Half God

Disclaimer : I dont own Naruto.

"Good Enough" Talking

'Good Enough' Thinking

"Good Enough" God/Bijuu/Naruto Half-God Form Talking

'Good Enough' God/Bijuu/Naruto Half-God Form Thinking

"Good Enough" Summon Talking

'Good Enough' Summon Thinking

Warning : Uchiha Massacre tidak terjadi, namun Itachi Uchiha tetap menjadi Missing-nin karena suatu 'kecelakaan', Pairing NarutoxFemHaku

Chapter 3.

Suasana pagi di Kumagawa Compound membuat siapapun mau berlama-lama di istana besar itu, udara yang sejuk akibat hujan deras tadi malam, tidak ada kebisingan sama sekali karena berada di tengah hutan, taman yang menyejukan pemandangan. Benar-benar membuat siapapun betah dan damai.

Naruto Uzumaki-Namikaze Kumagawa pun terbangun karena cahaya matahari pagi membuat mata nya silau, ia pun bangun dan duduk di pinggir tempat tidur nya, rambut nya terlihat sedikit berantakan, ia pun melihat sekeliling nya.

'Uh, kepala ku sedikit pusing..'

Sedikit memaksakan diri, ia pun berdiri dan bersiap untuk mandi, karena dia tahu akan banyak yang ia lakukan di hari pertama berada di Konohagakure setelah 9 tahun.


Dengan santai, Naruto pun berjalan mengelilingi halaman di depan istana nya, ia sekarang mengenakan Kimono berwarna biru gelap dan di ujung nya terdapat corak lidah api berwarna orange.

Ia pun mengambil nafas dalam-dalam, menikmati sejuk nya udara pagi. Ia pun berjalan ke arah Namikaze Compound yang masih berada di dalam kawasan Kumagawa Castle.

Namun Langkah nya terhenti karena salah satu anggota Kumagawa Clan muncul di depan Naruto, orang tersebut masih menggunakan Jubah panjang berwarna hitam dengan huruf kanji untuk 'Fear' terpampang jelas di punggung nya.

"Ada apa ?" tanya Naruto.

"Lapor Naruto-sama, di temukan mayat beberapa Ninja ROOT Anbu di kawasan Kurai shi no Kiri." Jawab orang tersebut.

'Ah, sudah mulai bertindak eh, Shimura Danzo ?' pikir Naruto dengan seringai terpampang di bibir nya.

"Bakar mayat mereka." Perintah Naruto.

"Hai" dalam sekejap orang tersebut melakukan Shunsin dan meninggalkan Naruto sendirian.

Naruto sama sekali tidak kaget dengan mendengar berita tersebut, Shimura Danzo, salah satu dari Tetua Konohagakure no Sato, sang old-war hawk. Pembenci ajaran Sandaime Hokage yang menurut nya terlalu 'damai'. Mendengar keberadaan Clan baru dia pasti langsung bertindak dan mengirim pasukan untuk mengawasi apa Kumagawa Clan merupakan ancaman ke Konohagakure yang ia 'cintai'.

'Mari kita bermain permainan mu..' pikir Naruto dan seringai nya pun bertambah lebar, ia pun melanjutkan langkah nya ke arah Namikaze Compound.

Namun kembali terhenti karena melihat sosok yang sangat ia kenal sedang duduk santai di pinggir kolam ikan. Naruto pun mendekati orang tersebut dan menyapa nya.

"Kaa-san.."

Ami pun langsung menoleh dan tersenyum setelah mendapati anak-angkat nya menyapa diri nya. "Naruto-kun"

Naruto pun duduk di sebelah Ami dan menikmati pemandangan di depan nya. "Merindukan Tou-san ?"

Ami hanya bisa tersenyum "Ya.. dengan tugas nya yang banyak, dia sangat jarang menemui kita" Ami pun mengayunkan kedua kaki nya di dalam air, membuat ikan-ikan sedikit ketakutan.

"Meh, apa yang ibu harapkan dari sang God of Destruction.." ucap Naruto dan membaringkan badan nya di rerumputan.

Ya.. Ayah angkat nya adalah sang God of Destruction, Arch Kumagawa dan ibu angkat nya adalah sang Kyuubi No Kitsune, Ami Uzumaki-Kumagawa, orang tua yang menarik eh ? pasti.. bayangkan bila mereka berdua bertengkar ? kehancuran dunia ? seperti nya..

Semua tentang kedua orang tua angkat nya termasuk sedikit aneh. Ayah yang tugas nya menghancurkan dunia dan ibu yang mampu menghancurkan semua desa Ninja bila ia mau, dan yang lebih aneh lagi dimana mereka berdua mulai saling mencintai..

*Flashback No Jutsu*

3 tahun yang lalu.

Uzushiogakure No Sato dulu nya merupakan salah satu desa Ninja yang sangat di takuti karena keahlian para ninja nya menggunakan Fuuinjutsu, disini juga tanah kelahiran nya Uzumaki Clan, namun semua itu berakhir saat Kumo, Kiri dan Iwa menyerang Uzu dan membasmi semua Uzumaki.

Para Uzumaki yang selamat pun melarikan diri dan menyebar keseluruh Elemental Nation, dan satu yang pergi ke Konohagakure no Sato, ya.. Kushina Uzumaki, ibu kandung Naruto Uzumaki.

Naruto sekarang berdiri di tengah puing-puing bangunan yang dulu nya di gunakan oleh Uzukage, dia terlihat tertarik dengan sebuah symbol aneh di sebuah dinding, symbol tersebut layak nya symbol Uzumaki Clan, sebuah pusaran namun di sekeliling nya terdapat bintang.

Naruto pun menyentuh symbol tersebut dengan tangan kanan nya, tiba-tiba symbol itu menyala dan menghilang, dinding yang tadi nya di depan Naruto sekarang melihat, memperlihatkan sebuah pintu yang sama sekali tidak memiliki tanda-tanda kerusakan.

Tanpa memberitahu ayah angkat nya dan Ami, sang Kyuubi No Kitsune yang telah di bebaskan oleh ayah angkat nya, Arch Kumagawa. Naruto pun memasuki pintu tersebut dan dia berada di sebuah ruangan besar, dinding nya berwarna putih dengan berbagai foto terpajang, namun perhatian nya tertarik dengan 5 Scroll yang terletak di atas meja di depan nya. Naruto pun langsung memeriksa kelima Scroll tersebut.

'Scroll Jutsu untuk kelima elemen ? waw, di dalam Scroll ini terdapat semua Jutsu, dari D-Rank sampai S-Rank !'

Dia pun mengambil semua Scroll tersebut dan membawa nya, bermaksud untuk meminta ayah angkat nya untuk mengajari dia.

'Tunggu.. Tou-san pernah bilang kalau dia sama sekali tidak mengerti dengan konsep Chakra, mungkin aku harus minta tolong Ami ? tapi.. dia membenci ku..'

Setelah dia berpikir secara matang, ia pun nekat mencoba untuk bertanya kepada Ami, sang Kyuubi no Kitsune.

Ia pun mencari-cari Ami. Dan menemukan sang Kyuubi berada di atas sebuah gedung yang tidak terlalu rusak, sedang duduk menikmati pemandangan laut di depan nya, Naruto pun langsung mendatangi Ami dari belakang.

"Apa yang kau mau, Gaki ?" Tanya Ami tanpa sama sekali memalingkan wajah nya. Nada nya sama sekali tidak bersahabat.

Naruto hanya diam berdiri di tempat nya "Ano… apa.. kau, ma-u mengajari ku tentang Elemental Ninjutsu ?" ucap Naruto pelan, atau lebih tepat nya sangat pelan ! untung nya karena pendengaran Ami yang tajam, ia mampu mendengar ucapan Naruto.

