'Aku senang bila dapat memuaskanmu. Aku puas jika kau juga merasakan kepuasan. Aku akan berusaha sebisaku untuk memberikanmu kenikmatan yang tiada tara. Aku terlahir di dunia hanya untuk melayanimu. Aku bahkan rela menjadi budak pemuas nafsumu.' – Cho Kyuhyun

'Kalau begitu, puaskanlah aku.' – Lee Sungmin

Love Lesson (REMAKE)

Cast : Lee Sungmin (29th) , Cho Kyuhyun (19th), Jung Yunho (30th)

Disclaimer : Cerita ini murni saya ambil dari K-Movie "Love Lesson" yang disutradarai oleh Ko Kyung-a, namun disini saya hanya mengubah cast menjadi OTP kita tercinta, Kyuhyun dan Sungmin, dan sedikit tambahan ide dari saya untuk penyesuaian jalan cerita

Warning : GS! Sex Activity! Typo's! Tidak sesuai EYD!

DON'T BE SILENT READERS!

DON'T BASH! DON'T LIKE, DON'T READ!

~Happy Reading~

.

.

.

.

.

"Apa yang sedang kau lukis?" Changmin kini tengah berjalan pelan kearah Kyuhyun yang tumbennnya pagi ini sudah lebih dulu datang ke ruang seni. Nampak jika Kyuhyun saat ini sedang fokus bahkan ia sama sekali tak mengindahkan pertanyaan temannya.

Penasaran dengan apa yang Kyuhyun gambar, Changmin pun mendekati kanvas milik Kyuhyun namun terkejut kala melihat apa yang saat ini dibuat oleh temannya itu. "Yang benar saja, kenapa dadanya besar sekali?" Jerit Changmin saat melihat sketsa seorang wanita cantik tengah tertidur dengan tubuh telanjang sambil mengapit payudaranya dengan kedua tangan yang terlipat. Nampak sekali jika kedua apitan tangan wanita tersebut seperti menampung payudara besarnya bahkan hanya dengan melihat gambar itu entah mengapa membuat darah Changmin kian berdesir.

"Aku memang senang yang berukuran besar." Timpal Kyuhyun secara frontal hingga membuat Changmin berdecak kagum.

"Tapi aku agak terangsang dengan hanya melihatnya saja. Apa aku boleh meminjamnya sebentar?" Tanpa permisi, namja tersebut pun mengangkat kanvas Kyuhyun dan berniat untuk melihat gambar itu dari dekat, namun dengan cepat pula Kyuhyun menariknya dan meletakkan nya kembali seperti semula.

"Jangan berharap!" Kyuhyun pun meniup-niup permukaan kanvas miliknya yang sempat disentuh oleh Changmin hingga membuat namja tinggi itu mendecih kemudian terdiam ketika baru menyadari siapa objek yang Kyuhyun gambar saat ini.

"Camkkaman, bukankah ini Sungmin seonsaengnim?" Tebak Changmin secara tiba-tiba hingga membuat Kyuhyun terdiam kaku. Namja pecinta game itu tidak menjawab apa-apa hingga Changmin semakin mendekat kearahnya.

"Diam berarti benar. Aku tidak menyangka kau bisa maju selangkah dari ku. Apa kau sudah melihatnya?"Goda Changmin lagi namun sampai saat ini Kyuhyun masih saja bungkam. Bahkan Kyuhyun sendiri heran, apakah secepat ini Changmin melupakan Sungmin bahkan baru kemarin ia mengingat jika Changmin lah yang sangat tertarik dengan guru piano tersebut. Apa Changmin tidak marah jika ia malahan yang bisa mendekati Sungmin terlebih dahulu?

"Ternyata kau sudah melihat tubuhnya yang sexy itu? Dasar kau setan kecil!" Tanpa Kyuhyun duga, namja itu pun mengacak rambut Kyuhyun seolah tidak terjadi apa-apa hingga Kyuhyun menyimpulkan jika Changmin tidak benar-benar menyukai Sungmin dan tidak marah padanya tentunya.

"Apa bagian 'bawah'nya juga mulus?" Kyuhyun sontak terkejut dengan pertanyaan Changmin. Bisa-bisanya namja itu dengan mudah mengatakan hal dewasa seperti itu, bahkan Kyuhyun tidak sempat berpikir sampai kesana. Memang Kyuhyun kemarin sempat berfantasi dan melihat bagian intim wanita itu. Tapi kan itu hanyalah sebuah fantasi, belum tentu 'milik' Sungmin seperti itu rupanya. Jika saja memang benar Kyuhyun sudah melihat milik wanita itu, Kyuhyun pun tak akan sudi bercerita kepada siapa pun termasuk kepada sahabatnya sendiri.

"Sudah, jangan katakan hal yang bodoh!" Ucap Kyuhyun dengan wajah masamnya namun Changmin masih saja memasang wajah antusias kemudian menarik kursi dibelakangnya untuk berada tepat disebelah Kyuhyun. "Pokoknya kau harus ceritakan padaku tentang semuanya. Berapa kali kau melakukan dengannya?"

