Cet automne

T

MultiChapter

Romance, Drama, School Life, Little Bit Angst

Park Chanyeol, Byun Baek Hyun, Exo Member

Yaoi!

Warning: Don't Like, Don't Read

I don't hate silent reader, but please give me some review ^^

.

.
.

"ahhh, jangan bilang kau lupa padaku"

.
.

après un long temps

.
.

Chanyeol hanya memandang sosok itu dalam diam. Meneliti sosok itu dari ujung kaki sampai kepala, berusaha mengingat apa dia pernah bertemu dengan orang ini apa tidak.

"baiklah...kalau kau lupa padaku tidak apa" chanyeol mengernyitkan dahinya dan memandang sosok itu dengan pandangan –sumpah aku tidak ingat denganmu...-

"bukannya aku lupa...hanya saja aku benar-benar tidak merasa pernah mengenalmu...atau kau salah orang?" chanyeol bersuara dengan ragu.

"kita bertemu di rumah sakit sekitar dua tahun yang lalu...saat itu kau ada di kamar 406 dan aku 407, aku sering berkunjung ke kamar mu, dan kita sering berjalan-jalan di taman rumah sakit, kau penuh dengan perban di sana-sini dan rambut keriting dengan model jamur saat itu, ingat? Aku anak yang selalu membawa teddy bear kemana-mana dan waktu itu rambutku belah tengah, ohh aku sangat malu saat ingat dengan si belah tengah" ucapnya panjang lebar berusaha mengingatkan chanyeol dan memutar bola matanya saat mengucapkan 'si belah tengah'

Chanyeol diam sambil menutup matanya, seingatnya dia tidak pernah masuk rumah sakit. Dan model jamur? Apa itu? Chanyeol merasa dia tidak pernah menggunakan model rambut konyol seperti itu. Tapi tidak mungkin sosok berseragam biru itu mengarang cerita hanya untuk dekat dengannya. Tiba-tiba chanyeol merasa seseorang mengangkat dan menjabat tangannya, chanyeol membuka matannya dan melihat si pendek itu tersenyum padanya.

"aku Do Kyung Soo" kyungsoo menatap chanyeol dengan senyum. "mungkin dua tahun itu sangat lama sampai kau melupakanku" kyungsoo terkekeh.

"walau aku tidak ingat denganmu tapi salam kenal..." chanyeol melepaskan jabatan tangan kyungsoo, ia merasa agak risih... "aku harus pulang sekarang..."

"baiklah, kita akan sering bertemu mulai dari sekarang chanyeol.." kyungsoo tersenyum "ngomong-ngomong kau terlihat sangat berbeda dengan rambut hitam pendek itu dan kacamata besar di wajahmu" kyungsoo menunjuk kacamata chanyeol dan tangannya di tepis oleh chanyeol "maaf jika aku lancang" kyungsoo berhenti sejenak "...aku sampai hampir tidak mengenalmu, kau tau?" kyungsoo terkekeh lagi, chanyeol memutar bola matanya. Dia sangat malas berhubungan dengan orang asing dan sok akrab.

"well, cukup dengan semua itu, aku terburu-buru dan permisi...Do Baek Soo" chanyeol membetulkan letak kacamatanya dan bergegas pergi ke parkiran sekolah.

"baek?" lirih kyungsoo, dan tersenyum miris "kau tidak pernah berubah...dulu...bahkan kau tidak pernah memanggil nama ku dengan benar dan selalu memanggilku 'baek' atau lebih parahnya...'baek hyun' siapa dia? Sampai kau selalu mengingat namanya?" kyungsoo melihat chanyeol melintas di depannya dengan motor sportnya dan dengan gontai kyungsoo melangkah meninggalkan sekolah yang telah lama sepi itu.

.

.

Chanyeol melepaskan kacamatanya dan meletakkannya di atas meja bersama tasnya, kemudian menghempaskan tubuhnya di atas ranjang, memejamkan matanya dan menghembuskan nafasnya. Ia merasa hari ini terasa begitu aneh, bertemu dengan seseorang yang mengatakan bahwa dia pernah masuk rumah sakit dan berambut keriting. Setaunya dia tidak pernah ke rumah sakit dan tidak mengenal orang tadi.