"Kau ingin aku mengajari mu Elemental Ninjutsu ? Meh ! Tidak akan! Aku sang Kyuubi no Kitsune, Ratu dari para Bijuu tidak akan pernah mengajari Mortal rendahan seperti mu ! Sekarang PERGI !" Ucap Ami dengan nada keras, ia memandang ke arah Naruto dan menunggu ekspresi wajah nya, Ami sebenar nya sama sekali tidak membenci Naruto, dia bahkan mencintai nya seperti anak nya sendiri, namun ia takut Naruto tidak mau menerima nya, karena secara tidak langsung dia lah yang membuat hidup Naruto menderita saat berada di Konohagakure.

Namun ekspresi Naruto benar-benar tidak di duga oleh sang Kyuubi no Kitsune, Naruto hanya tersenyum, tersenyum sedih "Baiklah… maafkan aku Ami-san.." ucap nya dan membalikan badan nya dan meninggalkan Ami yang sangat terkejut.

Namun langkah Naruto terhenti setelah dia mendengar suara yang sangat ia kenal, ayah angkat nya sedang berbicara sedang Ami, Naruto pun mencari tempat sembunyi dan berusaha mendengarkan apa yang mereka bicarakan.

"Kau sebaik nya mengatakan perasaan mu sebenar nya, Ami-chan" ucap Arch yang muncul entah darimana, ia melihat wajah Ami yang sekarang terlihat sangat sedih dan mata nya sedikit berair.

"Tapi Arch-sama, aku memang menyayangi dia seperti anak.. aku selalu menangis saat melihat diri nya di kejar oleh para penduduk Konoha namun aku hanya bisa menonton dan tidak bisa melakukan apa-apa.. aku menangis saat berusaha menyembuhkan luka-luka nya dan mengucapkan maaf berulang-ulang walau aku tahu dia tidak bisa mendengar ku.." Air mata pun mulai mengalir dari mata Ami, Arch pun duduk di sebelah nya, ia pun merangkul pundak Ami dan menarik nya, membiarkan kepala Ami bersandar di pundak nya.

"*hic*aku takut Arch-sama..*hic* aku takut dia membenci ku, aku sama sekali tidak berani melihat wajah nya *hic*, aku takut aku kehilangan orang yang kusayangi seperti anak ku sendiri *hic*, selama hidup ku tidak ada yang pernah mencintai dan menyayangi ku karena aku adalah Kyuubi No Kitsune *hic* namun dia selalu tersenyum saat aku berteriak pada nya, dia selalu meminta maaf walau dia tahu itu bukan salah nya *hic* aku takut kehilangan nya Arch-sama.." ucap Ami dengan air mata yang mengalir deras dari mata nya.

Arch hanya tersenyum dan membelai rambut merah nya Ami dengan lembut "Kalau begitu, bersikap lah sesuai perasaan mu, bersikap lah sebagai ibu kepada nya, menyayangi nya dan mengajari nya, dia pernah berkata dia tidak pernah membenci mu, dia bahkan menganggap diri mu sebagai ibu nya, yang selalu mencoba melindungi diri nya.. dan jangan pernah mengatakan tidak ada yang mencintai dan menyayangi mu.. karena sekarang ada dua orang yang mencintai dan menyayangi mu.."

"Dua ?" Tanya Ami bingung dan menatap mata Arch.

Arch pun tersenyum lembut "Naruto yang mencintai dan menyayangi mu sebagai ibu… dan Aku yang mencintai dan menyayangi mu sebagai wanita.."

Ucapan itu membuat Ami terkejut.. sangat terkejut, tidak ada yang mengatakan itu kepada nya selama ribuan tahun, banyak Kitsune lain mendekati nya karena kekuatan nya, namun tidak ada satu pun yang mengatakan itu kepada nya.

Dan sekarang orang yang mengatakan itu pertama kali ada di depan nya, memberikan senyuman kepada nya, dan yang membuat nya lebih kaget adalah, fakta bahwa sang God of Destruction, dewa yang paling di takuti semua makhluk hidup jatuh cinta kepada sang Kyuubi no Kitsune, Yokai yang di takuti namun juga di benci.

"Arch-sama..-" sebelum Ami menyelesaikan kalimat nya, Arch mencium bibir Ami dengan lembut, walau pertama nya Ami sangat kaget akhir nya Ami membalas ciuman tersebut.

Setelah beberapa menit akhir nya mereka melepaskan bibir masing-masing, kedua pipi Ami memerah layak nya tomat, sedangkan Arch hanya tersenyum.

"Ami.. apakah kau mau menjadi istri ku dan ibu angkat Naruto Uzumaki-Namikaze Kumagawa ?"

Tanpa banyak pikir, Ami pun tersenyum dan berkata "Iya.."

Arch pun memeluk Ami, namun di otak nya sedang sibuk berpikir bagaimana ia menjelaskan ini kepada kedua adik nya, Kami dan Yami, Seorang dewa menikahi Yokai ? mereka pasti berkoar-koar nanti.

Arch pun melepaskan pelukan nya dan memalingkan wajah nya ke arah dinding dimana Naruto bersembunyi.

"Keluar lah Naruto-kun.."

Ami dan Naruto kaget mendengar itu dengan alas an yang berbeda, Naruto takut dihukum karena menguping sedangkan Ami takut bila Naruto mendengar semua nya dan membuat Naruto benci kepada diri nya.

Naruto pun keluar dari persembunyian, air mata masih mengalir deras dari mata nya karena mendengar semua ucapan sang Kyuubi no Kitsune, dia pun tersenyum senang "Hai Tou-san…. Kaa-san.." dia pun berlari dan memeluk mereka berdua.

Arch hanya tersenyum sedangkan Ami semakin menangis, menangis gembira karena Naruto menerima nya sebagai ibu angkat nya.

"Our Sochi.."

Flashback No Jutsu : Kai !

Naruto pun tersenyum mengingat kembali kejadian tersebut. Namun kedua mata Naruto terbelalak melihat langit menjadi hitam dan lalu kembali menjadi biru, Naruto pun segera kembali duduk.

'Uh oh…'

"Tou-san datang.." ucap Naruto pada Ami.

"Uh ?" Ami pun menoleh wajah nya kebelakang dan mendapati suami nya sedang berjalan ke arah mereka berdua "Arch-Kun.."

"hai Ami-chan, Naruto-kun.." Sapa Arch santai dan duduk di antara mereka berdua.

"Tumben.." ucap Naruto santai dan kembali membaringkan badan nya di rerumputan, membiarkan kedua orang tua angkat nya melepas rindu.

Beberapa menit kemudian salah satu anggota clan Kumagawa muncul dan lalu berlutut "Naruto-sama, Hokage ingin bertemu dengan mu.." ucap orang tersebut.

"Baiklah…" balas Naruto dan langsung berdiri, dan memandang kedua orang tua angkat nya "Mau ikut ?"

"Maa maa, aku hanya sebentar saja di sini, ada beberapa dunia yang harus ku hancurkan" ucap Arch dengan santai.

"Aku masih ingin berada di sini, Naruto-kun" Jawab Ami.

Naruto hanya bisa tersenyum dan membalikan badan nya, menghadap ke anggota clan nya tadi "Mari kita pergi"

Dan mereka berdua pun pergi via shunsin dan meninggalkan Ami dan Arch berdua.


Hokage's Room

Sekarang Hiruzen Sarutobi, Sandaime Hokage sedang bertarung hidup dan mati melawan paperwork, mata nya dengan teliti membaca setiap isi paperwork tersebut.

