"Game kedua adalah memukul balon air dengan mata tertutup!" seru Leeteuk. Semua langsung pasang tampang bosan.
"Siapa, sih, yang ngusulin game ini? Anak kecil banget... Nggak seru gitu loch..." sahut Heechul dengan logat alay. *duagh
"Yang ngusulin itu yang nulis surat tadi. Semua game sudah ditentuin kok..." balas Leeteuk.
"Tapi tenang, tidak akan membosankan karena, gamenya dilakukan di atas sebalok kayu yang di bawahnya itu lumpur lapindo!"
"WHAAATT?"
"Itu namanya very dangerous, hyung!" protes Changmin dan Kyuhyun.
"Katanya membosankan. Biar tidak membosankan, aku tambahi rintangannya" jawab Leeteuk enteng.
"Kita undi 5 orang!" Shin Dong mengeluarkan toples berisi gulungan-gulungan kertas lalu mengocoknya.
"Oke, Taemin, ambil 5 kertas!" suruh Onew. Taemin menurut walau hatinya komat-kamit supaya kertas bertuliskan namanya dan Minho tidak terambil.
"Buka~!"
1.
.
2.
.
Taemin membuka 2 gulungan sekaligus.
3.
.
4.
.
Taemin menahan napas.
5.
.
6.
.
"YUNHO HYUNG DAN YESUNG HYUNG!" teriak Taemin.
Jaejoong dan Ryeowook pingsan.
7.
.
8.
.
Taemin membuka 2 gulungan lagi.
9.
.
10.
.
Kali ini Taemin yang hampir pingsan.
"JONGHYUN HYUNG DAN MINHO HYUNG!"
Jonghyun dan Minho buru-buru menangkap tubuh Taemin yang limbung.
"Sungmin hyung, tolong bacakan kertas terakhir!" pinta Jonghyun panik.
11.
.
12.
.
Sungmin membuka gulungan terakhir dan menyeringai.
13.
.
14.
.
15.
.
"Duh, derita loe..." Sungmin menghela napas. "CHO KYUHYUN!"
DUAAAK!
Kyuhyun membenturkan kepalanya ke tembok saking stresnya.
"Kejam! Oi, Mushroom Taemin! Tanggung jawab!" Kyuhyun-dengan berlinang air mata-mengguncang-guncang tubuh Taemin yang pingsan.
"Jangan lebay, ah, hyung." Ujar Key, sinis.
"Calm down. Kami sudah memesankan kuburan untukmu, kok, Kyu. Lengkap dengan tulisan 'Evil Magnae. Cho Kyuhyun. Meninggal karena tenggelam di area lumpur lapindo. N.B : Rasain loe!'..." sambung Kangin sadis.
"Hueeee... Teganya, teganya, teganyaaa...~!" jerit Kyuhyun.
Drrtt... Drrttt...
HP Kyuhyun bergetar.
"Yeobosseyo?"
"Ah, Kyu! Ini aku!"
"Ahra noona?"
"Iya! Cepat bilang, Kyu! Kau mau bunga Lily putih atau Kamboja?"
"Hah? Noona, kenapa semuanya melambangkan yang negatif-negatif, sih?"
"Lho, katanya habis ini kau mau modar? Makanya aku cepat-cepat membeli tanda duka untukmuu..."
KREK!
HP Kyuhyun remuk.
"Kok kau remukkan, hyung? Mending untukku saja!" sahut Onew. Matre.
"Aissh, sudah! Peserta, bersiap!"
Leeteuk membawa semua dongsaeng dan hoobaenya ke halaman, yang secara ajaib telah tersedia kolam besar dengan gumpalan cairan yang terkadang meletus dan ada 5 balok kayu panjang yang terpisah sejauh 2 meter. Di ujungnya ada 5 balon berwarna-warni.
"Demi keselamatan, nih. Masker.." Siwon membagikan 5 masker bergambar Spongebob Squarepants, Dora the Explorer, Shaun the Sheep, Bernard Bear dan Oscar Oasis.
