Dalam sesaat semua keindahan yang Kazuki rasasakan berubah menjadi bumerang bagi dirinya sendiri. Bayangan indah angannya tentang pria itu hilang lenyap seketika,, hilang tak berbekas.. hanya karena serangkaian kata-kata, hanya karena sebuah suara, hanya karena seseorang.. dan itu karena orang itu.. manusia itu!
Aku benci dia! Aku membencinya.. !
"HAI! APA YANG SEDANG KAU LAKUKAN?" ujarnya sambil menepuk punggung Kazuki,
"Huh, ternyata kau sedang memperhatikan si sombong Itachi itu…" ujarnya yang membuat mata Kazuki seakan mau keluar saking melototnya.
Bagaiman tidak. Jika Kakashi hanya berbicara dengan volume 'normal', itu tidak akan menjadi masalah. Tapi ia berbicara dengan volume -yang-akan-membuat-seluruh-mata-memandang-kearah-asal-suara- .
Kazuki melotot kepada Kakashi yang dibalas dengan tatapan ngantuknya. Dengan muka merah-bukan-karena-malu- Kazuki perlahan memutar kepalnya kearah Itachi Uchiha, objek pikirannya sebelum teriakkan Kakashi merusak itu semua.
Itachi menatap Kazuki dengan tatapan datar, lalu ia bangkit dari bangkunya.
Dan,,, dan,,, dan,,, dan hal selanjutnya membuat Kazuki seakan berharap ia tidak ada saat itu, berharap seandainya ia memiliki kekuatan untuk membuat dirinya transparan.
Itachi berjalan menuju Kazuki! Ya! Ia berjalan dengan mantap dan pasti. Sontak saja Kazuki kalang kabut dan berusaha merapikan rambutnya, anak rambutnya yang tak mau rapi ia gugup, badannya bergetar hebat, seluruh akiran darahnya serentak menuju pipnya yang merona merah. Jantunganya memompa darah dengan cepat, memompa adrenalin dan berharap saat itu ia berada pada penampilan terbaiknya, tapi tidak, ia tidak berada di penampilan terbaiknya !
Satu meter…..
Setengah meter….
40 langkah…
10 langkah…
5 langkah…
Satu langkah lagi…
Apa?
Tidak ada !
Tidak ada apa-apa?
Lewat!
Hanya lewat?
Ia hanya lewat?
Bagaimana mung….
Mungkin saja !
Kepala Kazuki menoleh mengikuti arah langkah kaki Itachi ketika ia hanya melewati Kazuki…
Kekecewaan dan kelegaan beradu berebut tempat di relung hati itu, dan tentu saja kecewa yang menang. Kakashi melihat itu dan hanya terdiam dan mengambil tempat duduk didepan Kazuki.
Ia menatap kazuki, namun ketika ia akan mengatakan sesuatu…..
"APA YANG KAU PIKIRKAN HAH? APA KAU PIKIR DIRIMU ITU HEBAT?"
Kazuki berteriak mengeluarkan seluruh amarahnya, kekecewaannya…
"Ap.. apa? Aku.. aku han…"
PLAK !
Omongan Kakashi terputus oleh sebuah tamparan keras di pipinya. Tamparan itu cukup keras untuk membuat seluruh mata yang memandang mereka sedikit berkedit bergidik ekspresi kaget dan ngeri !
Kazuki meanatap tajam mata Kakashi untuk beberapa saat dan kemudian meninggalkan pria itu dengan sejuta tanda tanya,,…..
oooooOOOOOooooo
Kazuki hanya bisa menggeleng berulang kali ketika ia mengingat kejadian itu…..
Apa yang kupikirkan? Kenapa seperti ini? Arrgghhhh….. bisa-bisanya aku menatapnya begitu lama dan tidak menyadari Kakashi sudah ada di sebelahku, cukup lama untuk mengetahui aku sedang memperhatikannya,,,,
Kejadian ini memang membuatku mengetahui namanya. Itachi. Nama yang bagus bukan? Itachi Uchiha….
Tapi tidak dengan cara memalukan seperti itu!
Aku bisa saja mengetahui namanya dengan bertanya dengan orang lain, Kakashi kau menyebalkan!