"Memberikan Dana untuk Civillian Council ? Meh"

Stampel 'Denied' pun terpampang lebar di paperwork tersebut dan lalu mengambil paperwork lain dan entah kenapa Hiruzen tersenyum mesum dan kedua pipi nya memerah.

"Pemandian air panas campuran setiap hari ?"

Saat Hiruzen ingin mengambil stampel 'Approved', pintu ruangan nya pun di ketok dan membuat Hiruzen cepat-cepat mengambil stampel 'Denied' dan menyembukan kertas tersebut.

'DAMN !'

"Ada apa ?" ucap Hiruzen.

"Kumagawa-sama telah datang, Hokage-sama" balas sekretaris nya dari balik pintu.

"Suruh dia masuk !" perintah Hiruzen.

Pintu tersebut terbuka dan seorang pemuda memasuki ruangan tersebut, namun rambut pemuda itu bukan berwarna pirang yang sudah di duga Hiruzen, melainkan warna hitam dan tidak ada tanda whisker di kedua pipi nya, mata nya berwarna biru dan dia mengenakan kimono berwarna hitam dan di punggung nya tertulis kanji untuk 'Fear'

"Siapa kau ?" Tanya Hiruzen karena yang ia panggil tadi adalah Naruto.

"Kai !" ucap pemuda tersebut dan membuat ruangan itu menyala biru dan kembali padam, dan beberapa suara seperti orang terpental terdengar.

"Ini aku Jiji, Naruto" lanjut pemuda yang mengaku Naruto tersebut, ia pun duduk di kursi di depan Hiruzen.

"Naruto ? tapi kenapa kau mengubah penampilan mu ?"

"Karena untuk dua bulan kedepan aku menggunakan nama Akira Kumagawa, tidak mungkin kan ada dua Naruto di desa ini ?" jawab Naruto santai.

Beberapa menit, akhir nya otak Hiruzen menangkap apa yang dimaksud Naruto dengan 'Dua Naruto', "Ah, maksud mu Blood Clone mu ?"

"Yap !" Jawab Naruto dengan nada gembira, "Jadi, kenapa kau memanggil ku Jiji ?"

"Satu jam nanti ada rapat Council, dan aku ingin mengenalkan Clan mu"

Mendengar itu, Naruto pun mengkerutkan dahi nya "Damn, nanti pasti bakal seperti neraka"

"Kemungkinan, jadi kuharap kedatangan mu nanti.." ucap Hiruzen santai.

"Baiklah, dan berdoa saja semoga nanti tidak membutuhkan beberapa kantong mayat.." balas Naruto, "Ada lagi ?"

Hiruzen hanya menggelengkan kepala nya "tidak, jadi sekarang kau pergi karena aku ingin melanjutkan pekerjaan ku.. kutunggu kau satu jam kemudian di Council Room."

"baiklah KAI !" ucap Naruto dan kembali melepaskan Jutsu Sairento to Hogo yang tadi di gunakan di ruangan tersebut.

"Oia, kenapa kau tidak menggunakan Kage Bunshin untuk mengerjakan paperwork ?" lanjut Naruto dan menghilang di telan kabut hitam, Meninggalkan sang Sandaime Hokage yang terbengong.

Beberapa menit kemudian seluruh Konohagakure no Sato mendengar teriakan yang sangat menyakitkan telinga dan sumber nya berasal dari Hokage Tower…


Naruto pun berjalan santai di jalan utama Konoha yang penuh sesak. Beberapa orang terlihat sibuk dengan dagangan nya, sedangkan para anak kecil terlihat seru bermain ninja-ninjaan.

Naruto pun memasuki sebuah toko Dango yang terlihat sederhana. Ia pun memerhatikan keadaan toko tersebut, namun yang menarik perhatian nya adalah seorang Kunoichi yang duduk sendirian.

Wanita tersebut memiliki wajah yang cantik dan atraktif, rambut panjang dan berwarna hitam dan mata nya berwarna merah, ia mengenakan sebuah baju seperti perban.

Naruto pun menyadari bahwa bukan dia saja yang tertarik dengan wanita tersebut, namun banyak pria lain menatap wanita tersebut, namun beda nya tatapan pria lain tersebut penuh dengan nafsu.

Seorang pria pun berjalan mendekati wanita tersebut dan nekat ingin memegang tubuh wanita tersebut, namun sebelum tangan pria tersebut memegang tubuh wanita itu, sebuah tangan menghentikan tangan pria tersebut, dan tangan itu adalah tangan milik Naruto Uzumaki-Namikaze Kumagawa.

Naruto pun menatap tajam ke arah pria tersebut, ia pun mengeluarkan Killing Intent yang besar yang membuat pria tersebut hamper kencing di celana.

"Pergi sebelum aku membunuh mu" ucap Naruto dengan suara 'demonic' nya, pria itu pun langsung mengangguk dan lari secepat nya.

"Terima kasih…" ucap wanita tersebut seraya tersenyum kepada Naruto.

"Maa maa, sudah sewajar nya aku melindungi wanita secantik mu dari para mesum seperti orang tadi" balas Naruto dengan suara ceria nya. "Boleh aku di sini ? meja lain sudah penuh ?".

Wanita tersebut hanya mengangguk, kedua pipi nya terlihat merah karena mendengar pujian dari Naruto.

Naruto pun duduk di seberang wanita tersebut, dan memesan beberapa piring dango kepada pelayan toko tersebut. Dan kembali menatap wanita di depan nya.

"Jadi, nama mu ?" Tanya Naruto seraya tersenyum manis, membuat kedua pipi wanita tersebut kembali memerah.

"Kurenai, Kurenai Yuhi" Jawab Kurenai.

"Ah, Kurenai Yuhi, Genjutsu Mistress of Konoha, perkenalkan nama ku Akira Kumagawa" ucap Naruto dan memberikan nama kedua nya.

"Kumagawa ? Clan baru yang membuat kastil di luar Konoha dengan genjutsu kuat melindungi nya ?" Tanya Kurenai dengan mata berbinar-binar mendengar itu.

*Flashback no Jutsu*

Malam dimana para Jounin mendapati berita bahwa ada sebuah kastil tiba-tiba muncul di luar Konoha, Kebanyakan Jounin termasuk Kurenai pun pergi untuk melihat Kastil tersebut, namun untung nya saat Kurenai melihat kabut hitam yang mengelilingi kastil tersebut adalah sebuah Genjutsu kuat dan sama sekali tidak bisa di pecahkan, tim Jounin tersebut langsung kembali ke Konoha dan menemui sang Hokage, mereka hanya mendapatkan informasi tentang bahwa kastil tersebut milik clan baru bernama Kumagawa Clan.

Dengan itu Kurenai pun berniat untuk menemui Clan Head Kumagawa Clan dan ingin menanyakan Genjutsu tersebut.

*Flashback no Jutsu :KAI !*

"Yap" jawab Naruto dan memakan Dango yang baru saja di sajikan.

"Bisa kah aku menemui Clan head mu ? aku ingin menanyakan genjutsu tersebut" Tanya Kurenai dengan nada senang.

"Aku lah Clan Head nya.." jawab Naruto dan kembali mengambil Dango dan memakan nya.

"Kau ? tapi, kau hanya berumur sekitar 17 tahun.." Balas Kurenai tidak percaya, ia pun memakan Dango sisa kepunyaan nya.

"Lebih tepat nya aku berumur 13 tahun" Ucap Naruto dan membuat Kurenai semakin tidak percaya

"13 ? tapi, penampilan mu…"

"Lebih tinggi ? salahkan pertumbuhan ku yang sedikit berlebihan.." Balas Naruto dan memakan Dango terakhir nya. "Jadi kau penasaran dengan genjutsu ku ?"