"Kami tidak melakukan apapun!" Bentak Kyuhyun karena sedikit kesal dengan ucapan Changmin namun namja tinggi itu malah menampakkan cengirannya kemudian semakin mendekatkan tubuhnya kearah Kyuhyun.

"Ah, anak ini. Ternyata kau malu. Hei, tidak mungkin kalian tidak melakukannya? Apa dia yang memulainya atau kau yang mulai agresif? Ceritakan lah padaku…"

"…Bagaimana rasanya saat kau memompanya, eoh? Apa suaranya seperti ini?" Desak Changmin lagi bahkan ia kembali mempraktekkan suara 'tumbukan khas' yang ia lakukan kemarin namun kali ini dengan lebih nyaring dan bersemangat dengan kedua tangannya hingga membuat Kyuhyun mengernyitkan alis.

"Aku tidak bermain seganas itu." Kyuhyun berujar kesal karena menurutnya suara yang kedua tangan Changmin praktekkan itu sangat lah berlebihan. Kalaupun mungkin Kyuhyun melakukannya ia pikir akan melakukannya dengan lembut karena bukan hanya sekedar melepaskan hasratnya, dengan begitu Kyuhyun pikir pasangannya akan merasa puas dengan service yang ia berikan.

"Kau seharusnya melampiaskan semua birahi terpendammu."

"Aku sudah terbiasa melakukannya dengan tangan. Aku tidak terlalu menikmatinya saat melakukan yang sebenarnya." Kyuhyun pikir benar apa yang ia katakan. Saat insiden 'mari meremas dada Sungmin' kemarin malam, ia memang belum benar-benar menikmati terlebih saat itu ia dalam keadaan gugup sehingga bagi Kyuhyun sulit untuk berkonsentrasi. Bahkan mendengar ucapan polos Kyuhyun benar-benar membuat Changmin menjadi gemas sendiri.

"Apa otakmu ini sudah menguap atau apa, eoh? Dengar, bercinta itu adalah hal yang paling nikmat di dunia." Sambil mengucapkan itu, bahkan Changmin kini tengah membayangkan adegan demi adegan vulgar yang sering ia tonton di folder privasi didalam laptop miliknya.

Kyuhyun bahkan kali ini menyetujui pendapat Changmin. Walaupun selama ini belum pernah melakukannya dengan siapa pun, tapi Kyuhyun pikir jika ia belum siap ia akan takut jika dirinya akan mengecewakan lawan mainnya. "Aku takut tidak dapat memuaskannya."

"Hei, seorang pria harus memiliki keyakinan dengan kemampuan bercintanya! Memang berapa lama kau bisa bertahan?"

"Bertahan? Maksudmu saat aku ejakulasi? Eum, aku rasa sekitar 1 menit saja." Jawab Kyuhyun jujur setelah mengingat-ingat kembali orgasme yang ia lakukan tadi malam hingga membuat Changmin menggeram sendiri.

"Jinjja? Aigoo. Kau harus menahannya saat kau orgasme. Dimana kau mengeluarkannya?"

"Eung, di dalam celana." Changmin hanya dapat terdiam mendengar ucapan yang benar-benar polos dari sahabatnya ini. Sedari tadi Changmin sudah memancing agar namja itu menceritakan pengalaman bercintanya kepadanya namun pupus lah harapan Changmin saat mendengar ucapan polos yang Kyuhyun lontarkan. Ia pikir jika sahabatnya memang benar-benar tidak pernah melakukan apa-apa kepada siapa pun sama seperti dirinya. Padahal jika Kyuhyun pernah melakukan 'itu' Changmin pikir namja tersebut akan berbagi pengalaman dengannya agar ia pun tidak akan di cap amatiran ketika sudah melakukan 'itu' dengan siapa pun nanti yang akan menjadi partner-nya.

Setelah menarik nafasnya pelan, Changmin pun memilih untuk memandang sketsa yang Kyuhyun buat hingga matanya kini tertuju pada dua buah dada besar yang benar-benar nampak sempurna dimata Changmin.

"Hei Kyu, aku akan memberikan saran padamu. Jika kau akan memulai untuk bercinta dan sudah sampai kebagian ini-…" Telunjuk Changmin kini sudah berada diatas dada kanan yang Kyuhyun gambar. "Kau harus meremas-remasnya, sampai nipple nya mengeras dan kenyal-…" Tangan kanan Changmin pun mempraktekkan sebuah remasan tepat didepan dada itu karena fantasi liar sudah mememuhi otaknya. "… dan kau jilati dengan lidahmu hingga basah…" Lanjut Changmin dan tanpa sadar wajahnya kini sudah ikut maju kedepan untuk ikut mempraktekkan apa yang ia ucapkan namun dengan cepat Kyuhyun menarik kepala tersebut untuk segera menjauh kemudian menjitaknya dengan keras.

CTAK!

"Hei, hentikan dasar mesum!"

.

.

.

Ucapan Changmin pagi tadi sungguh sangat menggangu pikiran Kyuhyun. Seharian ini ia terus saja memikirkan Sungmin bahkan ia terus-terusan mengingat bentuk tubuh wanita sexy tersebut bahkan berkali-kali ia harus keluar-masuk kamar mandi untuk melampiaskan hasratnya.

