MIRROR
.
.
Halo semua! Aku kembali bawa chapter baru. Maaf kalo updatenya lama, soalnya lagi sibuk mempersiapkan UTS. Jadi ini dilanjut yah? Okeh! TERIMAKASIH SEBESAR-BESARNYA atas reviews, dukungan, dan sebagainya. Karena ini FF dilanjut, kuharap nggak ngebosenin yah!
Author : naunau01
Length : Chaptered
Genre : Romance
Rate : PG+14
Main Cast : EXO Member
Supporting Cast : Leteeuk, Taemin, Hyoyeon and Sooyoung
WARNING : OOC, genre & rate ditiap chapter berbeda. Genre utama/dominan saya sebutkan lebih awal. Latar tempat dan waktu menggunakan tanggal, bulan, dan jam. SANGAT PENTING UNTUK LEBIH MEMPERHATIKAN & MENGINGAT-INGAT LATAR TEMPAT & WAKTU.
FF Ini dibuat UNTUK KEPENTINGAN HIBURAN SEMATA & NGGAK BERMAKSUD APA-APA. FF ini NGGAK NYATA dan tolong, jangan dianggap serius.
Kalau Anda tidak suka/jenuh/benci/apalah, Anda boleh keluar dari FF saya. Kalau suka, silahkan dilanjut. ^_^
.*.*.*.*.*.*.*.*.*.*.*.
*.*.*.*.*.*
.
.
.
.
The story is begin
.
.
.
.
MIRROR
Chapter 4
.
.
Last time in last chap : KrisYeol secane (Saturday, 31st August—00.15 PM)
Now : 00.30 PM (Penginapan, Nami Island)
.
.
Kai menatap gamang Taemin serta teman-temannya yang tengah tidur nyenyak. Hanya Kai yang tidak bisa tidur. Hati dan pikirannya galau semenjak kejadian tadi pagi, ketika dia dan Taemin nyaris menabrak seseorang.
Do Kyung Soo.
.
Kai memang tidak mengenalnya, dan jelas, tidak pernah bertemu dengannya. Tapi, ada sesuatu yang aneh dari Do Kyung Soo. Walau namja itu sangat manis, memiliki tampang seperti anak kecil, dan tampak keibuan, hati kecil Kai terus berkata bahwa tidak ada yang normal dari diri seorang Do Kyung Soo atau D.O.
Hanya saja, masalahnya, Kai sama sekali tidak tahu apa yang tidak normal tersebut.
Setiap kali Kai memikirkannya dan mendapatkan 'benang'nya, tiba-tiba saja, 'benang' tersebut terlepas dan tak kembali lagi sebelum Kai mulai memikirkannya kembali. Hanya untuk apa? Hanya untuk ditemukan, tapi kembali terlepas. Itulah yang terus terjadi hingga membuat Kai frustasi.
Kai menghembuskan napas keras dan mencoba tidur. Tetapi pikirannya terlalu penuh sehingga mustahil untuk tidur.
Kenapa aku malah memikirkan dia? batinnya, dia tidak ada sangkut pautnya denganku. Apa sih yang aku cari?
Kemudian, tapi….dia terlihat aneh. Dia sepertinya sangat 'berbeda'.
Lalu, akh! Untuk apa sih aku pikirkan dia terus?! Lebih baik aku tidur saja!
Tapi Kai tak kunjung bisa tidur. Lalu Kai mengeluarkan ponselnya dan mengirim pesan singkat untuk Luhan. Dia tahu bahwa jam segini hyungnya itu pasti sedang nonton bola. Kai tak terlalu suka bola, dia lebih suka voly dan basket. Untuk masalah seni, Kai lebih suka menari daripada bernyanyi.
Namun, hingga 30 menit kemudian, tak kunjung ada balasan. Kai mendesah kecewa karena dugaannya meleset. Dia pun memutuskan untuk tidur saja bagaimanapun caranya. Sepulangnya nanti ke Seoul, dia akan memarahi hyung-nya karena tidak membalas SMS yang kelihatan remeh, namun sebenarnya sangat penting bagi Kai.
Kai memejamkan mata erat, berusaha untuk tidak berpikir dan membuatnya mengalir begitu saja. Keningnya mengerut, alis bertaut, dan bibir mengerucut. Segala pikiran acak berusaha dihilangkannya. Perlahan, Kai mulai merasa matanya kian berat. Dan samar-samar, terdengar senandung merdu dengan sebuah lirik yang Kai tahu lagunya tak pernah ada.