Kurenai pun hanya mengangguk pelan

"Well, Kurai shi no Kiri adalah salah satu genjutsu original buatan ku, S-Rank, sama sekali tidak bisa di pecahkan walaupun sama Uchiha Sekalipun, genjutsu ini mematikan semua indera korban dan mengurangi Chakra korban perlahan demi perlahan sampai korban mati kehabisan Chakra, hanya orang yang menggunakan 'Anti-Genjutsu Seal' nya mampu melewati Genjutsu tersebut.." jelas Naruto panjang lebar, dan lalu meminum segelas air putih.

Kurenai hanya bisa tercengang mendengar penjelasan tersebut,membuat Genjutsu yang tidak terpecahkan merupakan impian nya. "Kau bisa.. mengajari ku ?" Tanya Kurenai pelan.

"Bisa, asal dengan syarat kau ingin masuk ke dalam clan ku.."

"Uh ?" masuk ke dalam clan ? bagaimana bisa ? bukan nya clan adalah keluarga dan hubungan darah ? kenapa dia mengatakan nya seakan clan adalah organisasi ?

Mampu membaca pikiran Kurenai, Naruto pun melanjutkan "Dengan Kekkai Genkai ku, aku dapat merubah DNA mu menjadi seperti DNA ku dan mendapatkan Kekkai Genkai Kumagawa Clan, jadi secara tidak langsung kau merupakan bagian dari Keluarga Kumagawa, well.. kalau kau mau"

Kurenai kembali tercengang mendengar tersebut 'Kekkai Genkai yang dapat merubah DNA dan memberi orang lain Kekkai Genkai tersebut?'

"Kumagawa Clan hanya baru memiliki sebelas anggota, tertarik ?" Tanya Naruto dengan seringai di bibir nya

Kurenai pun terdiam, memikirkan tawaran tersebut "Bisa kah kau memberi ku waktu ?"

"Ambil waktu sebanyak mungkin kau mau, Kurenai-chan" jawab Naruto dan tersenyum, lalu menghilang di telan kabut hitam meninggal Kurenai yang kedua pipi nya kembali memerah mendengar suffix –chan di nama nya tadi.


Naruto pun kembali berjalan mengelilingi desa yang tidak pernah ia singgah selama 9 tahun, bila Naruto adalah seorang turis, mungkin dia akan mengira bahwa Konohagakure adalah sebuah desa yang damai dengan orang-orang yang ramah.

Ah, berapa nafsu nya dia ingin membuktikan bahwa semua itu salah, penduduk desa yang terlihat ramah sekarang ini dulu nya merupakan para manusia yang tega menghajar, menyiksa anak kecil berumur 4 tahun dengan alasan dia adalah Kyuubi ? what a fool…

Naruto pun berhenti di depan sebuah toko yang sangat ia kenal, salah satu toko yang sangat sedikit yang mau menerima nya saat berumur 4 tahun, ya Ichiraku Stand, ia dapat melihat dua figure yang ia kenal sedang sibuk memakan ramen hidangan mereka sedangkan Teuchi dan Ayame terlihat sibuk dengan bahan-bahan ramen.

Dia pun memasuki Ramen Stand tersebut dan duduk di sebelah pria yang menggunakan jubah hitam panjang dengan kanji untuk 'Fear' terpampang dengan gagah di punggung nya, tudung kepala nya tidak ia gunakan dan menunjukan rambut pirang panjang dan di ikat buntut kuda, ia mengenakan sebuah topeng putih yang menyembunyikan muka nya, namun saat ini bagian mulut topeng itu sedang di lepas agar pria itu mudah memakan ramen nya. Pria tersebut terkadang juga mengobrol dengan Ayame.

"De-uh… Clay, seperti nya sudah beradaptasi uh ?" ucap Naruto dengan santai.

Clay pun menoleh ke samping dan mendapati Ketua Clan nya sedang duduk santai, ia pun segera berdiri dan member hormat "Na-, uh Akira-sama, apa yang anda lakukan di sini ? un"

"Makan, lebih baik kau lanjutkan ramen mu Clay" jawab Naruto dan memesan sebuah Beef Ramen dengan mangkok berukuran besar.

Naruto pun menoleh ke kanan nya dan melihat Chi-Bunshin nya juga sedang memakan ramen nya dengan lahap, C-Naruto (Clone Naruto) juga menatap ke arah original nya, dan langsung 'berakting'

"Ah, Akira-san, bagaimana kabar mu ?" Tanya C-Naruto pada original nya.

"Aku baik-baik saja Naruto ? bagaimana dengan Academy mu ?" balas Naruto dan tersenyum.

"Membosankan, lebih baik mereka langung membiarkan aku menjadi Hokage,-tebayo !"

Entah kenapa Naruto mengkerutkan dahi nya melihat Chi-Bunshin nya 'Dia benar-benar melakukan pekerjaan nya dengan baik'

"Suatu saat kau akan menjadi Hokage.." jawab Naruto, sebuah mangkok beef ramen pun di letakan di depan nya, ia dapat melihat Ayame melihat mereka berdua.

"Kau kenal dia Naruto-kun ?" Tanya Ayame pada C-Naruto.

"Yap, Akira-san dan Clan nya lah yang mengantarkan ku ke Konoha, Ayame-neechan" jawab C-Naruto dan tersenyum lebar, ia pun memakan habis sisa ramen nya "Baiklah, Aku pergi dulu Ayame-Neechan, Akira-san" lanjut C-Naruto dan langsung keluar dari Ramen Stand.

Ayame hanya bisa mengelah nafas dan membereskan mangkok C-Naruto dan Ayame baru menyadari bahwa dia sama sekali belum bayar "Naruto-kun lagi-lagi lupa bayar.."

Naruto yang asli pun mendengar itu dan tersenyum kepada Ayame "biarkan aku yang membayar nya.."

Ayame pun sedikit terkejut namun juga senang melihat sifat Akira pada C-Naruto, tidak banyak orang yang berniat baik kepada Naruto. "Baiklah" ucap nya dan tersenyum.

Naruto pun kembali memakan Ramen nya, terkadang ia menahan ketawa saat mendengar Clay mencoba menggoda Ayame dan kedua pipi Ayame pun terkadang memerah mendengar godaan dari Clay.

Saat Naruto sudah menghabiskan ramen porsi besar nya, seorang ANBU muncul dan berlutut "Kumagawa-sama, Hokage-sama memanggil mu untuk Council Meeting" ucap ANBU tersebut dan kembali pergi menggunakan Shunsin.

Clay yang juga mendengar itu berkata pada Naruto "Good Luck Akira-sama"

Naruto hanya tersenyum dan melambaikan tangan kanan nya pelan "dan entah kenapa aku memerlukan itu" jawab nya dan langsung menghilang di telan kabut hitam.


Council Room-

Naruto pun berdiri di depan pintu besar yang di jaga dua orang ANBU di kedua sisi nya, kedua ANBU tersebut mempersilakan Naruto untuk memasuki ruangan.

Saat di dalam ruangan, ia dapat melihat beberapa Civillian Council menatapi nya dan seakan mengatakan 'Kenapa orang biasa seperti dia ada di sini ?', Naruto melihat Hiruzen Sarutobi duduk di kursi yang terlihat mewah, di kedua sisi nya duduk kedua advisor nya, Homura Mitokado dan Koharu Utatane, dan di sebelah Koharu duduk lah sang war-hawk Danzo Shimura. Danzo menatap tajam kea rah Naruto dengan mata satu-satu nya.

"Siapa pemuda ini Hokage-sama ?" Tanya salah satu Civillian Council yang bertubuh gemuk.

Hiruzen pun menatap ke suluruh Council nya "Kalian pasti mendengar berita sebuah Kastil yang tiba-tiba berdiri bukan ?" Hiruzen pun mendapat banyak anggukan sebagai respon pertanyaan nya.