Ia bahkan berpikir, apakah ia harus menemui Sungmin lagi malam ini? Namun, yang jadi masalah apa Sungmin akan kembali menerimanya dan melakukan hal seperti kemarin lagi atau bahkan lebih? Memikirkan itu tentu saja membuat Kyuhyun menjadi malu sendiri sehingga ia hanya bisa menenggelamkan wajahnya ke dalam bantal putih miliknya.

Namun setelah dipikir-pikir, tidak ada salahnya jika ia kembali menemui Sungmin malam ini. Toh, niatnya dari awal kan untuk belajar piano. Kalau pun Sungmin akan memberikan sesuatu yang special lagi untuknya berarti itu merupakan rezeki untuk Kyuhyun.

Dengan memantapkan dirinya, malam ini Kyuhyun pun berencana untuk datang ke flat Sungmin lagi, selain untuk bermain itu ia pun mengharapkan 'bonus' lagi tentunya. Ia pun mengambil ponsel miliknya kemudian mengetikkan sesuatu untuk Sungmin.

To : Lee Sungmin

'Seonsaengnim, bolehkah aku ke rumah mu lagi malam ini?'

Kyuhyun pun menunggu dengan sabar balasan dari Sungmin sambil berguling-guling diatas tempat tidurnya. Namun setelah 5 menit menunggu, wanita itu masih belum juga membalas pesannya hingga saat ini Kyuhyun pun sempat-sempatnya berprasangka buruk.

"Apa dia tidak mau lagi bertemu denganku?" Gumam Kyuhyun sambil menatap wallpaper ponselnya yang masih kosong pertanda tidak ada sama sekali pesan atau panggilan yang masuk. Namja tampan tersebut pun hanya dapat menghela nafasnya pelan dan berniat untuk memejamkan matanya, namun suara getaran ponsel membuat kedua kelopak mata itu kembali terbuka kemudian mengambil ponsel yang berada disampingnya.

Dilihatnya ID Lee Sungmin tertera disana hingga membuat Kyuhyun terlonjak senang kemudian membuka pesan yang baru saja Sungmin kirimkan untuknya.

From : Lee Sungmin

'Mianhae aku baru sempat membalas pesanmu. Datanglah kesini, tapi kau harus menungguku sebentar di depan flatku karena sekarang aku masih berada studio.'

Kyuhyun pun tersenyum ketika membaca pesan tersebut, kemudian tanpa berpikir panjang namja itu pun mengetikkan pesan balasan untuk Sungmin.

To : Lee Sungmin

'Baiklah, seonsaengnim. Aku akan menunggumu.'

SEND!

Setelah mengirimkan pesannya, Kyuhyun segera mengganti pakaiannya agar terlihat lebih rapi ketika berhadapan dengan Sungmin kemudian memilih untuk masuk kedalam kamar mandi hanya untuk sekedar bercermin didepan kaca wastafel.

Setelah dirasa rapi, namja tersebut pun berjalan pelan keluar dari flatnya tanpa izin kepada eomma nya terlebih dahulu kemudian memilih untuk menaiki lift ke lantai 7.

Kyuhyun pun berjalan gugup ke flat apartemen Sungmin dan memilih untuk duduk disamping pintu karena ia rasa jika Sungmin juga belum pulang drari studio. Sekitar 15 menit Kyuhyun menunggu bahkan nampak jika kini menenggelamkan wajahnya diatas lipatan tangannya. Namun ketika mendengar suara langkah seseorang kian mendekat, Kyuhyun pun mendongakkan wajahnya dan tersenyum kala mendapati Sungmin yang saat ini tengah memakai dress merah sepaha kini berjalan mendekat kearahnya.

"Eoh, kau sudah datang?" Ucap Kyuhyun sambil berdiri dari acara duduknya hingga Sungmin pun membalasnya dengan senyuman manis kemudian berhenti tepat didepan pintu. "Apa kau sudah menunggu lama?" Tanya Sungmin sambil membuka kata sandi flat apartemennya. "Belum. Aku sampai disini belum begitu lama." Wanita itu kembali tersenyum mendengar ucapan namja tampan tersebut kemudian mempersilahkan Kyuhyun untuk mengikutinya. "Geurae? Ayo masuk." Mereka pun kini berjalan beriringan dengan Sungmin yang berjalan terlebih dahulu.

BRUGHH!

Baru saja Sungmin berniat untuk melangkah setelah mengganti heelsnya dengan sandal rumah, dari arah belakang tiba-tiba saja Kyuhyun menubruk wanita tersebut kemudian tangan namja itu pun kini tengah memeluk pinggang wanita itu erat hingga membuat Sungmin terkejut.

"A-aku sangat merindukanmu." Ujar Kyuhyun lirih walaupun terselip akan nada gugup hingga Sungmin pun terkekeh ditempatnya.

Setelah mengucapkan itu, dengan cepat Kyuhyun pun membalik tubuh Sungmin dan menggendong wanita itu dengan gaya bridal style hingga membuat Sungmin merangkulkan tangan kanannya ke bahu Kyuhyun.

