Yeah! Akhirnya chapter ini dibikin!!!
Setelah diterjang gelombang, badai, angin, panas matahari dan kebegoan *ternyata saia juga lebai* akhirnya ada niat juga bikin chap ini (diatas itu semuanya salah kecuali yang terakhir)
Chap 4
"Gaara aku membutuhkan mu.. bisakah kau datang kemari sekarang..? aku akan selalu menunggumu.." _PIP_ diputuskannya hubungan ponsel itu kini ia hanya harus menunggu..
Beberapa Saat Kemudian..
"Ting-tong.."
"Iya Gaara-kun tunggu sebentar.."
"Selamat malam"
"Heh teme ngapain kamu kesini? Emangnya kamu punya urusan yah sama aku?" Kata Naruto pake toa.
"Mphhh.. gak apa-apa aku cuma mau mastiin kamu baik-baik ajah"
"Emangnya ada urusannya yah tentang keselamatan aku sama kamu?" Kata Naruto dengan nada so imut tapi marah (ngerti gak?)
"Engga sih tapi aku.." ucapannya terputus seketika ketika Naruto tiba-tiba berkata
"Ah, Gaara-kun ayo masuk jangan sungkan" Naruto tersenyum
Terbesit sedikit cemburu dihati Sasuke saat itu, tapi mau apa lagi sudah kenyataan saat ini Naruto lebih memilih Gaara dari padanya.
"Naruto.. apakah aku berpeluang mendapatkan cintamu? Sekarang aku sadar aku cinta dia.. apakah seorang Uchiha dapat mencintai? Mencintai seseorang yang baru dikenalnya 13 jam yang lalu..? dia aku merasakan hal yang aneh pada saat aku memandangnya.. oh.. Apa ini.." inner Sasuke
"Heh, teme, kamu mau masuk, mau diem disitu atau mau pulang? Kata-kata itu seketika membuyarkan lamunan Sasuke.
"Mungkin aku mau pulang saja.."
INSIDE..
"Jadi, kamu mau apa?"
"Aku mau kamu kasih saran buatku.."
"Tentang?.."
Naruto pun menceritakan semua yang terjadi mulai dari broken heartnya karena Itachi sampai kembalinya Itachi, mengajaknya rujuk dan tantangan kissunya.
"Jadi sekarang aku harus bagaimana Gaara-kun..?"Naruto terisak
"Ya, cara terbaik adalah mencari pengganti Itachi-san dan memperlihatkannya pedanya 2 minggu lagi."
"Aku tahu itu yang terbaik tapi, aku gak tau siapa yang akan kuperlihatkan padanya nanti.."
"Hah, jadi, kamu belum tau..?"
"Ya, begitulah!"
"kalau begitu kau harus segera mencarinya!"
Sebenarnya saat itu Gaara bisa saja menawarkan diri menjadi pasangan Naruto tapi, yah mungkin ia terlalu malu atau gengsilah..
"Gaara-kun aku akan berusaha mendapatkannya…"
Sekejap dihati Gaara saat itu ingin sekali Naruto merilik dirinya untuk dijadikan pasangan barunya itu yah! Tapi mau apa lagi.. ini semua tergantung pada Naruto..
"Kau harus tetap berusaha Naruto.." Rintisnya pelan.
"Aku mengerti Gaara.."
"Ah, owh ya Naruto.. aku punya sesuatu untukmu.."
"Apa?.."
"Sesuatu yang diberikan kaasan waktu aku kecil.."
"Owh lucunya.."
"Rubah itu kuberi nama Shukaku.. tapi, karena itu telah menjadi milikmu.. terserah kamu mau beri nama apa untuknya.." Gaara berkata lirih.
"Shukaku ya.. " tandas Naruto "Akan kupikirkan nama yang bagus untuknya.."
"Tapi, tolong jaga itu baik-baik"
"Yah! Aku mengerti.."
Apa aku harus memilih Gaara? Apa ini terlalu cepat untuk orang yang baru kukenal 13.5 jam yang lalu atau sudah cukupkah ini..
"Gaara.."
"Yah.."
"Mengapa kau memberikanku ini.."
"Sebagai tanda bahwa kau adalah teman baruku.. sekaligus hadiah pertemuan kita.."
"Makasih banyak Gaara…"
"Aah Naruto.. mungkin aku harus pulang sekarang"
"Apa tak terlalu cepat.."
"Nee-chan sudah menungguku di rumah dia minta menitipkan jepitan rambut warna biru matamu.." Tanpa sadar gaya bahasa Gaara menjadi agak-agak puitis gitu deh..
"Mphh.." tanpa disadari pula muka Naruto memerah dibalik boneka rubah itu…
"Yah, aku pulang sekarang Naruto.." Kata Gaara tersenyum sambil memakai helmnya.
'Apakah aku terlalu cepat memberitahukan semua ini kepadanya?' inner Naruto 'siapa yang sebaiknya aku pilih atau.. aku hanya harus menunggu pahlawan itu padaku.. apa aku yang harus mencarinya..?Atau aku harus menyerah saja..' pikir Naruto
Itachi-san..
Every night in my dream..
I see you I feel you ..
That is how I now you go on..
Far across the distance..
And spaces between us..
You have come to show you go on...
TBC
Muph banget iia di chap ini udah jelek, dikit, ga da ojek?
Maklum.. lagi musim ulangan harian.. udah Biologi kena remed. Duh saia jadi harus macul!!
Buat yang udah baca, cepetan review O.K!
Mungkin mulai chap ini semua judul chapter di kasih judul '14 Hari Mencari Cinta' he..he..
N: "Perasaan gw makin lama nie fic makin gaje deh!"
A: "Emang! Kok tau"
N: "Tau ajah!"
*author korban Panadol He. He..*
Udah!! Review O.K!
Review!!