"Sebenar nya itu adalah milik Clan terbaru Konoha, Kumagawa Clan, dan dia adalah Clan Head nya" jelas Hiruzen.

Fugaku Uchiha, Clan Head dari Uchiha Clan yang menganggap diri mereka adalah yang terkuat karena Sharingan mereka pun berkata "Tsk, Clan lemah yang di pimpin oleh bocah"

Ucapan itu pun sangat jelas di dengarkan oleh Naruto, Naruto pun hanya tersenyum pada Fugaku "dan bocah tersebut dapat membunuh mu dalam kedipan mata Uchiha-dono.."

Sebelum Fugaku membalas ejekan Naruto, ia dapat merasakan sesuatu yang dingin dan tajam berada di leher nya, Fugaku pun melihat kebawah dan mendapati sebuah Zanbato besar berada di leher nya dan siap menggorok leher nya kapan pun, yang membuat Fugaku dan Council lain adalah, tidak ada yang memegang Zanbato tersebut, Zanbato tersebut melayang dengan tenang di samping Fugaku.

"Apa maksud nya ini Sarutobi ?" Tanya Danzo dengan ketus.

Hiruzen Sarutobi hanya diam mendengar itu dan membiarkan Naruto yang berbicara.

"Ah, tidak ada maksud apa-apa, Shimura-dono, aku hanya membuktikan bahwa bocah seperti ku dapat membunuh sang 'Mighty' Clan Head Uchiha Clan hanya dalam kedipan mata.." jawab Naruto dan menjentikan jari nya membuat Zanbato yang masih di leher Fugaku menghilang menjadi debu hitam.

"Jaga ucapan mu BOCAH !" teriak Fugaku tidak terima di ejek oleh bocah di depan nya tersebut.

Naruto kembali menatap sang Clan Head Uchiha Clan dan tersenyum "selagi lagi Uchiha-dono, bocah seperti ku dapat membunuh mu dalam kedipan mata.." jawab Naruto.

Setelah mengedipkan mata nya, Fugaku mendapati diri nya di kelilingi oleh banyak senjata melayang, dan semua senjata itu menargetkan macam-macan dari tubuh nya, seperti kaki, tangan, leher, perut, dada, bahkan bagian 'lelaki' nya.

Seluruh anggota Council hanya bisa melihat itu dengan tatapan iri dan takut.

"Hentikan Akira-san, seperti nya dia sudah mendapat pelajaran nya" Ucap Hiruzen mencoba menghentikan 'pertempuran' satu sisi tersebut.

Naruto pun melepas Jutsu nya dan membuat seluruh senjata tersebut terurai menjadi abu hitam, dia pun duduk di kursi yang entah darimana muncul nya, Kursi tersebut memiliki tinggi sama seperti kursi Hokage, warna kursi itu berwarna hitam dan memiliki huruf kanji 'Fear' tertulis di belakang nya dengan warna putih.

Fugaku hanya bisa menatap tajam ke arah Naruto dan berharap seakan tatapan tajam nya dapat membunuh bocah tersebut.

"Jadi bisa kah kau menjelaskan teknik khusus atau Kekkai Genkai mu, Kumagawa-san ?" Tanya Danzo memecah keheningan, semua anggota Council menatap nya dengan rasa penasaran sedangkan Naruto hanya menyeringai.


Training Ground 8

-Satu Jam kemudian setelah Council Meeting-

Council Meeting tadi merupakan salah satu neraka bagi Naruto, saat Naruto sudah selesai menjelaskan Kekkai Genkai Kumagawa Clan, ia dapat banyak reaksi dari anggota Council tersebut, reaksi takut dari kebanyakan Civillian Council, beberapa bahkan menyuruh Hokage untuk mengusir diri nya dan Clan nya keluar dari Konoha, dan semakin membuat Naruto semakin heran bagaimana ada orang idiot seperti itu ada di Civillian Council ?

Sedangkan reaksi yang ia dapat dari Shinobi Council adalah reaksi takjub dari Clan Head Inuzuka, Nara, Yamanaka, Akimichi dan Aburame. Dan reaksi iri dan marah dari Clan Head Hyuuga dan Uchiha, sedangkan reaksi Danzo Shimura kalem seperti biasa nya walau dalam hati nya ia berniat berbicara dengan Naruto secara private dengan tujuan untuk membuatkan Kekkai Genkai untuk ROOT Army nya, sedangkan Hiruzen, Koharu dan Homura sama sekali tidak bereaksi sama sekali.

Setelah urusan dengan Kumagawa Clan selesai, topik selanjut nya adalah berita kepulangan Naruto Uzumaki (atau Chi-Bunshin nya) ke Konoha, dan di sini lah hampir membuat sang Hokage memerlukan beberapa kantong mayat, Reaksi dari Civillian Council kebanyakan menyuruh Hokage untuk mengeksekusi sang 'Demon Brat' secepat mungkin sedangkan reaksi dari Shinobi Council seperti tidak terlalu memikirkan berita tersebut walau beberapa dari Clan Head tersebut tersenyum senang, karena anak dari sang Yondaime telah kembali dan mereka dapat menjaga nya. Reaksi Danzo adalah meminta Hiruzen membiarkan diri nya melatih sang Jinchuuriki agar menjadi senjata hebar, dan tentu saja langsung di tolak mentah-mentah oleh Hiruzen.

Dan sekarang Naruto di suruh ke Training Ground 8 untuk mengetes kemampuan nya dengan beberapa juri seperti Shikaku Nara, Inoichi Yamanaka, Koharu, Homura dan sang Hokage Hiruzen Sarutobi. namun terlihat juga beberapa Elite Jounin seperti Kakashi Hatake, Anko Mitarashi, Maito Gai, Kurenai Yuhi, Asuma Sarutobi dan Yuugao Uzuki.

Hiruzen pun melangkah ke depan dan menghadap kearah Naruto, "Baiklah Akira-san, kami akan menguji kemampuan mu untuk menempatkan Rank mu, Ujian nya terdiri dari Ninjutsu Test oleh Kakashi Hatake, Taijutsu Test oleh Maito Gai, Genjutsu Test oleh Kurenai Yuhi dan Kenjutsu Test oleh Yuugao Uzuki," Naruto hanya mengangguk dan berjalan ke tengah Ground, Training Ground 8 merupakan salah satu Training Ground terbesar yang di miliki Konoha lengkap dengan sebuah Danau dan hutan yang lebat. Kakashi Hatake juga berjalan ke tengah Ground dan berdiri jauh di depan Naruto

'Copy-Nin Kakashi uh ? kuharap dia dapat memberikan ku sedikit tantangan'

"Baiklah, Ninjutsu Test melawan Kakashi Hatake selama 10 menit, MULAI !"

Walau pertarungan sudah di mulai, Naruto masih berdiri tenang di posisi nya, ia pun tersenyum kepada Kakashi "Hatake-san, lebih baik kau langsung menggunakan Sharingan mu.."

Kakashi tidak terkejut mendengar itu, setelah ia keluar dari ANBU dan melakukan misi menjadi Jounin biasa membuat berita dia mempunyai Sharingan tersebar luas.

"Baiklah kalau itu yang anda mau, Kumagawa-sama" balas Kakashi dan mengangkat Hitai-te nya yang menghalangi mata kiri dan memperlihat kan Sharingan yang memiliki tiga tomoe yang mengelilingi pupil nya.

Dan di mulai lah neraka untuk Kakashi Hatake.

Naruto pun membuat satu handsign dan mengambil nafas dalam-dalam "Fuuton : Daitoppa" angin pun melaju kencang ke arah Kakashi.