Namja tersebut pun menggendong wanita tersebut kearah ruang tamu kemudian membaringkan tubuh mereka keatas sofa panjang milik Sungmin. Tanpa permisi, Kyuhyun pun menabrakkan bibirnya kearah bibir Sungmin kemudian melumatnya dengan ganas hingga membuat Sungmin terkejut.

Wanita itu pun mendorong kepala Kyuhyun menjauh sambil mengusap bibirnya dengan punggung tangan kiri miliknya kemudian memandang namja itu penuh tanya. Tak mengindahkan penolakan Sungmin, Kyuhyun pun menyingkirkan tangan kiri itu agar tidak menyembunyikan belahan yang sekarang telah menjadi bagian favoritnya itu kemudian kembali menyatukan bibir sexy mereka berdua.

Kyuhyun terus saja melumat bahkan sesekali menghisap bibir atas Sungmin dengan cepat hingga tangan namja itu kini tengah bergeliriya disamping bawahan dress Sungmin dan berniat untuk menyingkapnya. Namun Sungmin yang sadar jika namja yang menindihnya ini telah dipenuhi oleh nafsu, dengan tak enak hati ia pun menendang selangkangan Kyuhyun hingga membuat namja tersebut terkejut kemudian menjerit tertahan sambil menggulingkan tubuhnya kelantai.

"ARGHH!" Rintih Kyuhyun sambil mengusap-usap bagian selangkangannya hingga Sungmin pun bangkit dari berbaringnya kemudian menatap Kyuhyun yang saat ini tengah berguling-guling di lantai.

"Kenapa kau begitu bergairah, eoh?" Tanya Sungmin yang heran akan sikap Kyuhyun namun namja tersebut masih tetap menahan sakit sambil menatap wanita itu dengan wajah masamnya. "Aku sudah sangat bergairah dari kemarin."

Mendengar ucapan jujur sontak membuat Sungmin tiba-tiba saja terkekeh geli. Ia tidak menyangka jika namja itu akan sejujur ini padanya. "Perlahan-lahan saja." Saran Sungmin dengan senyum 5 jari kemudian mengulurkan tangan kanannya untuk sekedar membantu namja tersebut bangkit dari acara bergulingnya.

Mendapat uluran tangan itu, Kyuhyun pun menyambutnya walaupun masih dengan wajah masam kemudian memilih untuk duduk disamping Sungmin.

"Apa aku menyakitimu?" Wanita itu pun memandang bagian selangkangan Kyuhyun yang saat ini tertutupi oleh kedua tangan namja itu. Kyuhyun masih saja tak menjawab bahkan kepala kini masih saja menunduk. Mungkin saat ini Kyuhyun masih dalam tahap merajuk. "Apa aku perlu mengobatinya-…"

"A-andwae!" Baru saja Sungmin berniat untuk menyingkirkan tangan Kyuhyun dari 'sana' dan berniat untuk menggantikan dengan tangannya, namun dengan cepat Kyuhyun merentangkan tangannya agar wanita itu tidak mencoba-coba untuk mendekat.

"Wae? Kenapa tidak boleh? Aku hanya berniat untuk menyembuhkannya kok tidak-…"

"Tidak perlu, nanti juga sembuh sendiri!" Kali ini Kyuhyun berujar dengan wajah memerah hingga menghasilkan tawa yang nyaring oleh Sungmin. Wanita itu tidak menyangka jika Kyuhyun akan sepolos ini, seperti anak perawan yang ingin diperkosa saja, pikir Sungmin.

"Ahahahah… tidak usah dianggap serius, aku hanya bercanda. Ja, lebih baik kau tunggu disini karena aku akan berganti baju dulu. Aku harap setelah kembali nanti 'sakit'mu akan segera sembuh karena aku tidak akan mengajari seseorang yang terus-terusan mengeluh dan merajuk nantinya." Goda Sungmin sambil mengacak rambut Kyuhyun gemas.

Mendengar ucapan itu, sontak membuat Kyuhyun tersadar jika wanita itu ternyata suka sekali mengerjainya bahkan ia kini hanya dapat memandangi punggung Sungmin yang berjalan masuk kedalam kamar. Namja tersebut pun hanya dapat mengacak rambutnya frustasi karena merasa jika ditertawakan oleh Sungmin kemudian ia pun memilih untuk membaringkan tubuh nya diatas sofa sambil menutup matanya dengan lengan kirinya.

5 menit Sungmin lakukan untuk mengganti dress merahnya dengan kaos rumahan berwarna ungu tua dengan dipadukan dengan celana hotpants miliknya. Wanita itu pun berjalan kearah dapur hingga melewati Kyuhyun yang sedang terbaring dengan mata tertutup diatas sofa miliknya.

Wanita itu pun hanya tersenyum kemudian memilih untuk mengeluarkan satu cone ice cream vanilla dari dalam freezer kemudian berjalan pelan mendekati Kyuhyun.

"Kyuhyun-ah?" Panggil Sungmin agar namja tersebut membuka matanya hingga namja yang sebentar lagi akan tertidur itu pun terlonjak dari berbaringnya.