Chanyeol POV

Dia bilang aku pernah masuk rumah sakit? Dengan perban dimana-mana? Dan rambut model jamur? Arghh, aku tidak pernah merasa pernah seperti itu, aku anak yang baik dan tidak mungkin berkelahi sampai masuk rumah sakit...dan siapa tadi namanya? Kyung baek? Baek soo?... baek hyun?

Deg...deg...deg...

Baekhyun? Nama itu terasa familiar...siapa?

Bukan...orang yang tadi bukan baekhyun...tapi siapa baekhyun? Hahhhhh...aku rasa aku butuh mandi, sial! Terlalu lelah membuatku berpikir yang tidak-tidak.

Chanyeol POV end

Chanyeol mengacak rambutnya kasar dan berjalan ke kamar mandi, berharap pikirannya akan jernih kembali setelah mandi, dia harus belajar keras untuk tes akhir dan tidak mungkin ia bisa belajar dengan pikiran kacau seperti ini.

.

.

Chanyeol keluar dari kamar mandi dengan rambut basah dan handuk melilit di pinggangnya. Dia mendengar seseorang mengetuk pintu rumahnya. Chanyeol berjalan menuju ke pintu rumahnya dan membukanya.

"wowowowowow, park chan chan kau terlihat begitu sexy dengan tampilan seperti itu" chanyeol menutup pintu rumahnya begitu temannya itu masuk.

"tsk, aku tau kalau aku itu sexy kris, kau tidak perlu mempertegasnya" chanyeol mengangkat salah satu sudut bibirnya "ambil saja minum di kulkas dan tidak ada bir, okay?" chanyeol menaiki anak tangga dengan setengah berlari.

"aku tidak minum bir!" teriak kris.

Kris hanya melenggang ke sofa dan menyalakan tv, mengutak-atik channel berusaha menemukan tontonan yang bagus. Kris bangkit dan melangkah ke dapur, membuka kulkas dan mengeluarkan sekaleng soda. Saat kris kembali ke ruang tv ia melihat chanyeol sudah duduk disana dengan baju lengan panjang warna cream dan celana panjang senada. Kris mendudukkan dirinya di samping chanyeol dan membuka kaleng soda kemudian menenggaknya. Cukup lama mereka terdiam, chanyeol dengan tontonannya dan kris dengan ponsel dan sodanya.

"kris, apa kau mengenal kyung baek?" chanyeol memecah kesunyian dan berhasil membuat kris tersedak atas pertanyaan "uhukk,,heh?" kris memandang chanyeol dengan tatapan yang sulit di artikan, "maksudmu...kyung soo?" kris menjawab dengan enggan dan meletakkan kaleng soda di meja.

"ahh, maksudku kyung soo, kau kenal?" ucap chanyeol sambil mengganti channel tv dan menatap tv dengan tidak berminat "tidak, aku tidak kenal" jawab kris seadanya.

"kalau kau tidak kenal, bagaimana mungkin kau tau namanya dengan benar?"chanyeol melirik kris yang sedang menyibukkan dirinya dengan ponselnya dan chanyeol merasa kris sedang berbohong.

"nama orang korea kan banyak yang sama, maksudku kalau namanya kyung baek itu..." kris terdiam sejenak berusaha mencari alasan yang masuk akal "kurang pas, dan tiba-tiba saja nama kyung soo melintas di kepalaku, hahahahahahaha" kris tertawa garing untuk mencairkan suasana dan mendapat tinjuan pelan di lengannya yang artinya itu gagal.

"percuma saja bertanya padamu" chanyeol memutar bola matanya, kesal pada kris. Merasa triknya berhasil kris hanya menyeringai.

"bagaimana kuliah mu kris?" kris menoleh saat chanyeol bertanya. "baik, semuanya berjalan lancar sampai sekarang" kris menanggapi sambil tersenyum. "kuliah di jurusan kedokteran tidak lah seburuk yang ku kira, aku kira aku akan bosan hanya dengan membaca buku-buku tebal itu" kris tertawa saat mengingat bagaimana ia bingung dengan tulisan-tulisan berisi nama-nama obat. "kau sudah memikirkan akan memilih jurusan apa di perguruan tinggi nanti?"

"entah lah...aku seperti tidak ada arah dan tujuan" chanyeol tersenyum kecil.

"kau ingin jadi atlit basket..dulu"

"tidak banyak masa lalu yang ku ingat...hahhh...aku merasa banyak yang kulupakan atau memang masa laluku tidak ada yang penting untuk di ingat" chanyeol terkekeh dan tidak menyadari air muka kris yang sudah berubah.