Kakashi pun melakukan beberapa handsign dan meneriakan nama Jutsu nya "Doton : Doryuheki", Sebuah dinding tanah yang tebal pun terbentuk di depan nya, namun saat serangan angin Naruto menyentuh dinding tanah tersebut, Kakashi terpaksa melompat ke kanan karena melihat dinding tanah nya dapat di tembus oleh angin tersebut layak nya kapas.

Setelah mendarat di tanah Kakashi pun langsung melakukan handsign "Katon : Karyu Endan!" Dan meluncurkan api berbentuk naga yang melaju cepat ke arah Naruto.

Naruto yang melihat Naga api yang melaju kea rah nya pun tidak tinggal diam, ia melakukan beberapa handsign dengan cepat "Suiton: Daibakufu no Jutsu" dan dari udara keluar air terjun dan air itu melaju kearah Kakashi sekaligus menelan naga api tersebut.

Kakashi sangat terkejut melihat jutsu terebut 'Dia dapat menggunakan Suiton tanpa sumber air ? kupikir hanya Nidaime saja yang bisa !' tanpa sempat melakukan apa-apa air tersebut menyapu diri Kakashi.

Namun saat Air ganas tersebut mereda, bukan lah badan Kakashi yang terapung melainkan sebuah batang pohon.

'Kawarimi ?'

Sekali lagi Naruto melakukan handsign dengan kecepatan yang luar biasa "Hyoton: Kokuryubo Fusetsu" Dari air sisa jutsu sebelum nya terbentuk lah seekor Naga Es berwarna hitam dan bermata merah, Naga itu langsung melaju cepat ke arah hutan dan menabrak sebuah pohon dan menghancurkan beberapa pohon di dekat nya.

Namun sebelum itu terjadi, Kakashi yang tadi bersembunyi di balik pohon tersebut melompat untuk menghindari serangan tersebut, namun dia sama sekali tidak bisa menghindari secara total terbukti dari beberapa luka es dan badan nya yang basah kuyup.

Aksi Naruto tadi membuat seluruh penonton dan Kakashi sangat terkejut

'Hyoton ? apa dia mempunyai Kekkei Genkai Hyoton ?'

Naruto yang bisa mendengar pikiran orang hanya bisa menyeringai 'Oh, Mereka belum lihat apa-apa'

Sekali lagi Naruto melakukan Handsign dan Jutsu kali ini akan membuat para penonton sangat-sangat takjub, Naruto pun membantingkan kedua telapak tangan nya ke atas tanah

"Mokuton Hijutsu: Jukai Kotan (Wood Release Secret Technique: Birth of Dense Woodland)"

Sebuah Pohon besar tumbuh dari tanah di depan Naruto, pohon tersebut memiliki daun yang lebat dan batang yang besar dan lebar, namun akar-akar pohon tersebut melaju dengan cepat ke arah Kakashi.

Kakashi yang masih terkejut tidak sempat melakukan apa-apa, kaki nya di ikat salah satu akar tersebut dan di lempar dengan keras kearah hutan dan menabrak sebuah pohon dan menghancurkan nya bersama beberapa pohon di belakang nya.

Setelah menerima serangan hebat tersebut Kakashi pun mencoba berdiri walau di beberapa bagian tubuh nya terasa sangat sakit.

'Apa dia benar-benar berniat membunuh ku ? rasa nya beberapa tulang belakang ku ada yang patah karena serangan tadi'

Kakashi melakukan beberapa handsign dan tangan kanan nya ia ulurkan kedepan, Listrik mulai terpancarkan dari telapak tangan sang Copy-Nin dan semakin lama semakin membesar, Jutsu Original sang Copy-Nin.

"Raikiri !"

Dengan kecepatan yang luar biasa, ia melaju ke arah Naruto yang belum bergerak dari tempat nya sejak awal pertarungan, Kakashi pun menambah kecepatan nya dan berusaha menghindari beberapa Akar yang mencoba menghentikan nya, tanpa ia sadari ia menusukan Raikiri nya ke arah jantung Naruto dan membuat para penonton sangat terkejut.

'Apa dia niat membunuh nya ?'

Namun seringai Naruto semakin lebar dan aura hitam keluar dari tubuh nya "Sakusei : Seimei no Tate (Shield of Life)"

Sebuah perisai besar terbentuk di antara Naruto dan Kakashi, Perisai itu berukuran dua lebih besar dari Kakashi sekalipun, warna nya hitam pekat dengan beberapa ukiran emas di badan nya.

Saat Raikiri Kakashi menyentuh perisai tersebut, ia terpental kebelakang dengan cepat dan menabrak dan menghancurkan beberapa pohon lagi, Kakashi hanya bisa terkejut melihat itu.

'Apa itu ? Seakan Raikiri ku terhisap kedalam perisai tersebut dan langsung mementalkan aku layak nya trampoline'

Perisai itu terurai menjadi abu hitam dan memperlihatkan Naruto dengan seringai nya, aura hitam masih berada di sekitar nya, pohon besar yang dibuat oleh Jutsu sebelum nya sudah kembali ke dalam tanah dan meninggalkan sebuah lubang yang besar.

Aura hitam Naruto bergerak memasuki kedalam tanah.

"Sakusei : Shi no sauzandosupia (Thousand Spear of Death)"

Ribuan tombak mulai muncul dari dalam tanah dan melaju cepat kearah Kakashi, Kakashi yang melihat Ribuan tombak hitam yang melaju kearah nya sama sekali tidak bisa melakukan apa-apa, dengan radius besar seperti itu dia sama sekali tidak mempunyai tempat untuk menghindar dan beberapa Jutsu Defense nya sama sekali tidak bisa menghentikan ribuan tombak tersebut, hanya ada satu jalan untuk menyelamatkan nyawa nya…

"AKU MENYERAH !"

Mendengar itu, Naruto pun langsung menghentikan laju ribuan tombak nya, salah satu tombak tersebut hanya berjarak satu centimeter dari mata Sharingan Kakashi, akhir nya ribuan tombak tersebut terurai menjadi abu hitam dan terbang di bawa angin.

Para penonton yang dari tadi hanya bisa terkejut dengan abilty yang dimiliki Naruto sekarang tersadarkan dan mulai membantu Kakashi yang terluka parah. Setelah Kakashi di bawa kerumah sakit oleh Anko, Hiruzen pun berpaling kepada para Juri.

"Jadi level kemampuan nya ?"

Tanpa banyak pikir para juri menjawab dengan tegas.

"Kage-Level" jawab Homura

"Kage-Level" jawab Koharu

"Kage-Level" Jawab Hiruzen

"Kage-Level" Jawab Inoichi

"Diatas Kage-Level" Jawab Shikaku.

Jawab Shikaku mendapat respon dari juri lain dengan cara melihat dengan rasa tidak percaya ke arah Shikaku, Shikaku yang merasakan itu langsun menjawab. "What ? Dengan Hyoton, Mokuton Jutsu dan Sakusei Kekkei Genkai nya dia bahkan dapat mengalahkan Hokage-sama dengan mudah dan saat kulihat sekarang dia terlihat masih banyak menyembunyikan beberapa Jutsu milik nya, aku sama sekali tidak mau membayangkan jutsu apa saja itu"

Hiruzen hanya bisa mengelah nafas mendengar Jounin Commander nya itu, dia juga sama sekali berpikir dia bukan tandingan Naruto. Ia pun kembali membalikan badan nya dan menghadap kearah Naruto yang sudah berdiri di depan nya.

"Baiklah, untuk Ninjutsu mu, kau mendapatkan Kage-Level"

Naruto hanya mengangguk dan tersenyum puas mendengar itu, walau sebenar kemampuan nya tadi masih sebatas 'iceberg'.