Kai pun membuka mata dan kembali bangun.
Ia mengedarkan visual ke sekeliling, menajamkan telinga dan berkonsentrasi pada apapun disekitarnya. Dirinya mulai mendeteksi sumber suara itu, namun yang ia dapatkan hanya suara dengkuran halus dan detak jam dinding.
Oh, astaga. Apakah dia berhalusinasi? Tapi rasanya tidak. Kai yakin bahwa dia benar-benar mendengarnya dan itu bukan ilusi semata. Senandung itu begitu merdu dan lembut, rasanya seperti tubuhmu dialiri sengatan listrik kecil yang membuat seluruh pembuluh darahmu tertampar dan geli. Kedengarannya memang biasa saja. Tapi Kai bersumpah bahwa saat mendengar suara itu, bulu kuduknya meremang seluruhnya. Bukan karena suaranya jelek, tapi karena ada nuansa aneh dari suara itu.
Seperti ada yang memanggil dan mengajakmu ke suatu tempat yang tidak kau ketahui.
Kai menelan ludah gugup. Ia kembali merebahkan dirinya lalu menarik selimut hingga menutupi leher. Bola matanya masih sibuk bergerak kesana-kemari. Telinganya pun masih aktif mendeteksi suara sekecil apapun. Dan ia membiarkan waktu sepuluh menit berlalu tanpa mendengar suara-suara aneh lagi.
Jadi benar. Dia berhalusinasi.
Kai mengehela napas pelan, menutup matanya, kembali mencoba tidur. Kali ini, dia dapat tertidur dengan mudahnya. Tetapi alam bawah sadarnya, kembali memutar ulang senandung lagu itu dengan sama persis seperti yang ia dengar.
Sebuah lagu yang tidak pernah ada dan tidak pernah diciptakan.
Sebuah lagu yang membuat dirinya ketakutan akan sesuatu.
Sebuah lagu yang membuatnya ingin bangun sekarang, tapi tidak bisa. Entah kenapa.
Sebuah lagu yang berisi ungkapan hati seseorang.
Sebuah lagu yang liriknya tak pernah ia dengar…
.
.
.
When I was sleeping in my dream, I heard your voice
Make me feel better and believe about the power of love
I never know about you, or everything
But your voice make me feel better and believe about the power of love
If I have to chase your soul to the ends of eternity
I won't stop until I find you, I promise
I'll always come back for you
.
.
.
Desiran angin lembut perlahan bergerak menjauh dari sosok pemuda yang telah terlelap dengan wajah yang begitu polos dan damai. Desiran angin itu berputar pelan ditempat, sebelum keluar melalui jendela yang terbuka. Meninggalkan sebuah jejak di kusen kayu berdebu yang telah lapuk dimakan usia.
Tertulis disana : D.O
.
To Be Continue
.
.
Ini romance apa romance? Astagaaaa….
Aneh ya? Aneh ya? Aku juga nggak tahu ini romance apa bukan (/_-).
Aku harus memberi tahu readers sekalian dari awal. FF ini diperkirakan sangat panjang, tapi aku pastikan nggak akan lebih dari 50 chapter *buset!* Iya, serius. Ini FF yang sangat panjang, karena benar-benar multi konflik. EXO aja ada 12 member, terus aku masukkin pula tuh si Hyoyeon, Sooyoung, Taemin, sama Leeteuk. Jadi yah… Aku harap FF ini nggak akan membosankan.
Dan kedua, aku harus memperingatkan readers juga kalau beberapa chapter mungkin memiliki alur yang SANGAT TIDAK TERDUGA dan SANGAT 'BERANI' alias ekstrim. Tapi aku nggak akan masukkin adegan semacam NC, soalnya aku nggak berani dan nggak bisa bikin cerita begituan. Aku masih 14 tahun, jadi kupikir belum saatnya bikin cerita yang begituan. Harap dimaklumi kalo ada yang ngarep aku bikin NC *ehehehe* Dan tolong ingat-ingat, ini hanya fanfic. Sifatnya nggak nyata dan jangan terlalu dianggap serius.
Dan LAGI, thank you so much for enchris.727 yang sampe saat ini (chap 3 kemaren) masih setia baca & komen. Begitupun dengan liJunYi yang udah mendaulat FF ini menjadi FF favoritmu. Dan tentu saja buat readers yang lain juga. Semoga kalian SUKSES dan dipermudahkan dalam segala hal. SEMANGAT (\^_^/)
Okeh, see you in the next chapter!
.
Review?