"jadi? Kau mau masuk jurusan apa?" kris bersuara dan berusaha menjauhkan chanyeol dari 'masa lalu'.

"aku akan ambil jurusan bisnis...mungkin" chanyeol mengangkat bahunya tanda tak yakin. "bagaimana kabar suho?"

"dia baik, dan dia mengambil jurusan kedokteran spesialis jantung dan pembuluh darah" kris mengambil sodanya dan menenggaknya.

"hey! Apa kalian janjian untuk masuk kedokteran?" protes chanyeol yang langsung menghadap kris.

"hahahahahahaha, itu hanya kebetulan, lagi pula aku juga mengambil spesialis penyakit dalam, suho memiliki resiko yang lebih besar dalam bekerja nanti" kris terkekeh.

"punyamu juga sama bahayanya...aku lapar, bagaimana kalau kita makan diluar?" chanyeol menatap kris dengan mata besarnya tampak seperti aegyeo.

"baiklah, pakailah pakaian hangat...tsk, sebenarnya aku sangat malas keluar di musim gugur" kris menghembuskan nafasnya kasar. Chanyeol langsung bangkit dan berlari menuju kamarnya begitu mendengar persetujuan kris dan kris hanya menggelengkan kepalanya.

Chanyeol memakai sweater hitam di atas baju lengan panjangnya dan syal berwarna hitam dan melingkarkannya ke leher dengan sempurna serta tidak lupa dengan kacamata besarnya yang menghias wajahnya sehingga membuatnya semakin tampan.

.

.

Kris dan chanyeol menelusuri jalanan seoul di tengah udara malam yang dingin. Kris memasukkan tangannya ke saku mantel coklatnya, kris melirik chanyeol yang berjalan dengan santai.

"kita mau kemana?" tanya kris setelah cukup lama mereka diam "dan haruskah kita berjalan kaki? Kita bisa pakai mobil ku kalau kau mau dan bodohnya kau menolaknya" kris memutar bola matanya kesal. Chanyeol hanya tersenyum, entah lah dia hanya merasa sangat ingin jalan kaki saat ini.

"kita ke insadong, dan makan dobokki, itu pasti akan sangat enak" chanyeol tersenyum dan menutup matanya saat membayangkan dirinya makan dobokki. Kris hanya diam menatap teman abnormalnya dan berjalan sambil berkutat dengan ponselnya. Chanyeol membuka matanya dan menoleh pada kris. Dan bercanda dengan kris sambil menunjuk-nunjuk ponsel dan membandingkan ponsel mereka sehingga mereka tidak fokus di jalan. Saat melintasi daerah pertokoan...

BRUK!

Kris mengangkat wajahnya cepat saat mendengar bunyi 'bruk' chanyeol juga melakukan hal yang sama dan mendapati seseorang tersungkur tidak jauh dari mereka dengan belanjaan yang tercecer dan dua tongkat yang biasa digunakan orang yang mengalami masalah pada kakinya yang terletak tak berdaya di tanah. Chanyeol dan kris menghampirinya, kris memungut satu per satu barang-barang itu, ada roti, beberapa bungkus ramen, snack, beberapa kotak susu strawberry dan kris memasukkan semua itu ke tempatnya. Sementara chanyeol memungut tongkat milik orang itu dan membantunya berdiri.

"kau tidak apa-apa?" tanya chanyeol yang tampak khawatir.

"aku baik-baik saja" senyumnya dan menerima belanjaannya yang disodorkan kris "terima kasih" ia tersenyum pada kris. Kris hanya menanggapi dengan senyum juga. Chanyeol menatap sosok di depannya dengan intens.

Sosok itu...pemuda bertubuh pendek dengan sweater putih dan surai brunette serta syal putih yang melingkar di lehernya dan wajah kecil bermata bulatnya yang membuat eyesmile saat tersenyum itu membuat chanyeol terpana.

Deg...Deg...Deg...

Chanyeol merasa ada yang salah dengan organ vitalnya...jantung.

Baekhyun POV

"tsk, belanjaan ini terlalu banyak, bagaimana aku bisa membawanya jika kedua tanganku juga harus menggunakan tongkat"

"tsk, apa yang ibu pikirkan, menyuruh anaknya yang cacat belanja sementara anaknya yang lebih normal dibiarkan bersantai di rumah"

Aku menggumam sepanjang jalan merasa tak terima atas perlakuan ibu, jelas aku sangat kesusahan sekarang, tangan kanan penuh dengan belanjaan sekaligus menggunakan tongkat.