"Sekarang Genjutsu Test melawan Kurenai Yuhi"

Kurenai pun maju ke depan dengan sedikit rasa ragu di hati nya setelah melihat pertarungan Naruto melawan Kakashi tadi.

Naruto pun kembali ke posisi nya yang tadi dan menghadap kearah Kurenai yang beradai di depan nya, Naruto pun tersenyum.

"Ano, Hokage-sama, aku hanya mempunyai Genjutsu S-Rank dan one-hit-kill, dan aku sama sekali tidak mau menyakiti wanita secantik Kurenai-chan"

Hiruzen pun mengangkat sebelah alis mata nya mendengar itu sedangkan Kedua pipi Kurenai kembali memerah mendengar suffix –chan dan di puji wanita cantik.

"Baiklah, kalau kau hanya mempunyai Genjutsu S-Rank jadi ada kemungkinan kau dapat memecahkan Genjutsu S-rank, berarti Kurenai, kau akan meng-cast salah satu Genjutsu terkuat mu kepada Akira-san, dan Akira, kau coba memecahkan Genjutsu tersebut."

Kurenai hanya mengangguk mendengar perintah sang Hokage, ia pun melakukan handsign dan melihat kearah Naruto yang masih sangat tenang dan tersenyum kepada nya.

"Magen: Jubaku Satsu(Demonic Illusion: Tree Bind Death)"

Naruto pun mendapati diri nya terikat di dalam sebuah pohon Sakura yang tinggi dan lebar, Kurenai pun 'muncul' dari dalam batang pohon Sakura di atas posisi Naruto dengan sebuah Kunai di tangan kanan nya.

Naruto hanya tersenyum melihat wajah Kurenai di atas nya, "Genjutsu yang sangat kuat, Kurenai-chan.."

"Namun tidak sekuat dengan Genjutsu mu Akira-kun, kau hanya punya waktu 10 detik untuk memecahkan genjutsu ini"

"Oh, hanya 10 detik ?"

Naruto pun berjalan keluar dari ikatan nya seakan ikatan itu tidak ada sama sekali, dia pun berdiri bebas di atas tanah dan membalikan badan nya menghadap kearah Kurenai yang sangat terkejut melihat Naruto dapat keluar dari Genjutsu nya dengan sangat mudah.

Namun saat Kurenai mengedipkan mata nya, ia mendapati diri nya terikat di dalam batang pohon Sakura tersebut. 'Counter-Genjutsu ?'

Naruto pun kembali berjalan pelan kearah Kurenai yang terikat kuat di dalam pohon tersebut, ia memegang tangan kanan Kurenai dan mencium punggung telapak tangan nya.

"Checkmate"

Kedua pipi Kurenai kembali memerah melihat Naruto mencium punggung telapak tangan nya, namun saat kedipan mata berikut nya ia sudah duduk di atas tanah, pohon sakura besar tadi menghilang, namun tangan Naruto masih memegang tangan Kurenai, Naruto pun membantu Kurenai berdiri.

Para penonton kembali terkejut melihat aksi Naruto, bukan karena Counter-Genjutsu nya melainkan dapat membuat sang 'Ice Queen of Konoha' meleleh ! kedua pipi Kurenai sangat memerah dan kembali ke posisi nya bersama Jounin yang lain.

Anko yang sudah kembali dari mengantar Kakashi ke Rumah Sakit hanya bisa memandang sahabat nya itu dengan pandangan shock dan Kurenai menyadari itu.

"What ?"

"Kamu…blushing ?" Tanya Anko sangat terkejut

Kedua pipi Kurenai kembali memerah dan memalingkan wajah nya, "S-Shut-up" jawab nya dan membuat Anko menyeringai senang.

Kembali ke sang Hokage, Hiruzen pun kembali menanyai Level skill Genjutsu Naruto pada para Juri.

"High Jounin-Level"

"High Jounin-Level"

"High Jounin-Level"

"Kage-Level"

"Kage-Level"

Sang Hokage dan kedua advisor menatap kearah Inoichi dan Shikaku seakan minta alasan dari pendapat tersebut.

"Dia dapat meng-counter Genjutsu dari sang Genjutsu Mistress of Konoha, dan bahkan membuat Kurenai blushing itu merupakan poin plus !" jawab Inoichi.

Hiruzen dan kedua advisor nya hanya mengangguk mendengar pendapat itu, namun karena kalah suara voting, Genjutsu Naruto mendapat High-Jounin Level.

Dan sekarang Naruto berdiri berhadapan dengan Maito Gai untuk Taijutsu Test.

"YOSH ! Akhir nya aku dapat bertarung dengan orang yang mengalahkan Kakashi !" Teriak Gai dengan semangat yang membara, sedang kan Naruto hanya bisa bengong melihat tingkah laku manusia aneh di depan nya tersebut.

Hiruzen pun maju ke depan untuk member aba-aba "Taijutsu Test Melawan Maito Gai, 10 menit ! MULAI !"

Gai pun langsung melakukan kuda-kuda Taijutsu Style nya, Goken (Strong Fist), Namun Naruto sama sekali tidak melakukan apa-apa dan masih berdiri tegak.

"Um, Kumagawa-sama ? kenapa kau tidak melakukan kuda-kuda mu?" Tanya Gai sedikit bingung.

Naruto pun menyeringai mendengar pertanyaan tersebut "Ini kuda-kuda ku Gai-san.."

"YOSH ! Kalau begitu aku akan menyerang mu lebih dulu!" teriak Gai dan berlari cepat kearah Naruto, ia pun bersiap meninju wajah Naruto.

Naruto menghindari tinju tersebut dengan hanya menggerakan kepala nya ke samping kanan, dandengan kecepatan luar biasa Naruto meninju perut Gai dengan Keras dan membuat Gai terpental jauh ke belakang.

Gai pun mendarat di tanah dengan baik walau sedikit masih terseret kebelakang akibat besar nya kekuatan Naruto, Gai pun memegang bagian perut yang di serang oleh Naruto.

'Rasa nya tulang rusuk ada yang patah akibat serangan tadi, kecepatan nya menghindar dan menyerang ku tadi sangat luar biasa, bahkan aku tidak mudah melihat nya, YOSH ! Semangat Muda ku MEMBARA !'

Gai pun kembali maju dengan cepat kearah Naruto dan melakukan tendangan samping kearah pinggang Naruto, Naruto sekali lagi menghindari serangan tersebut dengan gerakan simple, ia sedikit mundur kebelakang dan membuat tendangan tersebut hanya mengenai udara semata, Dengan cepat, Naruto langsung melakukan Roundhouse kick dan mengenai dada Gai dengan keras dan membuat Gai terpental kembali.

Dengan sedikit susah payah untuk berdiri dan bernafas, Gai kembali berdiri dan menyiapkan kuda-kuda nya.

'Dia dari tadi hanya menghindar dan meng-counter serangan ku dengan tepat, dan kedua nya di lakukan dengan sangat cepat..'

Dan seakan teringat sesuatu, kedua mata Gai terbuka lebar. 'Mungkinkah Style itu ?'

Gai pun kembali meloncat kearah Naruto dan melakukan tendangan samping menggunakan kaki kiri nya dengan target nya adalah pinggang Naruto, Sekali lagi Naruto hanya menghindari serangan tersebut dengan hanya bergerak ke belakang dengan cepat.

Melihat tendangan samping nya gagal, Gai meletakan tangan kanan nya di tanah dan menjadikan nya tumpuan dan mendorong Kaki kanan nya yang bebas kearah Naruto, Naruto pun hanya menyampingkan badan nya dan membuat tendangan tersebut menendang udara.

Saat Kaki kanan nya menyentuh tanah, Gai pun langsung melompat kebelakang untuk memperbesar jarak di antara mereka berdua dan kembali ke posisi kuda-kuda nya.