"Aku mau yang Shaun the Sheep!" Jonghyun menyambar masker Shaun the Sheep.
"Dora the Explorer!" seru Yesung. Karena di gambarnya, Dora berpose bersama monyetnya dan kura-kura.
"Bernard Bear!" sahut Minho.
"Oscar Oasis!" Yunho segera memakai maskernya.
Tinggal Kyuhyun.
"Omoo, hyung! Masa' aku harus memakai masker sponge kuning narsis ini?" tunjuk Kyuhyun tidak terima. Mana mau dirinya-yang berjuluk Evil-mengenakan masker anak-anak bergambar sekumpulan makhluk laut yang menurutnya bisa menurunkan reputasinya?
"Pakai saja, Kyu! Cepat mulai lombanya sebelum hari tambah sore!" omel Shin Dong sambil mendorong Kyuhyun.
"Aissh, iya-iyaa!" pasrah Kyuhyun.
Jonghyun, Kyuhyun, Minho, Yesung dan Yunho segera menuju balok kayu masing-masing dan menelan ludah melihat percikan-percikan lumpur menyembur tak jauh dari mereka.
"Siaap? Satu, dua, tiga!" komando Kibum.
DRAP, DRAP, DRAP
Ke 5 seme itu bergegas meniti balok kayu dengan berhati-hati. Berkonsentrasi penuh.
"Uufh, lain kali aku lebih memilih game menyelam selama 7 jam saja. Tanpa tabung oksigen juga tak apa.." keluh Minho.
"Samaa, Minh. Uwaa, sesak sekali..." Kyuhyun megap-megap mencari oksigen.
"Ayo, ayoo, Hyunnie! Kau pasti bisa! Tunjukkan semangat mudamu!" gumam Jonghyun.
Sementara itu Yunho sudah mencapai setengah balok.
Yesung terlihat ada di posisi ke 3 dan berkomat-kamit. Apa itu mantra master kura-kura? Entahlah. *dugh
"Yaak! Ayo, Yuun!" Jaejoong menyemangati Yunho yang berada paling depan.
"Fighting, hyung!" Ryeowook tak mau kalah memberi dukungan. Apalagi saat melihat Yesung berjalan agak tergesa dan sekarang sejajar dengan Jonghyun.
"Jangan mau kalah, Jonghyun hyuung!" pekik key. Onew memandangnya sebal.
"Kok kau mendukungnya seperti itu, sih?"
"Jonghyun hyung juga anggota band kita, hyuung. Hyung mau kehilangan lead. vocal SHINee cuma karena gumpalan cairan panas ini?" kilah Key.
"Aku ikhlas-ikhlas saja. Kenapa Minho tidak kau dukung?" desak Onew.
"Kan sudah ada Taemin."
"Ish!" decak Onew. Key tersenyum lebar melihat semenya K.O.
"... Ppali, Kyu!" suara Sungmin yang melengking membuat Onew dan Key terlonjak kaget. "Astaganaga, bagaimana bisa kau tertinggal jauh oleh Minho? Cepat kejar!"
"Hyuung~ Di sini sesaak. Auuh!" sahut Kyuhyun, tidak jelas.
"Mwo?"
"HYUUNG! DI SINI SESAK, TAU~!" jerit Kyuhyun kemudian cepat-cepat menutup mulutnya kembali.
"Ooh, bilang dong" Sungmin hanya menganggukkan kepalanya polos.
"Yaa, Yesung hyung sekarang yang memimpin di depan! Akankah Yunho hyung mampu mengejarnya? Apa Yesung hyung bisa memecahkan balonnya?" Eunhyuk berlagak seolah sedang menyiarkan berita penting seperti di Sukira. Donghae mencubit pipi Machine Dance itu, gemas. Bisa-bisanya teringat pekerjaan padahal mereka semua sudah secara khusus meminta libur di hari ini.
Yesung menyeringai dan mengangkat pentungannya. Bersiap memecahkan balon air miliknya.