BRUK!

Pantat ku sukses mendarat di tanah atau semen atau aspal, ah terserah. Rasanya sakit sekali dan tentunya memalukan. Aku mengambil batu yang menjadi alasan aku jatuh dan melemparnya ke arah jalan. Berjalan menggunakan tongkat memang menyusahkan.

Tap tap tap...

Ku dengar ada langkah kaki yang mendekat, ku dongakkan kepala ku dan melihat dua orang pria sedang mengambil barang-barang ku. Si pirang memungut belanjaan ku yang tercecer dan yang satu lagi sedang mengambil kedua tongkat ku.

Ahh, aku merepotkan orang lain lagi...

Tiba-tiba lenganku di tarik dengan pelan, ku lihat si kacamata tepat di depanku...membantu ku berdiri, heh?

"kau tidak apa-apa?" tanyanya yang tampak khawatir...mungkin.

"aku baik-baik saja" jawab ku dan menerima kantung belanjaan yang di sodorkan oleh si pirang "terima kasih" ucap ku sambil tersenyum dan di balas senyum juga. Tampan...kedua orang ini begitu tampan, tapi si kacamata lebih tampan, ku lirik si kacamata...dan dia err sedang menatapku?

Baekhyun POV end

Kris menatap chanyeol dengan heran dan melirik sosok di depannya dengan pandangan yang sama. Kris menepuk bahu chanyeol cukup keras hingga chanyeol sadar dari lamunannya dan membuat sosok di depan mereka terkejut dengan perlakuan kris.

"YA! Apa yang kau lakukan?!" protes chanyeol tak terima.

"kita mau ke insadong kan? Cepat, aku tak mau tidur lebih larut hari ini" kris menatap sosok manis di depannya sambil tersenyum. "kami permisi dulu, hati-hati lah..."

"ya...hati-hati, jangan sampai tongkatmu menginjak batu atau kerikil, itu akan membuatmu jatuh dengan tidak elit" chanyeol terkekeh dan baekhyun hanya menatapnya dengan pandangan tidak suka.

"kau sangat tidak sopan chanyeol, kau tidak boleh begitu! Minta maaf!" kris memaksa chanyeol untuk membungkuk dan chanyeol hanya menurut.

"maaf, aku tidak bermaksud menyinggung" chanyeol membungkuk sebentar dan tersenyum sambil menaikkan letak kacamatanya yang sedikit turun saat ia membungkuk tadi.

Baekhyun terkejut saat mengetahui nama sosok yang tadi membungkuk padanya, setelah ia perhatikan wajah sosok ini, ia merasa mengenalnya. Dia mirip dengan...Park Chan Yeol, teman kecilnya, teman yang bilang dia akan menemani baekhyun kemana pun dan akan senantiasa mendorong kursi roda baekhyun kemana pun.

"chan yeol..." lirih baekhyun.

"ya?" chanyeol melihat baekhyun.

"perkenalkan...aku...baekhyun...Byun Baek Hyun" baekhyun mengulurkan tangannya sementara chanyeol menatap baekhyun sambil mengernyitkan dahinya dan kris hanya bingung melihat mereka.

.

.
.

Akhirnya selesai juga chap 4... ^^'
maaf kalau kurang memuaskan...
saya udah coba buat lebih panjang di chap ini...
cukup sulit juga mikir gimana chanyeol bisa ketemu dengan baekhyun... =.=
tapi akhirnya selesai juga chap ini...
moga ga bosan bacanya, ya? ^^

Thanks To

Jessica807: hehe,,kan biar penasaran...
di chap ini udah coba saya panjangin ceritanya, moga ga bosan bacanya, nae? ^^
keep read and review yaa?
salam kecup :*

Indaah: nah, sekarang gimana?
udah ada yang benar tebakannya? ^^
chap ini agak saya panjangin ceritanya moga ga bosan bacanya... T^T
nae,,makasih atas semangatnya... ^^
namanya udah indaah aja sekarang...kkkk... ^^
keep read and review yaa?
salam kecup :*

Unnamed EXOstand:
hehehehe,,tiba-tiba terlintas aja ide itu...
keep read and review yaa?
salam kecup :*

Thanks buat yang udah baca ini...

Please read and review yaa? ^^