"Eoh?"

"Kau mengantuk?"

"E-eung, sedikit." Kyuhyun berujar pelan hingga kembali terdengar kekehan dari Sungmin. Wanita itu pun memilih untuk duduk disamping Kyuhyun hingga namja tersebut pun bergeser kemudian memilih untuk menjilat ice cream ditangannya tepat didepan Kyuhyun.

Perlah-lahan, wanita tersebut pun menjilat tiap sisi ice cream vanilla miliknya bahkan dimata Kyuhyun itu terlihat sangat sensual. Bahkan Kyuhyun sempat membayangkan jika ice cream itu adalah miliknya sendiri.

GLUP!

Kyuhyun hanya dapat menelan salivanya susah saat bibir wanita itu tengah memaju-mundurnya ice cream tersebut dari bibir masuk berulang-ulang kedalam mulutnya. Setelah kedua belah bibir sexy itu penuh dengan sisa ice cream, wanita tersebut pun menjilat bagian atas bibirnya sambil menyodorkan ice cream itu kearah Kyuhyun. "Cobalah ini, mungkin akan dapat mendinginkan otakmu." Kyuhyun hanya terdiam kala mendengar sindiran wanita tersebut. Mau tak mau namja tampan itu pun menyambutnya kemudian menjilatnya pelan seperti apa yang Sungmin lakukan barusan.

Wanita itu hanya terkekeh melihat tingkah Kyuhyun yang menurutnya sangat lucu. Ia pun memilih untuk bangkit dari duduknya dan berjalan kearah dapur untuk membuka lemari es, kemudian mengeluarkan sebotol air untuk menetralkan rasa manis dari ice cream yang ia makan tadi.

BRUGHH!

Namun tanpa ia sadari, Kyuhyun kali ini kembali memeluk Sungmin dari belakang hingga air yang Sungmin minum tumpah diatas dadanya. Bahkan tangan kiri Kyuhyun kini sudah mulai berani untuk meremas payudara sebelah kiri Sungmin, sedangkan yang satunya memilih untuk menyingkap baju Sungmin dari samping hingga membuat wanita itu kembali terkekeh akan tingkah Kyuhyun.

Dengan perlahan, wanita tersebut membalikkan badannya kemudian mendorong bahu Kyuhyun hingga namja itu pun perlahan mundur dengan mata mereka yang saling bertatapan hingga langkah mereka terhenti oleh sebuah meja.

Dengan gerakan sensual, Sungmin pun menabrakkan bibirnya keatas bibir basah milik Kyuhyun kemudian mendorongnya perlahan hingga tubuh Kyuhyun setengahnya sudah terbaring diatas meja. Wanita tersebut pun mulai melumat bibir Kyuhyun yang masih terlumuri oleh sisa-sisa ice cream hingga namja tersebut kini kembali menegang sambil mengeratkan cengkramannya dikedua sisi meja.

"Eunghh..heuh…eungh…"

Mata mereka kian terpejam bahkan desahan mereka kian beradu kala Sungmin menghisap lembut kedua belah bibir Kyuhyun secara bergantian sambil menjilati sisa-sisa ice cream diatas bibir namja tampan tersebut. Mulut Kyuhyun yang terbuka seolah-olah memberi jalan untuk lidah Sungmin agar memasuki goa hangat miliknya.

Perlahan namun pasti, lidah Sungmin pun masuk dan mengajak lidah Kyuhyun untuk ikut beradu hingga tanpa sadar Kyuhyun sudah mulai bisa mengikuti permainan yang Sungmin berikan. "Eungh…sshhh…"

Lama bibir mereka saling beradu bahkan ciuman itu semakin panas dan bibir mereka berdua kini sudah bersih dari sisa-sisa ice cream namun tidak ada diantara mereka yang berniat untuk menghentikan aktivitas tersebut. Hingga karena kehabisan oksigen lah, ciuman selama 7 menit itu terhenti kemudian Sungmin pun menjauhkan wajahnya dari Kyuhyun walaupun hanya hidung mereka kini hanya berjarak 2 cm. Nampak jika mereka saling bertatap-tapan dengan tatapan sayu mereka. Tak lama Sungmin pun tersenyum sambil menggumamkan sesuatu tepat didepan bibir Kyuhyun hingga tercium nafas segar yang Sungmin berikan untuknya. "Cara menciummu mulai ada kemajuan."

CHUP!

"Kau harus sering berlatih. Lain kali lakukan pada bagian bawahku!" Setelah mengecup bibir Kyuhyun secara singkat, wanita itu pun mengucapkan hal yang kembali membuat namja tersebut tercengang bahkan ia kini tidak bisa bergerak dari berbaringnya.

.

.

.

Siang ini Kyuhyun memilih untuk pulang sendiri, berhubung jika Changmin hari ini tengah mengikuti kelas lukis tambahan akibat memperbaiki nilai nya yang sempat tidak memenuhi standar kemarin.