'Sudah kuduga, dia menggunakan Soranohashira Style (Pillar of the Sky), Style yang mengharuskan user nya memiliki reflek yang luar biasa, melihat dia sama sekali hanya menggunakan gerakan kecil dan berdiri tegap seakan dia adalah sebuah pilar yang sangat kuat yang menopang langit, Style tersebut hampir undefeatable namun juga bahaya bagi user nya karena mengharuskan mempunyai reflek yang luar biasa, namun yang membuat Style tersebut hampir undefeatable adalah saat lawan memutuskan tidak mengambil serangan duluan,..'

'Aku sama sekali tidak bisa melakukan apa-apa, terpaksa..'

"OPEN : First : Kaimon (Gate of Opening)"

Aura Chakra mulai terlihat dari sekeliling tubuh Gai, semua orang yang berada di sana dapat merasakan kenaikan tenaga Gai.

'Apa ? Kenapa dia harus menggunakan Hachimon (Eight Gate) ? tadi Kakashi, sekarang Gai, kenapa mereka berdua serius dalam pertarungan ini, ini hanya spar biasa for Kami sake !' pikir Hiruzen dengan sedikit panik, begitu juga dengan penonton lain nya, namun Naruto tetap tenang seperti biasa.

"Second : Kyūmon (Gate of Healing)"

"Third : Seimon (Gate of Life)" Warna kulit Gai mulai berubah menjadi merah dan mata nya menjadi pupilless, rambut mangkok nya sekarang berdiri semua.

"Fourth : Shōmon (Gate of Pain)"

Empat Gate telah di buka oleh Gai, aura chakra mengelilingi tubuh nya dengan liar. Tiba-tiba Gai menghilang dari pandangan semua orang kecuali Naruto.

Gai pun muncul di depan Naruto dan menyerang Naruto di seluruh bagian tubuh nya, namun Naruto dapat menghindari semua serangan itu dengan mudah seakan serangan itu adalah serangan seorang Genin.

Dengan Roundhouse kick yang kuat dan cepat ke perut Gai dan membuat Gai terpental kembali namun dapat mendarat dengan sempurna ke atas tanah, Gai pun kembali menyilangkan kedua tangan nya bersiap untuk membuka Gerbang Kelima.

'Maaf Gai-san, kau sudah melebihi batas mu..' pikir Naruto. Dan mempersiapkan untuk memperlihatkan kenapa Soranohashira Style (Pillar of the Sky) Hampir Undefeatable.

"Sora kara yari (Spear from Sky)"

Naruto pun menghilang dari pandangan siapapun termasuk Gai dan tiba-tiba Naruto muncul di belakang Gai dengan tangan kanan nya siap menyerang, namun bukan nya membuat tangan layak nya sebuah tombak, Naruto menggunakan telapak tangan nya dan menyerang punggung Gai dan membuat Gai terpental ke depan dan jatuh tidak sadarkan diri.

Para penonton pun kembali terkejut melihat aksi yang di lakukan Naruto dalam Taijutsu Test, bukan hanya ia dapat menghindari serangan Gai yang terkenal dengan kecepatan nya dengan mudah, Gai di buat menjadi seperti seorang Genin walaupun ia sudah membuka Empat Gerbang.

Hiruzen pun menyuruh Anko untuk membawa Gai ke rumah sakit, dan tentu saja membuat Anko sedikit marah Karena di perlakukan seperti angkutan umum. Hiruzen pun membicarakan hasil Taijutsu Test Naruto pada para juri dan tentu saja Naruto mendapat Kage-level dalam Taijutsu.

Dan Test yang terakhir, Kenjutsu Test melawan Yugao Uzuki, sang ANBU Captain, Yuugao pun berdiiri berhadapan dengan Naruto, Sebuah Katana berada tangan nya.

"Dimana senjata anda, Kumagawa-sama ?" Tanya Yugao dengan lembut, menyadarkan Naruto dari lamunan nya.

"Oh maaf, aku tadi sempat terpaku melihat kecantikan mu Yugao-chan" jawab Naruto dan tersenyum kearah Yugao membuat kedua pipi Yugao memerah.

'Charmer uh?' pikir Yugao.

Tiba-Tiba di pinggang Naruto muncul sebuah Katana lengkap dengan sarung nya, sarung Katana tersebut berwarna merah dan memiliki corak api hitam, gagang Katana nya berwarna hitam dengan ukiran emas.

"Kenjutsu Test melawan Yugao Uzuki, 10 menit ! Mulai !"

Naruto pun memegang Katana nya yang masih di sarungkan, ia menyampingkan badan nya dengan kaki kanan ia majukan di di tekuk, sedangkan kaki kiri nya ia mundurkan sedikit.

Di mata Yugao, ia dapat melihat seekor naga besar berada di belakang Naruto, naga itu memiliki kulit berwarna hitam dan mata berwarna kuning, gigi nya ia pamerkan seakan siap menelan Yugao kapanpun.

'T-The Dragon Style ?'

"Maaf Yugao-chan, namun dalam Kenjutsu tidak ada yang mampu menandingi ku.."

Naruto pun menarik sedikit Katana nya, sedetik kemudian Naruto menghilang dari pandangan siapapun, dan kemudian Naruto muncul di belakang membelakangi Yugao, Katana nya berada di tangan kanan nya, semua penonton terdiam melihat kecepatan Naruto.

Naruto pun kembali menyarungkan Katana nya dan melangkah menjauhi Yugao yang masih terdiam, namun tangan dan Katana nya yang ia pegang bergetar.

"Ryū kōtei (Dragon Step)"

JRATS

Dari seluruh badan Yugao muncul luka kecil, darah mulai mengalir dari luka tersebut, Yugao pun akhir nya terjatuh ke atas tanah, Katana yang ia pegang hancur berantakan, pandangan Yugao tertuju ke langit di atas nya, namun yang ia lihat bukan lah langit biru melainkan seekor Naga yang membuka mulut nya bersiap menelan Yugao.

"KYAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA!" Teriak Yugao dengan keras.

Para penonton terlihat bingung apa yang dilihat oleh Yugao, Kurenai langsung berlari ke arah Yugao untuk menenangkan nya dalam pelukan nya, Yugao pun akhir nya menangis di dalam pelukan Kurenai dan akhir nya tidak sadarkan diri.

"Ini lah mengapa sebenar nya aku tidak ingin melakukan Kenjutsu Test, Dragon Style ku tidak cocok untuk Sparing biasa karena lawan ku akan melihat Naga yang di hasilkan aura Style ku.." Jelas Naruto yang sekarang sudah berdiri di depan Hiruzen dan para Juri, Naruto pun menatap kearah Inoichi.

"Inoichi-san, bisa kah kau menghapus ingatan Yugao saat kami spar ? kalau tidak itu akan membuat nya trauma, dan membuat karir ninja nya menjadi bahaya.." Pinta Naruto.

Inoichi hanya bisa mengangguk dan mendatangi Kurenai dan Yugao dan membawa Yugao ke rumah sakit.

Naruto pun kembali menghadap ke sang Sandaime Hokage, "Jadi ?"

Hiruzen pun tersenyum kepada Naruto, "Kenjutsu Ability mu mendapat Kage-Level, dan aku sudah mendapat Rank yang cocok untuk mu.."

Naruto pun menyeringai mendengar itu, "Posisi apa itu, Hokage-sama ?"

"ANBU General"

AN :

Ada yang bisa menebak siapakah nama asli Clay ? Fuahahaha.

Pairing sudah di putuskan menjadi NarutoxFemHaku,

Ada pertanyaan silakan di tanyakan dalam review atau PM

Read n Review !

Ja Ne !