BYUUR!
Semua menoleh. Itu tadi bunyi balon pecah atau- bunyi orang jatuh ke dalam lumpur?
"ANDWAEE~!" teriak Ryeowook histeris ketika HPnya terjatuh dan tenggelam di lumpur lapindo.
'Hooh...'
Diam-diam, SHINee, SuJu dan DBSK menghela napas lega melihat-setidaknya-tak ada korban jiwa di adegan tadi. Sungmin dan Kibum buru-buru mendekati Ryeowook lalu menghiburnya.
"Huuu, pa, padahal itu HP pemberian Yesung hyung..." isak Ryeowook. Yesung melotot mendengarnya. Dilemparnya pentungan ke sembarang arah.
JDUKK!
"Appo..." Donghae mengelus jidatnya yang memar. Yesung tidak peduli bahkan meminta maaf. Malah..
BYAAAR!
"Yes! Aku menang!" seruan Yunho membuat dongsaengdeul DBSKnya bersorak, serta menghentikan perbuatan 'gila' Yesung yang hendak terjun untuk mengambil HP Ryeowook.
"Yaaah~" Jonghyun, Kyuhyun dan Minho kompak mendesah.
"Oke, pemenangnya adalah JUNG YUNHO dari DBSK! Nah, para peserta boleh beristirahat dan berganti baju!" titah Leeteuk. Yesung berlari secepat kilat menyeberangi lautan lumpur lapindo, dan langsung menghampiri Ryeowook.
"Cuup, Wokkie. HP itu bisa aku belikan lagi, kok" hibur Yesung.
"Ta, tapi hyung.. Di HP tadi ada.. Hiks."
"Sudah, chagi. Yuk, nanti kita ditinggal" ajak Yesung. Ryeowook hanya menurut dirinya digendong Yesung di punggungnya. Malahan wajahnya merona merah.
"..." Kyuhyun melebarkan kedua lubang hidungnya, memperlihatkan gusi bawahnya dan sedikit menjulingkan matanya ke atas melihat aksi couple YeWook. *plaak
"Aigoo, jelek, Kyu! Cepat ganti baju dan bergabung di ruang TV!" bentak Heechul sambil menendang pantat Kyuhyun.
"Dasar Mak Lampir..." gumam Kyuhyun seraya mengelus pantatnya. Sungmin terkikik geli mendengarnya.
"Kau cemburu pada YeWook, Kyunnie?" goda Sungmin. Kyuhyun memalingkan wajahnya, ngambek.
"Hihi."
-0-
Sesudah 5 peserta berganti baju dan beristirahat selama 10 menit, semuanya berkumpul di ruang TV.
"Jadi, apa hadiahnya, hyung?" tanya Yunho antusias. Siwon dan Leeteuk tersenyum penuh rahasia.
"Hadiahnya? Hadiahnya adalah..."
"Tiket berlibur ke villa di pulau Jeju selama 3 hari!" seru Siwon.
"Hwaaa? Enaknya!"
"Tahu begini, seharusnya kau menangkan tadi, Minho hyung!"
"Iya, Jonghyun juga!"
"Kyuhyun bisanya hanya jalan kayak siput!"
"Hah? Enak saja hyung ngomong!"
"Yesung hyung malah melempar pentungannya!"
"Aisssh~!"
Suasana ribut. Sampai..
"HOOII! BISA DIAM?" teriak Heechul murka.
Siing...
"Bisa, Heenim hyung..."
bahkan Hankyung pun takut.
"Ehem, jadi, Yunho bebas mengajak siapa saja, tapi maksimal 4 orang, arra?" jelas Leeteuk. Yunho mengangguk.
"Gomawo, yah, hyung"
"Nee, sama-sama. Sekarang, game ke 3! Dan setelah itu game terakhir!"
"Tahu, hyung! Bawel amat!" sewot Donghae. Leeteuk langsung pundung di pojokan.
"Ehhn, okay. Gamenya adalah..."
"TUNGGUU!"
-Continued-
