I LOVE YOU

Disclaimer: punya Masami Kurumada :D

Warning: abal, aneh, gaje dsb

Genre: Humor and Romance yang ga terlalu kerasa, terus fantasy juga ada.. :D

Rate: K+ (maybe)

A/N: Sebelomnya, saya minta maaf dulu nih, gara gara ga update.. soalnya tugas tiba tiba bejibun numpuk.. maaf ya…. Oh ya, di fict ini mau ada yang nge-flame boleh, asalkan masuk akal.. thanks.. jangan lupa, review anda membangun ffn, tolong reviewnya ya..

RINGKASAN CHAPTER SEBELUMNYA:

Tiba tiba Shun dkk di jemput oleh Seiya dengan Helicopter jebot yang tinggal jatohnya doang, mereka semua berangkat ke tempat Milo berada, temple of scorpion.

"Udah sampe.. tapi ngapa ga ada tanda tanda horror yang kaya di Film Horror ataupun thriller ya?" Tanya Ikki sok berani.

Yang lain pun Sweatdrop dan ber-swt ria karena ke dodol-an Ikki yang teramat sangat.

"Myoahahahahahahahaha…" tawa itu bergema di seluruh penjuru, selamat dating di wilayah ku.. disini, nyawa kalian lah taruhannya.. Myoahahahahahahahahahahahaha.." kata si 'pembicara' misterius itu..

"Ku terima tantangan mu! Tapi! Jika kau kalah?" Tanya Yoru menjawab suara itu.

Suara lain ganti bicara.. "jika kami kalah.. Esmeralda akan kulepaskan.. tapi, jika kalian kalah, maka.." suara itu berhenti, dan muncullah labirin berliku yang dikelilingi hutan lebat yang tidak terlihat ujungnya.

"Ikki, Seiya, Shiryuu, Shun, hati hati.. musuh kita bukan orang biasa.." kata Yoru memperingati.

"Baik. Tapi, bagaimana dengan mu?" Tanya Shun kembali, khawatir akan childhood friendnya yang sudah menjadi kekasihnya sekarang.

"apa kau lupa bahwa aku murid dari Shaka dan juga Camus, Shun?" Tanya Yoru kembali.

"Baiklah.. ayo masuk dan selamatkan Esmeralda!" komando Yoru.

"ya!" Seru yang lain lalu berlari masuk ke dalam hutan itu.

"konon, semua orang dalam hutan itu tidak akan bisa keluar.. mereka akan terjebak didalam selamanya.. dan dihantui oleh gambaran yang tidak ingin mereka lihat dalam hidupnya, atau lebih tepatnya… mimpi buruk mereka" kata Deathmask yang terlihat puas.

"kerja bagus Deathmask.. aku berterimakasih kepadamu…" ucap Milo..

Lalu, mereka pun mulai berjalan beriringan.. memasuki hutan berbalut labyrin yang sangat lebat dan dalam.

"the game just begin…" tutur Deathmask dalam keheningan malam itu.

"tcih.. mengapa sepertinya kita terus berputar putar?" Tanya Ikki.

"ya, aku juga merasa begitu.." sambung Shun.

"Bukan.. kita berjalan maju. Tetapi.. bangunan inilah yang membuat kita berputar putar ditempat. Dan ini ulah dukun voodoo bodoh itu.." jelas Yoru lagi.

"Eh?" Tanya Semuanya kompak.

"kenapa?" Tanya Yoru kalem.

"dukun voodoo, kau bercanda kan?" Tanya Ikki agak takut.

"ngga, aku ga bercanda.. aku serius.." jelas Yoru dengan wajah stay cool ala Camus.

"Yo-Yoru… i-itu suara apa? Kok kayak angin gitu ya?" Tanya Hyoga, pria berambut blonde itu panic setengah hidup setengah mati (?) saat denger suara angin topan yang tiba tiba menelan mereka semua..

Lalu, setelah berada cukup lama didalam angin topan 'misterius' tadi, mereka pun terhempas.

"minna-san?" Tanya Hyoga saat dia terjatuh di sebuah tempat… yang terlihat seperti deck kapal.. "tunggu! Puingan kapal?" Tanya Hyoga teringat sesuatu. "Okaa-san!" teriaknya spontan.

"Hyogaa~" seru ibunya yang seakan masih hidup sambil mengulurkan tangannya.

"Kaa-san?" panggil Hyoga kepada ibunya..

Seketika itu pula… Terlintaslah gambaran dimana saat Ibu Hypga melindunginya dan menyelamatkan nyawa anak tunggal nya itu.

"Okaa-san…"teriak Hyoga sejadi jadinya diantara bingung dan panic harus bagaimana.

"Hyogaa.." balas ibunya yang berada didalam kapal yang hampir tenggelam tersebut

"Okaa-san… tidak! Ibu harus tetap disini bersamaku! Ibu tidak boleh pergi.." (author sendiri meneteskan air mata pas ngetik bagian ini) Hyoga pun meneteskan air mata saat melihat ibunya tenggelam bersama kapal yang lama kelamaan semakin tak tampak dan memasuki lautan tak berdasar *ok, yg namanya laut itu ADA dasarnya, guru geologi author sendiri yang kasih tau*.

"one down five to go, myoahahahahaha" tawa akngker Deathmask mengawasi mereka dari bola Kristal nya itu

Sekian dulu minna..

Behind the scene:

Deathmask: *ngamuk tingkat maksimal* AUTHORRRRR! Kenapa peran gw harus jadi dukun voodoo?
author: *dengan kalemnya* soalnya lu kan angker (?), terus doyan (?) ngoleksi topeng orang mati pula..

Hyoga: *masih nangisin 'peristiwa yang terjadi di chapter ini'* Authorr. Jahat tega lu sama gw… *nangis sambil mewek mewek gimana gitu*

Author dan yang laen: sweatdrop maksimal.

Author: jaa, err.. Shiryuu-kun, bacain kalimat penutupnya..

Shiryu: OK. Thanks udah mau baca, jangan lupa review. #membungkuk 90 derajat#