Namja itu pun berjalan santai melewati halaman gedung hingga tatapannya kini tertuju pada sebua mobil audi putih yang terparkir tak jauh dari tempatnya sekarang. Kyuhyun tentu kenal dengan siapa pemilik mobil tersebut. Dengan wajah sumringah, ia pun berlari menuju mobil itu kemudian mengetuk kaca mobil Sungmin hingga wanita itu pun menurunkan kaca mobilnya.

"Kau datang untuk menjemputku?" Tanya Kyuhyun sambil menundukkan kepalanya agar sejajar dengan wajah Sungmin hingga wanita itu pun tersenyum padanya. "Naiklah."

Ajak wanita itu hingga membuat Kyuhyun kembali terlonjak kegirangan. Ia pun dengan cepat memutar tubuhnya untuk segera berlari kearah sisi kanan mobil Sungmin kemudian masuk kedalam mobil tersebut dan duduk didepan tepat sebelah kursi kemudi.

Setelah merasa Kyuhyun sudah nyaman dengan posisi duduknya, wanita tersebut pun memilih untuk menancapkkan gasnya kemudian membawa Kyuhyun ke suatu tempat.

Mobil itu kini sudah terparkir didepan sebuah gedung tempat galeri berbagai lukisan ternama ditampilkan. Mereka pun sama-sama keluar dari dalam mobil dan berjalan berdampingan untuk masuk hingga kini Sungmin membawa Kyuhyun untuk melihat lukisan abstark namun indah didepannya.

"Kenapa kau membawaku datang ke tempat seperti ini?" tanya Kyuhyun tiba-tiba karena terheran-heran dengan tempat yang Sungmin jadikan rekomendasi untuk berjalan-jalan bersama dengannya. Kyuhyun kira wanita itu akan mengajaknya ke taman bermain atau ke mall seperti yang biasanya wanita sering lakukan. Hingga Kyuhyun berpikir Sungmin adalah wanita yang sangat berbeda baginya.

Mendengar ucapan Kyuhyun, Sungmin hanya tersenyum manis sambil kembali menatap lukisan indah didepannya. Kyuhyun saat ini masih saja memperhatika wajah Sungmin dari samping. Untuk kesekian kalinya ia memuji kecantikkan wanita tersebut dan merupakan keajaiban tersendiri bagi Kyuhyun karena bisa bertemu wanita seperti Sungmin didalam hidupnya.

Namja itu pun mengedarkan kearah sekitar. Merasa jika tempat itu tidak ramai oleh pengunjung, Kyuhyun pun mendekatkan tubuhnya kearah Sungmin dan dengan cepat pula merangkul pinggang Sungmin dengan tangan kanannya.

Mendapat rangkulan itu, Sungmin pun menoleh kearah Kyuhyun yang saat ini tengah menghembuskan nafasnya gugup. Wanita itu kembali menampakkan senyum manis karena untuk kesekian kalinya mendapati tingkah yang terduga oleh Kyuhyun.

Setelah membuang nafasnya perlahan, wanita itu pen menarik tangan kanan Kyuhyun dengan tangan kirinya kemudian menggenggamnya erat. Sungmin pun menuntun Kyuhyun untuk mengikutinya bahkan namja tampan itu sendiri tidak tahu Sungmin akan membawanya kemana.

Mereka pun kini tengah masuk kedalam sebuah lorong yang ternyata terhubung dengan sebuah perpustakaan yang memiliki banyak sekali sekat. Sungmin pun menarik Kyuhyun agar memasuki perpustakaan tersebut dan siapa sangka jika wanita itu pun mendorong bahu Kyuhyun hingga punggung namja tersebut pun terbentur pada rak buku.

Tak hanya sampai disitu, wanita itu pun menangkup kedua pipi Kyuhyun kemudian tanpa aba-aba mencium bibir itu ganas. Bahkan Kyuhyun sempat terkejut kala wanita itu kini menyerangnya secara tiba-tiba bahkan ditempat umum seperti ini.

Sungmin bahkan terus saja memiringkan kepala nya ke kiri dan ke kanan untuk menyamankan posisi ciuman panas mereka. Kedua tangan Sungmin bahkan sudah menuju pada resleting celana Kyuhyun hingga membuat namja itu terkejut. Ia pun berniat untuk menghentikkan kedua tangan Sungmin namun apa daya ciuman wanita itu lebih memabukkannya.

Kepala wanita itu pun kini beralih keperpotongan leher Kyuhyun kemudian menghisapnya pelan. "Aarggh!" Desah Kyuhyun tanpa sadar saat wanita itu bukan hanya menghisap namun sempat-sempatnya untuk menjilatnya. Disaat itu juga resleting Kyuhyun terbuka hingga Sungmin pun menarik dengan cepat celana selutut tersebut, tak lupa dengan celana dalam putih milik Kyuhyun hingga nampak lah Junior besar milik namja tersebut yang sudah mengacung sempurna bahkan sempat membuat Sungmin tertegun sebentar.

Karena tak ingi membuang waktu, Sungmin pun memasukkan batang berurat itu kedalam mulutnya kemudian mengulumnya seperti tengah menikmati sebuah lollipop besar. Sungguh, lutut Kyuhyun sudah terasa lemas dan bergetar hebat saat ia harus menikmati ini dengan posisi berdiri. Mau tak mau Kyuhyun harus berpegangan pada sisi-sisi rak untuk sekedar menopang tubuhnya saat wanita itu kini sesekali memainkan miliknya.