Tapi sejak kejadian itu ia menghindariku… biasanya ia selalu saja mengganggu ku, mengangetkanku dengan bersembunyi dibelakangku ketika aku sedang berbicara atau membuka loker, dan ketika aku akan berbalik, ia akan mengagetkanku ! kekanak kanakkan..
Bagaimana bisa ada pria yang seperti itu? Tapi herannya ketenarannya hampir menyaingi Itachi. Banyak siswa perempuan yang mengejar dan mengidolakan kakashi. Walaupun Itachi lebih populer, namun Kakashi lebih friendly.
Huh, apa yang dipkirkan Itachi tentang diriku?
oooooOOOOOooooo
Apa yang kupikirkan? Kenapa aku jadi memikirkannya? Hufh menyebalkan bukan, kau tidak tau salah mu apa, tapi tiba-tiba saja kau ditampar. Dia itu tidak waras, kepalaku rasanya pusing memikirkan insiden di kantin. Mana kutau jika dia benar-benar memperhatikan itachi !
Bukan salahku jika Itachi bersikap dingin padanya ! itu memang sifatnya ! Apa salahku juga jika Itachi tidak menyukainya ?
Ehh?
Apa ?
Suka?
Menyukai?
Itachi menyukai Kazuki?
KAZUKI MENYUKAI ITACHI !
Kenapa ini tak terpikir oleh ku sebelumnya? Pantas saja dia marah !
Tentu saja itu pandangan orang yang sedang jatuh cinta !
Dia jatuh cinta? , kenapa ini, perasaan ku baik-baik saja kan?
Tentu saja !
Aku baik baik saja
Baik-baik saja
Baik saja?
Baik?
Tidak baik
Aku tidak baik-baik saja !
oooooOOOOOooooo
Saat ini, detik ini juga, aku ingin membunuh Kakashi !
Jika saat ini ia ada dihadapan ku aku akan segera membunuhnya. Lihat saja..
oooooOOOOOooooo
Sejak kejadian itu aku merasa ada yang aneh,, semua orang menatap ku dengan pandangan yang aneh,
Tak hanya teman sekelas ku saja, bahkan saat ku berjalan di lorong, ataupun menuju kantin, menuju perpusatakaan, pulang sekolah, semua orang menatap ku dengan aneh !
Bahkan aku merasa kodok yang akan kubedah kali ini pun menatap ku dengan aneh!
Saat aku mengakhiri pelajaran biologi, aku dipanggil oleh Orochimaru sensei. Ia menyuruhku mengikutinya menuju ruangannya di ruang guru.
oooooOOOOOooooo
"Hm… aku langsung saja, aku sudah dewasa, dan kau pun sudah dewasa"
"aa… Orochimaru sensei, bisa kita to the point saja?"
"Baiklah, apa kau menyukai Itachi Uchiha?"
"HUH?" kazuki termangu dan keningnya mengernyit seketika.
"Aku bukannya bermaksud menghakimu, namun karena aku peduli padamu makanya aku mengatakan ini padamu. Kau murid baruku, namun kemampuanmu dan prestasimu melebihi sebagian murid-muridku yang telah lebih dahulu ku ajar. Orochimaru menghela nafas. "Aku mengenalmu karena kau muridku, dan aku mengenal Itachi, karena ia muridku!"
"Ia bukan orang yang mudah bergaul dan bukan orang yang mudah jatuh cinta. Ia sangat tertutup. Dan satu-satunya wanita yang dapat ia terima selain ibunya hanya Hyuuga Hinata. Aku bukan merendahkan dirimu, namun jika dibandingkan dengan Hinata, siapa saja pasti memilih Hinata, walaupun aku akan memilihmu."
"kau bukan tipe wanita Itachi, kau terlalu tangguh untuk menjadi miliknya. Kau terlalu jauh untuk mengapainya. Ia terlalu angkuh"
"Ap.. apa maksudmu berkata seperti itu sensei? Aku tidak mengerti.. emmm"
"Aku sudah mendengar kejadian di kantin sekolah dua hari yang lalu….."
GUBRAK!
TBC
Buat silent rider,,, review ditunggu…. ^^
