuatu.
"Eh? Apa ini?" tanyaku pada diri sendiri, sambil mengambil barang yang tidak sengaja kuinjak. Saat kuraba itu seperti tangan seseorang. Lalu tiba-tiba lampu di ruangan ini menyala. Dan aku melihat banyak setumpukan mayat di ruangan ini. Lalu aku melihat tubuh Alaude, Ugetsu, Knuckle, Lampo, dan Deamon Spade yang berlumuran darah dimana-mana.
"Mi-Minna?" Kataku syok melihat semua ini. Lalu aku berlari lebih kedalam ruangan tersebut. Dan kulihat terdapat sebuah pintu besar berukir sebuah lambang, Yang di tengah-tengahnya terdapat kerang. Lalu aku masuk kedalam ruangan itu dan...
TO BE CONTINUED…
Kina: gomen masi pendek... TT^TT pada akhir kata semua author pasti minta.. Tolong review...