Sungmin terus saja memaju mundurkan kepalanya sambil mengurut junior itu pelan, bahkan sesekali ia mengeluarkan benda panjang itu dari dalam mulutnya sambil menjilat-jilat seluruh sisi nya kemudian berhenti tepat diujung junior Kyuhyun. Di tiupnya pelan bagian itu hingga sukses membuat tubuh Kyuhyun merinding sleuruhnya bahkan namja tersebut ingin terduduk saja dari tempatnya.

"A-ahh…eunghh…a-aah…" Desah Kyuhyun tertahan bahkan sekeras mungkin ia memelankan suaranya karena ia sempat mendengar jika ada suara pengunjung yang mulai memasuki ruangan. Ia sungguh takut jika pengunjung itu akan memergoki mereka bahkan hal itu tentu saja bisa menghasilkan sebuah berita yang besar ketika mereka kedapatan tengah melakukan sex ditempat umum seperti ini.

"Eungh, seonsaengnimh. Bisakah kita..e-eungh, berpindah tempat dulu?" Kyuhyun berujar sambil menatap shock kepala Sungmin yang tengah bergerak maju mundur dan nampak jika tengah menikmati junior miliknya. Nampak jika kegiatan wanita tersebut terhenti kemudian Sungmin pun mendongak kearahnya.

Bisa Kyuhyun lihat ada sedikit cairan miliknya disudut bibir Sungmin hingga membuat namja tersebut semakin panas bahkan aktivitas ini sudah sangat menyiksa untuknya. Mendengar ucapan tersebut, Sungmin pun menarik celana dalam Kyuhyun dan memasangkannya, diikuti dengan celana selutut Kyuhyun namun wanita itu tidak menutup resletingnya.

Sungmin pun membawa Kyuhyun ke tempat yang lebih tertutup dari tadi yakni sebuah rak yang hanya bejarak satu meter dari dinding dengan suasana yang temaram. Wanita tersebut pun mendorong Kyuhyun untuk berbaring dilantai kemudian memilih untuk kembali menyatukan bibir mereka.

"Cpkk…cpppkkk!"

Suara kecapan tertahan itu kini terdengar sensual di ruang sempit tersebut bahkan Kyuhyun kini sudah mahir untuk mengikuti permainan Sungmin. Tangan wanita itu pun kini kembali menurukan 2 lapisan yang menutupi bagian selatan Kyuhyun kemudian menggenggam junior besar itu dan kembali mengulumnya.

"Eungh…heungh…shhh"

"Eumpptthh..Eeumthh…"

Desahan mereka kian bersahutan kala Sungmin dengan cepat mengocok junior tersebut. Bahkan Kyuhyun merasakan jika ada jutaan kupu-kupu yang berterbangan diatas perut rata miliknya seiring dengan kocokkan Sungmin yang semakin cepat.

CROT!

Cairan itu pun keluar didalam mulut Sungmin hingga nampak jika pipi itu menggelembung menahan cairan miliknya. Dengan seduktif, wanita itu pun mendudukkan tubuhnya diatas perut Kyuhyun kemudian dengan posisi menungging kepalanya pun mendekat kearah Kyuhyun hingga ia pun berbagi cairan tersebut untuk juga Kyuhyun nikmati.

Sebenarnya Kyuhyun sendiri merasa aneh dengan cairan bening itu, namun lama kelamaan ia pun mulai terbiasa kemudian kembali memulai ciuman mereka yang ketiga kalinya dalam waktu yang sama.

.

.

.

"Kenapa kau melakukannya disana?" Tanya Kyuhyun dengan gugup saat mereka kini tengah berdua didalam lift. Mendengar pertanyaan itu sontak membuat Sungmin menoleh kearah Kyuhyun dengan wajah sumringahnya. "Seru bukan?" Kyuhyun hanya menundukkan kepalanya saat Sungmin mengatakan hal tersebut hingga wanita itu semakin menampakkan wajah bahagianya.

"Semakin berbahaya tempatnya, bukankah semakin seru, iya kan?"

"Aku lebih suka melakukannya ditempat tertutup." Kali ini Kyuhyun berucap jujur bahkan dengan wajah yang menahan malu. Sungmin kembali menarik kedua sudut bibirnya kemudian dengan cepat menggenggam tangan kanan Kyuhyun dengan tangan kirinya.

"Apa kau tidak merasa bosan? Kita harus lebih sering mencoba hal yang baru. Agar hubungan kita tidak membosankan." Ujar wanita itu seduktif kemudian kembali menariknya saat pintu lift yang mereka naiki terbuka di lantai 7.

.

.

.

"Eunghh..sshhhh."

Kyuhyun kini sudah mulai berani untuk menyerang wanita bertubuh sexy tersebut. Ia kini sibuk memberikan lumatan-lumatan kepada bibir sexy milik Sungmin, hingga Kyuhyun sangat berterima kasih jika seharian ini Sungmin sudah memberikan praktek tentang cara menjadi seorang Good Kisser.

Baju yang mereka kenakan kini tengah tergeletak tak berdaya di lantai, hingga Sungmin saat ini hanya tengah mengenakan kaos tipis abu-abu tanpa bra dengan celana dalam berwarna hitam miliknya, sedangkan Kyuhyun kini tengah memakai kaos dan boxer dengan warna yang sama dengan celana dalam Sungmin.

Dengan gerakan sensual, wanita itu pun melepas kaos tipisnya hingga menampakkan kedua gunung kembar yang tengah mengacung dengan indahnya didepan Kyuhyun.

Tanpa pikir panjang, namja tersebut pun terlebih dahulu mengecup bibir Sungmin yang membengkak, turun diperpotongan leher wanita tersebut, hingga bibirnya kini telah berada tepat didepan nipple sebelah kiri payudara Sungmin. Bibir itu pun dengan sensual menjilat dan meraupnya tanpa ampun hingga berhasil membuat wanita itu mendesah tertahan sambil mencekeram rambut Kyuhyun didekatnya. Tangan namja itu tak tinggal diam, sesekali ia pun meremas dada kanan Sungmin kemudian ikut mengecupnya perlahan.

Setelah puas bermain disana, perlahan kepala Kyuhyun pun turun kemudian bibirnya tak henti untuk mengecup setiap inci pada diri Sungmin. Bibir itu telah memberikan kecupan-kecupan ringan diatas perut wanita itu hingga bibir Kyuhyun kini sudah sampai tepat didepan celana dalam hitam Sungmin yang sudah mengeluarkan aroma yang khas.

Didalam hati Kyuhyun pun tersenyum karena ia bersyukur sekali karena untuk pertama kalinya ia mengendus aroma memikat langsung dari bagian intim wanita cantik didepannya ini. Ia rasa Changmin akan sangat iri jika dirinya sudah sampai pada tahap yang menggairahkan seperti ini.

Perlahan tapi pasti, Kyuhyun pun melebarkan kedua paha Sungmin dengan kedua tangan miliknya kemudian mengecup pelan paha kanan Sungmin dari lutut hingga pangkal paha wanita tersebut bahkan wajahnya kini sudah sejajar dengan bagian intim Sungmin yang masih terlindung celana dalam.

Ia pun mengendus pelan bagian itu kemudian memberikan sebuah kecupan singkat dibagian yang ia rasa adalah tepat diatas klitoris wanita tersebut kemudian tanpa permisi Kyuhyun pun menjilatnya dengan seduktif, seperti pria-pria yang ia lihat saat ia tengah menonton video porno milik Changmin yang sempat ia curi tanpa namja tinggi itu ketahui.

"A-ahhh… Kyuhyun-ahhh…" Desah Sungmin saat namja tersebut menggodanya bahkan ketika mendengar desahan Sungmin, membuat libido Kyuhyun semakin naik hingga ia pun kini memilih untuk melepas cepat kaos hitam miliknya.

Dengan dipenuhi oleh nafsu, Kyuhyun pun kembali menyerang bibir Sungmin dengan ganas bahkan wanita itu sudah menyamankan posisi kedua tangannya dileher miliknya. Kepala Kyuhyun pun kini sudah menyusuri perut Sungmin dan kembali mengecup pangkal paha wanita itu, kemudian tangan panjang Kyuhyun pun bergerak seduktif kearah kedua sisi celana dalam Sungmin.

Baru saja Kyuhyun akan menurunkannya, tanpa ia sangka Sungmin dengan cepat menghentikkan kedua tangan panjang itu hingga berhasil membuat Kyuhyun mendongak dengan alis berkerut. Melihat ekspresi penuh tanya yang diberikan oleh Kyuhyun, Sungmin hanya dapat tersenyum kemudian mengulurkan kedua tangannya kearah Kyuhyun berharap jika namja tersebut akan mendekat.

Benar saja, namja itu pun kembali memeluk Sungmin dan menubrukkan bibir mereka hingga ciuman panas itu pun kembali terjadi bahkan Kyuhyun yang saat ini tengah menutup matanya kini tidak sadar jika Sungmin sedang memandangnya dengan tatapan sendu.

'Mianhae, Kyuhyun-ah'

.

.

.

-to be Continued-

Chapter.4 is update! /NariHulaHula~

Panas enggak panas enggak? Kalo enggak, taro aja pantatnya si daddy ke atas kompor (?) biar tambah panas. Buahkhakhakhak /PLAK!

Kebetulan ya kemaren pada minta NC, ini udah mendekati NC tapi segitu dulu ya bisanya. Si daddy belom bisa dikasi jatah yang lebih soalnya. Hihihihi.

Makasih buanyaakk yang udah review kemaren. Ditunggu review berikutnya! ^^

Big Thanks to :

KikyWP16, nur. anna, Frostbee, TiffyTiffanyLee, Shengmin137, Park Heeni, SuniaSunkyu137, PumpkinEvil137, bunyming, KyuMin EvilAegyo, ovallea, cho kyumin137, Pspnya kyu, Harusuki Ginichi, Eka yoon, lee hye byung, nurul, joyers, Lee Minry, hanna